--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 28 Maret 2011 14:10 UTC ** REAKTOR NUKLIR FUKUSHIMA 1 MELELEH ** TURKI PERANTARA DI LIBIA ** CINA JUARA HUKUMAN MATI ** GEMA WARTA TINJAUAN PERS; SUMBA LAMBANG ENERGI BERSIH DAN KERJASAMA BELANDA-INDONESIA DI BIDANG TEOLOGI. ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:MENCARI JALAN RAMAH UNTUK PRODUK TROPIS ** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: KERJASAMA PENDIDIKAN TEOLOGI ** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA: ICW KHAWATIRKAN NASIB KPK ** GEMA WARTA TOPIK OLAH RAGA: NIGEL DE JONG BISA NIKMATI ORANJE ** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA: MENHAN BELANDA TERJEPIT * REAKTOR NUKLIR FUKUSHIMA 1 MELELEH Proses meltdown atau melelehnya bahan nuklir terjadi di reaktor 2 di Fukushima, demikian dikabarkan kantor berita Jepang Kyodo. Jurubicara pemerintah Jepang, Yukio Edano, menyatakan proses meltdown ini terjadi di reaktor 2. Hal ini sudah dikhawatirkan akan terjadi, di gedung ini ditemukan genangan air setinggi satu setengah meter yang tercemar radiasi. Hal ini menghalangi reparasi sistim pendingin. * TURKI PERANTARA DI LIBIA Perdana menteri Recep Tayyip Erdogan menyatakan dalam wanacara dengan harian Inggris The Guardian, negaranya berusaha mengetengahi konflik di Libia. Tujuannya mencapai gencatan senjata. Muammar Gadaffi mendukung gencatan senjata namun tetap baku tembak, ini tidak konsekwen, demikian perdana menteri Turki. Selanjutnya ia memperingatkan barat untuk menarik pelajaran dari kejadian di Irak atau Afghanistan. Sementara itu Amerika Serikat akan mengambil bagian terbesar dari pasukan internasional di Libia. Sejak hari Minggu lalu pasukan internasional di Libia berada di bawah naungan Nato. * CINA JUARA HUKUMAN MATI Amnesty Internasional melaporkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, 31 negara menghapus hukuman mati, Laporan ini menyatakan Cina adalah negara dengan paling banyak pelaksanaan hukuman mati. Diperkirakan Cina pada tahun 2010 melaksanakan ribuan hukuman mati. Namun jumlah ini tetap dirahasiakan. Di seluruh dunia masih 58 negara yang memiliki hukuman mati, namun sejak 2003, hanya separuh dari hukuman mati ini dilaksanakan. Asia dan Timur Tengah termasuk kawasan dengan hukuman mati paling tunggi, terutama untuk kejahatan narkoba. Di Iran, Pakistan, Arab Saudi, Sudan, dan Uni Emirat Arab hukuman mati juga berlaku untuk terpidana di bawah umur. Amerika Serikat tahun lalu mengeksekusi mati 46 kali, penurunan 6 kali kalau dibandingkan dengan 2009. * PEMBERONTAK LIBIA SUKSES Sejak hari Minggu, pemberontak Libia berhasil menuju Brega dan Ras Lanuf setelah pertempuran sengit di Ajdabiyah. Dengan aksi militer ini, jalan menuju Sirte, pusat kekuasaan rejim Gadaffi terbuka bagi para pembangkang. Kantor berita Reuters melaporkan sejak hari Minggu puluhan mobil militer ditarik dari Sirte menuju Tripoli. Warga sipil dikabarkan ikut mengungsi, terdengar ledakan hebat di sekitar kota ini. Muammar Gadaffi menarik pasukannya ke Libia Barat, mereka semakin didesak pesawat udara sekutu. Pertempuran sengit terjadi di Misurata. Qatar menandatangani persetujuan dengan para pemberontak yang menguasai anjungan minyak di Libia Timur. Para pembangkang akan mengirim 130 ribu galon minyak sehari ke negara ini. Selain Qatar kini Uni Emirat Arab mengirim pasukannya ke Libia. * PEMERINTAH SOMALIA PERPANJANG MASA JABATAN Pemerintah negara ini memutuskan akan tetap berkuasa selama satu tahun mendatang, padahal dunia internasional menyerukan berhenti pada bulan Agustus. Demikian menteri urusan konstitusi dan masalah federasi, Mohamad Machmud Boon. Ia menyatakan pemerintah membutuhkan lebih banyak waktu untuk memperbaiki keamanan, mengatasi korupsi dan penampungan para pengungsi. * JUMLAH KORBAN BENCANA JEPANG Tsunami dan gempa di Jepang menewaskan lebih dari 28 ribu orang. Demikian polisi Jepang yang mengutip informasi pemerintah daerah. Jumlah korban tewas yang sudah teridentifikasi melebihi 10 ribu. Mereka yang hilang di atas 17 ribu. Lebih dari 2700 luka-luka. Bencana alam ini adalah salah satu yang terbesar di Jepang. Jumlah korban terbesar tercatat pada tahun 1923 di Tokio yang meminta korban 100 ribu jiwa. Gempa di Kobe pada 1995 menewaskan 6400 orang. * PUTERA MAHKOTA BELANDA KUNJUNGI VIETNAM Hari Senin ini, pangeran Willem Alexander beserta istrinya putri Maxima berkunjung selama 4 hari di Vietnam. Mereka akan membagi waktu di Hanoi dan kota Ho Chi Minh. Tujuan kunjungan ini adalah mempererat hubungan dagang Belanda dan Vietnam. Dua menteri muda urusan ekonomi, pertanian, lingkungan dan infrastruktur ikut dalam delegasi yang terdiri dari perwakilan 80 perusahaan Belanda. Vietnam mengalami pertumbuhan ekonomi pesat dan menjadi mitra menarik bagi dunia bisnis Belanda. Putera mahkota Belanda akan diterima wakil perdana menteri dan menteri luar negeri Vietnam Pham Gia Khiem dan akan menjumpai para wakil dunia bisnis negara ini. * LEDAKAN DI YAMAN Sekitar 40 orang tewas di Yaman akibat ledakan di pabrik mesiu. Demikian pejabat keamanan Yaman yang menambahkan ledakan ini terjadi setelah para aktivis jaringan teror al Qaedah menjarah habis pabrik senjata ini. * SUMBA LAMBANG ENERGI BERSIH DAN KERJASAMA BELANDA-INDONESIA DI BIDANG TEOLOGI Kebanyakan desa di Sumba memang memiliki perusahaan pembangkit listrik yang menggunakan motor solar. Tapi 70 persen warga pulau tersebut tidak bisa menikmatinya. Ribuan pulau di Samudra Hindia dan Lautan Teduh mengalami nasib sama seperti Sumba. Tingkat pertumbuhan ekonomi sangat kecil akibat kekurangan bahan bakar. Untuk bisa menghasilkan energi, bahan bakar harus diimpor dari luar. Demikian harian Belanda, Trouw. Bersama mitra-mitra lokal, organisasi pembangunan Belanda Hivos berupaya memberi petani di Amerika Latin, Afrika dan Asia akses ke energi berkelanjutan. Di beberapa negara Hivos membangun pusat pembangkit listrik tenaga air dan membantu masyarakat membangun bio digester di perkarangan sendiri. Digester itu digunakan untuk mengambil biogas dari kotoran ternak. Tiga sapi bisa menghasilkan energi untuk satu keluarga. Afrika sedang mengembangkan sektor ekonomi yang harus menghasilkan 70 ribu digester. "Luar biasa", kata Eco Matser dari Hivos. Kendati demikian kurang tampak untuk diikuti secara besar-besaran. Karena itu Hivos mencari pulau untuk dijadikan lambang kesinambungan. Pilihan jatuh pada Sumba. Masyarakat lokal, pemerintahan dan perusahaan energi setempat sangat tertarik dengan ide-ide Hivos. Organisasi pembangunan ini kemudian meminta lembaga penelitian Belanda KEMA melakukan studi tentang tenaga air dan energi angin di pulau tersebut. Hasilnya: generator solar tidak perlu digunakan sepuluh bulan setahun. Sisa waktunya, energi bisa dibangkitkan agregrator dengan biodisel. Energi tidak bertambah mahal, justru menjadi lebih murah. Sudah dua tahun lalu, Hivos mulai mempererat hubungan dengan Indonesia. Namun baru sekarang mengemukakan rencana untuk Sumba yang sinambung. "Bagi kami sudah jelas: Sumba menginginkannya, pulau adalah milik warga, ini adalah energi mereka." Demikian Eco Matser. Hivos terutama menanggung biaya persiapan, tapi yakin perubahan ke energi sinambung bisa dibeayai melalui pinjaman swasta dalam bentuk kredit mikro dan iklim serta investasi sektor usaha. Sumba harus menjadi contoh bagi pulau-pulau lain, tapi juga cermin untuk negara-negara Barat, kata Matser. "Kalau mereka bisa beralih ke energi sinambung, kami pun bisa melakukan yang sama." Demikian Trouw. Kita beralih ke topik berikut. Jemaat Zending Reformasi Belanda ZGG akan bekerja sama dengan beberapa pendidikan teologi di Indonesia. Telah dicapai MoU dengan wakil-wakil pendidikan teologi di Badung, Bali dan Sorong serta Wamena di Papua. Pengambil inisiatif kerja sama ini adalah profesor Sasmoko. Ia adalah pngawas pendidikan tinggi teologi. Sasmoko berharap kerja sama ini bisa memperkuat pendidikan teologi di Indonesia bagian timur. Kesepakatan yang dicapai memungkinkan akreditasi pelbagai tingkat pendidikan di Wamena. MoU juga memfasilitasi pertukaran dosen. Ini penting untuk memenuhi persyaratan kualitas. Demikian P. Eikelboom, direktur ZGG. Dan sekian Tinjauan Pers untuk kali ini. * MENCARI JALAN RAMAH UNTUK PRODUK TROPIS Belanda membutuhkan setidaknya 2,3 juta kali luas lapangan sepak bola untuk menutupi kebutuhan permintaan produk-produk tropis. Ini berdampak negatif bagi Brasil, Indonesia dan Malaysia, negeri-negeri asal produk tersebut. Laporan Belinda van Steijn. Data itu muncul dalam laporan "Perdagangan Belanda dan Keanekaragaman Hayati" dari Universitas Wageningen. Belanda memang tak cuma mengimpor dari ketiga negara di atas, namun rapor memfokuskan diri pada tiga negara tropis tersebut. Hutan-hutan lebat di Malaysia dan Indonesia drastis berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Ini juga terjadi di Brasil, di mana pengembangan tanaman kedelai membabat hutan rimba. "Keanekaragaman hayati dan hewani terancam," kata peneliti. Binatang-binatang bereaksi berbeda atas perubahan. Habitat orang utan di Sumatra terancam, tapi saat bersamaan hewan lain malah memperluas wilayahnya. "Binatang-binatang lain seperti reptil justru tak menghadapi masalah dengan perubahan dari hutan ke lahan perkebunan kelapa sawit, dibanding dengan hewan amfibi. Binatang melata malah berkembang biak," ujar Caspar Verwer. Para peneliti merasa Belanda bisa meminimalisasi dampak negatif dengan pemberdayaan produksi secara tepat guna. Artinya dengan lahan yang sama -tak perlu ditambah- bisa menghasilkan produksi berlipat kali ganda. "Suka tidak suka kebutuhan semakin bertambah. Usulan kami, lakukan itu dengan lahan tak terpakai. Namun harus hati-hati, karena beberapa tanah masih menjadi tempat berbagai macam hayati dan hewani. Lalu ada juga tanah ilalang. Kawasan ini bisa dipakai untuk pengembangan lahan produksi," ujar Caspar Verwer. Produksi kacang kedelai, kayu dan kelapa sawit memberi pekerjaan bagi jutaan orang. Tapi tak semuanya berujung positif. Beberapa kelompok masyarakat lokal justru terkena akibat buruh industri-industri besar. Produksi yang berwawasan mesin -tidak tradisional-, seperti dalam produksi kedelai di Brasil, menghasilkan pengangguran. Hal ini dapat dihindari dengan pemanfaatan penuh produksi-produksi skala rumah tangga. Produksi sembako lokal terhimpit pula akibat pengalihan besar-besaran fungsi lahan. Penggunaan intensif bahan-bahan kimia atas perkebunan raksasa berbahaya bagi kesehatan penduduk setempat. Belanda pun sebenarnya dapat membantu dalama masalah ini. "Belanda merupakan negara pengimpor besar produk-produk seperti ini. Bukan saja karena kami konsumen, tapi kami pengolah dan pengexpor pula barang-barang tersebut. Kalau Belanda mampu bertindak dan membuat aturan atas masalah itu, maka Belanda menjadi contoh," kata Eric Arets, peneliti Universitas Wageningen. Menurutnya, pada masa depan, sangat mungkin meningkatkan produksi sembari meminimalkan dampak keanekaragaman hayati dan hewani. Satu dari sekian cara adalah pensyaratan label ramah lingkungan pada minyak kelapa sawit dan kedelai, seperti yang sudah berlaku bagi kayu-kayu hutan tropis. Label tersebut memastikan bahwa produk tropis itu tak mengorbankan hutan. Penelitian "Perdagangan Belanda dan Keanekaragman Hayati" merupakan perintah dari kementrian Ekonomi, Pertanian dan Inovasi kabinet sebelum ini. Kabinet yang baru -sekarang ini- tak lagi memprioritaskan itu. * KERJASAMA PENDIDIKAN TEOLOGI Organisasi Gereja Zending Reformasi Belanda, ZGG, akan bekerja sama dengan beberapa pendidikan teologi di Indonesia. Kesepakatan tersebut tertera dalam nota kesepahaman dengan wakil-wakil pendidikan teologi di kabupaten Badung, Bali dan kota Sorong serta Wamena di Papua. Inisiatif kerja sama dirintis oleh profesor Sasmoko, pengawas pendidikan tinggi teologi. Sasmoko berharap kerja sama bisa memperkuat pendidikan teologi di Indonesia bagian timur. Kesepakatan memungkinkan akreditasi pelbagai tingkat pendidikan di Wamena. MoU juga memfasilitasi pertukaran dosen. Ini penting untuk memenuhi persyaratan kualitas, ungkap P. Eikelboom, direktur ZGG. * ICW KHAWATIRKAN NASIB KPK Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (RUU Tipikor) kini ada di tangan presiden. Ini berarti proses revisi UU ini sedang berjalan. Berbagai kelompok masyarakat merasa RUU ini berisi hukuman-hukuman yang terlalu ringan. Ada kalangan yang menginginkan agar hukuman mati diberlakukan kepada para koruptor. Meski tidak menginginan hukuman mati, Indonesian Corruption Watch (ICW) juga menganggap hukuman dalam konsep RUU itu terlalu ringan. Tapi ada yang paling mengkhawatirkan organisasi pengawasan pemberatasan korupsi ini, yaitu rencana untuk mengurangi peranan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemudian, tambah Danang, dari segi hukuman belum ada terobosan-terobosan baru."Seperti pemiskinan koruptor belum tampak dalam UU itu," tuturnya. Efek jera ICW tidak menginginkan pemberlakuan hukuman mati. Yang penting, bagi ICW, ada hukuman yang membuat para pelaku penyelewengan uang pemerintah ini jera. Misalnya hukuman seumur hidup, tambahnya. Danang menyebut kasus Bachtiar Chamsah sebagai contoh hukuman yang terlalu ringan yang tidak mempunyai efek jera. Mantan menteri sosial ini hanya dihukum satu setengah tahun saja. "Belum lagi ada pengurangan hukuman di LP," tambahnya. Selain itu para terpidana korupsi hanya diminta untuk mengembalikan uang kerugian negara. Ini semua, menurut ICW, tidak berdampak jera. Memiskinkan koruptor ICW juga menginginkan agar hukuman itu berdampak memiskinkan koruptor. "Yang jadi masalah sekarang ini kan dendanya sangat ringan, sehingga koruptor masih bisa menikmati harta hasil korupsinya." Untuk itu penyitaan hak milik koruptor juga harus menjadi bagian dari hukuman. Danang menandaskan sekali lagi bahwa ICW khawatir akan terjadi pemangkasan kewenangan KPK dan mengembalikan wewenang ini kepada kejaksaan. "Jadi KPK akan diamputasi. Jadi inilah yang sangat mengkhawatirkan." Kalau ini terjadi, maka habislah riwayatnya, tambahnya. Makanya ICW tidak akan diam. "Tentu kita akan memasukkan draft alternatif (RUU Tipikor,red), sebagai tandaingan suapya UU-nya bisa lebih baik." * NIGEL DE JONG BISA NIKMATI ORANJE Nigel de Jong tidak membuat satu pun pelanggaran dalam pertandingan melawan Hongaria Jumat (25/03). Gelandang tengah yang setelah tendangan karate di Piala Dunia dan tekel yang mematahkan kaki pemain lawan dalam Liga Premier, selama lima bulan dilarang main untuk tim Oranje, terutama mencolok karena permainan terkendali. Semua puas, termasuk De Jong sendiri. Laporan Theo Tamis. Mark van Bommel mengalami cedera dan karena itu absen. Karenanya Nigel de Jong kembali menjadi pemain inti di tim Oranje, dalam pertandingan kualifikasi melawan Hongaria Selasa (29/03). Pertandingan pertama menghasilkan kemenangan luar biasa 4-0. Oranje memperlihatkan permainan teratur dan gemilang. Juga De Jong puas: Semua pemain bisa bekerja sama dengan baik. Walau orang luar tidak begitu memperhatikan, tentu saja masih ada yang perlu diperbaiki. Tapi kesebelasan Belanda masih bisa dibentuk." Walkover Menurut De Jong para pemain semakin tampil matang sejak Piala Dunia tahun lalu, sehingga mereka mudah menang di Budapest. "Semuanya tambah satu tahun pengalaman. Pemain yang main di luar negeri, penting untuk klub masing-masing. Belanda mengambil keuntungan darinya. Mereka tampil percaya diri dan itu jelas mempermudah permainan. Itu juga terlihat pada pertandingan melawan Hongaria." Percaya diri itu terlihat pada permainan Oranje. Publik sangat menikmatinya. Apalagi jika menghasilkan gol. "Ya, saya juga turut menikmatinya. Juga di posisi saya. Memang saya bukan orang yang diharapkan menciptakan gol, tapi kalau melihat bagaimana kami berhasil membangun pertandingan dari lini belakang ke tengah dan kemudian melakukan serangan...Pertandingan terlihat teratur. Kami tentu senang jika serangan itu juga menghasilkan gol." Hikmah De Jong gembira, masa hukumannya sudah berakhir. "Saya senang bisa ketemu lagi dengan teman-teman dan bermain bersama lagi." Dan sehubungan dengan Piala Dunia, kasus ini sudah cukup banyak dibicarakan. Selain itu, ia sudah mengambil hikmah dari peristiwa itu. "Piala Dunia sudah selesai setahun lalu. Sekarang kita sedang mengawali persiapan kegiatan Piala Eropa tahun depan. Tiap peristiwa menjadi pelajaran bagi saya. Dari pertandingan melawan Hongaria saya juga ambil beberapa hikmah. Kita hidup dari pertandingan ke pertandingan dan masa lalu tinggal masa lalu. Akhirnya kita harus melihat ke masa kini dan tentu saja ke masa depan, ke pertandingan berikutnya, Selasa melawan Hongaria." Menurut De Jong, di pertandingan itu nanti mungkin akan banyak terjadi agresi. Bukan dia pelakunya, tapi pihak Hungaria. Mereka akan berusaha keras supaya jangan gagal untuk ketiga kalinya. * MENHAN BELANDA TERJEPIT Ketika Selasa 29 Maret Menteri Pertahanan Belanda Hans Hillen menghadap de Tweede Kamer, parlemen Belanda, bisa dipastikan dia tidak akan memperoleh banyak dukungan anggota parlemen yang duduk di seberangnya. Parlemen memanggil Menhan Hillen untuk menjawab pertanyaan tentang gagalnya upaya penyelamatan di Libia, akhir Februari silam. Beberapa partai oposisi bahkan sedang mempertimbangkan mengajukan mosi tidak percaya kepada sang menhan, tentu saja tergantung pada jawaban yang akan diberikannya kepada parlemen. Laporan John Tyler. Yang mempertimbangkan mosi itu sebenarnya bukan cuma kalangan oposisi. Partai kristen demokrat CDA, partainya Hans Hillen sendiri dan mitra koalisi partai konservatif VVD, juga bersikap kritis terhadap gagalnya upaya penyelamatan itu. Perdana Menteri Mark Rutte bahkan sampai merasa harus mendukung Hans Hillen, menegaskan bahwa si menhan bukan barang yang rusak. Secara tak langsung komentar seperti ini berarti bahwa pertanyaan yang diajukan parlemen terhadap peran Hillen memang sangat relevan. Menyita dan menahan Gagalnya missi penyelamatan yang sekarang harus dipertanggungjawabkan Menhan Hillen terjadi dua pekan setelah pemberontakan rakyat di Libia. Saat itu banyak orang asing berupaya meninggalkan Libia. Pemerintah Belanda mendengar bahwa seorang insinyur Belanda kesulitan meninggalkan Libia dan butuh pertolongan. Sebuah helikopter kemudian dikirim dari kapal fregat Belanda di lepas pantai Libia untuk menjemput si insinyur di dekat Sirte. Tetapi ketika helikopternya mendarat, orang-orang Libia pendukung Muammar Ghadaffi menyita dan menahan tiga awaknya. Mereka ditahan selama 12 bulan, tetapi dilepas setelah perundingan intensif. Pemeritah Belanda akhirnya harus minta maaf kepada pemerintah Libia atas upaya pertolongan yang gagal itu. Menhan Hans Hillen lalu memerintahkan penyelidikan internal terhadap kegagalan ini. Tetapi hasilnya tidak memuaskan parlemen. Selain pertanyaan soal betapa cerobohnya penyelamatan ini (misalnya tim penyelamat tidak memiliki data intelijen mutakhir pada tempat penjemputan karena permintaanya diajukan pada akhir pekan), de Tweede Kamer juga ingin tahu mengapa si insinyur harus secepat mungkin diungsikan. KKN di Kementerian Debat Selasa itu berlangsung dua minggu setelah episode lain yang memalukan Menteri Pertahanan Hans Hillen. Para anggota parlemen mengecam sikapnya terhadap pengungkapan baru soal kasus KKN dalam tubuh kementeriannya. Hans Hillen dianggap meremehkan gawatnya perkara korupsi dan penyalahgunaan wewenang ini, dan menjawab pertanyaan parlemen dengan angkuhnya. Akankah Menhan Hillen merubah sikapnya ketika menghadapi parlemen? Mungkin mengakui dirinya telah berbuat salah? Dengan pengalaman 40 tahun dalam dunia politik Belanda, belum bisa dipastikan apakah Hans Hillen akan sanggup meminta maaf. Walau begitu, Hans Hillen tetap diharapkan akan bertahan menghadapi mosi tidak percaya parlemen. Tetapi ia tidak akan punya waktu banyak untuk berbuat baik pada parlemen. Pekan ini juga, ia ingin menyerahkan rencana penghematan besar-besaran yang akan dilakukan pada kementeriannya. Untuk itu jelas tidak baik kalau Hillen sudah bercitra buruk. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
