---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 06 Mei 2011 14:00 UTC



** RUDY HARTONO: GEMBLENG PEMAIN MUDA

** MYANMAR MUNGKIN KETUA ASEAN 2014

** FIFA SELIDIKI RATUSAN DUEL SUAP

** TINJAUAN PERS: KINERJA DIPLOMAT BELANDA DAN INDONESIA

** KINERJA DIPLOMAT BELANDA DAN INDONESIA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERKEMAH DI GREENLAND. SEPERTI REKLAME BIRO 
PERJALANAN SAJA. 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRESTASI DUA PELATIH SEPAKBOLA BELANDA DI 
AFRIKA SELATAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANGTUA DIUSIR DARI RUMAH KALAU MENGANIAYA 
ANAK 



* RUDY HARTONO: GEMBLENG PEMAIN MUDA

JAKARTA (REUTERS) - Juara delapan kali All England, Rudy Hartono menyerukan 
Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) untuk lebih keras terhadap pemain muda 
guna mendorong mereka lebih jauh dalam menghadapi Olimpiade 2012 di London 
mendatang. 
"Yang membuat pertandingan sekarang ini berbeda adalah pertandingan sekarang 
lebih kompetitif  dibandingkan tahun-tahun lalu, sehingga Anda harus bekerja 
lebih keras dan tidak mudah menyerah," ujar atlit bulu tangkis veteran berusia 
61 tahun kepada Jakarta Globe pada perayaan ulang tahun PBSI ke-60. 
"Kami menang waktu itu dengan dukungan minimal dari PBSI. Para atlit bulu 
tangkis saat ini memiliki semuanya yang kita tidak miliki waktu itu," katanya, 
mengacu pada fasilitas maju, pembinaan dan hadiah finansial. 
Hartono, yang memenangkan juara dunia tahun 1980 dan kejuaraan bergengsi All 
England tujuh kali berturut-turut dari tahun 1968-1974, mengatakan dulu para 
pemain tidak diizinkan bermain di turnamen yang sama tahun depan jika mereka 
kalah.


* MYANMAR MUNGKIN KETUA ASEAN 2014

JAKARTA (AFP) - Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pertimbangkan 
menunjuk negara pimpinan militer, Myanmar, ketua ASEAN tahun 2014, meskipun 
tetap khawatir akan pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi palsu di negara 
itu.
Para pejabat senior ASEAN yang akhir pekan ini berkumpul di Jakarta menjelang 
pertemuan tinggi mengatakan Myanmar - juga dikenal sebagai Burma - sudah 
mengincar kursi kepemimpinan blok 10-negara pada tahun 2014, saat sudah 
waktunya negara komunis Laos melepaskan jabatan.
"Myanmar merasa ini adalah kesempatan mereka," ujar sebuah sumber diplomatik 
ASEAN di sela-sela konferensi.
Myanmar harus melewatkan kesempatan kursi ketua ASEAN tahun 2006 karena tekanan 
internasional atas reformasi demokratis, tetapi Myanmar masih bisa mengajukan 
proposal kapan saja jika mereka merasa sudah siap, ujar para pejabat.


* FIFA SELIDIKI RATUSAN DUEL SUAP

LONDON (ANP/AFP) - Federasi Sepakbola Dunia FIFA menyelidiki lebih dari tiga 
ratus pertandingan yang hasilnya mungkin dipengaruhi oleh penyuapan. 
Penyelidikan menyangkut duel di tiga benua berbeda, terutama pertandingan 
persahabatan antar negara dan antar klub di Eropa. Demikian pernyataan Chris 
Eaton, kepala keamanan FIFA, Jumat (06/05) di harian Inggris, Daily Telegraph. 
"Perjudian ilegal adalah ancaman utama terhadap integritas sepakbola'' katanya. 
Jaringan pidana mengontrol perjudian menurut Eaton berakar di Malaysia dan 
Singapura. Beberapa karyawan dari setidaknya enam asosiasi sepakbola nasional 
dicurigai membantu tindak kriminal itu. Khususnya di Asia, uang yang dihasilkan 
di pasar judi besar sekali, sampai puluhan juta Dolar Amerika, ujar pimpinan 
keamanan FIFA.'' 
FIFA mengkhawatirkan Piala Dunia Pemuda (di bawah 17 dan 20) yang akan datang 
terancam oleh perjudian ilegal. "Kami sudah mencurigai beberapa orang yang 
mungkin akan mendekati  para pemain muda pada Piala Dunia Pemuda mendatang. Itu 
saja sudah cukup untuk melancarkan aksi pencegahan,'' tandas Eaton.


* KONTROL EKSTRA KONTAINER ASAL JEPANG
ROTTERDAM (ANP) - Kontainer laut asal Jepang mulai hari Jumat (06/05) akan 
diperiksa ekstra dari radioaktif setelah kecerobohan yang dilakukan pihak bea 
cukai sehari sebelumnya. Semua kontainer sekarang akan diperiksa dua kali 
sebelum dibolehkan masuk. Demikian lapor juru bicara pabean hari ini. 
Pemicu kontrol ekstra adalah kontainer asal Jepang yang terkontaminasi dan 
terlambat terdeteksi oleh petugas bea cukai hari Kamis. Petugas baru sadar 
ketika alarm telah berbunyi. Saat itu kontainer sudah siap akan dibongkar muat.




* MARRAKESH: SAKSI MATA BELANDA BANTU POLISI
RABAT (RNW) - Satu minggu setelah serangan di kawasan wisata Maroko, Marrakesh, 
tiga tersangka ditangkap, sebagian didasarkan dari saksi mata warga Belanda. 
Satu dari tiga tersangka berhasil dibuat komposisi sketsa wajah berdasarkan 
laporan dari pasangan Belanda. 
Tersangka memang sedang dicari atas insiden di sebuah kafe di Tangier, di mana 
ia tiga minggu lalu membunuh seorang warga Maroko dengan pedang dan melukai 
seorang turis Perancis. Tahun 2008, pria juga pernah dihukum karena terlibat 
dalam sel teroris GSCP Salafi, sebuah gerakan di Aljazair yang bertanggung 
jawab atas beberapa serangan dan pada tahun 2003 menyandera sekelompok 
wisatawan barat di Sahara. 
Enam belas orang tewas dalam serangan di Marrakesh, termasuk pemandu wisata 
asal Belanda dan enam warga Prancis. Dua orang Belanda lainnya terluka parah.




* ANTI KONSEPSI UNTUK MONYET HONGKONG
HONGKONG (AFA) - Monyet-monyet liar di Hongkong berkembang biak dengan pesat 
sehingga pemerintah memberikan anti konsepsi untuk mengekang ledakan populasi. 
Mudahnya penduduk Hongkong memberikan makanan di kota berpenduduk tujuh juta 
ini ikut mendorong meledaknya populasi monyet lebih dari 2.000 ekor dalam 
beberapa tahun terakhir. Peningkatan juga terjadi pada keluhan warga akan 
monyet yang sudah kehilangan rasa takut alaminya terhadap manusia. 
"Saya pikir kita masih memiliki banyak ruang untuk satwa liar Tetapi pedesaan 
dan kota saling berdekatan satu sama lain sehingga kadang-kadang timbul 
konflik," ujar Shek Chung-tong dari Departemen Konservasi Hongkong.

Laporan atas monyet agresif yang mengincar makanan, menyambar tas dan menarik 
kantong para pejalan kaki banyak muncul dalam beberapa tahun terakhir seiring 
dengan naiknya populasi kera.


* KAKI BERKERINGAT PIKAT NYAMUK MALARIA

WAGENINGEN (ANP) - Kaki berkeringat memikat nyamuk malaria. Demikian menurut 
penelitian dari kandidat doktor Remco Suer di Universitas Wageningen. Nyamuk 
malaria betina menggunakan aroma kaki untuk menemukan sasaran mereka di 
beberapa meter terakhir, demikian universitas hari Jumat ini. 

Nyamuk malaria mendeteksi orang dari puluhan meter melalaui karbon dioksida di 
udara yang kita hirup. Namun dalam perjalanan, beberapa meter sebelum mencapai 
target, nyamuk malaria dipandu oleh bau bakteri yang hidup di kulit kaki. 

Penelitian menjelaskan mengapa nyamuk malaria lebih sering menusuk pergelangan 
dan telapak kaki daripada sekitar mulut. Peneliti Wageningen melihat potensi 
untuk mengganggu perilaku pencarian nyamuk malaria dan juga menghambat 
penyebarannya. Klik  verspreiding van malaria 
<http://www.rnw.nl/suriname/article/malaria-tussen-hoop-en-vrees> .


* HIDUP OSAMA!

"Hidup Osama!"

QUETTA (ANP) - Jumat (06/05), ratusan orang memadati jalan-jalan di kota 
Pakistan, Quetta untuk menghormati pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden yang 
tewas di Pakistan hari minggu oleh pasukan operasi khusus Amerika. Para 
pengunjuk rasa meneriakkan "Hidup Osama!" dan membakar bendera Amerika

Aksi diorganisir oleh partai pro Taliban, Jamiat Ulema al-Islam (JUI). "Jasa 
Osama kepada umat muslim akan selalu dikenang." demikian menurut pemimpin JUI. 
Menurut partai, Osama berjasa dalam menentang "setan terbesar" Amerika. 
Pemimpin partai Hafiz Fazal Bareach mengklaim bahwa bin Laden memiliki ribuan 
pengikut. 

Jamiat Ulema al-Islam adalah partai politik keagamaan terbesar di Pakistan. 
Partai menyerukan agar seisi negara berunjuk rasa hari ini atas kematian Bin 
Laden.


* PBB: AS HARUS KLARIFIKASI  TEWASNYA OSAMA 
HILVERSUM (RNW) - Dua Pelapor PBB meminta klarifikasi Amerika Serikat dalam 
pernyataan mereka mengenai kematian Osama bin Laden. Pelapor khusus PBB 
mengenai eksekusi kontroversial dan perlindungan hak asasi manusia dalam perang 
melawan terorisme, mempertanyakan eksekusi bin Laden. 
Penggunaan kekuatan mematikan diizinkan hanya sebagai upaya terakhir dalam 
operasi anti-teror, jika kriteria internasional sudah dipenuhi sebelumnya, 
demikian tertera dalam laporan. Ini juga mengacu pada norma standar bahwa 
teroris harus diperlakukan sebagai kriminal, ditangkap secara baik, dituntut 
kemudian diadili.

Untuk menilai apakah Amerika Serikat telah mentaati peraturan tersebut dalam 
eksekusi bin Laden, pelapor meminta diberikannya semua data yang relevan. Ini 
terutama penting untuk mengetahui apakah dalam rencana operasi, AS sudah 
mempertimbangkan untuk menangkap bin Laden.


* BERITA BURSA
AMSTERDAM (ANP) - Indeks AEX di bursa efek Amsterdam Jumat (06/05) hampir tak 
bergerak. Investor terlihat berhati-hati menunggu laporan bursa pekerjaan dari 
Amerika Serikat. 
Sekitar tengah hari indeks AEX hampir tidak berubah pada 354,85 poin. Indeks 
Mid Cap turun 0,8 persen pada 636,99 poin. Bursa saham di Paris dan Frankfurt 
naik 0,5 persen. Sementara kantor bursa London turun 0,3 persen.

Kurs Valas: 
Di Amsterdam:
C = 1.4542 US$

Di Jakarta:
C = Rp. 12.502,-
US$ = Rp. 8597,-


* Warga Belanda yang meringkuk di penjara di luar negeri negeri, kurang 
mendapat bantuan pemerintah Belanda. Perlakuan-perlakuan yang tidak adil 
terhadap diri mereka yang terjadi di penjara tidak dibongkar oleh para diplomat 
Belanda. Bantuan dana senilai sekitar 2500 euro per napi dibagikan sembarangan. 
Pentingkan Hubungan Baik
Inilah berita yang pernah dimuat koran Belanda 'De Volkskrant' berdasarkan 
penelitian IOB, organisasi yang mengawasi kebijakan internasional semua 
kementerian Belanda. IOB mendapat kesan, kedutaan dan konsulat Belanda segan 
menegur pemerintah negara tempat mereka bertugas soal perlakuan tidak adil 
terhadap para napi. Alasannya karena para diplomat lebih mementingkan hubungan 
baik dengan pemerintah setempat. 
Kunjungan yang dilakukan diplomat Belanda kepada napi Belanda, menurut IOB, 
tidak memadai. Kedutaan dan konsulat mestinya dua kali per tahun mengunjungi 
warga Belanda yang dipenjara di luar negeri. IOB juga mengkritik kebijakan di 
bidang 'uang saku' yang ditentukan kemlu Belanda. Hanya napi di luar Eropa yang 
menerima 30 euro (sekitar 300 ribu rupiah, red) per bulan. 
Paspor Belanda
IOB berpendapat semestinya nilai tunjangan itu berdasarkan kondisi penjara, 
bukan berdasarkan negara tempat napi dipenjara. Sebenarnya pelayanan pemerintah 
Belanda, dalam hal ini para diplomat Belanda, terhadap kawulanya yang meringkuk 
di penjara di luar negeri, cukup baik. Menariknya pemerintah Belanda tidak 
melihat asal warganya. Yang penting, kalau dia adalah pemegang paspor Belanda, 
dengan kata lain: warga negara Belanda, ia berhak mendapat perlindungan 
pemerintah Belanda, dalam hal in kedutaan Belanda di luar negeri.
Ketika sekitar tahun 2006 Abdul Wahid Kadunga, salah satu pendiri Persatuan 
Pemuda Muslim se-Eropa atau PPME tertangkap di Indonesia, karena dituduh 
terlibat Jemaah Islamiyah, kedutaan Belanda memberi bantuan hukum kepadanya. 
Abdul Wahid Kadungga, yang dalam koran Belanda Belanda disebut sebagai pemimpin 
mahasiswa, berwarganegara Belanda. 
Begitu juga ketika Ang Kiem Soei, seorang warga negara Belanda berdarah Cina 
ditahan di Indonesia karena dituduh memiliki pabrik xtc, kedutaan Belanda juga 
peduli terhadapnya. Ang Kiem Soei yang dijuluki "raja xt" divonis mati karena 
memiliki pabrik xtc terbesar di Asia Tenggara. 
Bantuan Kedutaan
Banyak lagi napi Belanda yang mendapat bantuan dari kedutaan Belanda. Misalnya 
napi Belanda yang juga divonis mati di Thailand. Dan juga para napi Belanda di 
negara-negara Amerika Latin, yang tidak sedikit jumlahnya yang divonis hukuman 
penjara gara-gara narkoba. Hampir semuanya dibantu oleh kedutaan Belanda. Namun 
demikian ada juga yang tidak terbantu, sehingga muncul kritik terhadap para 
diplomat Belanda, seperti yang diberitakan di atas.
Namun pada umumnya kemlu Belanda sangat memperhatikan warganya di luar negeri 
yang bermasalah. Tidak peduli apakah mereka orang Belanda asli, alias Belanda 
bule, atau kelompok migran. Dan juga pemerintah tidak peduli apa kesalahan 
mereka. Sebagai warga negara Belanda, mereka berhak dibantu oleh pemerintah.
Pemerintah RI
Lalu bagaimana dengan warga Indonesia yang bermasalah di luar negeri? Apakah 
pemerintah RI peduli sama mereka? 
Setelah lama menunggu dan banyak berjatuhan korban, beberapa ribu TKI ilegal di 
Arab Saudi belakangan berhasil dipulangkan ke Indonesia. Ini berkat upaya 
berbagai kementrian RI dan tentu saja para diplomat KBRI di negara terkait. 
Para mahasiswa Indonesia di Mesir dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang 
beberapa saat silam mengalami kesulitan gara-gara kerusuhan di sana, juga 
berhasil dievakuasi. 
Jempol bagi pemerintah RI atas tindakan-tindakan yang diambil. Mudah-mudahan ke 
depan pemerintah RI cepat bertindak untuk membela warganya di luar negeri, 
tanpa menunggu setelah banyak korban berjatuhan.




* BERKEMAH DI GREENLAND. SEPERTI REKLAME BIRO PERJALANAN SAJA.

Atas undangan Dana Cagar Alam Sedunia WWF, putera mahkota Belanda pangeran 
Willem-Alexander akan berkemah di sana. Ia ditemani sejumlah ilmuwan dan 
pengusaha.

Organisasi lingkungan minta perhatian dunia internasional akan situasi di 
Greenland. Situasi dan kondisi alam di sana dan di bagian lain Kutub Utara, 
tidak saja penting bagi Belanda tetapi juga bagi bagian dunia lain.

Kutub Utara atau benua Artik merupakan cadangan air tawar terbesar di belahan 
utara bumi. Akibat dari mencairnya es di Kutub Utara maka naik pula permukaan 
air laut. Hal ini tentunya merisaukan Belanda yang sebagian dari wilayahnya 
terletak di bawah permukaan laut.

Naik lebih cepat
Hari Kamis (05/5) dilaporkan bahwa mencairnya es di Kutub Utara jauh lebih 
cepat dari yang diperkirakan selama ini. Menurut sebuah laporan Dewan Artik 
yang bocor ke pers, permukaan air laut tahun 2100 akan naik 0,9 sampai 1,6 
meter.

Hal itu terutama disebabkan oleh semakin cepat mencairnya Kutub Utara. Empat 
tahun lalu 'Panel Cuaca Internasional' IPCC meramalkan, kenaikan permukaan air 
laut 'hanya' akan naik 18 sampai 59 centimeter saja.

Missi diberi nama SILA. Sila adalah bahasa suku bangsa Inuit yang bisa 
diartikan 'kekuatan yang berada di balik segala sesuatu yang hidup'. Selain 
pangeran Willem-Alexander sebagai seorang pakar manajemen air, WWF juga 
mengundang Robbert Dijkgraf presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Belanda, Erik 
Oostwegel ketua dewan pengurus Royal Haskoning dan Johan van de Gronden, 
direktur WWF.

Dana Cagar Alam Sedunia ingin memperlihatkan bahwa missi ke Greenland itu bisa 
menjadi contoh bagaimana pakar dari berbagai disiplin ilmu dapat bekerja sama.

Kemungkinan baru
Tiga ilmuwan dari Utrecht akan memberikan sejumlah ceramah. Missi tersebut 
tentu saja akan pula bertemu dengan warga Greenland. Juga akan dilakukan 
diskusi bagaimana peraturan internasional di Kutub Utara bisa lebih 
ditingkatkan.

Selain itu akan juga dibicarakan tentang perubahan cuaca yang mungkin timbul di 
Kutub Utara. Dan juga akibat dari naiknya suhu udara misalnya memudahkan 
pencarian minyak di sana.

Baik WWF maupun organisasi lingkungan internasional Greenpeace sangat menentang 
ekplorasi minyak di Kutub Utara. Menurut mereka sudah saatnya untuk lebih 
memperhatikan wilayah Kutub Utara. Greenpeace melakukan banyak penelitian.

Menurut Rolf Schipper yang banyak melakukan kampanye bagi cuaca dan energi, 
tidak hanya eksplorasi minyak yang harus dilarang tetapi juga penangkapan ikan 
massal di Kutub Utara. Pangeran Willem-Alexander dan sejumlah pakar yang akan 
berkemah di Greenland akan juga mengunjungi salah satu gletsyer disana.


* PRESTASI DUA PELATIH SEPAKBOLA BELANDA DI AFRIKA SELATAN

Laporan Elles van Gelder

Dua pelatih sepakbola Belanda berpeluang merebut gelar juara kompetisi divisi 
utama sepakbola Afrika Selatan. Foppe de Haan dan Ruud Krol berhasil 
mendongkrak mutu permainan sepakbola, di negeri yang pernah menjadi 
penyelenggara kejuaraan dunia. Dengan peluit warna oranye di mulut dan hanya 
mengenakan celana pendek, Foppe de Haan sibuk melatih di stadion Ajax Cape 
Town. "Cepat, cepat, hup, hup," teriaknya pada anak-anak asuhannya yang masih 
remaja. Dengan dua sisa pertandingan, Klub satelit dari Ajax di Amsterdam ini 
sekarang berada pada peringkat pertama kompetisi divisi utama. Tergantung pada 
prestasi sendiri dan permainan beberapa klub lain, Ajax Cape Town akhir pekan 
ini sudah bisa menjadi juara. Padahal, tahun lalu klub ini berada pada 
peringkat ke tujuh.

Foppe de Haan
Foppe de Haan, usia 67 tahun, sudah dua tahun mengasuh klub Afrika Selatan ini. 
Ia berdiri di pinggir lapangan, yang menghadap ke arah gunung tersohor, Table 
Mountain. "Mereka belum terbiasa untuk ikut berpikir," kata Foppe de Haan. 
"Pelatih terdahulu hanya mengatakan 'kamu harus begini atau begitu'. Jika para 
pemain tidak melakukan sebagaimana yang diperintahkan, mereka akan mendapat 
makian. Dengan demikian, anak-anak selalu merasa takut. Kini mereka semakin 
mandiri."

Mantan pelatih SC Heerenveen dan Oranje Yunior ini dikenal handal membimbing 
pemain berbakat dan membina tim. Ia berhasil mengangkat Heerenveen, klub papan 
bawah di provinsi Friesland, ke divisi utama. Dan tim Oranje Yunior yang ia 
asuh, dua kali menjadi juara Eropa. Karena cuaca selalu nyaman dan bagus dan 
negerinya indah, ia menganggap bekerja di Afrika Selatan seperti liburan 
panjang. Dan urusan melatih sepakbola hanya sebagai kegiatan sampingan.

Pada masa sebelum ia datang di Afrika Selatan, gaya permainan Ajax Cape Town 
tidak lebih dari 'menendang' dan 'mengejar' bola, kata Foppe de Haan. Ia 
bercerita sambil duduk di bangku tribun, menikmati hangatnya sinar matahari. 
"Mereka menendang bola jauh ke depan. Lalu ramai-ramai mengejarnya, dengan 
harapan bisa mencetak gol. Tidak pernah sengaja menendang ke arah gawang. 
Belakangan ini mereka berubah pesat. Dari gaya bermain sekedar berlari-lari, 
kini lebih banyak mengandalkan peran pendek. Jadi, sekarang ini, jika kami 
bermain, pertandingan pun benar-benar menarik."

Ruud Krol
Foppe de Haan bukan satu-satunya pelatih yang membuat sepakbola Afrika Selatan 
menjadi menarik dan memperkenalkan sistem permainan. Dua jam perjalanan udara 
lebih jauh, pelatih asal Belanda lainnya, Ruud Krol, sedang sibuk melatih di 
Stadion Orlando, di Soweto. Kota satelit paling besar, di sekitar Johannesburg. 
Dengan berbagai bahasa isyarat, Ruud Krol nambak melompat-lompat di pinggir 
lapangan. Ia seperti ingin mendorong bola masuk ke gawang lawan. Para suporter 
meniup 'vuvuzela' mereka sekeras mungkin. Di akhir pertandingan, mereka kalah. 
Tim mereka kini berada pada posisi ke dua di klasemen sementara kompetisi.

"Kami masih berpeluang menjadi juara. Tapi, kami juga tergantung dari hasil 
pertandingan klub lain," kata Ruud Krol saat latihan pertama setelah kalah 
bertanding. "Kami bukan hanya harus menang, tapi juga tergantung pada hasil 
permainan tim lain." Ia berjalan di atas lapangan rumut sambil menggerutu. 
Lapangan buat berlatih ini, jika ada pertandingan rugby, digunakan sebagai 
lahan parkir. Padahal, kompetisi divisi utama sudah memasuki babak akhir. "Kita 
harus tetap berpikir positif. Kita harus berjuang habis-habisan," katanya 
memberi semangat pada para pemain, dalam bahasa Inggris dengan aksen kental 
Amsterdam.

Ruud Krol, usia 61 tahun, melatih klub Pirates sejak tahun 2008. Klub ini tidak 
hanya mengikuti kompetisi divisi utama, tapi juga aktif dalam berbagai piala 
kejuaraan lainnya. Pada masa lalu, para pemain klub ini juga lebih mengandalkan 
permainan individualistis dan bola-bola panjang. Ruud Krol, yang aktif sebagai 
pemain sepakbola pada tahun tujuhpuluhan, pada masa keemasan Ajax di Amsterdam, 
berusaha meengubah itu semua. Ia memperkenalkan, apa yang ia sebut sebagai 
permainan sepakbola indah, sistem kombinasi.


Kaliber Berat
Menurut Carlos Amato, wartawan olahraga Afrika Selatan, negerinya memang 
membutuhkan jenis pelatih seperti dua warga Belanda ini. Ia menilai, mereka 
memperkenalkan disiplin teknis, yang selama ini belum dikenal di Afrika 
Selatan. Terutama Foppe de Haan. "Biasanya kami hanya mendapat pelatih tua yang 
sudah pensiun, atau pelatih muda yang sama sekali belum berpengalaman. Foppe de 
Haan, benar-benar, pelatih kaliber berat.
Saat duel tahun lalu, Ajax Cape Town berhasil mengalahkan Orlando Pirates, 
dengan skor 3-0. Para pemain asuhan Ruud krol tidak mampu menghadapi gaya 
permainan menyerang anak asuhan Foppe de Haan. Walaupun peluangnya sangat 
kecil, tentu saja Ruud Krol masih berharap klubnya akan menjadi juara. Selain 
Ajax Cape Town, dua klub lain masih punya peluang tipis untuk menjadi juara. 
Dan jika klub Ruud Krol tidak jadi juara, ia berharap, klub asuhan teman 
senegaranya yang akan berhasil menggondol gelar, katanya. Karena mereka memang 
patut jadi juara.

 
<<<KADER>>>
 
Kontrak kerja dua pelatih tersebut akan berakhir akhir musim kompetisi ini. 
Setelah berlibur di Botswana dan Namibia, Foppe de Haan akan kembali ke 
Belanda.. Ia ingin bisa lebih banyak bermain sepakbola bersama cucu-cucunya. 
Persatuan sepakbola Belanda, KNVB, juga ingin mengangkat Foppe de Haan sebagai 
penasihat sistem pendidikan sepakbola remaja. Dan menurut beberapa media Afrika 
Selatan, Ruud Krol disebut-sebut akan menggantikan posisi Foppe de Haan, 
sebagai pelatih Ajax Cape Town. Namun, Ruud Krol sendiri menyatakan, sejauh ini 
belum ada tawaran tentang itu. Yang jelas, ia tidak akan kembali ke Belanda. 
"Saya ingin menikmati sinar matahari. Dan bagi saya, Belanda sekarang rasanya 
terlalu sumpek."


* ORANGTUA DIUSIR DARI RUMAH KALAU MENGANIAYA ANAK

Laporan Maaike Winters

Dengan terbitnya peraturan baru ini, pemda Rotterdam bisa mengeluarkan larangan 
sementara masuk rumah terhadap orangtua yang menganiaya anak-anaknya. Sebagai 
kota pertama di Belanda, Rotterdam ingin mengatasi penganiayaan anak dengan 
cara lain. Hal ini diumumkan pejabat pemda Rotterdam urusan Remaja dan 
Keluarga, Hugo de Jonge. "Ini adalah time-out penting bagi keluarga, sehingga 
bantuan bisa dikerahkan cepat dan efektif ."

Sesuai peraturan yang ada sekarang, anak-anak diungsikan dari rumah apabila 
mereka dianiaya. Tapi bagi De Jonge itu justru terbalik.  'Oleh karena itu anak 
terpaksa meninggalkan lingkungan, sekolah dan teman-temannya. Itu peraturan 
yang sangat mengobrak-abrik situasi anak. Dan seharusnya hanya digunakan saat 
situasi sungguh sangat mengancam'.

Peraturan baru memberikan wewenang lebih luas kepada kaum profesional, seperti 
guru dan pekerja di tempat penitipan balita. Larangan masuk rumah bagi orangtua 
bisa diterapkan kalau guru mempunyai dugaan kuat adanya penganiayaan anak. 

Tanggul Bukan Sekarung Pasir
Direktur Friso van der Wal dari Jaringan Melawan Penganiayaan Anak 'No Kidding' 
<http://www.no-kidding.nu/> mengatakan peraturan baru itu menimbulkan perasaan 
ganda:"Setiap perhatian terhadap penganiayaan anak itu bagus. Bagi saya yang 
penting dalam hal ini adalah sinyal kepada anak, bahwa penganiayaan itu bukan 
salahnya. Karena anak-anak seringkali cepat merasa itu salah mereka."  

Tapi ada juga beberapa poin yang menurut Friso van der Wal kurang bagus:

"Ini memang sebuah instrumen; pejabat pemda Rotterdam juga berpendapat 
demikian. Kemampuan instrumen ini terbatas. Penganiayaan anak adalah masalah 
yang besar dan rumit. Ibarat air pasang. Instrumennya seperti sekarung pasir. 
Padahal yang kami perlukan adalah tanggul-tanggul tinggi."



Di Setiap Kelas

Dan Hugo de Jonge, tampaknya memang ingin membangun tanggul. Ia akan 
mengupayakan terwujudnya lingkungan aman bagi anak-anak. Ia akan mengerahkan 
semua kemungkinan yang ada untuk menjamin keamanan. Salahsatu di antaranya, 
larangan bagi orangtua untuk masuk ke dalam rumah.

"Angka-angka menunjukkan, menurut perkiraan satu dari tigapuluh anak, mengalami 
penganiayaan. Itu berarti, dalam setiap kelas, paling tidak ada seorang anak 
yang tinggal dalam suatu rumah yang situasinya tidak aman," kata Hugo de Jonge.

Menurut perundang-undangan yang berlaku sekarang, pemerintah kota sebenarnya 
sudah bisa menerapkan larangan masuk ke rumah bagi orangtua. Tapi, larangan 
seperti itu, biasanya hanya diterapkan dalam penganiayaan terhadap pasangan 
hidup. Larangan masuk ke dalam rumah sehubungan dengan kasus penganiayaan anak, 
nyaris tidak pernah diterapkan.


Pencegahan

Walaupun demikian, larangan masuk ke dalam rumah bagi orangtua mungkin bukan 
tanggul penghalang ideal, kata Friso van der Wal. "Kebijakan seperti itu baru 
diterapkan, setelah penganiayaan terjadi. Kita harus berupaya, agar 
penganiayaan tidak terjadi."

Menurut Friso van der Wal, pemerintah harus mencegah terjadinya penganiyaan. 
Untuk itu, ia telah menyusun rancangan langkah-langkah pencegahan. Dengan ini, 
ia berharap, masyarakat luas akan lebih mampu memantau dan memahami masalah 
penganiayaan terhadap anak-anak.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke