---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 23 Mei 2011 14:30 UTC



** PROSES WILDERS DITERUSKAN

** UNI EROPA TINGKATKAN SANKSI TERHADAP SURIAH

** TALIBAN BANTAH TERBUNUHNYA MULLAH OMAR

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PERUSAHAAN BELANDA TOLAK PENGIDAP AIDS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KISAH BUNUH DIRI SALVADOR ALLENDE

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: BELANDA PILIH SENATOR MAJLIS TINGGI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AIDS HALANGAN UNTUK BERKARIR?



* PROSES WILDERS DITERUSKAN

Proses peradilan kasus pemimpin Partai Untuk Kebebasan (PVV), Geert Wilders 
diteruskan. Pengadilan Amsterdam menolak keberatan yang diajukan Bram 
Moszkowicz pengacara politisi anti Islam tersebut. Menurut  Moszkowicz proses 
pengadilan kliennya tidak bakal  adil, karena ia belum apa-apa sudah divonia. 

Geert Wilders diadili atas tuduhan menghina, mendiskriminasi dan menyulut 
kebencian terhadap muslim. Wilders antara lain menyebut Islam sebagai "ideologi 
fasis" dan nabi Muhammad sebagai "pembunuh dan pedofil". Ia juga menyamakan Al 
Quran dengan Mein Kampf, bukunya Adolf Hitler.  Oktober Kejaksaan menuntut 
pembebasan Wilders dari semua tuduhan. Tapi hakim menilai hal itu tidak 
melanggar hukum. Lalu Wilders dan pengacaranya berhasil menuntut penggantian 
tim hakim. Dan sekarang pengadilan dipimpin oleh para hakim baru.


* UNI EROPA TINGKATKAN SANKSI TERHADAP SURIAH

Para menlu Uni Eropa memutuskan untuk menambah sanksi terhadap Suriah Senin 
(23/05).  Presiden Bashar al-Assad juga termasuk di daftar sanksi. Ia dikenai 
larangan bepergian ke Uni Eropa dan asetnya dibekukan. Demikian ditandaskan 
para diplomat.

Menlu Belanda Uri Rosenthal saat tiba di Brussel Senin pagi mengatakan, ia akan 
berusaha keras untuk menggolkan sanksi lebih berat terhadap rezim Suriah. Ia 
menyebut ini sebagai sinyal agar kekerasan terhadap warga sipil dihentikan.


* TALIBAN BANTAH TERBUNUHNYA MULLAH OMAR

Taliban menganggap berita terbunuhnya Mullah Omar sebagai "propaganda". 
Sebelumnya sumber intelijen Pakistan mengatakan pemimpin Taliblan Afghanistan 
itu terbunuh di Pakistan.

Jubir Taliban Zabibullah Mujahid mengatakan, Mullah Omar mustahil terbunuh di 
Pakistan, karena ia justru berada Afghanistan memimpin para mujahidin. Namun 
sumber intelijen Afghanistan lain mengatakan, Mullah Omar sudah 11 hari raib. 
Ada ketidakpercayaan antara intelijen Afghanistan dengan Intelijen Pakistan 
(ISI).


* G8 AKAN BAHAS KRISIS EKONOMI EROPA

Kamis dan Jumat mendatang para pemimpin negara-negara G8 bertemu di Deauville, 
Prancis, membicarakan masalah-masalah besar ekonomi dunia. Agenda terpenting 
adalah masalah pengganti Dominique Strauss Kahn sebagai pimpinan Dana Moneter 
Internasional IMF dan krisis utang di Eropa. Tahun-tahun belakangan G8 mulai 
banyak berkurang pengaruhnya. Sejak terjadi krisis keuangan, G8 terpaksa 
menyerahkan keunggulannya kepada G20. Selain negara-negara G8, G20 
beranggotakan kekuatan-kekuatan ekonomi baru seperti Cina, India, Brazil, 
Indonesia, Korea Selatan dan Afrika Selatan.


* AMERIKA KEMBALI DILANDA TORNADO

Tornado melanda Amerika Tengah-Barat merenggut nyawa dan mencederai sejumlah 
warga. Menurut Palang Merah tornado memusnahkan tiga perempat kota Joplin, yang 
berpenduduk 50.000 jiwa, di negara bagian Missouri. Atap-atap rumah hancur dan 
kabel-kabel listrik putus. Berbagai wilayah kota berantakan dan rumah sakit 
rusak.  Penduduk terkurung di bawah reruntuhan rumah dan mobil mereka. 22.000 
rumah tanpa listrik. Jumlah korban tewas tidak jelas, tapi menurut media lokal 
puluhan orang. Ketika tornado melanda Amerika April lalu, 300 orang meninggal.


* INDIA BUKA BANK DI AMSTERDAM, BELANDA

Bank Negara India akan membuka cabang di Amserdam, Belanda. Demikian dikatakan 
para ofisial ibu kota. Bank terbesar di India mengatakan hal itu kepada 
walikota Amsterdam Eberhard van der Laan beberapa saat silam saat ia menggelar 
kunjungan resmi ke negeri itu. Ini untuk pertama kali India membuka bank di 
Belanda. Demikian tandas pihak kantor kotapraja Amsterdam. Diperlukan waktu 
setahun untuk menyiapkan pembukaan bank di Amsterdam. Ibu kota Belanda ini 
sudah bertahun-tahun aktif berusaha untuk menarik perusahaan-perusahaan negara 
Asia Selatan itu.




* MILITAN SERANG PANGKALAN AL PAKISTAN

Kelompok militan menyerbu pangkalan Angkatan Laut (AL) di Karachi, Pakistan. 
Sekitar 15 sampai 20 pria bersenjata memasuki pangkalan dan menembak 
bertubi-tubi. Mereka juga meluncurkan roket ke arah pesawat AL dan tanki bahan 
bakar.

Menurut pimpinan tentara, setidaknya 5 militer tewas dan 11 terluka. Para 
penyerang dikabarkan bersembunyi di hangar, mungkin bersama sejumlah sandera. 
Taliban Pakistan menyatakan melalui telpon kepada Reuters, bahwa pihaknya  
bertanggung jawab atas serangan itu. Seorang jubir mengatakan, ini adalah aksi 
pembalasan atas terbunuhnya Usamah bin Ladin.


* BUKU WARISAN WERTHHEIM UNTUK UGM

Tiga puluh satu buku warisan almarhum profesor Werthheim akan dihadiahkan ke 
Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Demikian tertulis dalam milis Ibrahim 
Isa, sekretaris Wertheim Foundation (Yayasan Wertheim). Ibrahim Isa diberi tahu 
tentang 31 buku itu oleh putera dan puteri ilmuwan tersebut ketika berkunjung 
ke rumah mereka di Amsterdam. Wertheim adalah guru besar sosiologi dan sejarah 
moderen Asia Selatan dan Tenggara di Universiteit van Amsterdam. Di samping 
sebagai ilmuwan Wertheim sangat aktif memperjuangkan demokrasi dan hak asasi 
manusia di Indonesia. Untuk itu ia mendirikan Komite Indonesie, yang banyak 
menkritik rezim Soeharto. Wertheim meninggal pada 1998.


* PERUSAHAAN BELANDA TOLAK PENGIDAP AIDS

Tidak mau mengerti, ikut campur urusan pribadi dan kadang hingga penerapan 
berbagai kebijakan yang penuh penghinaan. Di Belanda, ketidaktahuan mengenai 
hiv dan aids masih parah. Terutama di tempat kerja, dampak hal ini kerap sangat 
menyedihkan. Pekerja pengidap hiv yang memberitahukan hal tersebut pada 
majikan, kemungkinan besar hanya akan mendapat tanggapan negatif.

Roy, seorang pekerja di sektor pelayanan kesehatan, dua tahun lalu baru tahu 
bahwa ia mengidap hiv. Ia melaporkan hal ini pada atasannya. Sang atasan 
menanggapi laporan tersebut nyaris tanpa perasaan.

"Ia menilai saya masih tetap bisa melakukan semua jenis pekerjaan. Selanjutnya 
ia menganggap perlu untuk melaporkan hal ini pada direksi dan kepala urusan 
pegawai. Lalu ia menyatakan, setiap kali berhubungan dengan pasien, saya harus 
memakai kaos tangan."

Pimpinan Roy menganggapnya sebagai sumber penularan. Riskan bagi rekan kerja 
dan para pasien. Padahal, penularan hiv tidak pernah terjadi dalam hubungan 
kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Curiga
Kisah seperti yang dialami Roy ternyata sering terjadi. Banyak pasien hiv 
menyatakan bahwa majikan dan pimpinan di tempat kerja, sama sekali tidak 
menghendaki kehadiran mereka. Hasil penelitian Aids Fonds (Dana Aids) 
menunjukkan hampir separoh perusahaan Belanda menyatakan tidak akan mengangkat 
seorang pengidap hiv positif sebagai pegawai tetap. Selanjutnya, menurut 
delapan dari sepuluh orang pimpinan perusahaan, seorang pelamar kerja harus 
memberitahu jika ia mengidap hiv.

Ini melanggar hukum. Seorang pelamar kerja tidak wajib memberi tahu tentang 
penyakit yang ia idap. Kecuali jika penyakit tersebut menganggu fungsi kerja. 
Kecurigaan ini sangat mendalam. Perusahaan tidakmau menerima pengidap hiv, 
karena mengira mereka akan sering sakit. Selanjutnya, majikan berusaha mencegah 
kemungkinan penularan pada pegawai lain.

Dua alasan penolakan tersebut sama sekali keliru, kata Aids Fonds. Dan ini 
menunjukkan masih minimnya pengetahuan mengenai penyakit tersebut, kata Ton 
Coenen, Direktur Aids Fonds.

"Menyangkut kekhawatiran pegawai akan sering sakit, hasil penelitian 
menunjukkan hal ini tidak benar. Hiv memang penyakit kronis, tapi tidak 
menambah resiko sakit. Alasan kedua lebih parah lagi. Khususnya ketidaktahuan 
mengenai penyakit ini. Karena, dengan demikian orang masih berpikir, jika ada 
seorang pegawai mengidap hiv, ia aka menularkannya pada rekan kerja. Saya tidak 
habis mengerti, bagaimana penularan seperti itu bisa terjadi. Tanpa hubungan 
seksual atau pencampuran darah. Dan dua hal ini, tampaknya jarang atau tidak 
akan pernah terjadi di tempat kerja."

Salah paham
Menurut Aids Fonds pengidap hiv mendapat stigma tertentu, baik dari kalangan 
berpendidikan tinggi atau rendah. Jadi, juga oleh majikan dan rekan kerja. Aids 
Fonds sejak tahun 2009 sudah mulai melancarkan kampanye, untuk meluruskan salah 
pengertian mengenai penyakit kronis ini. Kampanye ini mendapat dukungan dari 
organisasi majikan Belanda, VNO-NCW. Lembaga ini juga berpendapat, penerangan 
yang baik akan membantu menghilangkan stigma negatif terhadap pengidap hiv.
 
Berkat kampanye seperti itu, bagi pengidap hiv mungkin akan lebih mudah untuk 
membangkitkan pengertian mengenai penyakit ini di tempat kerja. Dalam kasus 
Roy, di lembaga pelayanan kesehatan tempat ia bekerja, pengertian seperti itu 
ternyata tidak muncul. Ia mengundurkan diri, dan mencari lingkungan kerja baru. 
Menurut Roy, pengertian terhadap pasien hiv dan pengetahuan mengenai penyakit 
ini di setiap perusahaan berbeda-beda.

"Saya sekarang punya majikan baru. Dan saya bisa katakan: ia luar biasa! Saya 
juga mendapat dukungan dan tanggapan hangat dari semua rekan kerja."


* KISAH BUNUH DIRI SALVADOR ALLENDE
Jose Zepeda
Saya baru ditangkap dua pekan kemudian. Dengan demikian, melalui radio, saya 
bisa mengikuti semua kejadian di sekitar kudeta di Cile. Suatu satuan militer 
menutup stasiun radio tempat saya bekerja, Radio Atacama, di kota Copiapo, di 
Cile Utara. Kami mendapat perintah untuk pulang ke rumah, dan dilarang 
meninggalkan kota.
Hari ini, 23 Mei 2011, pukul 07:30 pagi, di tempat pemakaman umum Santiago, 
sisa jenazah mendiang Presiden Cile, Salvador Allende, digali kembali. Atas 
permintaan keluarga. Saya sendiri yakin, ia bunuh diri. Walaupun demikian, ada 
baiknya juga mengakhiri berbagai spekulasi mengenai sebab kematian tokoh ini, 
pada saat kudeta militer tahun 1973.
Menyerah
Fakta: beberapa saat sebelum pukul 14:30 tanggal 11 September 1973, Salvador 
Allende memerintahkan semua anak buahnya untuk meninggalkan istana. Ia sendiri 
tetap tinggal di istana. Berbagai bagian istana sudah menjadi sasaran tembakan 
dan pembakaran pasukan militer pelaku kudeta. Salah seorang pemimpin tentara 
pemberontak, Jendral Javies Palacios, masuk ke dalam istana. Beberapa menit 
kemudian, dokter Patricio Guijon kembali masuk ke dalam istana untuk mengambil 
masker gas. Ia menyimpannya, sebagai kenang-kenangan, saat ia beberapa jam 
berada di dalam istana. Di dalam istana, di 'ruangan merah', ia menemukan 
jenazah sang presiden, dengan luka terbuka lebar di tengkorak kepala.
Sejak tanggal 11 September itulah mulai beredar berbagai spekulasi. Semua staf 
dokter Presiden Salvador Allende menegaskan bahwa mendiang bunuh diri, 
menggunakan senapan AK 47. Senjatanya hadiah dari Fidel Castro. Namun, beberapa 
pendukung Salvador Allende menyebarkan kisah bahwa sang presiden tetap melawan 
dan pantang menyerah. Akhirnya ia tewas dibunuh oleh pasukan militer pimpinan 
Augusto Pinochet, yang kelak menjadi diktator Cile. Penulis, dan peraih anugrah 
Hadiah Nobel Kesusastraan, Gabriel Garcia Marques, bahkan bertindak lebih jauh 
lagi. Ia mengarang kisah kepahlawanan Salvador Allende. Walaupun semua orang 
lainnya sudah tewas, Salvador Allende tetap melawan seorang diri hingga ia 
tewas. Menghadapi serbuan tentara yang jumlahnya jauh lebih banyak.
Kenyataan Pahit, Kami Selamat
Rasa takut mencekam kami semua. Di dalam keheningan suasana rumah, saya 
menangisi kematian Salvador Allende, dan sekian banyak rekan lainnya. Saya 
kira, jutaan warga Cile lainnya juga punya perasaan sama: kami sukar menerima 
kenyataan ini, kami tidak percaya hal ini bisa terjadi di Cile. Kami semua 
selamat. Namun, sulit bagi kami untuk menerima kenyataan bahwa kami selamat.
Salvador Allende dikuburkan secara diam-diam pada tanggal 12 September 1973, di 
tempat pemakaman Santa Ines di Vina del Mar. Tujuhbelas tahun kemudian, pada 
tanggal 17 Agustus 1990, jenazahnya digali kembali. Dokter Arturo Gijon 
menyatakan dengan suara terharu: "Tokoh ini bunuh diri." Selanjutnya, 'El 
Chico', demikian nama julukan Salvador Allende di kalangan pendukungnya, 
mendapat upacara pemakaman kenegaraan di Santiago. Upacara itu dihadiri puluhan 
ribu orang.
Siap Mengorbankan Nyawa
Dalam arsip yang saya kumpulkan, terdapat rekaman suara, pesan terakhir 
Salvador Allende, lima jam sebelum saat kematiannya, yang disiarkan oleh radio. 
Dalam pesan ini, tersirat jelas keputusan yang telah ia ambil.
"Sehubungan dengan perkembangan terakhir ini, pada semua kelas pekerja saya 
hanya bisa mengatakan: saya tidak akan mengkhianati perjuangan. Pada saat yang 
bersejarah ini, saya akan membayar kesetiaan saya pada rakyat, dengan nyawa 
saya sendiri. Saya yakin, bibit yang telah kita tebarkan di dalam hati nurani 
ribuan dan ribuan warga Cile, tidak akan bisa dibasmi begitu saja."
Sementara itu, koordinator kudeta, Patricio Carvajal, melalui saluran radio 
tentara melaporkan pada Augusto Pinochet: "Kami sudah berhubungan dan mendapat 
berita dari pasukan infanteri, yang telah berada di La Moneda. Karena siaran 
ini bisa disadap pihak lawan, saya laporkan dalam Bahasa Inggris: Mereka 
mengabarkan bahwa Salvador Allende bunuh diri dan telah meninggal dunia."

Hormat dan Kagum
Tapi, mengapa keluarga Salvador Allende mengajukan permintaan untuk melakukan 
penelitian lagi? Saya kira, demi kepentingan sejarah, perlu menyampaikan apa 
yang terjadi. Senator Isabel Allende, putri sang presiden, sebagai mana banyak 
orang lainnya, ingin mendapat kepastian hukum yang sebenarnya.
Saya sendiri tidak pernah ragu, Salvador Allende memang melakukan bunuh diri. 
Alasan melakukan hal ini, yang membuat nama Salvador Allende makin besar: Ia 
pernah bersumpah tidak akan menyerah. Ia juga tidak akan membiarkan 
musuh-musuhnya menyiksanya secara fisik dan mental. Ia juga tidak bisa 
membayangkan dirinya tinggal di pengasingan. Ia menyatakan: pengorbanannya akan 
merupakan hukuman moral bagi para pengkhianat. Terlepas dari dampak tindakan 
tersebut pada perjalanan sejarah, kesediaannya mengorbankan nyawa demi 
memperjuangkan keyakinan, cukup membangkitkan rasa hormat dan kagum.


* BELANDA PILIH SENATOR MAJLIS TINGGI

Senin ini 526 anggota DPRD di 13 propinsi di Belanda memilih 75 senator yang 
akan duduk di eerste kamer atau majelis tinggi. Ini adalah pemilu tidak 
langsung.

Sewaktu pemilu nasional tahun lalu, Partai PVV pimpinan Geert Wilders mendapat 
banyak suara, tapi tidak cukup untuk membentuk pemerintah. Partai liberal VVD 
dan kristen-demokrat CDA bersama-sama membentuk koalisi minoritas, dengan 
dukungan tidak resmi dari Wilders.

Ini berarti untuk setiap usulan undang-undang baru, pemerintah harus mencari 
dukungan mayoritas di tweede kamer atau majelis rendah. Setelah itu RUU ini 
harus disetujui oleh para senator eerste kamer. Masih menjadi pertanyaan apakah 
pemerintah punya cukup dukungan di majelis tinggi.

Berdasarkan hasil pemilu DPRD tingkat propinsi Maret lalu, partai-partai 
pemerintah akan mendapat 37 kursi di majelis tinggi. Dengan dukungan partai 
kristen-konservatif SGP mereka bisa memperoleh suara mayoritas. 

Radio nederland menjumpai ibu Ing Yoe Tan, senator majelis rendah dari partai 
buruh PvdA, yang menjelaskan jalannya pemilu Senin ini dan dampaknya bagi 
pemerintah serta oposisi.

Ini adalah pemilu tidak langsung, demikian ibu Ing Yoe Tan. Bedanya dengan 
pemilu nasional, para elektorat bisa memilih langsung partai mana yang mereka 
pilih, dan juga nama calegnya. Tapi untuk majelis tinggi, para elektorat 
pertama-tama memilih anggota DPRD tingkat propinsi. Kemudian para anggota DPRD 
inilah yang akan memilih 75 senator yang duduk di majelis tinggi. 

Biasanya ini terjadi per partai. Jadi misalnya seorang anggota DPRD propinsi 
Noord-Holland dari partai PvdA, maka dia akan memilih calon sesuai daftar yang 
dikeluarkan partainya untuk majelis tinggi. Mereka bisa memilih calon mana yang 
terbaik untuk propinsi mereka.

Tahun ini ada kemungkinan baru. Seorang anggota DPRD bisa memilih tidak sesuai 
dengan yang disepakati partai. Misalnya anggota DPRD dari partai 
kristen-demokrat CDA memilih calon senator dari partai kristen-konservatif SGP, 
sehingga SGP bisa mendapat 2 kursi di majelis tinggi. Hal itu dilakukan karena 
SGP berjanji akan mendukung kebijakan pemerintah CDA dan VVD. Dengan cara ini 
pemerintah sekarang terjamin akan suara mayoritas.

clip1
Ya ini tentu saja agak aneh, memilih calon dari partai lain dan bukan dari 
partai sendiri. Dan menurut pendapat saya ini menunjukkan bahwa pemerintah 
sekarang sangatlah cemas, sehingga mereka mencari jalan aneh untuk mendapat 
suara. Tapi ini diperbolehkan oleh undang-undang.

Ibu Tan menjelaskan lebih lanjut, dapat mengerti jalan yang ditempuh pemerintah 
koalisi Belanda kali ini. Para elektorat yang memilih partai VVD, partainya 
perdana menteri Mark Rutte, tentu ingin kebijakan dan politik pemerintah 
didukung dan dijalankan. Jadi bagi mereka, cara aneh yang ditempuh, sah-sah 
saja. 

Sementara di pihak oposisi, tentu cara ini tidak begitu menyenangkan. Mereka 
tentu saja mengharapkan pemerintah minoritas Belanda tidak memperoleh suara 
mayoritas di majelis tinggi. Menurut ibu Tan, masih ada kemungkinan pihak 
oposisi tetap memperoleh 38 kursi dan pemerintah hanya 37 kursi. 

Apa artinya bagi oposisi jika koalisi berhasil mendapat 38 kursi di majelis 
tinggi?
clip2
Lihat saja apa yang terjadi minggu lalu. Masalahnya tetap ini adalah kabinet 
minoritas. Partainya Wilders mendukung kebijakan kabinet di tema-tema tertentu. 
Sewaktu debat mengenai dukungan finansial kepada Yunani, PVV mentah-mentah 
menolak kebijakan kabinet. Sehingga tiba-tiba kabinet belanda membutuhkan 
dukungan dari pihak oposisi. Kasus-kasus seperti ini tetap akan ada di masa 
depan.


* AIDS HALANGAN UNTUK BERKARIR?

Dalam rangka peringatan hari aids pada hari Minggu, terbit laporan tentang 
diskriminasi di Belanda terhadap para odha atau orang dengan hiv aids dalam 
bidang pekerjaan. Hampir 43 persen majikan Belanda menolak odha bekerja di 
bidang restoran.

Padahal diskriminasi ini dilarang oleh undang-undang Belanda. Bagaimana dengan 
posisi odha di Indonesia? Pengamat masalah aids dokter Mamoto Gultom 
menjelaskan kepada Radio Nederland.

Serba salah
Kalau secara langsung memang tidak ada diskriminasi, demikian Mamato Gultom. 
Tapi para odha tetap merasakan diskriminasi, berupa penolakan secara tidak 
langsung. Memang dalam penerimaan karyawan tidak ditanya apakah Anda menderita 
penyakit tertentu, tapi kalau di kemudian hari ada kesulitan dalam hal 
kesehatan, kontrak bisa diputus.

Secara hukum memang tidak ada diskriminasi, tapi pelaksanaan sehari-hari 
menujukkan sebaliknya. Lalu bagaimana solusinya? Jujur dalam lamaran pekerjaan? 
Inilah dilemanya, demikian Mamoto Gultom. Jujur salah, tidak jujur juga salah. 
Sarannya menyembunyikan status odha. Dan tetap hidup aman.

Laporan dari Belanda mengungkapkan diskriminasi terutama terjadi disektor 
restoran, orang takut tertular aids lewat makan. Ini tidak benar, yang kami 
sarankan kalau sang odha sudah jadi kena aids, jangan bekerja di sektor yang 
melayani publik, karena ini lebih aman dan manusiawi. 

Lama kelamaan, dinamika penyakit berubah. Contohnya kusta dulu kan menakutkan 
sekali, tapi ini kan berubah. Demikian juga aids yang sekarang menjadi penyakit 
kronis yang tidak mematikan, jadi orangnya tidak perlu dikucilkan, yang perlu 
adalah pendekatan budaya.

Sejak awal, kita lupa memasukkan budaya berbagai kearifan lokal. Kita bekerja 
di lapangan  yang mengenal berbagai budaya lokal yang harus diikut sertakan. 
Hal ini berlaku juga untuk WHO, badan kesehatan dunia yang menyediakan dana 
untuk penanggulangan aids.

Ikuti wawancara lengkap dibawah ini: 
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/aids-halangan-untuk-berkarir


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke