--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 06 Mei 2011 14:00 UTC ** RUDY HARTONO: GEMBLENG PEMAIN MUDA ** MYANMAR MUNGKIN KETUA ASEAN 2014 ** FIFA SELIDIKI RATUSAN DUEL SUAP ** TINJAUAN PERS: KINERJA DIPLOMAT BELANDA DAN INDONESIA ** KINERJA DIPLOMAT BELANDA DAN INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERKEMAH DI GREENLAND. SEPERTI REKLAME BIRO PERJALANAN SAJA. ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRESTASI DUA PELATIH SEPAKBOLA BELANDA DI AFRIKA SELATAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANGTUA DIUSIR DARI RUMAH KALAU MENGANIAYA ANAK * RUDY HARTONO: GEMBLENG PEMAIN MUDA JAKARTA (REUTERS) - Juara delapan kali All England, Rudy Hartono menyerukan Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) untuk lebih keras terhadap pemain muda guna mendorong mereka lebih jauh dalam menghadapi Olimpiade 2012 di London mendatang. "Yang membuat pertandingan sekarang ini berbeda adalah pertandingan sekarang lebih kompetitif dibandingkan tahun-tahun lalu, sehingga Anda harus bekerja lebih keras dan tidak mudah menyerah," ujar atlit bulu tangkis veteran berusia 61 tahun kepada Jakarta Globe pada perayaan ulang tahun PBSI ke-60. "Kami menang waktu itu dengan dukungan minimal dari PBSI. Para atlit bulu tangkis saat ini memiliki semuanya yang kita tidak miliki waktu itu," katanya, mengacu pada fasilitas maju, pembinaan dan hadiah finansial. Hartono, yang memenangkan juara dunia tahun 1980 dan kejuaraan bergengsi All England tujuh kali berturut-turut dari tahun 1968-1974, mengatakan dulu para pemain tidak diizinkan bermain di turnamen yang sama tahun depan jika mereka kalah. * MYANMAR MUNGKIN KETUA ASEAN 2014 JAKARTA (AFP) - Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pertimbangkan menunjuk negara pimpinan militer, Myanmar, ketua ASEAN tahun 2014, meskipun tetap khawatir akan pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi palsu di negara itu. Para pejabat senior ASEAN yang akhir pekan ini berkumpul di Jakarta menjelang pertemuan tinggi mengatakan Myanmar - juga dikenal sebagai Burma - sudah mengincar kursi kepemimpinan blok 10-negara pada tahun 2014, saat sudah waktunya negara komunis Laos melepaskan jabatan. "Myanmar merasa ini adalah kesempatan mereka," ujar sebuah sumber diplomatik ASEAN di sela-sela konferensi. Myanmar harus melewatkan kesempatan kursi ketua ASEAN tahun 2006 karena tekanan internasional atas reformasi demokratis, tetapi Myanmar masih bisa mengajukan proposal kapan saja jika mereka merasa sudah siap, ujar para pejabat. * FIFA SELIDIKI RATUSAN DUEL SUAP LONDON (ANP/AFP) - Federasi Sepakbola Dunia FIFA menyelidiki lebih dari tiga ratus pertandingan yang hasilnya mungkin dipengaruhi oleh penyuapan. Penyelidikan menyangkut duel di tiga benua berbeda, terutama pertandingan persahabatan antar negara dan antar klub di Eropa. Demikian pernyataan Chris Eaton, kepala keamanan FIFA, Jumat (06/05) di harian Inggris, Daily Telegraph. "Perjudian ilegal adalah ancaman utama terhadap integritas sepakbola'' katanya. Jaringan pidana mengontrol perjudian menurut Eaton berakar di Malaysia dan Singapura. Beberapa karyawan dari setidaknya enam asosiasi sepakbola nasional dicurigai membantu tindak kriminal itu. Khususnya di Asia, uang yang dihasilkan di pasar judi besar sekali, sampai puluhan juta Dolar Amerika, ujar pimpinan keamanan FIFA.'' FIFA mengkhawatirkan Piala Dunia Pemuda (di bawah 17 dan 20) yang akan datang terancam oleh perjudian ilegal. "Kami sudah mencurigai beberapa orang yang mungkin akan mendekati para pemain muda pada Piala Dunia Pemuda mendatang. Itu saja sudah cukup untuk melancarkan aksi pencegahan,'' tandas Eaton. * KONTROL EKSTRA KONTAINER ASAL JEPANG ROTTERDAM (ANP) - Kontainer laut asal Jepang mulai hari Jumat (06/05) akan diperiksa ekstra dari radioaktif setelah kecerobohan yang dilakukan pihak bea cukai sehari sebelumnya. Semua kontainer sekarang akan diperiksa dua kali sebelum dibolehkan masuk. Demikian lapor juru bicara pabean hari ini. Pemicu kontrol ekstra adalah kontainer asal Jepang yang terkontaminasi dan terlambat terdeteksi oleh petugas bea cukai hari Kamis. Petugas baru sadar ketika alarm telah berbunyi. Saat itu kontainer sudah siap akan dibongkar muat. * MARRAKESH: SAKSI MATA BELANDA BANTU POLISI RABAT (RNW) - Satu minggu setelah serangan di kawasan wisata Maroko, Marrakesh, tiga tersangka ditangkap, sebagian didasarkan dari saksi mata warga Belanda. Satu dari tiga tersangka berhasil dibuat komposisi sketsa wajah berdasarkan laporan dari pasangan Belanda. Tersangka memang sedang dicari atas insiden di sebuah kafe di Tangier, di mana ia tiga minggu lalu membunuh seorang warga Maroko dengan pedang dan melukai seorang turis Perancis. Tahun 2008, pria juga pernah dihukum karena terlibat dalam sel teroris GSCP Salafi, sebuah gerakan di Aljazair yang bertanggung jawab atas beberapa serangan dan pada tahun 2003 menyandera sekelompok wisatawan barat di Sahara. Enam belas orang tewas dalam serangan di Marrakesh, termasuk pemandu wisata asal Belanda dan enam warga Prancis. Dua orang Belanda lainnya terluka parah. * ANTI KONSEPSI UNTUK MONYET HONGKONG HONGKONG (AFA) - Monyet-monyet liar di Hongkong berkembang biak dengan pesat sehingga pemerintah memberikan anti konsepsi untuk mengekang ledakan populasi. Mudahnya penduduk Hongkong memberikan makanan di kota berpenduduk tujuh juta ini ikut mendorong meledaknya populasi monyet lebih dari 2.000 ekor dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan juga terjadi pada keluhan warga akan monyet yang sudah kehilangan rasa takut alaminya terhadap manusia. "Saya pikir kita masih memiliki banyak ruang untuk satwa liar Tetapi pedesaan dan kota saling berdekatan satu sama lain sehingga kadang-kadang timbul konflik," ujar Shek Chung-tong dari Departemen Konservasi Hongkong. Laporan atas monyet agresif yang mengincar makanan, menyambar tas dan menarik kantong para pejalan kaki banyak muncul dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan naiknya populasi kera. * KAKI BERKERINGAT PIKAT NYAMUK MALARIA WAGENINGEN (ANP) - Kaki berkeringat memikat nyamuk malaria. Demikian menurut penelitian dari kandidat doktor Remco Suer di Universitas Wageningen. Nyamuk malaria betina menggunakan aroma kaki untuk menemukan sasaran mereka di beberapa meter terakhir, demikian universitas hari Jumat ini. Nyamuk malaria mendeteksi orang dari puluhan meter melalaui karbon dioksida di udara yang kita hirup. Namun dalam perjalanan, beberapa meter sebelum mencapai target, nyamuk malaria dipandu oleh bau bakteri yang hidup di kulit kaki. Penelitian menjelaskan mengapa nyamuk malaria lebih sering menusuk pergelangan dan telapak kaki daripada sekitar mulut. Peneliti Wageningen melihat potensi untuk mengganggu perilaku pencarian nyamuk malaria dan juga menghambat penyebarannya. Klik verspreiding van malaria <http://www.rnw.nl/suriname/article/malaria-tussen-hoop-en-vrees> . * HIDUP OSAMA! "Hidup Osama!" QUETTA (ANP) - Jumat (06/05), ratusan orang memadati jalan-jalan di kota Pakistan, Quetta untuk menghormati pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden yang tewas di Pakistan hari minggu oleh pasukan operasi khusus Amerika. Para pengunjuk rasa meneriakkan "Hidup Osama!" dan membakar bendera Amerika Aksi diorganisir oleh partai pro Taliban, Jamiat Ulema al-Islam (JUI). "Jasa Osama kepada umat muslim akan selalu dikenang." demikian menurut pemimpin JUI. Menurut partai, Osama berjasa dalam menentang "setan terbesar" Amerika. Pemimpin partai Hafiz Fazal Bareach mengklaim bahwa bin Laden memiliki ribuan pengikut. Jamiat Ulema al-Islam adalah partai politik keagamaan terbesar di Pakistan. Partai menyerukan agar seisi negara berunjuk rasa hari ini atas kematian Bin Laden. * PBB: AS HARUS KLARIFIKASI TEWASNYA OSAMA HILVERSUM (RNW) - Dua Pelapor PBB meminta klarifikasi Amerika Serikat dalam pernyataan mereka mengenai kematian Osama bin Laden. Pelapor khusus PBB mengenai eksekusi kontroversial dan perlindungan hak asasi manusia dalam perang melawan terorisme, mempertanyakan eksekusi bin Laden. Penggunaan kekuatan mematikan diizinkan hanya sebagai upaya terakhir dalam operasi anti-teror, jika kriteria internasional sudah dipenuhi sebelumnya, demikian tertera dalam laporan. Ini juga mengacu pada norma standar bahwa teroris harus diperlakukan sebagai kriminal, ditangkap secara baik, dituntut kemudian diadili. Untuk menilai apakah Amerika Serikat telah mentaati peraturan tersebut dalam eksekusi bin Laden, pelapor meminta diberikannya semua data yang relevan. Ini terutama penting untuk mengetahui apakah dalam rencana operasi, AS sudah mempertimbangkan untuk menangkap bin Laden. * BERITA BURSA AMSTERDAM (ANP) - Indeks AEX di bursa efek Amsterdam Jumat (06/05) hampir tak bergerak. Investor terlihat berhati-hati menunggu laporan bursa pekerjaan dari Amerika Serikat. Sekitar tengah hari indeks AEX hampir tidak berubah pada 354,85 poin. Indeks Mid Cap turun 0,8 persen pada 636,99 poin. Bursa saham di Paris dan Frankfurt naik 0,5 persen. Sementara kantor bursa London turun 0,3 persen. Kurs Valas: Di Amsterdam: C = 1.4542 US$ Di Jakarta: C = Rp. 12.502,- US$ = Rp. 8597,- * Warga Belanda yang meringkuk di penjara di luar negeri negeri, kurang mendapat bantuan pemerintah Belanda. Perlakuan-perlakuan yang tidak adil terhadap diri mereka yang terjadi di penjara tidak dibongkar oleh para diplomat Belanda. Bantuan dana senilai sekitar 2500 euro per napi dibagikan sembarangan. Pentingkan Hubungan Baik Inilah berita yang pernah dimuat koran Belanda 'De Volkskrant' berdasarkan penelitian IOB, organisasi yang mengawasi kebijakan internasional semua kementerian Belanda. IOB mendapat kesan, kedutaan dan konsulat Belanda segan menegur pemerintah negara tempat mereka bertugas soal perlakuan tidak adil terhadap para napi. Alasannya karena para diplomat lebih mementingkan hubungan baik dengan pemerintah setempat. Kunjungan yang dilakukan diplomat Belanda kepada napi Belanda, menurut IOB, tidak memadai. Kedutaan dan konsulat mestinya dua kali per tahun mengunjungi warga Belanda yang dipenjara di luar negeri. IOB juga mengkritik kebijakan di bidang 'uang saku' yang ditentukan kemlu Belanda. Hanya napi di luar Eropa yang menerima 30 euro (sekitar 300 ribu rupiah, red) per bulan. Paspor Belanda IOB berpendapat semestinya nilai tunjangan itu berdasarkan kondisi penjara, bukan berdasarkan negara tempat napi dipenjara. Sebenarnya pelayanan pemerintah Belanda, dalam hal ini para diplomat Belanda, terhadap kawulanya yang meringkuk di penjara di luar negeri, cukup baik. Menariknya pemerintah Belanda tidak melihat asal warganya. Yang penting, kalau dia adalah pemegang paspor Belanda, dengan kata lain: warga negara Belanda, ia berhak mendapat perlindungan pemerintah Belanda, dalam hal in kedutaan Belanda di luar negeri. Ketika sekitar tahun 2006 Abdul Wahid Kadunga, salah satu pendiri Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa atau PPME tertangkap di Indonesia, karena dituduh terlibat Jemaah Islamiyah, kedutaan Belanda memberi bantuan hukum kepadanya. Abdul Wahid Kadungga, yang dalam koran Belanda Belanda disebut sebagai pemimpin mahasiswa, berwarganegara Belanda. Begitu juga ketika Ang Kiem Soei, seorang warga negara Belanda berdarah Cina ditahan di Indonesia karena dituduh memiliki pabrik xtc, kedutaan Belanda juga peduli terhadapnya. Ang Kiem Soei yang dijuluki "raja xt" divonis mati karena memiliki pabrik xtc terbesar di Asia Tenggara. Bantuan Kedutaan Banyak lagi napi Belanda yang mendapat bantuan dari kedutaan Belanda. Misalnya napi Belanda yang juga divonis mati di Thailand. Dan juga para napi Belanda di negara-negara Amerika Latin, yang tidak sedikit jumlahnya yang divonis hukuman penjara gara-gara narkoba. Hampir semuanya dibantu oleh kedutaan Belanda. Namun demikian ada juga yang tidak terbantu, sehingga muncul kritik terhadap para diplomat Belanda, seperti yang diberitakan di atas. Namun pada umumnya kemlu Belanda sangat memperhatikan warganya di luar negeri yang bermasalah. Tidak peduli apakah mereka orang Belanda asli, alias Belanda bule, atau kelompok migran. Dan juga pemerintah tidak peduli apa kesalahan mereka. Sebagai warga negara Belanda, mereka berhak dibantu oleh pemerintah. Pemerintah RI Lalu bagaimana dengan warga Indonesia yang bermasalah di luar negeri? Apakah pemerintah RI peduli sama mereka? Setelah lama menunggu dan banyak berjatuhan korban, beberapa ribu TKI ilegal di Arab Saudi belakangan berhasil dipulangkan ke Indonesia. Ini berkat upaya berbagai kementrian RI dan tentu saja para diplomat KBRI di negara terkait. Para mahasiswa Indonesia di Mesir dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang beberapa saat silam mengalami kesulitan gara-gara kerusuhan di sana, juga berhasil dievakuasi. Jempol bagi pemerintah RI atas tindakan-tindakan yang diambil. Mudah-mudahan ke depan pemerintah RI cepat bertindak untuk membela warganya di luar negeri, tanpa menunggu setelah banyak korban berjatuhan. * BERKEMAH DI GREENLAND. SEPERTI REKLAME BIRO PERJALANAN SAJA. Atas undangan Dana Cagar Alam Sedunia WWF, putera mahkota Belanda pangeran Willem-Alexander akan berkemah di sana. Ia ditemani sejumlah ilmuwan dan pengusaha. Organisasi lingkungan minta perhatian dunia internasional akan situasi di Greenland. Situasi dan kondisi alam di sana dan di bagian lain Kutub Utara, tidak saja penting bagi Belanda tetapi juga bagi bagian dunia lain. Kutub Utara atau benua Artik merupakan cadangan air tawar terbesar di belahan utara bumi. Akibat dari mencairnya es di Kutub Utara maka naik pula permukaan air laut. Hal ini tentunya merisaukan Belanda yang sebagian dari wilayahnya terletak di bawah permukaan laut. Naik lebih cepat Hari Kamis (05/5) dilaporkan bahwa mencairnya es di Kutub Utara jauh lebih cepat dari yang diperkirakan selama ini. Menurut sebuah laporan Dewan Artik yang bocor ke pers, permukaan air laut tahun 2100 akan naik 0,9 sampai 1,6 meter. Hal itu terutama disebabkan oleh semakin cepat mencairnya Kutub Utara. Empat tahun lalu 'Panel Cuaca Internasional' IPCC meramalkan, kenaikan permukaan air laut 'hanya' akan naik 18 sampai 59 centimeter saja. Missi diberi nama SILA. Sila adalah bahasa suku bangsa Inuit yang bisa diartikan 'kekuatan yang berada di balik segala sesuatu yang hidup'. Selain pangeran Willem-Alexander sebagai seorang pakar manajemen air, WWF juga mengundang Robbert Dijkgraf presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Belanda, Erik Oostwegel ketua dewan pengurus Royal Haskoning dan Johan van de Gronden, direktur WWF. Dana Cagar Alam Sedunia ingin memperlihatkan bahwa missi ke Greenland itu bisa menjadi contoh bagaimana pakar dari berbagai disiplin ilmu dapat bekerja sama. Kemungkinan baru Tiga ilmuwan dari Utrecht akan memberikan sejumlah ceramah. Missi tersebut tentu saja akan pula bertemu dengan warga Greenland. Juga akan dilakukan diskusi bagaimana peraturan internasional di Kutub Utara bisa lebih ditingkatkan. Selain itu akan juga dibicarakan tentang perubahan cuaca yang mungkin timbul di Kutub Utara. Dan juga akibat dari naiknya suhu udara misalnya memudahkan pencarian minyak di sana. Baik WWF maupun organisasi lingkungan internasional Greenpeace sangat menentang ekplorasi minyak di Kutub Utara. Menurut mereka sudah saatnya untuk lebih memperhatikan wilayah Kutub Utara. Greenpeace melakukan banyak penelitian. Menurut Rolf Schipper yang banyak melakukan kampanye bagi cuaca dan energi, tidak hanya eksplorasi minyak yang harus dilarang tetapi juga penangkapan ikan massal di Kutub Utara. Pangeran Willem-Alexander dan sejumlah pakar yang akan berkemah di Greenland akan juga mengunjungi salah satu gletsyer disana. * PRESTASI DUA PELATIH SEPAKBOLA BELANDA DI AFRIKA SELATAN Laporan Elles van Gelder Dua pelatih sepakbola Belanda berpeluang merebut gelar juara kompetisi divisi utama sepakbola Afrika Selatan. Foppe de Haan dan Ruud Krol berhasil mendongkrak mutu permainan sepakbola, di negeri yang pernah menjadi penyelenggara kejuaraan dunia. Dengan peluit warna oranye di mulut dan hanya mengenakan celana pendek, Foppe de Haan sibuk melatih di stadion Ajax Cape Town. "Cepat, cepat, hup, hup," teriaknya pada anak-anak asuhannya yang masih remaja. Dengan dua sisa pertandingan, Klub satelit dari Ajax di Amsterdam ini sekarang berada pada peringkat pertama kompetisi divisi utama. Tergantung pada prestasi sendiri dan permainan beberapa klub lain, Ajax Cape Town akhir pekan ini sudah bisa menjadi juara. Padahal, tahun lalu klub ini berada pada peringkat ke tujuh. Foppe de Haan Foppe de Haan, usia 67 tahun, sudah dua tahun mengasuh klub Afrika Selatan ini. Ia berdiri di pinggir lapangan, yang menghadap ke arah gunung tersohor, Table Mountain. "Mereka belum terbiasa untuk ikut berpikir," kata Foppe de Haan. "Pelatih terdahulu hanya mengatakan 'kamu harus begini atau begitu'. Jika para pemain tidak melakukan sebagaimana yang diperintahkan, mereka akan mendapat makian. Dengan demikian, anak-anak selalu merasa takut. Kini mereka semakin mandiri." Mantan pelatih SC Heerenveen dan Oranje Yunior ini dikenal handal membimbing pemain berbakat dan membina tim. Ia berhasil mengangkat Heerenveen, klub papan bawah di provinsi Friesland, ke divisi utama. Dan tim Oranje Yunior yang ia asuh, dua kali menjadi juara Eropa. Karena cuaca selalu nyaman dan bagus dan negerinya indah, ia menganggap bekerja di Afrika Selatan seperti liburan panjang. Dan urusan melatih sepakbola hanya sebagai kegiatan sampingan. Pada masa sebelum ia datang di Afrika Selatan, gaya permainan Ajax Cape Town tidak lebih dari 'menendang' dan 'mengejar' bola, kata Foppe de Haan. Ia bercerita sambil duduk di bangku tribun, menikmati hangatnya sinar matahari. "Mereka menendang bola jauh ke depan. Lalu ramai-ramai mengejarnya, dengan harapan bisa mencetak gol. Tidak pernah sengaja menendang ke arah gawang. Belakangan ini mereka berubah pesat. Dari gaya bermain sekedar berlari-lari, kini lebih banyak mengandalkan peran pendek. Jadi, sekarang ini, jika kami bermain, pertandingan pun benar-benar menarik." Ruud Krol Foppe de Haan bukan satu-satunya pelatih yang membuat sepakbola Afrika Selatan menjadi menarik dan memperkenalkan sistem permainan. Dua jam perjalanan udara lebih jauh, pelatih asal Belanda lainnya, Ruud Krol, sedang sibuk melatih di Stadion Orlando, di Soweto. Kota satelit paling besar, di sekitar Johannesburg. Dengan berbagai bahasa isyarat, Ruud Krol nambak melompat-lompat di pinggir lapangan. Ia seperti ingin mendorong bola masuk ke gawang lawan. Para suporter meniup 'vuvuzela' mereka sekeras mungkin. Di akhir pertandingan, mereka kalah. Tim mereka kini berada pada posisi ke dua di klasemen sementara kompetisi. "Kami masih berpeluang menjadi juara. Tapi, kami juga tergantung dari hasil pertandingan klub lain," kata Ruud Krol saat latihan pertama setelah kalah bertanding. "Kami bukan hanya harus menang, tapi juga tergantung pada hasil permainan tim lain." Ia berjalan di atas lapangan rumut sambil menggerutu. Lapangan buat berlatih ini, jika ada pertandingan rugby, digunakan sebagai lahan parkir. Padahal, kompetisi divisi utama sudah memasuki babak akhir. "Kita harus tetap berpikir positif. Kita harus berjuang habis-habisan," katanya memberi semangat pada para pemain, dalam bahasa Inggris dengan aksen kental Amsterdam. Ruud Krol, usia 61 tahun, melatih klub Pirates sejak tahun 2008. Klub ini tidak hanya mengikuti kompetisi divisi utama, tapi juga aktif dalam berbagai piala kejuaraan lainnya. Pada masa lalu, para pemain klub ini juga lebih mengandalkan permainan individualistis dan bola-bola panjang. Ruud Krol, yang aktif sebagai pemain sepakbola pada tahun tujuhpuluhan, pada masa keemasan Ajax di Amsterdam, berusaha meengubah itu semua. Ia memperkenalkan, apa yang ia sebut sebagai permainan sepakbola indah, sistem kombinasi. Kaliber Berat Menurut Carlos Amato, wartawan olahraga Afrika Selatan, negerinya memang membutuhkan jenis pelatih seperti dua warga Belanda ini. Ia menilai, mereka memperkenalkan disiplin teknis, yang selama ini belum dikenal di Afrika Selatan. Terutama Foppe de Haan. "Biasanya kami hanya mendapat pelatih tua yang sudah pensiun, atau pelatih muda yang sama sekali belum berpengalaman. Foppe de Haan, benar-benar, pelatih kaliber berat. Saat duel tahun lalu, Ajax Cape Town berhasil mengalahkan Orlando Pirates, dengan skor 3-0. Para pemain asuhan Ruud krol tidak mampu menghadapi gaya permainan menyerang anak asuhan Foppe de Haan. Walaupun peluangnya sangat kecil, tentu saja Ruud Krol masih berharap klubnya akan menjadi juara. Selain Ajax Cape Town, dua klub lain masih punya peluang tipis untuk menjadi juara. Dan jika klub Ruud Krol tidak jadi juara, ia berharap, klub asuhan teman senegaranya yang akan berhasil menggondol gelar, katanya. Karena mereka memang patut jadi juara. <<<KADER>>> Kontrak kerja dua pelatih tersebut akan berakhir akhir musim kompetisi ini. Setelah berlibur di Botswana dan Namibia, Foppe de Haan akan kembali ke Belanda.. Ia ingin bisa lebih banyak bermain sepakbola bersama cucu-cucunya. Persatuan sepakbola Belanda, KNVB, juga ingin mengangkat Foppe de Haan sebagai penasihat sistem pendidikan sepakbola remaja. Dan menurut beberapa media Afrika Selatan, Ruud Krol disebut-sebut akan menggantikan posisi Foppe de Haan, sebagai pelatih Ajax Cape Town. Namun, Ruud Krol sendiri menyatakan, sejauh ini belum ada tawaran tentang itu. Yang jelas, ia tidak akan kembali ke Belanda. "Saya ingin menikmati sinar matahari. Dan bagi saya, Belanda sekarang rasanya terlalu sumpek." * ORANGTUA DIUSIR DARI RUMAH KALAU MENGANIAYA ANAK Laporan Maaike Winters Dengan terbitnya peraturan baru ini, pemda Rotterdam bisa mengeluarkan larangan sementara masuk rumah terhadap orangtua yang menganiaya anak-anaknya. Sebagai kota pertama di Belanda, Rotterdam ingin mengatasi penganiayaan anak dengan cara lain. Hal ini diumumkan pejabat pemda Rotterdam urusan Remaja dan Keluarga, Hugo de Jonge. "Ini adalah time-out penting bagi keluarga, sehingga bantuan bisa dikerahkan cepat dan efektif ." Sesuai peraturan yang ada sekarang, anak-anak diungsikan dari rumah apabila mereka dianiaya. Tapi bagi De Jonge itu justru terbalik. 'Oleh karena itu anak terpaksa meninggalkan lingkungan, sekolah dan teman-temannya. Itu peraturan yang sangat mengobrak-abrik situasi anak. Dan seharusnya hanya digunakan saat situasi sungguh sangat mengancam'. Peraturan baru memberikan wewenang lebih luas kepada kaum profesional, seperti guru dan pekerja di tempat penitipan balita. Larangan masuk rumah bagi orangtua bisa diterapkan kalau guru mempunyai dugaan kuat adanya penganiayaan anak. Tanggul Bukan Sekarung Pasir Direktur Friso van der Wal dari Jaringan Melawan Penganiayaan Anak 'No Kidding' <http://www.no-kidding.nu/> mengatakan peraturan baru itu menimbulkan perasaan ganda:"Setiap perhatian terhadap penganiayaan anak itu bagus. Bagi saya yang penting dalam hal ini adalah sinyal kepada anak, bahwa penganiayaan itu bukan salahnya. Karena anak-anak seringkali cepat merasa itu salah mereka." Tapi ada juga beberapa poin yang menurut Friso van der Wal kurang bagus: "Ini memang sebuah instrumen; pejabat pemda Rotterdam juga berpendapat demikian. Kemampuan instrumen ini terbatas. Penganiayaan anak adalah masalah yang besar dan rumit. Ibarat air pasang. Instrumennya seperti sekarung pasir. Padahal yang kami perlukan adalah tanggul-tanggul tinggi." Di Setiap Kelas Dan Hugo de Jonge, tampaknya memang ingin membangun tanggul. Ia akan mengupayakan terwujudnya lingkungan aman bagi anak-anak. Ia akan mengerahkan semua kemungkinan yang ada untuk menjamin keamanan. Salahsatu di antaranya, larangan bagi orangtua untuk masuk ke dalam rumah. "Angka-angka menunjukkan, menurut perkiraan satu dari tigapuluh anak, mengalami penganiayaan. Itu berarti, dalam setiap kelas, paling tidak ada seorang anak yang tinggal dalam suatu rumah yang situasinya tidak aman," kata Hugo de Jonge. Menurut perundang-undangan yang berlaku sekarang, pemerintah kota sebenarnya sudah bisa menerapkan larangan masuk ke rumah bagi orangtua. Tapi, larangan seperti itu, biasanya hanya diterapkan dalam penganiayaan terhadap pasangan hidup. Larangan masuk ke dalam rumah sehubungan dengan kasus penganiayaan anak, nyaris tidak pernah diterapkan. Pencegahan Walaupun demikian, larangan masuk ke dalam rumah bagi orangtua mungkin bukan tanggul penghalang ideal, kata Friso van der Wal. "Kebijakan seperti itu baru diterapkan, setelah penganiayaan terjadi. Kita harus berupaya, agar penganiayaan tidak terjadi." Menurut Friso van der Wal, pemerintah harus mencegah terjadinya penganiyaan. Untuk itu, ia telah menyusun rancangan langkah-langkah pencegahan. Dengan ini, ia berharap, masyarakat luas akan lebih mampu memantau dan memahami masalah penganiayaan terhadap anak-anak. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
