--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 22 Maret 2011 13:50 UTC ** KOALISI KEMBALI SERANG LIBIA ** UNI EROPA JATUHKAN SANKSI HAM ** MARTELLY UNGGUL DI PILPRES HAITI ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: SEJARAH KAMP MALUKU WESTKAPELLE DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: JEPANG: CELANA BERSIH LEBIH PENTING DARI BAHAYA RADIASI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ACEH AKAN BANGUN GALANGAN KAPAL SABANG ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELANDA DISKRIMINASI ORANG MALUKU * KOALISI KEMBALI SERANG LIBIA Pasukan koalisi kembali menggempur bebargai sasaran di Libia. Akibatnya serangan itu memusnahkan instalasi radar di dua pangkalan militer Gaddafi. Pangkalan itu terletak di kota Benghazi, markas pemberontak di Libia timur. Militer Gaddafi diduga mundur dari Benghazi menuju selatan. Amerika berniat mundur sebagai pemimpin operasi tersebut, namun belum jelas siapa yang akan menggantikan. Pilot-pilot Amerika banyak melakukan serangan udara di malam ketiga. Amerika menyatakan tidak berniat untuk membunuh Gaddafi. Mereka hanya menginginkan Gaddafi lengser. Sementara itu ledakan dan suara tembakan udara terdengar di kediaman Gaddafi. Para saksi mata mengatakan, serangan bom meledak di pangkalan marinir Bussetta di Tripoli timur. Jurubicara pemerintah juga melaporkan pesawat tempur membom kota Sebha, di Libia selatan, markas pendukung Gaddafi. * UNI EROPA JATUHKAN SANKSI HAM Para menteri luar negeri Uni Eropa bakal menjatuhkan sanksi terhadap pelanggar hak-hak asasi manusia Iran. Mereka dilarang masuk negara-negara Eropa dan aset mereka yang tersebar di bank-bank negara Eropa dibekukan, demikian lapor ketua bidang luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton. Ia menyatakan pelaksanaan eksekusi di Iran dalam beberapa bulan terakhir meningkat tajam. Uni Eropa khawatir karena kondisi hak-hak asasi manusia semakin yang memburuk di Iran. Uni Eropa akan segera menyusun daftar warga Iran yang bakal terkena sanksi itu. Belanda bersama Prancis, Inggris dan Jerman merupakan pelopor sanksi tersebut. "Dengan demikian Uni Eropa melancarkan protes keras terhadap pelanggaran hak-hak asasi manusia yang dilakukan oleh otoritas Iran." kata menlu Belanda, Uri Rosenthal. Akhir Januari lalu, warga Belanda-Iran Zahra Bahrami dihukum gantung karena didakwa terlibat perdagangan obat bius. Selain sanksi, para menteri Uni Eropa juga akan memulai dialog soal hak-hak asasi manusia dengan pejabat Iran. Uni Eropa melancarkan dua kebijakan, di sisi lain membantu Iran memperbaiki kondisi hak-hak asasi manusia dan di sisi lain menjatuhkan sanksi dalam pelanggaran tersebut. * MARTELLY UNGGUL DI PILPRES HAITI Calon presiden sekaligus penyanyi berusia 50 tahun, Michel Martelly, memimpin pemilihan presiden putaran kedua di Haiti. Demikian menurut hasil perhitungan pilpres pertama yang berlangsung Ahad dan dibacakan di radio dan televisi se-antero Haiti. Martelly unggul di wilayah padat ibukota Port-Au-Prince dari rivalnya, mantan ibu negara Mirlande Manigat. Pengamat Haiti asal Amerika, Robert Fatton, meramalkan, Martelly akan menang telak dalam pemilu kali ini. Pemilihan presiden putaran pertama November lalu tak seperti yang diharapkan. Jumlah pemilih hanya mencapai 23 persen. Perhitungan akhir akan diumumkan secepatnya pada 16 April. * SERANGAN UDARA DI JALUR GAZA Sebanyak tujuh belas orang terluka akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza, Senin malam. Demikian dilaporkan para tenaga medis Palestina. Jurubicara militer Israel membenarkan serangan yang dikabarkan mengenai enam sasaran di antaranya beberapa terowongan dan pabrik senjata. Menurut para saksi mata Palestina di antaranya yang terkena serangan adalah pabrik bahan bangunan. Serangan itu merupakan balasan atas serangan lebih dari limapuluh rudal yang sebelumnya dilancarkan oleh Palestina terhadap Israel. Ezzedin al-Qassam, kelompok sempalan bersenjata Hamas, menyatakan bertanggungjawab atas serangan-serangan tersebut. Sebagian besar serangan mereka berakhir di gurun Negev, wilayah tanpa penduduk. * VONIS PENJARA UNTUK MANTAN PRESIDEN ISRAEL Mantan presiden Israel, Moshe Katsav, divonis tujuh tahun penjara. Ia didakwa memperkosa pegawainya. Selain itu pada 2003 dan 2005, Katsav melakukan pelecehan terhadap dua perempuan. Kasus pertama terjadi sebelum tahun 1988, ketika ia menjabat menteri pariwisata. Sementara dua kasus lainnya terjadi ketika ia menjabat presiden. Katsav tetap menyangkal dakwaan itu. Katsav (65), juga divonis karena menolak bekerja sama dengan pengadilan. Akibat skandal tersebut, Katsav lengser sebelum masa jabatannya berakhir. Mantan presiden itu beremigrasi dari Iran ke Israel tahun 1951. Parlemen sepakat memilih Katsav di tahun 2000.. * GELOMBANG TSUNAMI FUKUSHIMA Dua pusat tenaga nuklir Fukushima dilanda gelombang tsunami setinggi 14 meter setelah ditempa gempa berkekuatan 9,0 skala richter. Menurut rencana pembangunan, pusat tenaga nuklir itu hanya dapat bertahan dengan ketinggian gelombang dua kali lebih rendah. Selain itu pusat tenaga nuklir juga dibuat untuk gempa berkekuatan maksimal 8 hingga 8,3 skala richter. Sistem pendingin reaktor nuklir tidak berfungsi ketika dilanda gempa dan menimbulkan masalah di reaktor Fukushima 1. Berhari hari lamanya regu bantuan mendinginkan reaktor dengan air laut dan berupaya memperbaiki sistem pendingin. Kedua pusat tenaga nuklir itu berada pada jarak 10 hingga 13 meter dari permukaan laut. Fukushima I hanya dapat bertahan dengan gelombang tsunami setinggi 5,70 meter sedangkan Fukushima II dengan gelombang setinggi 5,20 meter. * PERTUMBUHAN EKONOMI BELANDA Biro Pusat Perencanaan CPB Belanda meramalkan pertumbuhan ekonomi tahun ini mencapai 1,75 persen dan pada 2012 mencapai 1,5 persen. CPB menyatakan pertumbuhan itu relatif rendah menyusul resesi ekonomi yang sempat melanda Belanda. Dengan tingkat inflasi yang tinggi dan penerapan kebijakan lainnya maka daya beli masyarakat menurun baik untuk tahun ini maupun tahun depan dengan 0,75 persen. Sementara tingkat pengangguran turun empat persen tahun depan. CPB menamakan hal itu sebagai kejutan positif dan menyatakan ketidakpastian masih terus akan berlangsung. * BELANDA SEMAKIN TIDAK BERAGAMA Warga Belanda akan semakin tidak beragama. Demikian disimpulkan oleh para peneliti Amerika berdasarkan statistik. Menurut mereka, sebanyak 40 persen penduduk Belanda tidak beragama, dan jumlah itu akan terus meningkat. Kesimpulan itu diambil berdasarkan angka statistik untuk 100 tahun mendatang di Australia, Austria, Kanada, Ceko, Finlandia, Selandia Baru dan Belanda. Dari penelitian tersebut, Ceko merupakan negara yang paling banyak memiliki penduduk yang tidak beragama (60 persen). Menghilangnya agama itu berhubungan dengan alasan-alasan sosial. Karena semakin banyak orang yang tidak beragama, jadi makin sedikit orang yang tertarik untuk bergabung dengan kelompok keagamaan. * BLATTER MUNDUR TAHUN 2015 Sepp Blatter akan mundur sebagai ketua Federasi Sepakbola Internasional FIFA pada 2015, jika ia terpilih kembali Juni mendatang. Menurut Blatter dalam pidato di hadapan konggres Asoasiasi Sepakbola Eropa UEFA, jika ia terpilih kembali, maka masa jabatan itu merupakan yang terakhir kalinya. Ke-203 anggota FIFA, akan memilih ketuanya pada 1 Juni mendatang. Mohamed bin Hammam dari Qatar, bos Dewan Sepakbola Asia AFC mencalonkan dirinya sebagai ketua FIFA. Ia akan menyaingi Blatter yang sudah sejak tahun 1998 menjabat ketua FIFA. * BERITA BURSA Indeks AEX di Amsterdam untung 30 persen sesaat setelah dibuka atau berada pada titik 357,80 poin. Nilai tukar euro tercatat $ 1,4240 Satu euro sama dengan Rp 12.398 Satu dolar setara dengan Rp 8.714 * SEJARAH KAMP MALUKU WESTKAPELLE DI BELANDA Setelah melewati perjalanan dengan bus dari pelabuhan Rotterdam ke kamp Amersfoort, para mantan KNIL keturunan Maluku dan keluarga mereka memperingati tepat 60 tahun kedatangan dari Indonesia ke Belanda. Di kamp Amersfoort, yang dulunya bernama Boskamp, 12.500 orang Maluku diperiksa kesehatannya. Di sana pula semua tentara KNIL dipecat. Tindakan ini menimbulkan kemarahan besar di kalangan orang Maluku, tulis koran Trouw. Ditipu Para tentara KNIL keturunan Maluku ini merasa dibohongi oleh pemerintah Belanda, yang menugaskan mereka untuk pergi ke Belanda. Tadinya dijanjikan "tugas" itu hanya untuk waktu enam bulan, nyatanya saat ini sudah tiga generasi orang Maluku lahir dan besar di Belanda. Saat ini ada sekitar 50.000 keturunan Maluku di Belanda. Peringatan 60 tahun diisi dengan bedah buku, seminar, pameran dan peringatan di berbagai kampung Maluku di Belanda. Demikian Trouw. Sementara koran Belanda lainnya de Volkskrant, menulis sisi lain sejarah orang Maluku di Belanda. Peringatan 60 tahun orang Maluku juga ditandai peresmian monumen di kamp Westkapelle, di propinsi Zeeland, Belanda Barat. Di tempat itu terjadi "insiden" tembak-menembak tahun 1956 yang mencederai sembilan orang. Ketika itu pemerintah Belanda baru saja memutuskan, setelah 5 tahun ditanggung Den Haag, orang Maluku harus mencari pekerjaan dan membiayai hidup mereka sendiri. Para penduduk kamp di Westkapelle memutuskan berbelanja di toko-toko di desa tersebut tanpa membayar, Mereka meninggalkan pesan untuk mengirimkan tagihan ke Ratu Belanda. Wakilota Veere, Rob van der Zwaag, memerintahkan polisi mengepung kamp tersebut. Aksi ini berujung pertikaian kecil. "Saya melihat seorang oom saya jatuh terkena tembakan. Pak Walikota juga ada di situ ketika tembak-menembak terjadi. Semua laki-laki yang ada di kamp ditahan dan harus mendekam di rumah tahanan selama sembilan bulan," kata seorang saksi hidup. Akibatnya para ibu dan anak-anak terpaksa mengemis mencari makan. Periode kelaparan dan kemiskinan. Anak-anak diperintahkan ibunya untuk mengemis tengah malam, mencari makan di rumah-rumah penduduk. Polisi menutup kamp tersebut dengan kawat-kawat berduri, mereka berpatroli siang malam. Orang-orang maluku ini mengecam keras walikota Van der Zwaag dan pimpinan polisi, namun mereka sangat berterima kasih pada penduduk desa yang banyak membantu memberikan makanan. Salah De Volkskrant melanjutkan, walikota Van der Zwaag dan komisaris polisi di Zeeland, Harry van Waveren, mengakui bahwa pemerintah mengambil tindakan dan kebijakan yang salah. "Sebenarnya tidak boleh terjadi. Itu sangat memalukan." Kamp Westkapelle tidak lama kemudian ditutup, dan para penghuninya - sekitar 50 keluarga - dipindahkan ke Kamp Pietersberg di Westerbork, di provinsi Drenthe. "Sampai sekarang kami masih menunggu permintaan maaf dari pemerintah regional dan dari Den Haag. Mereka tidak mau mengakui bahwa mereka membuat kesalahan," kata salah seorang Maluku. Tentu saja, Den Haag tidak mau mengakui kesalahan ini, tambah sejumlah orang lainnya, karena akan membawa dampak besar, baik secara politik maupun finansial, misalnya dalam bentuk ganti rugi. Demikian de Volkskrant. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LUKISAN TERLARANG LOUIS VUITTON DIPAMERKAN LUKISAN TERLARANG LOUIS VUITTON DIPAMERKAN Tiap harinya sang seniman pembuat lukisan didenda 5.000 euro, karena sebenarnya lukisannya tak boleh dipamerkan. Toh Darfurnica tetap dipamerkan sejak Selasa (22/03)di museum Heart [link: <http://www.heartmus.dk/>] di Herning, Denmark. Lukisan Nadia Plesner, mahasiswa akademi seni Amsterdam, ini dilarang hakim akibat tuntutan merk Louis Vuitton. Laporan Myrtelle van Bommel. Di lukisan itu terlihat seorang bocah laki-laki berkulit hitam dengan anjing chihuahua di pundaknya, dan tas mahal di tangannya. Louis Vuitton berpendapat, tas di lukisan itu terlalu mirip dengan rancangan mereka, Audra Bag. "Kesamaan yang membingungkan" ini dianggap Vuitton sebagai pelanggaran hak milik intelektual. Karena itulah perusahaan ini menyeret Nadia ke pengadilan di Den Haag. Hakim memenangkan rumah mode Vuitton. Pasca vonis seniman Nadia Plesner tak boleh lagi memamerkan lukisan itu di situsnya, namun perempuan Denmark ini tidak mematuhi larangan. Ia menolak menurunkan Darfurnica dari situsnya [link: www.nadiaplesner.com]te <http://www.nadiaplesner.com]te> dan sampai saat ini ia sudah berhutang hampir tiga ratus ribu euro pada rumah mode Vuitton. Museum Denmark mendukungnya dengan memamerkan lukisan itu. Perhatian untuk Darfur Dengan lukisan ini, Plesner ingin menarik perhatian mengenai konflik di Darfur, yang menurutnya kurang diberitakan. "Saya ingin membuka diskusi mengenai cara media bekerja dan kenyataan bahwa kisah-kisah selebritas bertebaran, sedangkan situasi seperti di Darfur sama sekali tak dihiraukan." Pada 2008 ia membuat gambar bocah lelaki hitam yang, seperti seleb Hollywood Paris Hilton, punya anjing chihuahua dan tas Louis Vuitton. "Di lukisan saya, tas ini cuma simbol status. Bagi saya, tak ada urusannya dengan Louis Vuitton. Ini bukan soal Vuitton, yang tak ada hubungannya dengan lukisan saya. Ini cuma cara memotret bocah hitam itu seperti selebritas." Jebakan Nadia mencetak lukisan ini di poster dan t-shirt yang dijualnya di internet. Hasil penjualan disalurkan untuk Darfur. Waktu itu, Louis Vuitton sudah melarang penggunaan lukisan ini. Mereka menganggap tindakan ini sebagai kasus merchandising, di mana tas mereka dipakai sebagai teaser. Selain itu, lukisan ini akan membuat mereka diasosiasikan dengan situasi di Darfur, demikian keberatan Vuitton [link: <http://www.mediareport.nl/persrecht/11032011/english-translation-of-court-order-in-louis-vuitton-vs-nadia-plesner-case-2/nl/>] Karena itulah, seniman Nadia membuat sebuah lukisan lain, masih dengan bocah lelaki hitam sebagai figur sentral. Kali ini ia ditemani simbol mode seperti tas Chanel dan Hermes. Lukisan ini terinspirasi oleh lukisan Picasso mengenai perang saudara di Spanyol. [link: <http://en.wikipedia.org/wiki/Guernica_(painting)>]. Menggunakan gambar tas Vuitton di sebuah lukisan, adalah kebebasan artistik seniman, begitu pendapat Nadia. Kebebasan artistik Pengacara Plesner, Jens van den Brink berpendapat, keputusan hakim Belanda tak bisa dimengerti karena sama sekali tidak memperhitungkan kebebasan seniman. "Louis Vuitton tidak memberi contoh baik bagi para pemilik merk dan pemegang hak milik intelektual. Mereka menyalahgunakan (...) prosedur yang sebenarnya dimaksudkan untuk menjerat pengusaha sepatu tiruan di pasar." Menurut Van den Brink, di lukisan ini sama sekali tak ada unsur komersial. Lukisan ini murni mengenai kritik kemasyarakatan. "Ini penggambaran zaman modern, saat ini, di mana para selebritas dan apa yang mereka pakai lebih penting ketimbang perang di Darfur. Nadia sebagai seniman harusnya bebas menggunakan tas yang mirip dengan Vuitton. Sama seperti kebebasan Andy Warhol menggambarkan sup Campbell dan Coca Cola ribuan kali dalam karya-karyanya sebagai penanda waktu." Plesner dan pengacaranya menuntut banding atas pelarangan Darfurnica. Ia menuntut kebebasan mengeluarkan pendapat. Sidang akan digelar 30 Maret mendatang. * JEPANG: CELANA BERSIH LEBIH PENTING DARI BAHAYA RADIASI Sesaat setelah Jepang dilanda gempa bumi dan tsunami, koresponden Radio Nederland Kjeld Duits berangkat dari tempat tinggalnya di Kobe menuju ke daerah bencana. Ketika berita-berita pertama mengenai bahaya radiasi dari reaktor nuklir yang bermasalah muncul, dan sebagian besar wartawan meninggalkan tempat itu, Kjeld memutuskan untuk tinggal. Laporan Kjeld Duits. Jumat siang 11 Maret saya merasa ada sesuatu yang aneh dengan keseimbangan saya. Awalnya saya kira sisa-sisa flu dari pekan sebelumnya. Tapi dengan cepat saya menyadari alasan sesungguhnya: sekitar 800 kilometer dari tempat saya tinggal telah terjadi gempa bumi terhebat dalam sejarah Jepang. Dua puluh empat jam kemudian, saya berkendaraan memasuki daerah bencana Fukushima. Berita radio mengatakan baru saja terjadi ledakan di pusat nuklir. Sesaat kemudian saya terjebak dalam kemacetan. Dari radio di mobil, saya mendengar tidak ada pancaran radioaktif yang keluar. Namun berita itu tidak membuat saya tenang, saya justru ingin secepatnya meninggalkan tempat itu. Saya ingin segera tiba di pusat kota Sendai. Berjanji dengan diri sendiri Di belakang kemudi, saya memutuskan untuk ke Sendai, tidak lebih dari itu. Langkah ini saya ambil sebagai persiapan seandainya terjadi masalah dengan pusat nuklir. Ini perjanjian dengan diri sendiri yang memberi rasa tenang. Saya akan bersikap tabah dalam hari-hari mendatang. Dengan cepat hampir semua wartawan Belanda meninggalkan daerah bencana karena ketakutan akan radiasi. Perjanjian dengan diri sendiri ini mempermudah keputusan untuk tetap bertahan. Saya akan melaporkan masalah yang dihadapi penduduk di sini. Jepang adalah tempat tinggal saya, dan saya merasa telah menjadi satu dengannya. Walaupun keputusan untuk tetap tinggal ditanggapi dengan keprihatinan oleh keluarga dan kakak saya mengirim email supaya saya "secepatnya meninggalkan Jepang," tapi saya tetap tenang. Rekan-rekan saya tergantung pada laporan-laporan sensasional di media asing untuk mendapat informasi, tapi saya bisa mengikuti wawancara dengan pakar melalui media Jepang dan ini lebih seimbang serta akurat. Salah informasi Di pusat penampungan pengungsi di Yamagata, saya saksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana orang-orang yang tinggal di dekat pusat nuklir diperiksa dengan cermat menggunakan pencacah Geiger untuk mengukur radiasi. Pencacah menunjukkan mereka tidak terkena radiasi. Ini membuat saya merasa tenang. Sejumlah media Belanda sementara menyebut mengenai "awan radioaktif" di Jepang. Sewaktu wawancara radio, saya coba menegaskan, belum ada radiasi berbahaya yang terukur di daerah-daerah bencana. Namun informasi ini tampaknya tenggelam oleh lautan informasi yang salah dan sensasional. Saya putuskan untuk melakukan perjalanan lebih jauh lagi, dari Sendai ke Yamagata. Di antara saya dan pusat nuklir terdapat pegunungan tinggi. Dari sini, saya masuk ke daerah bencana. Beberapa tahun silam saya menyadari hanya ada satu cara untuk mematahkan klise mengenai Jepang dan warganya: saya harus menunjukkan Jepang dari kacamata orang Jepang sendiri dan bukan kacamata Belanda. Bagaimana cara orang-orang di sini menghadapi bencana, emosi yang mereka tunjukkan, serta masalah yang mereka hadapi. Rumah sendiri Ini bisa lebih mudah dilakukan karena Jepang telah menjadi rumah sendiri. Saya sudah tinggal di sini selama hampir 30 tahun, berbicara bahasa Jepang, dan memahami seluk-beluk di sini, bahkan saya juga mengalami gempa bumi di Kobe tahun 1995 dan tetap bertahan. Oleh karena itu, secara emosi saya merasa dekat dengan para korban. Kekurangan saya adalah kesulitan saya menahan air mata apabila mendengar kisah-kisah sedih para korban. Untung, saya bisa bertumpu pada pengalaman sebelumnya. Sejak 1995, saya melaporkan semua gempa bumi besar yang melanda Asia. Celana sobek Masalah terbesar yang saya hadapi sebenarnya adalah persoalan sehari-hari. Saya tidak bisa makan sembarangan dan oleh karena itu butuh persiapan, terlebih lagi dalam situasi di mana makanan langka seperti ini. Masalah lain adalah mendapatkan bensin, hampir mustahil di daerah bencana ini. Saya butuh 25 jam untuk bisa mengisi separuh tanki bensin mobil saya. Pakaian-pakaian kotor menjadi masalah terbesar. Saya berencana untuk tinggal selama lima hari. Pada hari kedua sesudah tsunami, saya lama berjalan-jalan di lumpur dan reruntuhan. Satu-satunya celana yang saya miliki tentu saja menjadi sangat kotor. Terlebih lagi, sobek, ketika saya harus memanjat atap rumah karena ada peringatan bahaya tsunami. Saya baru berhasil mendapatkan celana baru pada hari kesepuluh sesudah gempa. Akhirnya bisa mengenakan pakain bersih dan utuh lagi. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEKJEN LIGA ARAB: LIBIA CUMA BUAT KAMPANYE SEKJEN LIGA ARAB: LIBIA CUMA BUAT KAMPANYE Amr Moussa, Sekretaris Jenderal Liga Arab, merajai halaman depan media Timur Tengah selama dua hari berturut-turut akibat sejumlah pernyataan kontroversialnya mengenai posisi Liga Arab berkaitan dengan situasi Libia. Komentar Mohammed Abdulrahman dari redaksi Arab. Ahad (20/03) lalu, Moussa mengejutkan pengamat dengan pernyataan bahwa pengeboman sekutu Barat Sabtu (19/03) adalah tindakan yang kelewat batas. "Apa yang sekarang terjadi di Libia bukan tujuan no-fly zone, dan yang kami inginkan adalah perlindungan terhadap warga, bukan pengeboman," katanya. Moussa berjanji akan mengatur pertemuan mendesak Liga Arab untuk mendiskusikan situasi ini. Pernyataannya membangkitkan kemarahan dua pihak: baik pemberontak Libia, maupun negara-negara Barat, anggota PBB, yang ikut serta memberlakukan no-fly-zone di Libia. Tidak hanya itu, komentar Moussa juga mengesalkan banyak pemimpin Arab. Berubah Keesokan harinya, Senin (21/03) Moussa mengubah pendapatnya dan tiba-tiba mendukung aksi militer berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB: Dalam konferensi pers gabungan di Kairo bersama Sekjen PBB Ban Ki-Moon, Moussa menyatakan, "Posisi Liga Arab di Libia sangat penting, dan sejak awal, kami sudah membekukan keanggotaan Libia... lalu kami meminta PBB menerapkan aksi no-fly zone. Kami menghormati resolusi PBB, jadi soal itu tak ada masalah." Moussa lagi-lagi menekankan pentingnya melindungi rakyat, namun dengan cara yang jelas-jelas tidak menentang hukuman udara PBB terhadap tentara Gaddafi. Ambisi Menurut banyak pengamat, ada penjelasan sederhana di balik pernyataan-pernyataannya yang terburu-buru dan kondtradiktif: Amr Moussa menggunakan krisis ini untuk mencuri start kampanye dalam pemilihan presiden Mesir. Rakyat Mesir menerima amandemen konstitusional dalam referendum Ahad (20/03) lalu. Jelaslah sudah, pemilu presiden akan digelar enam bulan lagi. Amr Moussa telah mengumumkan pencalonannya - namun sepertinya masa depan politiknya sama tidak jelasnya dengan masa depan Libia. Politik Arab Banyak sekali simpati dan dukungan untuk revolusi Libia dari negara-negara Arab dan Islam, namun pada waktu yang sama, pengeboman Amerika Serikat di Libia tak akan pernah disetujui di Timur Tengah. Apalagi ketika trauma Irak masih belum sembuh. Jadi, situasinya rumit, dan bisa berbahaya bagi Moussa. Tidak mendukung Libia sama sekali, tidak akan bisa diterima di Mesir pasca-Mubarak. Liga Arab pun meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengintervensi. Namun di sisi lain, tak ada cara lebih baik untuk meraup suara di dunia politik Timur Tengah selain dengan menentang "pengeboman Barat di sebuah negara Arab." Plin-plan Kadang kita harus memilih, namun kadang kita juga bisa serakah - seperti Amr Moussa. Pertanyaannya adalah: apakah sikap plin-plannya ini bisa mendongkrak suara untuk kampanyenya? Karier diplomatik Moussa yang panjang dan ketrampilan media yang luar biasa, plus wacana nasionalisme Arab-nya, adalah aset berharga. Namun keragu-raguan, dalam ketidakmampuan membuat keputusan, dan bersembunyi di tengah konflik, bukanlah resep sukses kampanye pemilu. * ACEH AKAN BANGUN GALANGAN KAPAL SABANG Aceh akan memiliki Galangan Kapal dan Pusat Reparasi Kapal ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, yaitu di Pelabuhan Sabang. Investasi raksasa itu, akan dilaksanakan oleh perusahaan Belanda Damen yang berpusat di Rotterdam. Sabang yang sejak tahun 2000 menjadi pelabuhan perdagangan bebas, kini telah disinggahi kapal-kapal pesiar asing, dan di masa depan dapat memacu pembangunan ekonomi kawasan. Maka, Sabang akan mampu melayani kebutuhan perkapalan dan maritim di sekitar Selat Malaka. Peran itu juga dapat meningkatkan perdagangan internasional, investasi, perdagangan dan pembangunan infra struktur lokal. Berikut, keterangan Gubernur Irwandi Yusuf kepada Aboeprijadi Santoso di Rotterdam. Demikian, paling tidak, harapan Gubernur Kepala Pemerintah Aceh Irwandi Yusuf. Untuk membangun industri maritim Sabang menjadi motor pembangunan, pengusaha-pengusaha Aceh juga akan dihimpun dalam sebuah konsorsium. Bahkan, perusahaan maritim Damen, yang juga membangun 5 kapal perang corvette untuk Indonesia itu, tidak perlu membayar pajak. Damen, perusahaan pembuat kapal Belanda, sedang mencari tempat untuk membuka galangan kapal, tempat membuat sekaligus untuk mereparasi kapal. Yang diincar Sabang. Setelah melakukan kunjungan singkat ke Sabang, Damen mengundang pemda Aceh untuk datang ke Rotterdam. Menurut Gubernur Irwandi, Sabang punya banyak kelebihan. Yang pertama lokasi yang strategis. yang kedua lautnya dalam, yang ketiga belum ada pesaing. Tetapi kekurangannya ada juga. Pertama masalah infrastruktur yang kurang, dibandingkan dengan Singapura, Jakarta atau Surabaya. Bebas Pajak Tapi apabila Damen beroperasi di Sabang, maka mereka tidak perlu membayar pajak impor dan ekspor. Ini membuat perhitungan cost atau biaya pembuatan kapal menjadi lebih murah. Menguntungkan bagi Damen. Keuntungannya bagi Aceh, adalah terbukanya lapangan kerja. Investasi ini diharapkan juga diikuti oleh investor-investor lain. Belum bisa dikatakan berapa besar lapangan kerja baru, tapi paling tidak untuk beberapa ratus orang. Apalagi proyek ini berlaku untuk jangka panjang, sekitar 30 tahun. * BELANDA DISKRIMINASI ORANG MALUKU Pendidikan pemuda Maluku di Belanda, menurut pengamat Maluku Rens Nikijuluw, belum memenuhi harapan. Tingkat pendidikan bisa dikatakan rendah. Ini antara lain karena diskriminasi dalam pendidikan yang sudah terjadi sejak orang-orang Maluku pertama datang ke Belanda. Ketika orang-orang Maluku pertama tiba di Belanda 60 tahun lalu, Commissariaat Ambonezenzorg CAZ mengatur pendidikan untuk anak-anak Maluku. Ditetapkan bahwa setelah mengikuti sekolah dasar, anak-anak hanya boleh melanjutkan pendidikan di apa yang disebut Ambachtsschool, atau Huishoudschool yang adalah sekolah menengah kejuruan. Sekolah MULO dan HBS, sekolah menengah umum terbatas untuk segelintir orang. Kebijakan Belanda Itu memang kebijakan pemerintah Belanda di zaman itu, kata Rens Nikijuluw kepada Radio Nederland. Kebijakan tersebut baru terungkap tahun 1990an lewat beberapa dokumen pemerintah yang kini disimpan di Museum Maluku. Tujuh tahun pertama sejak kedatangan di Belanda, orang Maluku tidak diperbolehkan bekerja. "Lalu anak-anak yang mau sekolah, kalau mau sekolah terus, cuma boleh ke Ambachtsschool, Huishoudschool atau Technische School." Demikian Rens Nikijuluw. Terlalu mahal Alasan pemerintah untuk menerapkan kebijakan seperti ini adalah bahwa toh orang Maluku nanti akan pulang ke Maluku. Tidak perlu berinvestasi terlalu banyak untuk mereka, karena pendidikan mahal. "Jadi mereka belajar menjahit, kerja dengan kayu dan besi." Dampak kebijakan itu hingga sekarang masih terasa. Tingkat pendidikan kebanyakan orang Maluku generasi kedua bisa dikatakan rendah. Namun, tambah Rens Nikijuluw, itu tidak boleh menjadi alasan untuk generasi ketiga untuk tidak berpartisipasi dalam masyarakat Belanda. Pengamat Maluku ini menaruh harapan cukup besar pada generasi keempat dan kelima. Mengejar ketinggalan Ia juga mengakui memerlukan waktu lama sehingga bisa mengejar ketinggalan di bidang pendidikan. Di tahun 1990an didirikan beberapa program untuk mengatasi masalah ini. Di antaranya LSEM, Landelijk Steunpunt Educatie Molukkers atau Pusat Edukasi Maluku. Sekarang pemuda Maluku diharapkan mengejar ketinggalan itu sendiri. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
