--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 27 Mei 2011 15:20 UTC ** HAKIM : MLADIC BOLEH DISERAHKAN KE DEN HAAG ** HARI BESAR BAGI PENEGAKKAN HUKUM ** KAMI TAHU DIMANA MLADIC BERADA ** KARADZIC SAYANGKAN PENANGKAPAN MLADIC ** MOSKOW PENENGAH KONFLIK LIBIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : BELANDA SENANG MLADIC DITAHAN ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : MAHASISWA ASING PROMOTOR BELANDA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : SEL MLADIC DI DEN HAAG SUDAH SIAP ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : MLADIC TAK SEMUJUR WIRANTO ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : DETEKSI DINI KANKER USUS ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : BELANDA UBAH COFFESHOP & BILL CLINTON TAMU DESA ACHLUM * HAKIM : MLADIC BOLEH DISERAHKAN KE DEN HAAG BELGRADO (ANP/RNW) - Mantan jendral Ratko Mladic yang dituduh sebagai penjahat perang, boleh diserahkan ke Tribunal Yugoslavia di Den Haag. Jum'at siang (27/6) untuk kedua kalinya Mladic yang ditahan hari Kamis, diajukan ke pra peradilan di Belgrado. Keputusan pengadilan bertolak belakang dengan ucapan Darko Mladic putera Mladic yang mengatakan bahwa kesejatan ayahnya tidak memungkinkan ia diajukan ke Tribunal Yugoslavia di Den Haag. Darko Mladic juga menambahkan bahwa tuduhan terhadap ayahnya tidak beralasan. Darko Mladic bertemu ayahnya di gedung pengadilan di Belgrado yang mengadili penjahat-penjahat perang. Tribunal Yugoslavia di Den Haag minta penyerahan mantan panglima angkatan bersenjata Bosnia-Hercegovina yang antara lain dituduh bertanggung jawab atas genosida serta pembersihan etnik dalam perang yang memisahkan Bosnia dan Hercegovina (1991-1995) Kamis malam proses pra peradilan ditunda karena Ratko Mladic terlalu lemah untuk berbicara. Proses pra peradilan dilanjutkan Jum'at (27/6) jam 12.00 siang waktu setempat. * TIDAK ADA HADIAH BAGI PENANGKAPAN MLADIC BELGRADO (ANP) - Hadiah C 10 juta yang dijanjikan pemerintah Serbia untuk informasi yang menunjukkan dimana Ratko Mladic berada selama ia buron, tidak akan diberikan. Sampai Ratko Mladic ditahan hari Kamis (26/6) tidak ada informasi yang benar-benar konkrit dimana ia bersembunyi. Demikian dirjen kementrian kehakiman Serbia, Slobodan Homen kepada radio B92. Mladic (69 tahun) yang diburu dengan tuduhan penjahat perang ditahan hari Kamis dalam sebuah operasi pelacakan. Tidak ada informasi konkrit mengenai tempat persembunyian Mladic, demikian Slobodan Homen. * HARI BESAR BAGI PENEGAKKAN HUKUM BERN (ANP) - Penahanan Ratko Mladic merupakan 'hari besar' bagi penegakan hukum internasional. Demikian mantan jaksa agung Tribunal Yugoslavia Carla del Ponte di situs Swissinfo. Dari tahun 1990 sampai 2007 pakar hukum internasional Swiss itu gagal memburu mantan panglima angkatan bersenjata Bosnia tersebut. "Yang penting jangan menyerah. Jangan berhenti menegakkan keadilan, demi para korban pembantaian massal. Saya yakin berita penangkapan Mladic memberi semangat bagi pengadilan-pengadilan internasional lain". "Keberhasilan menangkap Mladic membuktikan bahwa penjahat perang tidak akan pernah aman. Mungkin upaya menangkap mereka membutuhkan waktu, tapi mereka pasti ditemukan". Demikian Carla del Ponte * KAMI TAHU DIMANA MLADIC BERADA LAZAREVO (ANP/AFP) - Pendapat warga Lazarevo sebuah desa di pedalaman Serbia, bermacam-macam tentang keberadaan Ratko Mladic. "Jangan membohong, kami tahu Mladic ada disini" kata seorang pria yang tidak mau disebutkan namanya. Warga menyebutnya sebagai 'rahasia umum'. Ada juga juga yang mengatakan bahwa mantan pemimpin tentara Serbia-Bosnia itu 'disembunyikan' untuk mendramatisir operasi penangkapannya. "Di desa ini semua orang saling kenal. Tidak mungkin Mladic berada disini tanpa ada yang tahu" demikian Miroslav Gacank (53 tahun) yang tinggal tidak jauh dari rumah dimana Mladic ditangkap. "Mana mungkin bersembunyi di rumah keponakan kalau seluruh dunia mencarinya. Tidak masuk akal". Di salah satu jalan menuju Lazarevo nampak tulisan "Ratlo Mladic : Pahlawan". Banyak warga desa keturunan Bosnia mendukung. Di cafe-cafe Lazarevo semua orang bicara tentang penangkapan Mladic. "Kami terkejut, semua orang akan menuduh desa ini. Mengapa kita yang dituduh" kata Slavujka Predic. Sekitar 100 warga desa menutup jalan kecil menuju ke rumah dimana Mladic ditangkap. Jalan kecil itu dihalangi dengan sebuah traktor yang diselimuti bendera Serbia. Warga meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk presiden Tadic untuk membunuhnya. "Ratko Mladic seorang pahlawan, tidak ada satupun warga Serbia yang harus malu" kata Mirko Despotovic (48 tahun). Otoritas mengerahkan polisi untuk memisahkan warga desa dengan wartawan. Kamera wartawan The Guardian disita polisi dan foto-fotonya dirusak. Seorang remaja wanita di sebuah jalan di Lazarevo tidak menutup-nutupi loyalitasnya. 'Hari yang kelam'. Ia menunjuk pada dadanya yang tergantung poster bertuliskan "Mladic". Marija seorang wanita 30 tahun sebaliknya menyebut 'Hari yang menggembirakan'. "Anak-anak kami tidak tahu tentang perang Balkan. Mladic merusak masa remaja saya dan juga remaja lain. Perang terus". Warga lain mendukungnya. "Hanya satu orang bertanggung jawab. Tidak semua bangsa Serbia. Semua akan jelas di pengadilan," kata Srdjan. * KARADZIC SAYANGKAN PENANGKAPAN MLADIC HILVERSUM (AP/RNW) - Radovan Karadzic menyayangkan penangkapan Ratko Mladic. Mantan presiden Serbia Bosnia mengucapkan hal itu dari sel tahanannya di Den Haag. Tapi Karadzic mau bekerja sama dengan Mladic di Tribunal Yugoslavia. Pengacara Karadzic mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa Karadzic menyayangkan penangkapan Mladic. Ia menambahkan bahwa Karadzic berharap bisa bekerja sama dengan Mladic di Tribunal Yugoslavia untuk 'mengungkap kebenaran perang di Bosnia'. Tahun 1992 sampai 1995 Mladic menjabat panglima angkatan bersenjata dibawah Karadzic, yang waktu itu presiden republik Serbia-Bosnia, Srpska. Mereka dianggap bertanggung-jawab atas banjir darah di Srebrenica serta kejahatan perang lain selama perang di bekas Yugoslavia. Juli 2008 Karadzic ditahan dan dibawa ke Tribunal Yugoslavia di Den Haag. Dalam proses peradilan Tribunal Yugoslavia, Karadzic melakukan pembelaan sendiri. * PRA PERADILAN MLADIC BELGRADO (ANP) - Hari Jum'at (27/6) kembali digelar pra-peradilan Ratko Mladic di Belgrado. Demikian juru bicara Kejaksaan Serbia di televisi pemerintah. Ditegaskan bahwa penyerahan Mladic ke Tribunal Yugoslavia di Den Haag 'paling lambat akan dilakukan dalam seminggu'. Mladic yang dituduh sebagai penjahat perang ditahan Kamis pagi. Pra peradilan Kamis malam ditunda karena menurut pengacara Mladic, mantan jendral Serbia-Bosnia tidak bisa berbicara dengan baik. Juru bicara Kejaksaan Serbia tidak memberikan komentar atas reaksi saksi mata yang menyebutkan bahwa Mladic sakit. Menurut Kejaksaan Serbia, mantan jendral Serbia Bosnia itu tidak mengalami gangguan. * MOSKOW PENENGAH KONFLIK LIBIA DEAUVILLE (ANP) - Dalam pertemuan puncak G8 di Deauville, presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan presiden Amerika Barack Obama minta kepada Rusia untuk menjadi penengah dalam konflik Libia. Demikian seorang pejabat tinggi Rusia. Sebelumnya pejabat Inggris dan Amerika membantah bahwa Rusia diminta sebagai penengah. Para pemimpin G8 sepakat untuk menyusun pernyataan bersama yang mengimbau pemimpin Libia Muammar Gaddafi untuk mundur. Pemimpin G8 mengutuk serbuan terhadap penduduk sipil. Masih ada harapan, konflik Libia bisa dicarikan pemecahan politik. * KIM JONG-IL PULANG DARI CINA SEOUL (ANP) - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il hari Jum'at (27/6) pulang dari lawatan ke Cina. Di perbatasan Cina-Korea Utara ia disambut puteranya Kim Jong-un dan sejumlah pejabat tinggi Korea Utara. Kim Jong-il dan delegasi menggunakan kereta api tahan peluru. Demikian kantor berita Korea Utara KCNA. Kim tiba di Bejing hari Rabu (25/6). Kunjungan ketiga di Cina dalam waktu lebih dari satu tahun. Cina adalah sekutu dekat Pyongyang. Kim memuji 'kemajuan dinamis' yang diraih Cina dan 'sambutan hangat' presiden Hu Jintao. Kim disebutkan tidak begitu peka atas imbauan Cina untuk mendirikan 'zone ekonomi' di Korea Utara. * HARGA TICKET PESAWAT BERUBAH-UBAH DEN HAAG (ANP) - Harga ticket penerbangan selalu berubah-ubah. Cara terbaik untuk mendapatkan harga yang murah adalah memesan ticket jauh sebelum tanggal pemberangkatan. Harga ticket di internet bisa lebih murah dibanding harga ticket di biro perjalanan. Demikian lembaga konsumen di Belanda setelah melakukan penelitian mengenai harga ticket penerbangan. Hasil penelitian tersebut akan diumumkan bulan Juni. Perbedaan harga ticket menurut lembaga konsumen antara lain disebabkan karena biro perjalanan memberlakukan 'ongkos pembelian ticket'. Perusahaan-perusahaan penerbangan tidak lagi memberi komisi pada pihak ketiga. Harga ticket yang dikombinasi dengan pemesanan hotel, bisa lebih murah. Perusahaan-perusahaan penerbangan juga memasang harga ticket yang berbeda-beda. Hal itu disebabkan oleh persaingan yang semakin ketat. * BERITA BURSA AMSTERDAM (ANP) - Nilai index Nikkei di pasar saham dan bursa Tokio turun 0,4% pada 9521,94. Hang Seng di Hongkong naik 0,9%. All Ordinaries di Sydney naik 0,5%. AEX di Amsterdam naik 1,1% pada 348,07 poin. London, Frankfurt dan Paris naik 1 sampai 1,5% Di Amsterdam nilai tukar C = US$ 1,4245 di Jakarta C = Rp. 12.216,- dan US$ = Rp. 8.567,- Cuaca di Hilversum cerah berawan, suhu berkisar pada 12 derajat Celsius * BELANDA SENANG MLADIC DITAHAN Penahanan Ratko Mladic membuat Belanda senang. Genosida yang disangkakan pada jenderal Bosnia-Serbia itu, terjadi hampir di depan mata militer PBB Belanda. Tahun 1995 itu mereka seharusnya melindungi wilayah kantong Muslim Srebrenica. Jatuhnya kawasan yang bermuara pembunuhan hampir 8000 orang Muslim itu, merupakan lembaran hitam dalam sejarah Belanda. Inilah kejahatan perang paling parah di Eropa sejak Perang Dunia ke-II. Redaktur Johan van der Tol Perdana-menteri Belanda, Mark Rutte, menyebut penahanan Mladic di Serbia hari Rabu lalu 'kejadian penting, khususnya untuk korban dan keluarganya.' 'Ini memperlihatkan bahwa dunia tidak bisa membiarkan kekejaman seperti ini. Akhirnya pelakunya ditangkap dan keadilan akan ditegakkan. Dalam hal ini, semuah momentum istimewa untuk banyak orang.' Lega Seketika Rutte menunjuk ke pembunahan massal sekitar 8000 pria Muslim dari Srebrenica. Mladic didakwa sebagai pemberi komando, setelah wilayah kantong itu jatuh di tangan tentaranya. Joris Voorhoeve, Menteri Pertahanan Belanda saat itu, berperan terpenting, karena militer Belanda berkewajiban melindungi wilayah kantong itu. Jadi penahanan Mladic memberi rasa lega. "Hari ini keadilan bisa ditegakkan. Sangat penting bagi keluarga korban. Isteri, anak-anak, sanak saudara yang sampai saat ini masih kehilangan suami dan putranya." Genosida Jan Pronk saat itu Menteri Kerjasama Pembangunan. Ia berada di Tuzla, kawasan tidak jauh dari kantong muslim Srebrenica sehari setelah jatuh ke tangan pasukan Serbia Bosnia. Dia menyaksikan arus pengungsi dari Srebrenica. Hampir semuanya perempuan yang menceritakan suaminya dibunuh. Pronk adalah pejabat pertama Belanda yang menggunakan istilah 'genosida'. Dia dinilai terlalu gegabah menggunakan kata 'genosida': "Saya tidak dipercaya. Orang tidak berani percaya, orang tidak mau percaya. Walaupun tidak melihat dengan mata kepala sendiri, tetapi saya tahu karena semua perempuan dan anak-anak bercerita yang sama. Banyak karyawan PBB dan Palang Merah yang mempunyai bukti cukup mengenai kejadian di sana." Trauma Anne Mulder, anggota parlemen Partai Liberal VVD, ditugaskan ke Bosnia tahun 1995 sebagai wajib militer. Ia menyaksikan dari dekat tragedi Srebrenica. Sebuah pengalaman traumatis bagi pria yang ketika itu berusia 24 tahun. "Paling menyakitkan adalah, saya berada di sana menyandang baret biru, menyandang senapan tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Saya menyaksikan wajah para pengungsi yang ketakutan. Saya melihat bayi yang lahir prematur. Saya berada di sana, menyaksikan suasana mencekam, merasakan rasa takut dan kami tidak bisa berbuat apa-apa. Dan bantuan militer dari udara yang dinantikan tidak datang juga. Tidakberdaya menandai misi ini." Ketika batalyon Dutchbatter pergi, Mladic menggiring mereka ke perbatasan Serbia. Mulder punya firasat akan terjadi sesuatu yang mengerikan, tapi saat itu tidak akan tanda-tanda yang kuat. Mengingat kembali ke peristiwa itu Mulder mengantakan: 'Saya sempat melihat selintas Mladic. Saya pegang senapan Uzi ketika itu, tapi bukan saatnya menggunakan senjata itu. Belakangan, kami bilang: "Kalau saja waktu itu .. " Pengampunan Mantan Menteri Pertahanan Belanda, Voorhoeve berharap penangkapan Ratko Mladic merupakan awal dari proses rekonsiliasi. Pihak yang terlibat tidak akan pernah bisa melupakan kejadian ini. Tapi kalau keadilan ditegakkan, mungkin masih ada ruang untuk pengampunan. "Pertama harus diadili, dan barangkali kemudian datang pengampunan. Sebab kita tidak bisa melupakan pembunuhan massal semacam ini, supaya tidak terulang kembali di masa mendatang." Selanjutnya Voorhoeve berharap PBB akan memberi waktu lebih banyak pada Tribunal Yugoslavia untuk mengadili dengan baik Karadzic, pemimpin politik Serbia-Bosnia yang ditangkap 2008, dan juga mengadili Mladic. Masih belum jelas kapan Mladic dibawa ke Belanda. * MAHASISWA ASING PROMOTOR BELANDA? Politik Belanda bisa saja sibuk memperdebatkan mutu sekolah lanjutan kejuruan, tapi mahasiswa asing tetap antusias. "Kuliahnya beda, lebih interaktif,"kata Jack Huang dari Taiwan. Jack adalah 1 dari 200 mahasiswa asing lulusan Belanda yang hadir dalam Konferensi Alumni Belanda di Den Haag. Mereka berkumpul di sana untuk membangun jaringan pengetahuan internasional. Laporan Maike Winters. Setiap tahunnya, 76 ribu mahasiswa asing datang ke Belanda untuk kuliah. Sekembalinya ke negara masing-masing, mereka sangat cocok dijadikan promotor pendidikan tinggi Belanda di luar negeri. Hanneke Teekens, koordinator mahasiswa internasional di organisasi Nuffic mengatakan ,"Mereka ini pernah studi di Belanda, jadi bisa memberi informasi lebih jujur kepada orang-orang di negara mereka. Apapun pendapat mereka, sudah pasti beda dari folder mentereng atau film indah tentang negara kita." Memang apa sih enaknya belajar di Belanda? Dan apa pendapat alumni tentang mutu pendidikan di sini? Radio Nederland Wereldomroep berbincang-bincang dengan sejumlah alumni. Seta Agustina (32) dari Jakarta, bekerja di bagian humas Departemen Pertanian. Saya mengambil jurusan Natural Resource Management (Sumber Daya Alam, red.) di Universiteit Twente di kota Enschede. Aduh namanya saja susah disebut. Pendidikan Belanda itu unik. Anda tidak hanya mempelajari apa yang harus yang dipelajari, tapi juga saling berbagi ilmu dalam atmosfir internasional. Jika biasanya hanya dengan mahasiswa Indonesia, sekarang kan ada mahasiswa dari negara-negara lain. Saya dan teman-teman menyebutnya 'PBB Kecil'. Anda bisa ketemu orang-orang dari seluruh dunia. Selagi makan siang misalnya, Anda bisa mendengar bahasa Spanyol, Italia, Inggris dan Indonesia. Semuanya baru untuk saya dan merupakan pengalaman yang menyenangkan. Itu juga kali pertama saya melihat salju, pertama kali naik sepeda. Saya sangat menikmati kawasan hijau di Enschede, udaranya juga bersih. Saya kangen jogging di taman di pagi hari. Jack Huang (32) dari Taipei, Taiwan, bekerja di Burberry sebagai analis finansial. Saya kuliah di Universitas Erasmus di Rotterdam. Ambil Master in Business Administration. Saya sangat suka Belanda, negara bebas. Bisa katakan apa saja secara terus-terang, selalu bisa mengemukakan pendapat. Tingkat edukasi cukup tinggi, saya kira kurang lebih sama dengan Taiwan. Tapi cara mengajar di sini lain, lebih interaktif. Gaya Asia adalah profesor mengatakan apa yang harus dibuat dan apa yang harus dipelajari. Di sini kami tukar-menukar pikiran, dan setiap mahasiswa belajar dari mahasiswa yang lain. Juga dalam arti sosial. Saya tinggal di asrama mahasiswa dan setiap hari Minggu ada 'happy hour'. Di situ dapat bertemu macam-macam orang sambil minum, makan dan bergembira. Itu waktu yang membahagiakan. Fabio Odaguiri (31) dari Sao Paulo, Brasil, bekerja sebagai pengacara. Saya ikut program master hukum di Universitas Groningen. Pengalaman akademis saya yang paling top. Saya tinggal di empat negara, Brasil, Inggeris, Jerman dan Belanda. Pilihan gampang, saya pilih tinggal di Belanda. Budaya kosmopolitan, efisiensi, tingkat pelayanan umum dan infrastruktur sangat memudahkan kehidupan. Tidak ada tempat yang lebih baik untuk studi. Tingkat pendidikan jauh lebih baik dibandingkan Brasil. Kami dapat belajar banyak dari Belanda di bidang HAM, saya kira. Groningen sangat menakjubkan. Seperti universum kecil. Ingatan yang paling indah dapat saya dapat saya simpulkan sebagai "Peperstraat", jalan pesta di Groningen. Kami ada pesta-pesta luar biasa di sana. * SEL MLADIC DI DEN HAAG SUDAH SIAP Dia bisa masak sendiri, mengenakan pakaian sendiri dan siang hari pintu selnya tidak dikunci. Begitu mantan jenderal Serbia - Bosnia Ratko Mladic diserahkan untuk disidangkan di Tribunal Yugoslavia, dia akan ditahan di Scheveningen. PBB punya penjara sendiri di Belanda. Laporan Redaksi RNW. Unit Detensi PBB (UNDU) disebut-sebut sebagai 'penjara paling manusiawi yang pernah dikunjungi' oleh para pengacara kriminal kawakan. "Anda bahkan bisa makan siang bersama klien. Saya belum pernah mengalami itu sebelumnya, "demikian kata salah seorang pengacara tersebut. 'Ruang Keluarga' Para tahanan juga bisa berolahraga dan mengunjungi perpustakaan. Beberapa dari tahanan belajar bahasa Inggris atau Belanda di sana. Yang lain mempersiapkan pembelaan mereka di lap top. Para tertuduh juga bisa tanpa diganggu - dengan privasi yang dibutuhkan - menerima pasangan di 'ruang keluarga'. Mereka mendapat makanan yang dipersiapkan secara moderen dan sesuai dengan kepercayaan yang mereka anut. Google Maps penjara Scheveningen <http://maps.google.nl/maps?hl=nl&q=pompstationsweg%2032%20den%20haag&gs_sm=c&gs_upl=25429l30381l0l19l18l0l10l10l0l162l584l6.2&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.&biw=1040&bih=892&um=1&ie=UTF-8&sa=N&tab=wl> Keadaan di dalam ICTY <http://www.icty.org/sections/AbouttheICTY/Detention> <http://www.dji.nl/Organisatie/Locaties/Penitentiaire-inrichtingen/PI-Haaglanden/Scheveningen/> * MLADIC TAK SEMUJUR WIRANTO Penangkapan Jenderal Ratko Mladic menunjukkan betapa besar dan betapa sukses tekad dari masyarakat internasional untuk menegakkan keadilan atas tragedi di Bosnia Hercegovina pertengahan tahun 90an. Namun, sukses tsb juga menunjukkan betapa masyarakat internasional mengukur dua kejahatan serupa, di Bosnia dan Timor Leste, dengan tolok ukur amat berbeda. Eropa dan adidaya Barat tidak pernah beritikad politik untuk menggelar Tribunal Internasional untuk Timor Leste seperti mereka menggelar Tribunal Yugoslavia, karena tidak ingin mengganggu hubungan baik dengan Indonesia. Karena itulah, nasib Jenderal Mladic tidak beruntung seperti Jenderal Wiranto. Laporan Aboeprijadi Santoso Jenderal Ratko Mladic, kini 69 tahun, tidak segagah semasa perang saudara di Bosnia, 16 tahun lalu. Wajahnya tua dan badannya lemah akibat strook. Beda nian dengan Jenderal Wiranto, 63 tahun, yang masih gagah, bahkan memimpin partai dan telah dua kali maju sebagai Capres. Perbedaan dua jenderal segenerasi itu mewakili dua nasib yang berbeda, sekaligus menjadi ilustrasi dua tragedi dan perubahan geo-politik di Balkan dan di Nusantara. Persamaan Namun keduanya pun memiliki banyak persamaan. Mladic, di bawah dua arsitek perubahan Balkan, Presiden Serbia Slobodan Milosevic dan Radovan Karadzic, memimpin tentaranya melakukan pembersihan etnik tahun 1992 hingga 1995, membuat Bosnia Hercegovina menjadi negeri dengan ratusan kamp penjara, 8 ribuan tewas, dan ribuan kuburan massaal. Wiranto, di bawah sebuah komisi khusus yang diketuai Menko Polkam Jenderal Feisal Tanjung, bertanggungjawab mengamankan referendum di Timor Timur tahun 99. Namun insiden-insiden berdarah sejak April berpuncak pada bumi hangus dan perburuan di awal September. 1500an korban tewas dan dua ratusan ribu warga Timor dideportasi ke NTT. Walhasil, keduanya diganjar dakwaan merancang, memimpin dan membiarkan kejahatan kemanusiaan: Mladic didakwa genosida dan kejahatan perang, sedangkan Wiranto didakwa pelanggaran HAM berat. Namun keduanya didukung kuat kubu nasionalis, dan mengaku tak bersalah. Mladic mengaku membela bangsanya, dan Wiranto berdalih menjaga NKRI. Beda Nasib Akhirnya, kondisi geo-politik-lah yang membedakan nasib keduanya. Eropa berhasil mengakhiri Perang Balkan dan mengiming-iming Serbia dengan keanggotaan Uni Eropa. Maka Mladic dituntut Tribunal Yugoslavia. Sebaliknya, Barat menganggap Indonesia jauh lebih penting ketimbang Timor Leste. Maka, Wiranto, meski pun dipecat Presiden Gus Dur, tapi, pada akhirnya, berhasil diselamatkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui KKP, Komisi Bersama Indonesia dan Timor Leste untuk Kebenaran dan Persahabatan, KKP, yang diteken tahun 2008. Menurut Profesor Geoffrey Robinson, mantan staf PBB di Dili tahun 99, Wiranto selamat, karena negara-negara adidaya ingin menjaga hubungan baik dengan Indonesia, khususnya dengan TNI. Walhasil, Mladic bakal diadili, karena Sekutu Barat menang telak, sedangkan Wiranto dapat menikmati impunitas, karena Timor Leste, mau tak mau, harus bersahabat dengan Indonesia - menjadi semacam Finlandia ketika harus bertetangga dengan raksasa Uni Soviet di masa Perang Dingin. * DETEKSI DINI KANKER USUS Pada tahun 2013 Belanda akan menggelar deteksi dini penyakit kanker usus. Untuk Eropa, Belanda bukan termasuk dalam kelompok negara-negara pertama yang melakukan itu. Biayanya memang mahal, namun menurut organisasi pasien, akan lebih mahal lagi jika menunda deteksi dini tersebut. Pada 2013 warga Belanda usia 55 sampai 75 tahun dapat memeriksakan diri untuk deteksi dini kanker usus. Jumlah itu saat ini mencapai 4,5 juta orang. Dengan deteksi dini maka penyakit itu dapat ditangani dengan lebih baik, dan diharap dapat mencegah kematian sekitar 2400 orang setiap tahunnya, Saat ini hampir sekitar 5000 orang meninggal karena kanker usus setiap tahun serta ada 12 ribu pasien baru. Setiap dua tahun warga di usia itu mendapat panggilan untuk memeriksakan tinjanya. Laboratorium akan meneliti apakah ada tanda-tanda awal penyakit kanker dalam tinja mereka. Deteksi dini sudah ada di Belanda sebelumnya untuk kanker payudara dan leher rahim. Saat ini pula, menurut Institut untuk Kesehatan Rakyat dan Lingkungan Belanda, RIVM semakin banyak deteksi dini dilakukan terhadap bayi-bayi yang berasal dari keluarga pengidap kanker. Empat belas negara Uni Eropa Menurut RIVM, negara-negara seperti Italia dan Inggris sudah lebih awal melakukan deteksi dini penyakit kanker usus. Hal itu terlihat pada angka-angka terbaru yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Dari empat belas negara Uni Eropa, deteksi dini sudah dilakukan di antaranya di Yunani dan negara-negara laut Baltik. Namun untuk ukuran dunia, belum diketahui berapa banyak jumlah negara yang sudah melakukan deteksi dini kanker. Karena hanya ada sedikit angka-angka soal deteksi kanker. Banyak negara yang tidak melakukan pendaftaran, kata salah seorang jurubicara WHO. "Secara umum dapat dikatakan, di negara-negara yang memiliki peraturan asuransi kesehatan maka deteksi itu lebih banyak dilakukan. Pencegahan ternyata lebih murah dibanding penangangan." Terlampau mahal Asuransi kesehatan tidak otomatis selalu menyelenggarakan penelitian kanker. Beberapa negara menganggapnya tidak begitu penting, terlampau mahal atau terlampau berbelit-belit. Negara-negara yang menggelar deteksi awal itu antara lain Kanada, Australia, Chile, Jepang dan negara-negara Eropa, tambah WHO. Kader: Setelah kanker payudara maka kanker usus merupakan jenis penyakit kanker yang paling banyak ditemukan. Jika polip dapat dihilangkan pada saat dini maka penyakit itu dapat dicegah. Dari banyak kasus, polip tidak menimbulkan keluhan dan baru ditemukan setelah parah, hingga sulit disembuhkan. * BELANDA UBAH COFFESHOP & BILL CLINTON TAMU DESA ACHLUM Terneuzen, sebuah kota kecil di Belanda Timur di dekat perbatasan dengan Belgia, dulu terkenal sebagai kota dengan coffeeshop terbesar di Belanda. Jangan dikira ditempat itu orang bisa minum kopi dan makan kue, tapi orang minum kopi sambil menikmati softdrugs. Akibatnya banyak turis narkoba dari Belgia, Prancis dan Inggris datang ke kota ini untuk membeli softdrugs. Beberapa bulan lalu walikota Terneuzen memutuskan orang hanya boleh membeli 2 gram softdrug, tidak lebih. Selain itu 14 coffeeshops ditutup dan hanya sisa satu. Menurut sang walikota rata-rata orang belanda membeli 1,4 gram softdrug, jumlah itu tidak menarik untuk tuis Belgia atau Prancis. Akibatnya turis-turis yang ingin membeli narkoba itu pindah ke kota lain di perbatasan Belanda, Breda, Bergen op Zoom dan Roosendaal. Di tempat ini belum ada aturan baru, dan pihak pemda sedang berdebat apakah mereka harus mencontoh Terneuzen. Karena aturan softdrug di Belanda diperketat, maka di Belgia dan Prancis mulai ditemukan perkebunan ganja ilegal. Kabinet Belanda harus memutuskan dalam waktu dekat apakah semua coffeeshops yang menjual softdrug harus ditutup, apakah boleh satu toko per kota, dan berapa jumlah yang bisa dibeli per orang. Den Haag juga berencana untuk mendaftar para pelanggan, sehingga pelanggan resmi yang punya kartu saja yang boleh membeli. Dan yang terpenting coffeeshop tidak boleh dekat sekolah dan tempat-tempat yang banyak dikunjungi anak kecil serta remaja. Yang pasti menutup semua cofeeshop bukan pilihan untuk pemda. Mereka melihat banyak perdagangan ilegal apabila semua ditutup. Selain itu lewat coffeeshop resmi, kwalitas softdrug terjamin, sementara di lingkungan ilegal, jaminan tidak ada. Demikian Dagblad de Pers. Masih di belanda. Hari Sabtu perusahaan asuransi Belanda Achmea, menyelenggarakan konperensi mengenai masa depan Belanda di desa Achlum, di Belanda Utara. Achlum adalah sebuah desa kecil di propinsi Friesland dengan penduduk 540 orang. Letaknya antara kota Franeker dan Harlingen. Mungkin agak aneh, lalu kenapa konperensi itu sampai menarik perhatin media. Achmea, perusahaan asuransi terbesar di Belanda didirikan di Achlum 200 tahun lalu. Untuk memperingati hari jadi tersebut mereka menyelenggarakan konperensi yang mengundang orang-orang penting, salah satunya mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton untuk memberikan wejangan. Akibatnya Desa Achlum ditutup. Sudah hampir seminggu lamanya. Beberapa hari lalu sudah datang sejumlah petugas keamanan asal Amerika yang memeriksa desa tersebut. Jalan ke desa ini ditutup, hanya penduduk yang terdaftar saja yang boleh masuk. Sementara pusat desa, yang terdiri atas gereja, alun-alun dan lapangan untuk bermain selancar es ditutup total. Di tempat itulah diselenggarakan konperensi hari Sabtu. Banyak penduduk Achlum yang protes. pertama mereka tidak bisa ke gereja. Kedua banyak toko di pusat desa tidak dapat dikunjungi pembeli, jadi omset berkurang, dan para penduduk harus berulang kali lapor untuk keluar masuk desa. Ditambah lagi tidak ada tamu yang boleh berkunjung. Jadi kalau anda kebetulan berulang tahun minggu ini atau sabtu besok dan tinggal di Achlum, maka anda harus merayakan di luar desa. Demikian NRC Handelsblad. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
