---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 31 Mei 2011 14:00 UTC



** PENEMBAKAN POLISI TERKAIT TERORIS

** FIFA TAK BERHAK SKORS BIN HAMMAM 

** MLADIC SEGERA DITRANSFER 

** MALAYSIA: BIR NON ALKOHOL HARAM 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HAKIM BELANDA 'TIDAK IDEAL' UNTUK PENGADILAN 
MLADIC  

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PROGRAM ANTI ROKOK INDONESIA TERBURUK DI DUNIA 

** TINJAUAN PERS: PENGADILAN WILDERS DAN MINUM SAMPAI PINGSAN 



* PENEMBAKAN POLISI TERKAIT TERORIS

POLRI mengatakan pria bersenjata yang menembak 2 petugas di Sulawesi Tengah 
berhubungan dengan sebuah jaringan teroris.

Jubir Anton Bachrul Alam mengatakan polisi sedang menyelidiki asal kedua 
penembak dan diperkirakan mereka bersembunyi di hutan dekat Poso. Polisi 
menggeledah rumah salah seorang tersangka dan menyita sejumlah materi pembuat 
bom.

Bentrok keras antara Muslim dan Kristen di tahun 2000 dan 2001 menewaskan 1000 
orang di Poso dan kerusuhan berlanjut selama beberapa tahun. Di tahun 2005 
terjadi kerusuhan besar-besaran ketika tiga murid sekolah Kristen dipenggal di 
Poso.


* FIFA TAK BERHAK SKORS BIN HAMMAM

Mohamed bin Hammam masih menjabat 'presiden' sepak bola Asia, demikian wakilnya 
Zhang Jilong dari Cina. 

Zhang mengatakan ini bahkan setelah diangkat menjadi kepala interim selagi Bin 
Hammam menghadapi tuduhan suap menyuap dari FIFA. Zhang berpendapat FIFA tidak 
berhak menskors Hammam dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Namun organisasi 
sendiri mengkonfirmasi Zhang menjabat pimpinan sementara selama setahun.

Peter Velappan, mantan sekjen dan rival terkenal Bin Hammam mengatakan 
penunjukan Zhang Jilong otomatis sesuai dengan peraturan AFC. Sebagian besar 
organisasi sepak bola Asia menolak berkomentar tentang hal ini, namun Korea 
Selatan mengatakan tetap mendukung Bin Hammam yang berasal dari Qatar.


* MLADIC SEGERA DITRANSFER

Seorang pejabat pemerintah Serbia mengatakan mantan jenderal Serbia-Bosnia 
Ratko Mladic kemungkinan besar akan ditransfer ke Tribunal Yugoslavia di Den 
Haag dalam waktu 24 jam mendatang.

Proses banding atas ekstradisi Mladic sudah resmi ditolak dewan hakim dan ini 
berarti pemindahan dirinya ke penjara PBB di Den Haag akan segera dilaksanakan. 
Demikian seperti dikonfirmasi seorang penuntut kepada kantor berita Beta.

Ratko Mladic dituduh bersalah atas genosida, kejahatan atas kemanusiaan dan 
kejahatan perang. Dia sempat buron selama 16 tahun. Para pembela dan 
keluarganya berargumen, akibat kesehatan buruk, Mladic seharusnya tidak diadili 
di Den Haag.


* MALAYSIA: BIR NON ALKOHOL HARAM

Menteri urusan Islam Malaysia, Jamil Khir Baharom, memperingatkan kaum Muslim 
untuk tidak meminum bir non alkohol karena ternyata mengandung 0,5 persen 
alkohol. 

Menurut peraturan syariah, apapun yang mengandung lebih dari 0,01 persen 
alkohol dianggap haram.

Pejabat kementerian mengatakan konsumen Muslim dianjurkan memeriksa apakah 
produk mendapat cap halal resmi dari pemerintah Malaysia. Harussani Zakaria, 
kepala ulama negara bagian Perak menambahkan, bir pada dasarnya adalah alkohol 
dan tidak ada keraguan tentang itu.

Di negara yang 60%-nya penganut Muslim tersebut sering ada perdebatan soal 
moral. Kaum Muslim di Malaysia termasuk dalam subyek hukum syariah.


* MINUMAN IMPOR TAIWAN TERCEMAR

Taiwan dan Filipina  memperingatkan bahwa sejumlah minuman olahraga kemungkinan 
terkontaminasi bahan kimia DEHP yang bisa menyebabkan infertilitas dan 
menghambat pertumbuhan organ seksual pria.

Badan Obat dan Pangan Filipina mengawasi sejumlah minuman olahraga, jus dan 
soft drinks impor dari Taiwan yang dicurigai mengandung DEHP berlebihan. 
Sebelumnya Taiwan sudah memerintahkan menarik sejumlah besar produk. Sementara 
Hong Kong melarang dua merek minuman Taiwan yang terbukti mengandung DEHP 
berlebihan.

Pemerintah Taiwan sudah menangkap seorang pemilik perusahaan yang lebih 
menggunakan DEHP ketimbang minyak sawit yang lebih mahal.


* AKTIVIS HAM VIETNAM DIVONIS 8 TAHUN

Pengadilan Vietnam memvonis 7 aktivis dengan dakwaan percobaan tindakan 
subversif. Mereka divonis hingga 8 tahun penjara. Di antara terdakwa terdapat 
seorang pastor Mennonite yang merupakan pembela veteran hak-hak petani di Delta 
Mekong.

Organisasi oposisi Viet Tan yang berbasis di Amerika mengatakan, hukuman yang 
sudah ditentukan sebelumnya ini adalah usaha membungkam orang yang mengkritik 
kegagalan rejim. Vonis atas ketujuh aktivis damai tersebut dijatuhkan dalam 
sidang satu hari.

Amnesty International mengatakan lusinan aktivis politik dan kritikus 
dijebloskan ke penjara sejak akhir 2009, termasuk mereka yang minta 
pemberlakuan sistem multi partai.


* KASUS KERACUNAN TIMAH DI CINA

Otoritas di Cina timur menangkap 74 orang dan menghentikan suplai listrik dan 
air untuk 652 pabrik menyusul skandal keracunan timah.

Pemerintah daerah Zhejiang menghentikan produksi di kota Taizhou setelah hasil 
penyelidikan 2 bulan membuktikan 172 orang termasuk 53 anak-anak jatuh sakit. 

Pada penyelidikan tersebut otoritas perlindungan lingkungan setempat menemukan 
148 kasus pelanggaran dan menjatuhkan denda 1,3 juta dolar. Kebocoran yang 
terjadi menyebabkan tingginya kandungan timah dalam darah penduduk dan terutama 
berbahaya bagi anak-anak yang bisa terhambat pertumbuhan fisik maupun mentalnya.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Cina yang sangat pesat, kasus-kasus 
keracunan akibat industri semakin sering terjadi.


* WARGA AUSTRALIA DILARANG MEMAKI

Warga Australia mungkin senang bicara blak-blakan, tapi akan ada peraturan baru 
yang membatasi cara bicara mereka, terutama makian.

Negara bagian terpadat kedua, Victoria akan meloloskan peraturan baru minggu 
ini, yang memungkinkan polisi menjatuhkan denda hingga 240 dolar Australia 
untuk orang yang menggunakan kata-kata menghina atau menyerang orang lain. 
Peraturan ini lebih ditargetkan pada makian yang disertain dengan tindakan 
mengesalkan dan mengganggu ketertiban publik.

Denda yang sama dengan kebut-kebutan atau parkir ilegal ini dimaksudkan untuk 
menghemat waktu polisi, jadi polisi tidak lagi harus membawa pelanggar ke 
pengadilan.


* KEJAHATAN KURANG, MABUK JALAN TERUS

Tingkat kejahatan antar remaja dan orang dewasa muda di Belanda menurun. 
Demikian laporan kementerian kehakiman di tahun 2008. UNtuk pertama kalinya 
dalam beberapa tahun, hukuman kerja bakti sosial lebih sedikit dijatuhkan atas 
remaja usia 12 hingga 18 tahun.

Sementara itu jumlah dewasa muda antara usia 18 hingga 24 tahun yang terlibat 
kejahatan juga berkurang.

Namun, jumlah orang muda yang dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan alkohol 
meningkat pesat. Tahun lalu dokter merawat 684 orang muda yang minum terlalu 
banyak. Ini merupakan peningkatan 37% dibanding tahun 2009.

Angka ini termuat dalam laporan Keracunan Alkohol antara Kaum Muda Belanda yang 
diterbitkan peneliti Universitas Twente bekerja sama dengan sejumlah rumah 
sakit di Belanda barat.


* JERMAN BERANG DITOLAK IRAN

Iran  sempat menutup bandaranya untuk pesawat kanselir Jerman Angela Merkel 
yang dalam perjalanan ke India. Pesawat dipaksa berputar-putar selama 2 jam di 
atas Turki sebelum mendapat ijin menyeberang Iran.

Hal ini membuat Merkel terlambat menghadiri pertemuan dengan PM Manmohan Singh 
dan Presiden Pratibha Patil serta menimbulkan kericuhan diplomatik.

Menurut menlu Guido Westerwelle hal ini sama sekali tidak bisa diterima dan 
menunjukkan tidak adanya respek kepada Jerman. Dia memanggil dubes Iran di 
Berlin untuk menjelaskan hal tersebut.

Alasan penundaan tidak disebutkan dan pesawat keempat yang ditumpangi 4 menteri 
dan anggota delegasi lain tidak ditahan. Merkel sendiri menolak berkomentar dan 
mengatakan senang bisa tiba dengan selamat.


* BERITA BURSA

Nilai tukar valas:
1.00 EUR = 1.44078 USD
1.00 EUR = 12,298.51 IDR
1.00 USD = 8,536.00 IDR


* HAKIM BELANDA 'TIDAK IDEAL' UNTUK PENGADILAN MLADIC

Ratko Mladic belum tiba di Den Haag. Namun tribunal PBB - di mana Mladic harus 
membela diri menghadapi tuduhan genosida dan kejahatan perang - sudah 
menunggunya. Yang akan menjadi hakim ketua adalah Alphons Orie, satu-satunya 
hakim Belanda yang terlibat dalam pengadilan kejahatan perang ini. Sayangnya, 
kebangsaan Orie mungkin akan menghalangi pekerjaannya. 


Robert Chesal


Mladic masih di Belgrado, Serbia, namun strategi pembelaannya di depan tiga 
hakim Tribunal  Yugoslavia atau ICTY (Tribunal Kriminal Internasional untuk 
Yugoslavia) sudah jelas. Mantan komandan Serbia Bosnia ini ingin mengikuti 
jejak rekannya, Radovan Karadzic, dengan menantang legitimasi tribunal. Dan 
ketika jalan hukum tidak bisa lagi ditempuh, Mladic -seperti juga Karadzic - 
akan mencoba menyingkirkan hakim Alphons Orie dari kasus ini. 


Hakim terhormat Orie bias dan tidak akan bisa bersikap adil karena ia orang 
Belanda, demikian Mladic akan mengklaim. Lagi pula, tak seorang Belanda pun 
yang tidak terpengaruh trauma nasional ketika pasukan PBB Belanda gagal 
mencegah pembunuhan massal di bawah perintah Mladic, di Srebrenica, Juli 1995. 

Waktu itu, sekitar 8000 muslim Bosnia dibunuh. Setelah bertahun-tahun 
penyelidikan dan penyusunan laporan resmi, pemerintah Belanda akhirnya mengakui 
bahwa pihaknya juga bertanggung jawab karena memberikan kesempatan tentara 
Mladic untuk melakukan kejahatan itu. Jadi bagaimana bisa seorang hakim Belanda 
- dengan semua rasa bersalah bangsanya - mempertahankan independensinya di 
ruang sidang? 

Tidak Relevan
Menurut Mischa Wladimiroff, rekan kerja Orie, itu tak akan jadi masalah. 
Wladimiroff mengatakan, hakim Orie tak bisa didiskualifikasikan hanya atas 
dasar kebangsaannya, ia bahkan tak bisa disingkirkan dari sidang walaupun 
misalnya ikut merasa bersalah atas Srebrenica.

"Itu generalisasi seenaknya." kata Wladimiroff. "Walaupun Belanda merasa ikut 
bertanggung jawab, bukan berarti mereka tak bisa adil menghadapi kasus ini. 
Menurut saya, itu tidak relevan. Kalau alasan itu bisa dipakai untuk 
menyingkirkan hakim Belanda, hakim Jerman juga harus didiskualifikasikan karena 
Jerman sangat cepat mengakui Kroasia ketika Yugoslavia pecah. Banyak alasan 
lain yang bisa dicari-cari. Saya pikir, presidium Tribunal telah 
mempertimbangkan hal ini dan berpikir, "Kami mencari orang terbaik untuk 
memimpin sidang ini, dan Orie-lah orangnya."

Bagaimana pun juga, Mladic bisa berargumentasi bahwa ada preseden untuk 
menyingkirkan Alphons Orie dari kasus ini. Pada 2008, mantan presiden Serbia 
Bosnia Radovan Karadzic berargumentasi bahwa Orie harus didiskualifikasikan 
dari kasus ini karena catatan karier hakim Belanda ini menunjukkan bahwa ia 
bias terhadap Serbia Bosnia.

Tribunal Yugoslavia menolak keras argumentasi ini, namun lembaga ini akhirnya 
mengeluarkan Orie dari kasus Karadzic, atas "alasan praktis". Penjelasan resmi 
ini diterima skeptis oleh beberapa pihak, dan Mladic, ketika nanti tiba di Den 
Haag, pasti akan mencoba memanfaatkan alasan penyingkiran Orie.

Kelihatannya Bias
Goran Sluiter, profesor hukum pidana internasional Universitas Amsterdam, 
setuju bahwa Alphons Orie adalah hakim terpercaya. Namun untuk menghindari 
kemungkinan bias, Sluiter harus mencari hakim ketua lain. 

"Idealnya, memang solusi yang lebih baik jika mereka memilih seorang hakim yang 
tidak terlibat dalam kasus-kasus yang berhubungan dengan Srebrenica dan 
Sarajevo, atau kasus lain di mana Mladic berperan. Namun tak ada seorang hakim 
pun di Tribunal Yugoslavia yang memenuhi kriteria itu. Kita harus percaya, 
semua hakim di sini profesional. Namun memang, harus diakui, ini bukan situasi 
ideal."

Dalam kasus Mladic, Alphons Orie didampingi hakim Bakone Justice Moloto dari 
Afrika Selatan dan ahli hukum Jerman Christoph Flugge.


* PROGRAM ANTI ROKOK INDONESIA TERBURUK DI DUNIA

Sementara pelbagai negara di dunia menggelar Hari Anti Tembakau Internasional, 
Indonesia berusaha keras menyadarkan masyarakat akan bahaya rokok. 

Program Anti Rokok Indonesia bahkan disebut-sebut sebagai program terburuk di 
dunia. Namun bukankah kampanye anti rokok ini justru merugikan warga, terutama 
warga miskin, melihat industri rokok Indonesia salah satu terbesar di dunia?

Menurut Wardah Hafidz dari Urban Poor Consortium di Jakarta, masalahnya tidak 
sesederhana itu, namun harus dilihat dari pelbagai aspek. Dari segi pemborosan 
uang dan dampak kesehatan, lebih baik jika orang-orang miskin tidak merokok. 

Kartu Gakin
Pembatasan atau larangan untuk tidak merokok di ruang publik, menurut Wardah 
justru menguntungkan orang miskin. Sebagai contoh ia menyebut ancaman yang 
dikeluarkan Pemda DKI Jakarta untuk tidak memberi orang miskin kartu Gakin 
(kartu bebas biaya untuk pasien, Red.) jika masih merokok. Artinya aturan itu 
menguntungkan mereka. 

Namun jika dilihat dari hak asasi secara sangat individualistik, mungkin mereka 
yang sudah terlanjur sangat tergantung pada rokok, akan rugi, tambah Wardah. 
"Tapi kalau secara lebh luas melihatnya, dari segi ekonomi dan kesehatan 
sebetulnya larangan atau pembatasan itu baik untuk orang-orang miskin."

Industri rokok
Namun Wardah Hafidz juga mengakui industri rokok Indonesia juga menguntungkan 
orang miskin karena mempekerjakan jutaan orang. "Kalau dilihat dari soal dia 
memberi lapangan kerja jutaan, itu betul. Tapi harus dilihat juga secara imbang 
bahwa dia menyebabkan permasalahan kesehatan yang selama ini tidak diukur."

Menurut Wardah juga harus dilihat seberapa besar dampak kesehatan yang harus 
ditanggung oleh khususnya orang-orang miskin. "Karena ketika mereka misalnya 
kena kanker, itu tidak ada jaminan apa-apa dari baik pemerintah, mau pun 
tanggung jawab dari industri rokoknya. Yang di situ menurut saya, cara 
melihatnya tidak imbang."

Kaya-miskin
Wardah selanjutnya mengatakan bahwa industri rokok memberikan ancaman tidak 
hanya kepada yang merokok tapi juga kepada orang-orang di sekitar si perokok 
itu. "Kalau yang kaya, mereka masih bisa memilih cara rokok yang lebih aman, 
membuat dampak kesehatan tidak terlalu besar pada dirinya atau lingkungannya."

Lain halnya dengan orang miskin, jelas Wardah. "Kalau orang-orang miskin, 
mungkin dia mendapat gaji, 5 ribu sebulan. Tapi ketika dia sakit, biayanya jauh 
lebih besar dari itu, belum lagi nanti anaknya terisap juga asapnya, atau 
isterinya, atau lingkungan sekitarnya."


* PENGADILAN WILDERS DAN MINUM SAMPAI PINGSAN

Wilders tidak melanggar hukum, karena tidak menghina umat Islam. Kian banyak 
remaja Belanda kecanduan alkohol dan minum sampai pingsan. Apakah kaitan dua 
berita ini?

Senin kemarin giliran Bram Moszkowicz, pengacara politikus Belanda anti Islam 
Geert Wilders menyampaikan pleidoinya. Sebagai pengacara tentu saja ingin agar 
kliennya tidak divonis. Geert Wilders antara lain dituduh menyulut kebencian 
dan menghina kelompok dalam hal ini muslim. 

Ia pernah menyamakan Al Quran dengan Meine Kampf, bukunya diktator Nazi Adolf 
Hitler. Makanya Al Quran harus dilarang. Ia juga pernah mengatakan Islam agama 
penyulut kekerasan. Pemimpin Partai untuk Kebebasan atau PVV ini juga pernah 
menjuluki para remaja Maroko yang suka bikin rusuh sebagai bajingan. Masih 
banyak lagi ucapan-ucapan anggota parleman Belanda ini yang membuat umat Islam 
tersinggung. Maka wajarlah kalau beberapa kelompok muslim Belanda menuntut agar 
Wilders divonis bersalah. 

Mengkritik Islam Boleh
Tapi Bram Moszkowizc, pembela Wilders yang merupakan pengacara kelas kakap 
Belanda itu, menilai ucapan-ucapan Wilders tersebut tidak melanggar hukum 
Belanda. Semua itu adalah untuk mengajak masyarakat mendiskusikan dan 
mengkritik Islam. Dan seorang politikus bebas untuk mengkritik agama.  Demikian 
tandas si pengacara. 

Menariknya dalam pengadilan Wilders ini, pengacara pendapatnya senada dengan 
jaksa. Jaksa juga menuntut agar Wilders tidak divonis bersalah. Minggu lalu 
mereka mengatakan, Wilders tidak melanggar hukum, karena ia hanya mengkritik 
Islam dan tidak menghina pemeluknya. Pengadilan akan diteruskan Rabu besok. Dan 
minggu depan hakim akan memutus vonis. 

Remaja Belanda dan Indonesia
Kalau di Indonesia orang dikagetkan oleh berita meningkatnya para perokok di 
kalangan remaja, di  Belanda masyarakat prihatin terhadap kian banyaknya remaja 
kecanduan alkohol. Mereka minum sampai mabok. Dan tidak hanya sebatas itu, tapi 
malah sampai pingsan atau koma, sehingga mereka dijuluki "comazuiper", peminum 
sampai koma.

Dalam kurun waktu empat tahun jumlah "peminum koma" di kalangan remaja Belanda 
menjadi empat lipat. Pada 2007 jumlah anak-anak yang dibawa ke rumah sakit 
karena keracunan alkohol sebanyak 300 orang. Tahun lalu jumlahnya meningkat 
menjadi 684 orang. 

Rata-rata umur remaja yang dirawat di rumah sakit gara-gara miras 15 tahun. Di 
antara remaja yang kondisinya parah,  terdapat 27 orang berusia 13 tahun. 
Sebenarnya jumlahnya mungkin lebih banyak dari itu, karena ini hanya 
berdasarkan data rumah sakit. Remaja-remaja yang berobat di dokter umum belum 
dihitung. 

Sepintas dua berita di atas tidak ada sangkut pautnya, tapi sebenarnya ada 
kaitannya.  Dua-duanya adalah ekses kebebasan di Belanda.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke