---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 10 Agustus 2011 14:40 UTC



** BELANDA NOMOR SATU DI BIDANG INVESTASI

** SELASA MALAM LONDON TENANG

** DUA KOMANDAN PEMBERONTAK FILIPINA BERTEMPUR

** GEMA WARTA TOPIK TINJUAN PERS: MUSEUM DUNIA INGIN JADI MUSEUM ASIA

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: BEGADANG DEMI PASIEN MUSLIM

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: MUSEUM MALUKU HAMPIR BANGKRUT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ANIS HIDAYAH TERIMA HADIAH HRW



* BELANDA NOMOR SATU DI BIDANG INVESTASI

Bank Sentral Belanda menyatakan, Belanda adalah nomor satu di bidang penanaman 
modal baik ke luar negeri maupun dari luar negeri. Menurut laporan Dana Moneter 
Internasional IMF baru-baru ini, pada akhir 2009, jumlah investasi Belanda ke 
luar negeri senilai 3700 miliar dolar. Sebaliknya penanaman modal asing di 
Belanda berjumlah 3000 miliar dolar. Nomor dua adalah Amerika. Investasi ke 
luar negerinya 3500 miliar dolar dan dari luar negeri senilai 2300 miliar 
dolar. Di posisi ketiga adalah Luxembourg yang nilai investasi ke luar 
negerinya 1750 miliar dolar dan modal asing yang ditariknya senilai 1800 miliar 
dolar.


* SELASA MALAM LONDON TENANG

Kondisi London kemarin malam tenang. Setelah terjadi kerusuhan, penjarahan dan 
kebakaran akhirnya polisi berhasil mengendalikan keamanan. Enam belas ribuan 
polisi dikerahkan di ibu kota Inggris tersebut untuk mencegah kerusuhan. Di 
kota-kota lain sempat terjadi berbagai insiden. Di Manchester dan Liverpool 
puluhan penjarah ditangkap setelah mereka membakar pelbagai mobil. Penangkapan 
juga terjadi di Nottingham, Birmingham, Leincester dan Wolverhampton. Selain 
polisi pertahanan sipil juga dikerahkan. Sejak Sabtu lalu sekitar 700 orang 
ditahan, karena melakukan penjarahan, pembakaran dan perusakan. Polisi sulit 
mengikuti jejak perusuh yang bergerak cepat, karena menggunakan social media 
dan blackberry untuk berkomunikasi.


* DUA KOMANDAN PEMBERONTAK FILIPINA BERTEMPUR

Enam orang terbunuh dan ratusan warga sipil terpaksa mengungsi gara-gara 
pertempuran antara dua komandan pemberontak muslim di Filipina Selatan. 
Demikian dinyatakan pihak berwajib Rabu (10/08). 
Komandan Fron Pembebasan Islam Moro MILF, Adzmie, melancarkan serangan terhadap 
Abunawas, komandan kelompok pemberontak yang memisahkan diri beberapa saat 
silam. Militer Filipina mengatakan, mereka berupaya melindungi warga sipil di 
pulau Mindanao dan menghindari betrok dengan pemberontak. Pemerintah Filipina 
menduga peristiwa ini tidak akan mempengaruhi perundingan damai dengan MILF. 
Kelompok ini semula bercita-cita mendirikan negara Islam di Mindanao yang 
didominasi Katolik.


* JEPANG SEGERA PUNYA PEMIMPIN BARU

Akhir bulan in Jepang mungkin sudah punya pemimpin baru, yang keenam dalam lima 
tahun. Demikian dilaporkan berbagai koran Rabu (10/08). Perdana menteri Naoto 
Kan, yang mulai menjabat Juni lalu, diduga akan mengundurkan diri segera. Hal 
ini karena desakan oposisi konservatif dan beberapa anggota partainya sendiri.  
Media Jepang menyebut menteri keuangan Yoshihiko sebagai calon kuat untuk 
menjadi perdana menteri. Calon lain adalah Sumio Mabuchi. Namun hasil jajak 
pendapat menunjukkan menlu Seiji Maehara bisa banyak meraih dukungan, tapi ia 
sendiri belum menyatakan berminat menjadi calon.


* TENTARA SURIAH SERANG KAWASAN BARAT DAYA

Rabu (10/08) tentara Suriah menyerbu dua kota di barat daya negeri itu. Saat 
menyerang  Taftanaz dan Sermin di dekat perbatasan dengan Turki tentara 
menggunakan tank. Demikian dilaporan penduduk lokal. Menurut Pusat Pengawasan 
Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, seorang perempuan tewas di Taftanaz. Selasa 
lalu tentara membunuh setidaknya 30 warga sipil saat melancarkan operasi di 
desa-desa di seputar Hama, Suriah utara, dan di kota  Binnish dekat perbatasan 
Turki.


* AI WEIWEI BERBICARA DENGAN MEDIA

Ai Weiwei, tokoh pengkritik pemimpin komunis Cina, untuk pertama kali 
diwawancara sejak dibebaskan dari tahanan. Wawancaranya dipublikasikan di koran 
Global Times Rabu (10/08). Ini terjadi sehari setelah Weiwei menyebarkan lewat 
twitter kritikannya terhadap pemerintah Cina. Komentarnya terhadap pemerintah 
di wawancara dengan Global Timers bernada moderat. Ini bertentangan dengan isi 
twitter yang disebarnya sebelumnya.


* POLISI NORWEGIA LAMBAN KE UTOYA

Polisi Norwegia mengaku, pihaknya menempuh jalan lebih lama dari biasanya ke 
pulau Utoya saat terjadi penembakan di pulau tersebut beberapa saat silam. 
Demikian dilaporkan channel televisi NRK. Polisi terpaksa menempuh jarak 3,6 
kilometer dengan perahu, padahal lewat jalur lain jaraknya hanya 670 meter ke 
pulau tersebut. Polisi Norwegia sempat dihujani kritik, karena terlalu lama 
polisi baru tiba di Utoya, tempat  Anders Behring Breivik melakukan pembantaian 
pada 22 Juli lalu.


* TERSANGKA TERORIS BELANDA DIBEBASKAN

Seorang tersangka teroris Belanda yang ditangkap dua minggu lalu dibebaskan. 
Selasa pengadilan di Rotterdam memutuskan, bukti tidak lengkap untuk tetap 
menahan pria tersebut.Pria berusia 34 tahun yang tinggal di Almere, 30 
kilometer utara Amsterdam, diduga terlibat jaringan jihadis berdasarkan 
penyelidikan dinas intelijen Belanda AIVD. Ia diduga berencana bergabung dengan 
al-Qaeda.


* MUSEUM DUNIA INGIN JADI MUSEUM ASIA

Sejumlah museum Belanda mengecam keinginan salah satu museum di kota Rotterdam, 
Wereldmuseum, yang ingin menjual sebagian koleksi mereka dan mengkhususkan diri 
menjadi museum barang-barang seni Asia. Wereldmuseum - atau Museum Dunia - 
ingin melelang koleksi benda seni Afrika dan Amerika Latin. Uangnya digunakan 
agar mereka bisa independen dan tidak tergantung dari subsidi pemerintah. 
Demikian tulis koran Trouw.

Menurut direktur Museum Volkenkunde Leiden Steven Engelsman, "Tugas museum 
adalah menjaga koleksi barang seninya. Dan bukan yang lain." Wereldmuseum telah 
mengumpulkan koleksinya selama 125 tahun.

Sebagian besar adalah donasi dari para pengumpul benda seni Rotterdam. "Para 
pemberi ini ingin agar koleksi mereka tetap terbuka untuk umum. Jadi tidak 
boleh begitu saja dijual. Mungkin di masa mendatang orang akan takut untuk 
menyumbangkan koleksinya, karena takut dijual," lanjut Engelsman.

Menurut banyak pihak, Wereldmuseum punya koleksi benda seni Afrika terbaik di 
Belanda. Tapi direkturnya, Stanley Bremer, justru mengatakan, mereka punya 
koleksi barang seni terbaik dari Asia dan Oceania. Yang menarik, Maret lalu 
Wereldmuseum melelang dua lukisan karya pelukis terkemuka Indonesia Hendra 
Gunawan dengan harga yang jauh di luar dugaan, lebih dari satu juta euro. Uang 
itu digunakan untuk membeli sebuah patung Budha dan sejumlah benda seni Asia 
lainnya.


* BEGADANG DEMI PASIEN MUSLIM

Kaum muslim Den Haag tidak perlu lagi berhari-hari sakit gigi karena tidak 
ingin membatalkan puasa dan ke dokter gigi siang hari. Dr. Peter Thiel bersedia 
begadang demi memeriksa pasien setelah berbuka puasa.

Sakit gigi pada bulan Ramadan? Harus ke dokter gigi tapi ingin tetap puasa? Di 
Indonesia, ini mungkin bukan masalah besar karena praktik dokter juga buka pada 
malam hari. Tapi di Belanda, di mana semua toko dan kantor pelayanan publik 
tutup pukul 18.00 sore, masalah ini bisa jadi dilema. Untungnya di Kijkduin, 
Den Haag, Dr. Peter Thiel dari Apollonia Dentistry menawarkan jalan keluar: 
kaum muslim yang sakit gigi bisa datang setelah berbuka puasa.

Brilian
Di Belanda, membuka praktik dokter gigi hingga malam hari bukan hal biasa. Bisa 
dibilang, dokter Thiel adalah satu-satunya dokter gigi yang bisa didatangi 
malam-malam. Lalu kok bisa, sih, punya ide brilian buka praktik khusus untuk 
pasien muslim?

NULLDua minggu lalu, saya minta seorang pasien Maroko datang kembali untuk 
kontrol. Dia bilang, NULLWah, kalau kontrolnya minggu depan, nggak bisa. Sudah 
mulai Ramadan dan saya puasa, jadi tidak boleh memasukkan benda apa pun ke 
mulut,NULLNULL dokter yang ramah ini memulai cerita. NULLTiba-tiba saya punya 
ide dan bilang, NULLYa sudah, datang selepas magrib saja. Saya akan buka 
praktik sampai tengah malam. Khusus untuk Ramadan,NULL kata dokter Thiel kepada 
Radio Nederland.

Ramai
Magrib di Belanda baru tiba sekitar pukul 21.30, jadi bisa ditebak: tiap hari 
dokter Thiel harus melayani pasien sampai tengah malam. NULLTapi saya nggak 
keberatan, kok. Ramadan kan cuma empat minggu, katanya. Lagipula, tambahnya, 
praktik gigi Apollonia punya beberapa dokter. Jadi dari pagi sampai siang, 
dokter Thiel bisa menyerahkan pelayanan gigi pada rekan-rekan lain.

Praktik selepas magrib ini tentu ditujukan untuk kaum muslim, tapi adakah 
pasien NULLbiasa yang juga datang malam hari? NULLSampai sekarang, sih, belum 
ada, karena mereka tentu saja bisa datang siang-siang.

Menilik kota Den Haag yang punya banyak pendatang muslim, tidak mengherankan 
kalau praktik malam dokter Thiel lumayan ramai dikunjungi. NULLPer malamnya 
bisa dua atau tiga pasien. Biasanya mereka sudah bikin janji sebelumnya, tapi 
ada juga yang langsung datang tanpa janjian.

Karier
Dokter Thiel lahir di Jerman dan menamatkan pendidikan kedokterannya di 
Universitas Freiburg. Ia lalu pindah ke Afrika Selatan dan selama 
bertahun-tahun membuka praktik di sana. Beberapa tahun lalu ia memutuskan untuk 
kembali ke Eropa karena NULLAfrika sudah tidak seperti dulu lagi.

Lalu mengapa menjatuhkan pilihan pada Belanda? NULLDi Eropa, bagi saya Belanda 
yang paling enak. Negaranya berorientasi internasional, sistem asuransi 
kesehatannya bagus, penduduknya juga terbuka menerima orang asing, jelas dokter 
yang fasih berbahasa Belanda ini.


* MUSEUM MALUKU HAMPIR BANGKRUT

Pengurus Museum Maluku atau MuMa di kota Utrecht, Belanda Tengah, mengumumkan, 
mereka mungkin  harus menutup museum tahun 2013, karena tidak punya cukup dana. 
Tiap tahunnya dibutuhkan paling sedikit 400 ribu euro, dan itu tidak bisa 
diperoleh dari hasil penjualan tiket masuk saja.

Ketua dewan pengurus, Dita Vermeulen, menjelaskan kepada Radio Nederland 
Wereldomroep. Tahun 1995 masyarakat Maluku di Belanda mendapat dana dari 
pemerintah sebesar 3,6 juta euro untuk mendirikan Museum Maluku. Dengan dana 
itu mereka antara lain membeli gedung yang saat ini masih ditempati, 
mengumpulkan koleksi dan kalau dibutuhkan membeli barang-barang bersejarah yang 
dipamerkan di museum lain. Muma terutama mengisahkan sejarah orang Maluku di 
Belanda, yang jarang disorot pihak lain.

Kehabisan dana
Selain suntikan dana tahun 1995, Museum Maluku tidak pernah menerima dana lain 
dari pemerintah Belanda. Selama 16 tahun, dari hasil penjualan tiket masuk, 
sponsor dan lain-lain, museum masih bisa bertahan. Tapi penghasilan mereka 
sangat berkurang. "Kami tidak berhasil mengumpulkan uang dalam jumlah yang 
sama, sehingga kami hanya bisa buka beberapa tahun ke depan. Kami sudah hampir 
kehabisan dana."

Museum Maluku sengaja didirikan terpisah dari museum Belanda lainnya. "Apabila 
kami menjadi bagian dari Rijksmuseum (museum nasional) di Amsterdam, ribuan 
orang dari seluruh penjuru dunia akan datang. Tapi koleksi Maluku hanya ada di 
satu ruangan kecil saja." Sedangkan sekarang semua orang yang tertarik akan 
sejarah Maluku harus datang khusus ke kota Utrecht.

Kurang Pengunjung
Museum Maluku tergolong museum kecil. Pengunjung yang datang ke museum ini juga 
tidak banyak. "Hanya orang-orang khusus saja. Orang-orang Maluku yang tinggal 
di Belanda atau dari negara lain di dunia, juga dari Indonesia. Para ilmuwan 
yang ingin tahu tentang Maluku dan orang-orang non-Maluku yang sangat tertarik 
akan sejarah orang Maluku." Dita Vermeulen sadar jumlah itu tidak banyak. 
Karena itu mereka tidak bisa bergantung dari hasil penjualan karcis masuk.

Pihak museum telah memeras otak untuk menarik lebih banyak pengunjung. Mereka 
tidak mau menaikkan harga tiket masuk. Usaha mereka, misalnya, dengan membuka 
restoran khusus berhidangan khas Maluku dan Indonesia. Ini bisa menarik 
pengunjung lebih banyak. Tapi ide itu tidak bisa direalisasi karena gedung 
museum mereka adalah bagian dari monumen kota Utrecht yang dilindungi.

"Kami tidak boleh memperluas bangunan. Tidak boleh mengubah arsitektur taman, 
tidak boleh menebang pohon begitu saja. Karena itu kami hanya bisa 'bermain' 
dengan ruangan yang ada," jelas Dita Vermeulen. Museum juga punya satu bangsal 
kecil, yang disewakan untuk berbagai kegiatan, tapi uang yang masuk tidak 
banyak.

Subsidi pemerintah
Dari 1990 hingga 1995 masyarakat Maluku di Belanda tiap tahunnya menerima 
subsidi dari Den Haag, termasuk untuk museum. Tahun 1995 subsidi dihentikan dan 
sejak saat itu mereka tidak pernah lagi dimasukkan ke dalam daftar penerima 
subsidi. Untuk meminta lagi sangat sulit. Selain itu pemerintah Belanda saat 
ini berencana mengurangi anggaran di bidang kebudayaan, dan tidak mengutamakan 
kepentingan kaum minoritas. Museum Maluku memang pernah menerima subsidi dari 
sejumlah departemen, tapi itu hanya sumbangan satu kali saja.

Pemerintah kota Utrecht tidak pernah menawarkan subsidi kepada Museum Maluku, 
karena MuMa tidak mengkhususkan diri tentang Utrecht atau penduduk Utrecht. 
Belakangan ini mereka mendapat sumbangan dari pemkot karena masuk bagian proyek 
pendidikan anak-anak sekolah. Banyak anak sekolah Utrecht yang datang untuk 
mempelajari sejarah orang Maluku di Belanda.

Tidak Beken
Satu hal penting yang harus dilakukan pengurus: mempopulerkan Museum Maluku di 
kalangan penduduk Belanda. Tapi untuk itu mereka harus menawarkan sesuatu yang 
istimewa. "Secangkir kopi dengan pastel atau makanan khas lainnya. Atau nasi 
rames yang enak. Itu bisa menarik pengunjung untuk datang ke museum." Dita 
Vermeulen mengakui, mereka juga tidak pernah mempromosikan museum kepada bangsa 
Asia lainnya.

Di Belanda banyak tinggal warga keturunan Indonesia, tapi kebanyakan tidak 
berminat datang mengunjungi museum. "Itu karena latar belakang sejarah. 
Seharusnya kami juga mempopulerkan Maluku kepada semua orang, termasuk orang 
Indonesia." Ingat saja pepatah "Tak kenal maka tak sayang."

Masa depan
Untuk dapat bertahan, pengurus Museum Maluku harus menghitung berapa banyak 
dana yang dibutuhkan agar bisa menjalankan tugas utama mereka. Mereka juga 
memikirkan kemungkinan bekerja sama dengan museum lain. Atau mendekati sejumlah 
perusahaan besar yang mungkin berminat. Tetapi yang pertama dan terpenting 
adalah meminta petunjuk dan bantuan dari masyarakat Maluku di Belanda.

Menurut Dita Vermeulen, rata-rata orang Maluku di Belanda punya penghasilan 
tidak besar. Selain itu orang Maluku juga banyak mengirim uang untuk keluarga 
di Maluku atau membantu lingkungan tempat mereka tinggal. Jadi MuMa tidak bisa 
berharap banyak. "Kami tidak bisa meminta sumbangan dalam jumlah besar. Tapi 
tiap euro yang masuk, kami sambut dengan tangan terbuka."


* ANIS HIDAYAH TERIMA HADIAH HRW

Persepsi pemerintah Indonesia terhadap PRT memang belum berubah. Menurut 
Jakarta, PRT adalah para pekerja yang tidak layak dan karena itu tidak punya 
hak. Padahal dunia internasional sudah mengakui mereka adalah pekerja yang 
hak-haknya harus dilindungi.

Indonesia justru menyusun roadmap untuk menghentikan PRT kerja di luar negeri. 
Tapi dengan penghargaan Human Rights Watch ini, yang akan diterima awal 
November di New York, Anis Hidayah, direktur eksekutif LSM Migrant Care, 
berharap masalah hak buruh migran akan terus diangkat ke permukaan publik dan 
pemerintah Indonesia terus didorong dan diyakinkan bahwa PRT layak diperlakukan 
sebagai sesama manusia.

Diskriminasi
Masih banyak negara yang bersikap diskriminatif terhadap PRT. Migrant Care juga 
tidak pernah mimpi akan menerima penghargaan HRW. LSM ini berharap suatu saat 
akan terwujud sistem perlindungan di seluruh dunia tentang jaminan hak-hak 
layak untuk PRT.

Penghargaan HRW juga mengingatkan banyak negara bahwa masalah ini memang sangat 
penting dan krusial, karena menyangkut soal diskriminasi, eksploitasi dan 
penindasan yang selama ini secara sistematis dialami para pekerja domestik, 
baik di dalam maupun di luar negeri.

Semangat
Dengan penghargaan HRW ini Anis Hidayah berharap semangat Migrant Care tidak 
surut, tapi justru semakin gigih memperjuangkan hak-hak para pekerja. Apalagi 
Indonesia sampai hari ini belum memiliki hukum nasional tentang perlindungan 
PRT. Selain itu Indonesia belum meratifikasi konvensi PBB, termasuk juga 
konvensi ILO untuk perlindungan buruh migran.

Anis Hidayah berharap, dengan terangkatnya masalah ini, Indonesia akan 
mempunyai political will untuk melakukan beberapa hal yang seharusnya dilakukan 
dalam rangka perlindungan pekerja migran domestik.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke