---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Senin 15 Agustus 2011 14:40 UTC
** MUBARAK KEMBALI MENGHADAP HAKIM
** PEMBERONTAK LIBYA CATAT SUKSES
** CAMERON AKAN GUNCANG LONDON
** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENDEKATAN MILITER UNTUK PAPUA SALAH
* MUBARAK KEMBALI MENGHADAP HAKIM
KAIRO (ANP) - Senin ini Presiden Mesir Hosni Mubarak yang digulingkan kembali
menghadap hakim. Demikian pemberitaan televisi Mesir. Ia mengkuti proses
pengadilan sambil terbaring di atas tempat tidur lipat.
Mubarak, yang lengser 11 Februari lalu, menyusul unjuk rasa yang berlangsung
berminggu-minggu, diadili karena menyalahgunakan jabatan dan terlibat kematian
850 demonstran. Pada hari pertama sidang, 3 Agustus lalu, ia menyatakan tidak
bersalah.
Mubarak diadili bersama dua putranya, Gamal dan Alaa, mantan menteri dalam
negeri Habib al-Adly dan enam komandan polisi.
Sejak sidang pengadilan pertama, Mubarak ditahan di rumah sakit militer di
Kairo. Mulai pertengahan April sampai 3 Agustus, Mubarak berada di tempat
permandian Sharm el-Sheikh di Laut Merah, setelah mengalami serangan jantung.
Tapi para dokter menilainya cukup kuat untuk diadili. Senin ini Mubarak tampak
tenang, sementara berbicara dengan putra-putranya.
Di luar pengadilan ketegangan meningkat sebelum Mubarak tiba. Sejumlah warga
pro dan anti mantan presiden baku hantam. Lainnya meneriakkan umpatan dan
beberapa pendukung Mubarak melemparkan batu. Ketika Mubarak tiba di depan
gedung pengadilan, lawan-lawannya berteriak: "Hakim, bangunlah! Mubarak
membunuh saudara-saudara laki-laki saya! Eksekusilah pembunuh itu!".
Pendukungnya berteriak bahwa Mubarak tidak bisa disamakan dengan bekas diktator
Irak, Saddam Hussein, yang dijatuhi hukuman mati.
* PEMBERONTAK LIBYA CATAT SUKSES
TRIPOLI (ANP/AFP/RTR) - Pemberontak Libya berhasil menutup ibukota Tripoli dan
Muammar Gaddafi dari dunia luar. Sementara ini Gaddafi mengimbau pendukungnya
mempersiapkan diri untuk bertempur.
Pemberontak mengkalim menguasai kota Surman 60 kilometer di sebelah barat
Tripoli. Garyan di bagian selatan ibukota juga jatuh di tangan pemebrontak.
Di kota pelabuhan Zawiyah, yang strategis, 50 kilometer di sebelah barat
Tripoli, pemberontak dan kaum pendukung Gaddafi memperebutkan kekuasaan.
Pemberontak dikabarkan bertahan.
Apabila Zawiyah juga jatuh ke tangan pemberontak, maka Tripoli tidak dapat
dijangkau lagi lewat darat, sementara NATO memblokir jalan lewat laut. Kalalu
pemberontak berhasil, suplai bahan pangan dan bahan bakar ke Tripoli terhenti.
* CAMERON AKAN GUNCANG LONDON
LONDON (ANP/AFP/RTR) - Perdana Menteri Inggris David Cameron ingin mengguncang
negerinya menyusul kerusuhan hari-hari belakangan. Ia berjanji akan mencegah
kemerosotan moral dan bila perlu menyesuaikan kebijakan pemerintah. Niatnya ini
diutarakannya Senin dalam pidato di depan organisasi pemuda di distrik
pemilihan makmur, Witney.
Menurut Cameron kerusuhan disebabkan oleh karena "tidak ada rasa tanggung
jawab, karena egoisme, anak-anak yang tidak berayah, sekolah-sekolah yang tak
berdisiplin, pemberian upah tanpa jerih payah dan hak tanpa tanggung jawab."
Menurut perdana menteri dari kubu konservatif ini "negeri kami sudah terbangun.
Masalah sosial yang sudah bertahun-tahun memborok, meledak di depan mata kita.
Masyarakat loyo." Untuk mengubahnya, Cameron akan memeriksa kebijakan
pendidikan, perawatan dan kebijakan bagi pecandu narkoba.
* SALJU LANDA SELANDIA BARU
WELLINGTON (ANP) - Selandia Baru dilanda hujan salju yang terparah selama 30
tahun lebih. Para pakar metereologi memperingatkan suhu udara akan tetap dingin
sampai Kamis mendatang dan salju akan bertambah lebih banyak lagi.
Banyak jalanan ditutup dan penduduk daerah-daerah bukit di sekitar ibukota
Wellington, diperingatkan bisa terjebak salju.
,,Penduduk di sekitar Wellington harus siap-siap menghadapi situasi parah,"
kata Rian Van Schalkwyk dari dinas perlindungan rakyat di Wellington.
* SPANYOL HENDAK BERIKAN SUAKA KEPADA ASSAD
MADRID (ANP) - Pemerintah Spanyol bersedia memberikan suaka kepada Presiden
Suriah Bashar al-Assad bersama keluarganya untuk mengakhiri krisis berdara di
Suriah. Menurut koran El Pais tawaran ini disampaikan diam-diam oleh utusan
khusus Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero. Tapi Assad menolak
tawaran Spanyol. Demikian koran El Pais edisi Senin ini.
* TENTARA SURIAH SERBU HOMS
HOMS (ANP/AFP) - Senin ini tentara Suriah menyerbu kota-kota di provinsi Homs
dengan pelbagai tank. Menurut kalangan aktivis di kota Houla berlangsung baku
tembak dahsyat.
Pemerintah berupaya menguasai semua pusat-pusat perlawanan terhadap rezim
Bashar al-Assad. Sebelumnya, tentara berupaya menghentikan protes antara lain
di kota Hama dan Deir al-Zor dengan kekerasan.
Ahad kemarin, rezim Bashar al-Assad untuk pertama kalinya mengerahkan angkatan
laut menghadapi pengunjuk rasa yang sudah berbulan-bulan turun ke jalan.
Kapal-kapal angkatan laut menembaki permukiman kota Latakia.
* ANGGOTA AHMADIYYAH DIHUKUM PENJARA
SERANG (ANP/AFP) - Anggota Ahmadiyyah di Indonesia, divonis hukuman penjara
enam bulan. Deden Sudjana, bela diri dan membela warga lain terhadap massa
muslim radikal. Menurut hakim, dia berslaah melakukan penganiayaan. Di samping
itu ia juga menolak perintah meninggalkan rumahnya di Cikeusik.
Serangan terhadap Ahmadiyyah mengejutkan Indonesia dan luar negeri karena
gambaran-gambaran video.
* KORBAN TEWAS AKIBAT SERANGAN DI IRAK
KUT (ANP/AFP) - Dua serangan bom yang terjadi hampir serentak di kota Kut, di
pusat Irak, menewaskan 52 orang hari ini. Sekitar 90 orang luka-luka, kata
seorang dokter di rumah sakit lokal al-Zahra.
Menurut pejabat keamanan sebuah bom mobil dan ranjau meledak di bagian pusat
kota yang ramai, 160 kilometer di sebelah selatan ibukota Bagdad.
Serangan terbesar di kota syiah yang relatif tenang ini, terjadi tahun lalu.
Ketika itu 30 orang tewas dan hampir 90 lainnya luka-luka akibat aksi bunuh
diri terhadap kantor polisi.
Di bagian lain Irak kekerasan Senin ini menewaskan tujuh tentara dan polisi. Di
kota Baquba, di sebelah utara Bagdad, pria-pria bersenjata membunuh empat
tentara di dekat pos pemeriksaan tentara Senin ini. Di sana 14 orang luka-luka
akibat dua serangan bom. Di kota Tikrit, juga di bagian utara Bagdad, tiga
orang polisi dibunuh.
Kekerasan di Irak berkurang tahun-tahun terakhir, tapi serangan masih terjadi
secara berkala. Kekerasan di bulan Juli menewaskan 259 warga Irak.
Akhir tahun ini, tentara Amerika Serikat hengkang dari Irak. Kedua negara akan
membicarakan misi pelatihan tentara.
* WABAH KOLERA HATI MASIH TELAN KORBAN
PORT-AU-PRINCE (ANP/DPA) - Wabah kolera yang melanda Haiti akhir tahun lalu,
masih menelan korban. Hampir 6000 orang tewas akibat kolera. Jumlah warga yang
terjangkit mencapai 420.000 setelah setahun. Setiap hari ada 600 kasus baru.
Demikian data yang diumumkan Kementerian Kesehatan Haiti, Ahad kemarin. Banyak
korban tinggal di 'kota-kota tenda', di ibukota Port-au-Prince. 100.000 warga
yang kehilangan rumah akibat gempa bumi Januari 2010, tinggal di sana. Kondisi
kamp-kamp penampungan sangat mengenaskan.
* FSB CEGAH SERANGAN MUSLIM RADIKAL
MOSKOW (ANP/AFP) - Dinas keamanan Rusia FSB, mencegah serangan muslim radikal
terhadap kereta berkecepatan tinggi. Hal ini diberitakan koran bisnis
Kommersant edisi Senin ini.
Sasaran kelompok muslim radikal adalah jalur kereta api antara Moskow dan
Sint-Petersburg, di mana akibat serangan November 2009, 26 penumpang kereta api
tewas. Aksi itu juga ulah teror muslim radikal. FSB mendapati sekelompok muslim
dari Kaukasus Utara merakit bom. Persiapan untuk serangan sudah sangat jauh.
Menurut Kommersant, kepala FSB memberitahu Presiden Dmitri Medvedev 18 Juli
lalu, bahwa rencana serangan itu dibubarkan. Tahun-tahun terakhir Moskow
dikejutkan pelbagai serangan yang diduga didalangi muslim radikal dari Kaukasus
Utara. Januari allu, aksi bunuh diri di bandara paling ramai Moskow, menewaskan
37 Orang. Tahun lalu, 40 orang tewas akibat serangan terhadap kereta bawah
tanah.
* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENDEKATAN MILITER UNTUK PAPUA SALAH
"Situasi di Papua saat ini kritis dengan adanya eskalasi konflik. Pemberitaan
tersebut bisa menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk mengkaji ulang
kebijakan di Papua," demikian pendapat Direktur Human Rights Working Group
Indonesia di Jakarta, Rafendi Djamin menanggapi bocornya dokumen rahasia
Kopassus mengenai Papua.
Akhir pekan lalu media Australia akhir pekan lalu, memberitakan dokumen yang
menyebutkan berbagai aksi militer yang dilakukan Pemerintah Indonesia di Papua.
Menurut Rafendi Djamin ini adalah sebuah fakta pemberitaan media asing mengenai
operasi militer oleh satuan Kopassus di wilayah Papua. " Ini menarik untuk
melihat kenapa pemberitaan justru muncul pada saat-saat ketika Papua berada
dalam situasi kritis khusunya mengenai kondisi hak azasi manusia dan
kebebasan," kata Rafendi Djamin.
Konflik
Ia berpendapat situasi kritis di Papua saat ini berkaitan dengan situasi
konflik yang semakin memanas. Di lain pihak, upaya untuk melakukan pencegahan
atau dialog antara Papua dan Jakarta masih seret.
Menururt Rafendi Djamin, keprihatinan terlihat dengan rangkaian kekerasan yang
terjadi, yang terkait dengan pemilihan kepala daerah maupun kekerasan yang
terkait dengan operasi tambang maupun industri yang lain.
Kemudian masih ditimpali lagi dengan adanya provokasi dari konferensi
internasional di Inggris, yang semakin meningkatkan eskalasi kekerasan dan
kecurigaan yang muncul dari pihak aparat keamanan.
Darurat militer
Masalah Papua, menurut Rafendi, seharusnya tidak harus ditanggapi dengan
penerapan darurat sipil maupun darurat militer. Akan tetapi dalam prakteknya,
kita melihat seolah-olah ada situasi darurat sipil, bahkan darurat militer di
beberapa tempat secara tidak resmi sudah diterapkan.
Laporan yang muncul di media Australia ini mempunyai relevansi dalam konteks
untuk melihat dan mengkaji ulang secara serius kebijaksanaan keamanan yang
dilaksanakan dalam konteks Papua, baik itu kebijaksanaan operasi intelijen
maupun operasi militer biasa.
Secara fisik, kehadiran kekuatan pos-pos militer sangat terasa. Bagi masyarakat
biasa hal itu dilihat sebagai bertambahnya kehadiran militer.
Ini yang perlu dijadikan sebagai suatu dorongan bagi pemerintah pusat untuk
mengkaji ulang bagaimana kebijakan keamanan tersebut. Secara resmi, pemerintah
pusat mengatakan tidak ada kebijakan keamanan di Papua, yang ada hanyalah
pendekatan kesejahteraan.
Pendekatan keamanan
Pendekatan kesejahteraan ini, menurut Rafendi ternyata di dalam prakteknya
belum kelihatan. Yang terlihat tetap pendekatan keamanan. Situasi kritis ini
kalau tidak direspon secara tepat waktu, eskalasi akan semakin meningkat.
Semenjak dua minggu ini di Jakarta sudah lahir aktivitas sangat intens dari
masyarakat sipil untuk mendorong proses dialog. Sebelum terjadinya proses
dialog antara Papua dan Jakarta harus disiapkan kondisi tertentu. Langkah
menuju pra-kondisi itu juga belum dilaksanakan.
Rafendi meminta pemerintah pusat untuk melihat pemberitaan oleh media Australia
pekan lalu sebagai suatu hal yang positif. Kalau mau bereaksi negatif, gampang
saja. "Kita bisa bilang, inilah pekerjaan asing yang ingin mengobok-obok bangsa
Indonesia. Saya kira bukan sikap seperti itu yang dibutuhkan oleh pemerintah
pusat."
Semua pilar kekuasaan (eksekutif, yudikatif, dan legislatif) mestinya merespons
hal ini dengan bijaksana karena ancaman terhadap demokrasi kita ini selain
ancaman kebebasan beragama tapi juga bagaimana kita menangani situasi seperti
di Papua ini.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------