---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 22 Juni 2011 14:30 UTC



** CINA IZINKAN KUNJUNGAN PERORANGAN KE TAIWAN

** CINA PERINGATKAN AMERIKA SERIKAT

** KORBAN TEWAS KECELAKAAN PESAWAT RUSIA BERTAMBAH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGHEMATAN DI BELANDA EFEKNYA SEDUNIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PASPOR EROPA DIJUAL DI DEN HAAG

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: INDONESIA MARAH GARA-GARA RUYATI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AGAMA JUGA MEMANUSIAKAN MANUSIA



* CINA IZINKAN KUNJUNGAN PERORANGAN KE TAIWAN

TAIPEI (ANP) - Pemerintah Cina mengizinkan warga Cina berlibur ke Taiwan secara 
perorangan. 

Mereka tidak perlu menjadi anggota rombongan wisata. Surat-surat resmi untuk 
itu telah ditandatangani. Demikian media Cina melaporkan.

Turis-turis perorangan pertama diharapkan berkunjung ke Taiwan akhir Juni. 
Mereka berasal dari Beijing, Shanghai dan Xiamen.

Sejak perang saudara 1949 warga Cina dilarang bertolak ke Taiwan. Juli 2008 
pemerintah mengizinkan rombongan wisata Cina mengunjungi Taipei. Beijing tetap 
melarang kunjungan perorangan karena cemas warganya akan memilih untuk tidak 
kembali ke Republik Rakyat.

Taiwan lebih bebas dan barat ketimbang Cina yang konservatif. Republik Rakyat 
tetap memandang Taiwan sebagai provinsi yang memberontak.


* CINA PERINGATKAN AMERIKA SERIKAT

BEIJING (ANP) - Cina memperingatkan Amerika Serikat tidak mencampuri 
perselisihan soal perbatasan teritorial di Laut Cina Selatan. 

Ini adalah urusan negara-negara yang mengklaim kepemilikan atas perairan 
tersebut. Demikain kata menteri muda Luar Negeri Cina. Menurut Cui Tiankai, 
Amerika Serikat malah bisa mempersulit situasi. 

Amerika Serikat dan Vietnam Jumat (18/06) mengimbau pihak-pihak bersangkutan 
menghormati kebebasan pelayaran di Laut Cina Selatan serta mencari jalan keluar 
lewat jalur diplomatik.

Cina sangat cemas tentang 'provokasi-provokasi' hari-hari belakangan. Cina, 
Vietnam dan Filipina sudah berminggu-minggu berselisih tentang perbatasan 
perairan teritorial. Selain tiga negara ini, juga Malaysia, Brunei dan Taiwan 
mengklaim kepemilikan atas beberapa bagian di Laut Cina Selatan. 

Namun klaim Cina adalah yang terbesar. Republik Rakyat menyatakan berhak atas 
kawasan sebesar 1,7 juta kilometer per segi.


* KORBAN TEWAS KECELAKAAN PESAWAT RUSIA BERTAMBAH

MOSKOW (ANP) - Seorang anak yang selamat kecelakaan pesawat di Rusia Barat Laut 
Selasa (21/06), Rabu (22/06) akhirnya meninggal di rumah sakit. 

Jumlah korban tewas kini bertambah menjadi 45 orang. Demikian kata kementerian 
Kesehatan Rakyat. 

Anton Terechin (9) serta kakaknya Anastasia (14) adalah dua dari delapan korban 
selamat di republik bagian Karelia. Para korban diantar ke rumah sakit. 
Kebanyakan dari mereka mengalami luka berat.

Pesawat terbang jenis Tupolev TU-134 milik maskapai penerbangan RusAir jatuh 
sebelum mendarat di Petrozavodzk, sekitar 300 kilometer timur laut dari Sint 
Petersburg. Kecelakaan kemungkinan kesalahan pilot.


* LALU LINTAS UDARA AUSTRALIA AKTIF LAGI

SYDNEY (ANP) - Lalu lintas udara Australia perlahan-lahan mulai aktif lagi. 
Kendati demikian, banyak maskapai penerbangan masih mengalami penundaan besar.

Selasa (21/06) lalu lintas udara di Australia terhenti akibat awan abu. Awan 
abu berasal dari gunung berapi Cile, Puyehue, dan dibawa angin ke Australia. 
Pakar metereologi melaporkan awan abu telah meninggalkan kawasan udara 
Australia.

Dikhawatirkan awan abu dari gunung Puyehue masih bisa menimbulkan masalah 
pekan-pekan mendatang.

Juru bicara maskapai penerbangan Qantas mengatakan pembatalan penerbangan 
Selasa kemarin berdampak terhadap 20.000 penumpang. Diperkirakan Rabu ini 
(22/06) 50.000 penumpang masih akan merasakan dampaknya.


* BUKU HILANG DIKEMBALIKAN KE PERPUSTAKAAN

SYDNEY (ANP) - Perpustakaan di Australia memperoleh kembali eksemplar buku 
Insectivorous Plants.

Buku itu dipinjamkan 30 Januari 1889 dan setelah itu tidak dikembalikan lagi. 
Ketika belakangan dikembalikan, denda keterlambatan pinjaman buku telah 
mencapai 35.000 dolar Australia atau sekitar 319 juta rupiah.

Pelakunya adalah Ron Hyne. Ia memiliki buku itu selama setengah abad sebelum 
akhirnya menyerahkannya kepada Universitas Sydney. Pihak universitas belakangan 
menemukan cap perpustakaan, dan mengembalikan buku ke pemilik sahnya.


* KERUSUHAN SEKTARIAN DI BELFAST

BELFAST (ANP) - Lagi-lagi terjadi kerusuhan sektarian di Belfast Selasa malam 
(21/06). 

Seorang wartawan foto mengalami luka di kakinya ketika ditembaki orang tak 
dikenal. Juga dua orang lain cedera. Demikian stasiun televisi Inggris BBC 
melaporkan.

Kerusuhan besar-besaran juga terjadi Senin (20/06) di dan sekitar pemukiman 
Short Strand, bagian timur ibukota Irlandia Utara. Di sini tinggal banyak orang 
republiken. Mereka adalah warga Katolik yang mendukung penggabungan dengan 
Republik Irlandia. 

Pemukiman Short Strand dikelilingi pemukiman-pemukiman yang kebanyakan 
penduduknya unionis. Kelompok ini menuntut agar Irlandia Utara tetap merupakan 
bagian Britania Raya.

Dikabarkan lebih dari 500 orang ikut kerusuhan, yang oleh para pengamat disebut 
sebagai kerusuhan terparah dalam sepuluh tahun belakangan. Banyak perusuh 
mengenakan topi bivak untuk menghindari tidak dikenal dinas keamanan. 

Polisi dilempari berbagai benda. Sebuah mobil polisi ditembaki. Pihak berwenang 
mengatakan ini aksi yang disengaja, yang bisa saja menewaskan jiwa.


* PENJARA SEUMUR HIDUP UNTUK AKTIVIS BAHRAIN

MANAMAH (ANP) - Pengadilan di Bahrain menvonis penjara seumur hidup delapan 
aktivis terkemuka.

Mereka dituduh bersalah karena merencanakan kudeta dalam serangkaian protes 
awal tahun ini. Demikian kata kantor berita milik pemerintah BNA.

Sebanyak 21 tokoh oposisi diadili. Mereka divonis penjara dua hingga lima belas 
tahun. Menjelang proses pengadilan, berlangsung beberapa unjuk rasa. Demonstran 
Syiah memblokir sejumlah jalan. Demikian stasiun televisi Inggris BBC 
melaporkan.

Negeri di Teluk Persia diwarnai protes-protes massal awal tahun ini. Bahrain 
dipimpin kelompok kecil elit Suni. Negara ini dihuni mayoritas Syiah, yakni 70 
persen dari masyarakat Bahrain. Mereka didiskriminasi dan menuntut kekuasaan 
lebih besar.

Dengan bantuan dari antara lain militer Saudi, keluarga kerajaan mengakhiri 
protes. Sebagian besar penentang dipenjarakan.


* ITALIA TUNTUT BERAKHIRNYA PEMBOMAN DI LIBIA

ROMA (ANP) - Menteri Luar Negeri Italia, Franco Frattini ingin agar NATO 
menghentikan seketika serangan di Libia. Menurut Frattini langkah itu perlu 
sehingga bantuan kemanusiaan bisa masuk negeri tersebut.

Italia termasuk koalisi NATO yang hampir setiap hari melakukan serangan udara 
terhadap Libia guna melindungi warga dari kekerasan pasukan kolonel Muammar 
Gaddafi.

Menteri Frattini juga ingin agar NATO mengumumkan berapa jumlah warga sipil 
yang tewas dalam pemboman di Libia. Senin (20/06) sembilan warga tewas dalam 
serangan NATO. NATO mengakui ini disebabkan bom nyasar.


* PENYEMBELIHAN HEWAN TANPA DIBIUS 'PENGAMALAN AGAMA'

DEN HAAG (ANP) - Penyembelihan hewan tanpa dibius adalah bentuk 'pengamalan 
agama'. Demikian kata partai kristen demokrat CDA, partai kristen sosial 
konservatif ChristenUnie dan partai kristen ortodoks SGP. Mereka berpendapat 
penyembelihan hewan menurut ketentuan agama hanya boleh dilakukan jika 
diberikan izin untuk itu. 

Dokter hewan yang harus menghadiri penyembelihan, masih bisa membius hewan jika 
setelah 45 detik hewan belum pingsan. Hanya rumah jagal yang memenuhi 
syarat-syarat ketat diberi surat izin. Para pejagal harus memenuhi kriteria 
kompetensi. 

Demikian kata CDA, ChristenUnie dan SGP Rabu (22/06) dalam debat akhir 
menanggapi usulan Partai Hewan Belanda PVdD untuk mencabut pasal pengecualian 
dalam undang undang yang memungkinkan pejagal Yahudi dan Islam menyembelih 
hewan tanpa dibius.


* AL-QAIDA BEBASKAN TAHANAN YAMAN

ADEN (ANP) - Sekitar 40 tahanan berhasil lari setelah serangan al-Qaida 
terhadap sebuah penjara di Yaman.

Penjara menampung sekitar 100 pendukung jaringan al-Qaida.

Pendukung al-Qaida menyerbu penjara di ibukota provinsi al-Mukalla, Yaman barat 
daya, dengan senapan mesin. Seorang sipir tewas dalam baku tembak. Seorang 
dokter rumah sakit melaporkan beberapa anggota al-Qaida terluka.


* RUSIA CABUT LARANGAN IMPOR SAYURAN

BRUSSEL (ANP) - Rusia mencabut larangan impor sayuran Eropa, yang diberlakukan 
setelah merebaknya bakteri EHEC. Demikian Komisi Eropa melaporkan.

Ekspor sayuran ke Rusia bisa dimulai pekan ini, kata komisaris Eropa John Dalli 
(Kesehatan Rakyat).

Otoritas Rusia Rabu (22/06) menandatangani kesepakatan tentang pencabutan 
larangan impor. Itu dilakukan dalam kunjungan Dalli ke Moskow. Untuk sementara 
waktu, negara-negara anggota yang mengekspor sayuran ke Rusia harus menunjukkan 
lewat sertifikat bahwa produk mereka aman.


* KEBINGUNGAN SOAL LARANGAN IMPOR SAYURAN

BRUSSEL (ANP) - Rusia membantah akan mencabut seketika larangan impor sayuran 
dari Uni Eropa. Pihak berwenang Rusia menyebut pengumuman Komisi Eropa Rabu 
(22/06) 'berlebihan'.

Moskow terlebih dahulu ingin menerima daftar lembaga-lembaga dan laboratorium 
Eropa yang bisa menyerahkan sertifikat keamanan sayur.

Larangan impor diberlakukan sejak merebaknya bakteri EHEC. Menurut komisaris 
Eropa John Dalli (Kesehatan Rakyat), negara-negara Eropa diperbolehkan kembali 
mengekspor sayuran ke Rusia dengan syarat mereka bisa menunjukkan lewat 
sertifikat bahwa produk mereka aman. Dalli menyatakan telah menyepakati hal itu 
dengan pemerintah di Moskow. Kewajiban kepemilikan sertifikat, menurut Dalli 
adalah langkah sementara.


* BURSA SAHAM EROPA DIBUKA TURUN

AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa dibuka lebih rendah.

Indeks AEX di Amsterdam turun 0,6 persen pada 334,18 poin. Bursa saham 
Frankfurt, London dan Paris merugi hingga 0,3 persen.

1 euro = 1,4395 USD 
1 USD = 8.588,00 IDR 
1 euro = 12.365,77 IDR


* PENGHEMATAN DI BELANDA EFEKNYA SEDUNIA

Pemerintah Belanda ingin berhemat 18 miliar euro. Artinya, pemotongan anggaran 
besar-besaran. Anggaran di bidang militer, seni, penyiaran, keperawatan: semua 
dipotong. Penghematan ini tidak hanya mempengaruhi situasi dalam negeri, di 
Asia, Afrika, sampai Amerika Latin dampaknya juga terasa, terutama di 
negara-negara berkembang. Walaupun ternyata, dengan mengejutkan beberapa proyek 
bisa berdiri di atas kaki sendiri. Laporan Willemien Groot.

"Menyakitkan," begitu reaksi Farah Karimi mengenai penghematan di OxfamNovib. 
Organisasi pembangunan ini harus mengurangi seperempat anggarannya. Ketimbang 
menghemat di sana-sini, organisasi bantuan ini memilih cara ekstrem: OxfamNovib 
menghentikan aktivitas di Amerika Latin dan Asia tengah. 

"Di sejumlah negara, kami mulai mengurangi aktivitas. Dengan begitu kehadiran 
kami di sana jadi tak berpengaruh banyak. Namun di sisi lain, fokus pekerjaan 
yang lebih kecil juga menguntungkan. Kami jadi bisa mendalami spesialisasi 
kami. Kami dipaksa untuk menganalisis kekuatan kami dengan lebih tajam dalam 
menjawab persoalan soal kemiskinan dan ketidakadilan. Itu positifnya."

Fokus lebih tajam
Tiga organisasi bantuan terbesar Belanda: OxfamNovib, ICCO dan Cordaid. 
Ketiganya mengambil langkah serupa dalam menghadapi penghematan. Mereka memilih 
meninggalkan sejumlah negara dan lebih berfokus pada keahlian spesialisasi 
seperti pertanian, kewirausahaan masyarakat dan partisipasi sosial. Di satu 
sisi, menyakitkan untuk meninggalkan negara atau regio tertentu. Di sisi lain 
kebijakan memfokuskan bantuan ini sebenarnya sudah direncanakan bertahun-tahun 
lalu, hanya saja sekarang prosesnya jadi dipercepat. 

Pada 2010 ICCO menerima subsidi 131 juta euro dari pemerintah Belanda, 
sedangkan pada 2011 hanya sekitar 76 juta. Di Kamerun kepergian organisasi ini 
mengakibatkan terhentinya proyek besar untuk kayu bersertifikat ramah 
lingkungan. Sayang sekali, kata Peter Oomen, manajer regio di Mali. Proyek ini 
hampir berhasil, dan investasi yang sudah ditaman juga luar biasa besar. Selain 
itu, proyek ini relevan sekali dengan kewirausahaan masyarakat, salah satu 
titik berat fokus keahlian. 

"Sertifikat hampir didapat. Artinya, mereka diizinkan memproduksi kayu karena 
penebangan tidak akan merusak hutan, dan penduduk lokal bisa mendapat 
penghasilan dari kayu ini. Akibat penghematan proyek ini harus dihentikan. Dan 
bagi saya, pertanyaannya adalah: apakah masyarakat bisa menyelesaikan masalah 
ini sendiri? Terutama karena penebangan hutan ilegal sangat parah di negara 
seperti Kamerun."

Kaki Sendiri
Walaupun begitu, menurut Oomen, penghentian bantuan bukan berarti membatalkan 
semua proyek. Proyek kesehatan di Ghana, misalnya, bisa terus berjalan secara 
mandiri:

"Beberapa waktu lalu kami tetap aktif di sana. Walaupun organisasi lokal 
sebenarnya bisa meminta dana dari pemerintah atau pihak lain, kami tetap 
mendukung secara finansial karena kami sendiri ingin belajar. Misalnya lewat 
lembaga pengetahuan atau organisasi kesehatan. Sekarang kami berhenti membantu 
mereka, dan itu tidak masalah. Mereka melanjutkan proyek ini secara mendiri."

Kerja sama politik
Nico van Leeuwen, kordinator Cordaid di Amerika Tengah, melihat ancaman ekstra 
untuk program bantuan Belanda. Dengan penutupan kedutaan Belanda, tertutup pula 
kerja sama antara kedutaan, Cordaid dan LSM lokal. Di Guatemala, misalnya, 
karena penutupan kedutaan, proyek kerja sama untuk melibatkan masyarakat dalam 
politik lokal akan berakhir dua tahun lagi. Proyek ini salah satunya 
berinvestasi dalam memerangi korupsi dan menyusun UU sosial. 

"Saya pikir, proyek ini adalah contoh kerja sama yang bagus dalam program 
bilateral dan pembiayaan bersama. Kedutaan melihat situasi dan membantu 
menyetir visi pemerintah, sedangkan kami melakukan hal yang sama dari sisi 
kemasyarakatan. Proses demokrasi berjalan di tempat-tempat di mana masyarakat 
dan pemerintah bersentuhan."  

Proses macam ini awalnya terlihat rapuh. Menurut Van Leeuwen, sudah terlihat 
sekarang bahwa pengaruh Belanda perlahan surut. Penutupan kedutaan membuat 
Belanda tak bisa lagi menekan secara politik. 

Meninggalkan sebuah negara tak pernah mudah, kata Farah Karimi dari OxfamNovib. 
Kekhawatirannya mengenai kemampuan organisasi lokal dalam meneruskan aktivitas 
juga dirasakan ICCO dan Cordaid. Toh, Belanda bukan satu-satunya negara yang 
menghemat dalam bidang kerja sama pembangunan.


* PASPOR EROPA DIJUAL DI DEN HAAG

Tiap tahun, ribuan migran Somalia yang mengalami kesulitan melewati kawasan 
musuh untuk melarikan diri dari konflik. Kebanyakan dari mereka akhirnya 
memasuki negara Eropa, seperti Belanda. Ada beberapa yang diberi asil sementara 
ada pula yang nasibnya tidak beruntung. Dan yang bernasib buruk ini banyak yang 
menjadi kriminal. Berikut opini Kassim Mohamed, koresponden Africa Desk RNW. 

Ali Mohamed (25 tahun) tiba di Rotterdam lewat Italia tahun ini dan memutuskan 
untuk tidak mendaftarkan diri di pihak yang berwajib. Mereka mencari jalan 
ilegal untuk memasuki Inggris. "Saya dengar Belanda bukan tempat cocok untuk 
mencari suaka. Saya tidak mau hidup di jalanan. Saya mau mencoba mengadu nasib 
di London," kata Ali.

Ali mendapat kabar bahwa di Den Haag orang bisa membeli paspor. Saya 
menyaksikan Ali disuruh oleh seorang pria Ethiopia  untuk membawa pasfoto yang 
mirip dengan dia. Dalam waktu lima hari Ali pun berhasil mengantongi paspor 
Belanda dengan membayar seribu euro.

"Saya menelpon suadara-saudara saya di Kanada dan Norwegia untuk meminta uang 
dan berhasil mengumpulkan sejumlah dana. Saya tahu ini tidak baik, tapi saya 
tidak berniat menyakiti siapa pun. Saya hanya menghendaki kehidupan yang lebih 
baik, karena negara saya tidak nyaman." Demikian kata Ali sambil mempelajari 
foto yang tertera di paspor. 

Ali berniat untuk mengirim kembali paspor itu begitu tiba di tujuan akhirnya 
yaitu London. Ia menyeberang dari Prancis ke Inggris lewat  Calais. Petugas 
migrasi di kedua negara tidak tahu sama sekali. 

Diakui sebagai pencari suaka
Menepati janjinya untuk memberi tahu tentang proses permohonan suakanya, 
setelah tujuh belas hari Ali akhrinya menelpon saya.  "Saya sangat bahagia. 
Saya diakui sebagai pencari suaka dan di Inggris sini baik-baik saja. Saya juga 
berhasil mengirim kembali paspor ke orang yang menjual paspor itu kepada saya. 
Saya harap kiriman itu akan selamat sampai." 

Pria Ethiopia yang hanya menyebut jatidirinya sebagai Elamanyahu, karena takut 
tertangkap pihak berwajib Belanda, mengatakan, ia sudah beberapa tahun terlibat 
bisnis paspor palsu. Ia memiliki izin tinggal di Belanda.  

Paspor paling mahal
Menurut Elamanyahu, harga paspor antara tiga ratus sampai tiga ribu euro. 
Paspor Kanada dan Inggris lebih mahal dibandingkan dengan paspor negara-negara 
zona euro lain. 

"Paspor palsu berharga 300 dolar Amerika sementara paspor asli Eropa harganya 
antara tiga ratus sampai tiga ribu euro, tergantung dari negara mana. Paspor 
asli, seperti yang dipakai Mohamed, harus dikembalikan ke pemiliknya." 

Bisnis berisiko
Ini bisnis berisiko, tandas Elamanyahu, tapi mayoritas kliennya sudah putus 
asa. Mereka mau keluar dari kekacauan lingkungan mereka.   "Jika perlu saya 
ambil paspor dari migran lain yang sudah memiliki paspor di Eropa atau negara 
Barat lain dan pemiliknya diberi lima puluh persen dan sisanya untuk saya." 

Ali sekarang sudah tinggal di Inggris menggunakan nama lain dan ia merasa 
sangat lega. 


Selamat datang di Belanda
Di Belanda ada sekitar 27000 warga Somalia yang melarikan diri dari kekerasan 
di negaranya. Mayoritas merasa aman dan betah di Belanda.  
Saya berhasil berbicara dengan tiga puluh warga Somalia dari berbagai daerah di 
Belanda yang sudah memiliki status asil. Semua mengatakan, mereka berterima 
kasih kepada pemerintah dan rakyat Belanda. Mereka prihatin terhadap kekacauan 
di negara asal mereka. Mereka mengatakan, akan pulang kalau perdamaian di 
Somalia sudah terwujud.


* INDONESIA MARAH GARA-GARA RUYATI

Selasa kemarin banyak warga Indonesia turun ke jalan mengenakan pakaian seperti 
pemancung Arab Saudi untuk memprotes nasib TKW Indonesia Ruyati binti Satubi. 
Pekerja domestik berusia 54 tahun ini dipancung kepalanya Sabtu lalu di Arab 
Saudi karena membunuh majikannya, orang saudi berusia 70 tahun. Demikian 
artikel di koran Belanda NRC Handelsblad. 

Beberapa hari sebelum eksekusi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sewaktu 
pertemuan Organisasi Buruh Internasional ILO membacakan pidato berapi-api yang 
menekankan bahwa pemerintahnya sangat memperhatikan nasib tenaga kerja 
Indonesia di luar negeri. "Omong kosong!", teriak para aktivis setelah 
pengumuman pemancungan Ruyati.

Mengapa pemerintah RI tidak mengambil tindakan apa pun untuk menyelematkan 
warganya ini? Menurut Jakarta pemerintah Saudi tidak memberitahu tentang 
proses. Dari awal pemerintah Indonesia tidak dilibatkan. Karena itu eksekusi 
TKW ini keluar sebagai kejutan. Jakarta sementara ini memanggil pulang dubesnya 
di Riyadh dan mengajukan protes resmi kepada pemerintah Saudi.

NRC handelsblad menjelaskan Ruyati dihukum mati karena menusuk majikannya 
hingga tewas dengan pisau dapur Januari 2010. Ruyati menyatakan sang majikan 
tidak pernah berhenti berteriak dan dia tidak diijinkan keluar rumah. Ruyati 
sebenarnya ingin kembali ke Indonesia tapi ditahan sang majikan. Juli tahun 
lalu Ruyati mengaku melakukan pembunuhan tersebut.

Menurut pemerintah Indonesia, dalam 20 tahun terakhir ada 303 tenaga kerja 
Indonesia yang dijatuhkan hukuman mati, mayoritas dihukum di Malaysia. Tiga 
diantaranya benar-benar di eksekusi. Di Arab saudi ada 28 orang, 22 diantaranya 
TKI, yang menunggu hukuman mati. Pemerintah Jakarta belum lama ini mengatakan 
akan membayar setengah juta dolar ganti rugi untuk menyelamatkan salah satu 
diantaranya.

Kembali ke Belanda, menteri muda lingkungan Belanda Joop Atsma berpendapat 
bahwa kayu yang diproduksi di Malaysia memenuhi standar lingkungan yang 
ditetapkan. Karena itu ia mengijinkan menggunakan kayu tersebut untuk membangun 
proyek-proyek pemerintah. Tetapi hakim pengadilan Den Haag memutuskan bahwa 
sang menteri muda tidak berhak menentukan hal tersebut, dan mencabut kembali 
keputusan pemerintah.

Tahun lalu komisi penyidik lingkungan Belanda menetapkan bahwa kayu Malaysia 
tidak memenuhi persyaratan ramah lingkungan Belanda. Ramah lingkungan yang 
dimaksud, kayu-kayu ini tidak boleh ditebang di hutan tropis yang dilindungi, 
dan hutan-hutan Malaysia tidak boleh menderita akibat penebangan tersebut. 
Atsma tidak mengacuhkan nasihat komisi ini, dan sekarang dia dijegal oleh 
hakim. Demikian De Volkskrant. 

Malaysia punya label khusus untuk kayunya yang 'ramah lingkungan', MTSC. Label 
itu tidak dapat disamakan dengan label FSC ( Forest Stewardship Council), tapi 
sesuai dengan persyaratan PEFC (Programme for the Emdorsement of Forest 
Certification). Untuk organisasi lingkungan Greenpeace kayu berlabel FSC paling 
baik. FSC didirikan tahun 1993 bekerjasama dengan berbagai organisasi 
lingkungan dunia dan dunia bisnis. Label ini dianggap paling streng dan 
terpercaya.

PEFC ditentukan untuk tandingan FSC yang menurut mereka keliwat ketat. 
Didirikan oleh para pemilik penebangan hutan didukung oleh industri kayu dunia. 
Tiap negara bisa menentukan sendiri peryaratan kayu ramah lingkungan mereka, 
dan baru setelah itu ditinjau oleh PEFC. "Ini sertifikat palsu, karena masih 
banyak hutan tropis yang ditebang di Malaysia, " kata juru bicara Greenpeace.

Sekian tinjauan pers.


* AGAMA JUGA MEMANUSIAKAN MANUSIA

Pemerintah Arab Saudi meminta maaf karena tidak terlebih dahulu memberi tahu 
Indonesia sebelum  melaksanakan hukuman pancung terhadap Ruyati binti Sapubi. 
TKW ini dieksekusi di Mekkah karena dinilai pengadilan Arab Saudi bersalah 
melakukan pembunuhan terhadap majikannya. 

Menurut Annis Hidayah dari Migrant Care permintaan maaf tidak cukup. Ini memang 
iktikad baik, tambahnya, tapi yang penting bagaimana komitmennya terhadap 
orang-orang Indonesia lain yang divonis mati.

Memperingan  hukuman
Annis berpendapat ibu Ruyati bisa jadi melakukan pembunuhan itu karena membela 
diri. Soalnya si majikan itu, menurut Annis, sering menyiksa dan tidak memberi 
makan. "Sehingga ini juga harus menjadi hukum yang bisa memperingan hukuman."

Aktivis pembela tenaga kerja meragukan proses pengadilan ibu Ruyati berlangsung 
adil. Ia menilai pihak Arab Saudi selama ini tidak transparan. Selama di 
penjara dan proses pengadilan berjalan, tambah Annis,  Ruyati tidak bisa 
mengontak keluarganya. 

Menurut Annis bisa saja ibu Ruyati dipaksa mengaku bersalah. "Hak-hak korban 
selama proses hukum juga banyak tidak terpenuhi," tandas Annis.  Selain itu 
Ruyati, menurut Annis tidak memperoleh bantuan baik yuridis maupun psikologis.

Hak Asasi Manusia
Arab Saudi adalah negara Islam yang menerapkan syariat Islam seperti hukuman 
mati. Namun Annis berpendapat Arab Saudi juga seharusnya menghargai Hak Asasi 
Manusia (HAM). Dalam menerapkan hukum agama, menurut Annis, negara tempat 
kelahiran Islam ini, tidak bisa selalu mengataskan agama. "Karena agama juga 
memanusiakan manusia."

Menurut Annis Hidayah, baik Arab Saudi dan Indonesia hendaknya sudah harus 
meniadakan hukuman mati dalam hukumnya.

Peristiwa penganiayaan terhadapTenaga Kerja Indonesia (TKI) dan khususnya 
Tenaga Kerja Wanita (TKW) di negara Arab itu, sudah sering terjadi. Oleh karena 
itu Migrant Care berpendapat, lebih baik pulangkan saja TKI dari sana.

"Karena buat apa kita mengirim manusia kalau hanya untuk disiksa dan dipancung."

Peran pemerintah dan Presiden
Namun kalau TKI dipulangkan berarti menambah jumlah pengangguran di Indonesia. 
Menurut Annis Hidayah justru di sinilah tanggung jawab pemerintah untuk 
menciptakan lowongan kerja buat warganya. 

Terakhir ia mengimbau agar presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada di depan 
dalam untuk membela warga negara.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke