--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 10 Januari 2002 14:00 UTC ** TIM KHUSUS AWALI PEMERIKSAAN KASUS PENYALAHGUNAAN DANA BULOG ** PEMIMPIN AFGHANISTAN KARZAI UMUMKAN RANCANGAN MASA DEPAN ** AS IMBAU INDIA CARI PEMECAHAN POLITIK KONFLIK DENGAN PAKISTAN ** TOPIK GEMA WARTA: KONFLIK PKB MELEMAHKAN KUBU ISLAM MODERAT ** TOPIK GEMA WARTA: JAKARTA SEPERTI KEBAKARAN JENGGOT KETIKA AS BICARA SOAL TERORISME ISLAM * TIM KHUSUS AWALI PEMERIKSAAN KASUS PENYALAHGUNAAN DANA BULOG Sebuah tim khusus yang dibentuk Kejaksaan Agung mulai memeriksa beberapa orang saksi dalam kasus penyalahgunaan dana non bujeter Bulog oleh ketua DPR, Akbar Tandjung. Demikian disampaikan Kejaksaan Agung di Jakarta, tanpa menyebut siapa saja yang diperiksa. Akbar Tandjung resmi dijadikan tersangka kasus penyalahgunaan dana Bulog sebesar 54,6 milyar rupiah. Penyalahgunaan terjadi di masa pemerintahan Presiden BJ Habibie. Di samping menjabat sebagai ketua DPR, Akbar Tandjung adalah ketua Golkar, partai yang berkuasa selama puluhan tahun bersama mantan Presiden Soeharto. Sementara itu Ketua MPR, Amien Rais juga mengimbau Akbar agar mengundurkan diri sebagai ketua DPR. Sebelumnya PKB dan PDI-P, juga menghendaki hal serupa. * PEMIMPIN AFGHANISTAN KARZAI UMUMKAN RANCANGAN MASA DEPAN Dalam pidato televisi, pemimpin sementara Afghanistan, Hamid Karzai memaparkan rencananya untuk masa depan negara itu. Ia berencana membentuk angkatan bersenjata nasional yang menjaga ketertiban dan memulihkan keadaan di sana. Karzai juga memerintahkan semua kelompok bersenjata di ibukota Kabul segera meninggalkan kota itu dan kembali ke kampung halaman mereka. Selanjutnya Karzai juga membuat rancangan perbaikan ekonomi. Sementara ini pemboman Amerika di Afghanistan masih terus berlangsung. Pasukan darat Amerika juga dikerahkan memburu anggota gerakan Al Qaeda. Selanjutnya Amerika berencana mengangkut 400 orang tawanan Al Qaeda dan Taliban ke basis militer Amerika di Kuba. Presiden Amerika Serikat George W. Bush menuangkan bela sungkawa kepada keluarga korban jatuhnya pesawat angkut AS di Pakistan, Rabu kemarin. Tujuh awak pesawat tewas dalam kecelakaan itu. Presiden Bush menamai para korban sebagai pahlawan memperjuangkan kebebasan. * AS IMBAU INDIA CARI PEMECAHAN POLITIK KONFLIK DENGAN PAKISTAN Amerika Serikat mendesak India agar mencari pemecahan politik konflik dengan negara jiran Pakistan. Menteri Luar Negeri AS, Colin Powell menyampaikan imbauan itu ketika berbicara dengan rekan sejawatnya dari India, Lal Krishna Advani di Washington. Di samping itu Menlu Powell menjanjikan negaranya akan berupaya maksimal untuk membantu memecahkan konflik Asia Selatan ini. Pekan depan Powell akan bertolak ke India dan Pakistan dalan upaya menengahi pertikaian. Di wilayah udara Kashmir bagian India terjadi insiden dengan sebuah pesawat mata-mata Pakistan. Menurut New Delhi pesawat tak berawak itu sejenak berada di wilayah penerbangan India. Tentara India menembaki pesawat tersebut namun kedudukan pesawat ketika itu terlalu tinggi untuk dijangkau. Pakistan menyangkal menggunakan pesawat mata-mata di atas Kashmir. Ini adalah insiden udara kedua antara Pakistan dan India. Hubungan kedua negara tegang semenjak serangan di parlemen India bulan lalu. * PEMERINTAH KOLOMBIA HENTIKAN PERUNDINGAN DENGAN PEMBANGKANG FARC Pemerintah Kolombia mengakhiri perundingan dengan pembangkang kiri FARC. Menurut Bogota gerakan kiri tersebut tidak menunjukkan niatnya untuk berunding, FARC sendiri menyangkal tuduhan itu. Pemerintah kemudian memberi ultimatum dua hari pembangkang FARC untuk meninggalkan kawasan yang ditinggalkan tentara Kolombia dua tahun silam. Presiden Kolombia Andres Pastrana dalam pidato televisi menyatakan bahwa bihaknya masih tetap membuka pintu untuk berunding. Ia akan berupaya keras mencapai perdamaian dan menekankan tidak ingin berperang dengan pembangkang sayap kiri. Sejak dilantik empat tahun silam, Presiden Pastrana memprioritaskan kebijakannya pada perdamaian dengan kelompok-kelompok pembangkang. Kegagalan perundingan kali ini datang dua bulan menjelang pemilihan umum, yang kemudian akan disusul dengan pemilu presiden. * KENDARAAN LAPIS BAJA ISRAEL KAMBALI MASUK KAWASAN PALESTINA Dengan kendaraan lapis baja, tentara Israel memasuki wilayah Palestina di Jalur Gaza. Sumber Palestina melaporkan bahwa sejumlah rumah penduduk di Rafah dibumiratakan. Insiden ini juga diwarnai dengan kontak senjata. Sebelumnya kantor polisi di dekat bandara Gaza disamaratakan dengan tanah. Aksi Israel ini menyusul insiden penembakan di perbatasan Israel dan Jalur Gaza. Empat tentara Israel tewas ditembaki dua orang anggota Gerakan Hamas. Dua penyerang juga tewas, menurut Israel salah satu penembak adalah polisi Palestina. Otorita Palestina mengecam serangan itu. Insiden tersebut adalah yang paling parah setelah pertengahan Desember, ketika pemimpin Palestina Yasser Arafat mengimbau agar menghentikan serangan-serangan bunuh diri di Israel. * INSIDEN PARAH BERNUANSA SARA DI BELFAST IRLANDIA UTARA Pada sebuah sekolah Katolik di Belfast Utara pecah bentrokan parah antara umat Katolik dengan Protestan. Kerusuhan terjadi ketika warga Protestan mengintimidasi para orang tua Katolik yang menjemput anak-anak mereka dari sekolah. Ketika aparat keamanan berupaya menengahi pertikaian, massa malah berbalik menyerang polisi. Aparat keamanan dihujani batu, bom molotof dan botol. Dipastikan 17 orang aparat dan tiga perusuh mengalami luka-luka. Otoritas terpaksa mengirimkan 200 polisi dan 200 tentara tambahan ke lokasi untuk meredakan suasana. Para tokoh politik Irlandia Utara mengecam kerusuhan dan mengimbau penduduk agar memelihara perdamaian. Musim panas silam di sekolah yang sama juga terjadi insiden antara kaum Katolik dan Protestan. * KEHAKIMAN AS PERIKSA SEPAK TERJANG PERUSAHAAN ENERGI, ENRON Kehakiman Amerika Serikat mengawali pemeriksaan juridis mengenai sepak terjang perusahaan energi Enron yang mengalami kesulitan keuangan. Perusahaan energi terbesar dunia ini dililit hutang. Bulan silam Enron meminta penangguhan bayaran hutang dan merumahkan ribuan orang karyawan. Pemeriksaan juridis ini bertujuan melacak penyebab melangitnya hutang sebesar 20 milyar dolar. Hutang tersebut diduga karena kesalahan investasi dan korupsi di pucuk pimpinan Enron. * KONFLIK PKB MELEMAHKAN KUBU ISLAM MODERAT Intro: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didirikan oleh mantan presiden Abdurrahman Wahid pecah. Yang satunya dipimpin oleh mantan Menlu Alwi Shihab dan yang satu lagi dipimpin Menhan Matori Abdul Jalil. Keduanya bertekad akan menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB). Ulil Abshar Abdallah, seorang pengamat PKB, menilai pecahnya PKB berarti melemahkan kubu Islam yang moderat, yang justru saat ini sangat diperlukan untuk menandingi kubu Islam radikal yang semakin vokal. Bagaimana jalan keluar kemelut ini? Berikut keterangan tokoh muda Islam ini kepada Radio Nederland. Ulil Abshar Abdallah [UA] : Ada dua pilihan bagi PKB. Apakah dia tetap mempertahankan Gus Dur dengan kharisma Gus Dur yang begitu besar sehingga menentukan segala hal dan itu artinya adalah demokrasi dalam partai juga tidak jalan, itu di satu fihak. Atau pilihan lain adalah ya lepas dari Gus Dur sama sekali, tapi itu juga berarti mengurangi kunstituen pendukung PKB. Karena terus terang dukungan buat Gus Dur di dalam PKB itu sangat besar sekali di level akar rumput ya. Sehingga apakah dia ingin menegakan demokrasi partai dengan mengorbankan konstituen atau memegang konstituen tapi dengan mengorbankan prosedur demokrasi dalam partai. Kalau partai mau sehat sebagai sebuah partai kan mestinya ya tidak ada figur yang terlalu dominan, jadi sistemnya yang berjalan. Tetapi kalau itu mau dijalankan berarti kan harus lepas dari Gus Dur. Tapi kalau lepas dari Gus Dur, PKB akan kehilangan banyak dukungan di akar rumputnya. Itu saya kira dilemma yang dihadapi oleh partai yang mengandalkan pada kharisma pribadi semacam PKB ini. Saya kira juga PDI-P mungkin juga dalam hal-hal tertentu juga mengalami hal yang sama. Radio Nederland [RN] : Apakah anda tidak melihat PKB ini sudah kemasukan atau apa ada infiltran-infiltran dari luar non-PKB yang memang sengaja merusak? UA : Begini, saya tidak bisa menspekulasikan apakah kondisi dalam PKB ini diprofokasi oleh unsur-unsur luar PKB, tapi yang jelas adalah bahwa konflik dalam PKB sendiri sekarang ini terus terang akan melamahkan PKB itu sendiri dan itu patut disayangkan karena PKB adalah salah satu partai islam penting yang mempunyai pandangan-pandangan inklusif dan toleran ya. Dan saya kira kita butuh partai semacam ini untuk menandingi partai-partai yang punya kecenderungan islam yang konservatif. Oleh karena itu saya memang agak menyesalkan kenapa terjadi semacam ini hanya karena gara-gara prosedur ke partaian yang tidak jalan di dalamnya karena munculnya tokoh yang begitu kharismatis seperti Gus Dur ya. Mestinya Gus Dur sebagai tokoh yang kharismatis bisa didayagunakan sebegai justeru memperkuat partai itu sendiri dan tidak malah menimbulkan friksi di dalamnya. RN : Hasyim Musadi ketua PB NU juga mengharapkan tidak ada pihak luar yang campurtangan dalam hal ini ya? UA : Saya kira situasinya sudah berubah meskipun mungkin masih ada pola lama yang bertahan sekarang ini. Misalnya, saya tidak tahu mungkin ada juga kasus-kasus di mana 400 pemerintahan di tingkat daerah itu memberi dukungan kepada PKB Matori karena Matori itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Jadi ada suatu dukungan yang tersembunyi, nah kalau itu terjadi sangat disayangkan karena sebaiknya pemerintah memang bersikap netral dalam hal ini ya. Dan saya juga sesalkan sikap Megawati yang sepertinya mengulur-ulur benang dalam hal ini, dalam pengertian dia tidak mengatakan sesuatu yang jelas mengenai soal konflik-konflik partai ini. Padahal dulu dia pernah mengalami hal yang sama pada jaman Orde Baru gitu. Menurut saya memang sebaiknya diusahakan sekeras mungkin agar terjadi rekonsiliasi antara dua PKB ini sebab itu akan merugikan dua-duanya. Dan saya kira karir Matori sebagai seorang politisi akan habis akah berhenti kalau dia bertahan dengan PKB yang sekarang ini ada. Karena diapun sudah tentu tidak akan mendapatkan dukungan yang banyak dari konstituen NU ya. Oleh karena itu demi kepentingan praktis saja, mustinya Matori membubarkan PKBnya itu sendiri dia pindah ke partai yang lain atau masuk pada PKB yang ada. Karena toh tidak ada gunanya dia menjadikan partai baru yang menurut saya tidak akan besar dan saya tetap menyayangkan itu akan melemahkan partai islam yang mempunyai visi yang inklusif ya. Karena perpecahan ini terjadi justru pada saat sekarang ini kekuatan-kekuatan islam yang konservatif yang eksklusif itu makin menunjukan perkembangan yang makin marak. Demikian Ulil Abshar Abdallah * JAKARTA SEPERTI KEBAKARAN JENGGOT KETIKA AS BICARA SOAL TERORISME ISLAM INTRO: Pejabat-pejabat di Jakarta jengkel karena Indonesia disamakan oleh Washington dengan Somalia, Sudan dan Filipina yang menjadi tempat teroris Islam. Tetapi mengapa Susilo Bambang Yudhoyono cs bersikap semula bersikap lembek dan ragu-ragi terhadap para teroris itu? Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Selain masalah Buloggate II yang menyulitkan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung, maka tudingan Amerika bahwa Indonesia merupakan sarang teroris,juga menyita perhatian para pengamat di Indonesia. Menlu RI Hassan Wirajuda sudah berusaha meyakinkan masyarakat tentang pernyataan Wakil Menhan Amerika Serikat Paul Wolfowitz, bahwa Amerika Serikat tidak mungkin melakukan intervensi militer langsung untuk memberantas terorisme di Indonesia. Memang pemerintahan Megawati tampaknya yakin Amerika Serikat tidak mungkin mempertimbangkan aksi militer langsung di Indonesia. Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono, Menhankam Matori Abdul Djalil, Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra dan Kapolri Da'i Bachtiar Rabu lalu sepakat soal itu. Mereka merujuk pada kebijakan aksi militer Amerika Serikat di Filipina yang bersifat tidak langsung. Amerika membiarkan Filipina sendiri mengatasi permasalahannya dengan kelompok Teroris Islam di sana. Sebagaimana dikatakan Paul Wolfowitz, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah bersikap unfriendly terhadap teroris di Indonesia. Dan Wirayuda pun sudah menekankan bahwa Indonesia bukan saja unfriendly, tetapi lebih dari itu sudah lama melakukan berbagai aksi pemberantasan terorisme, jauh sebelum tragedi 11 September 2001. Tetapi para pengamat di Jakarta melihat bahwa pemerintah AS sebenarnya hanya melakukan pendekatan cara Jawa terhadap Indonesia, dengan sebelumnya mengatakan tidak ada jaringan teroris di Indonesia. Maksudnya tentu agar pemerintah Indonesia bisa mengerti isyarat Amerika untuk menindak tegas para teroris di Indonesia. Tetapi Jakarta ternyata kurang tanggap terhadap isyarat Amerika itu. Setelah sejumlah dutabesar Eropa utamanya dubes Inggris mendesak Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono dengan ancaman langkah ekonomi, barulah pemerintah buru-buru mengirim beberapa batalyon ke Poso, belum lama ini. Hassan Wirajuda juga menanggapi pernyataan Wolfowitz soal potensi terorisme di Indonesia. Wolfowitz menyebutnya di pojok kecil di Poso, Sulawesi Tengah. Ini oleh Wirajuda dianggap sebagai kurang tepat dan sudah kadaluwarsa. Entah mengapa, Hassan Wirajuda kini hanya membawakan suara kalangan militer di kabinet. Bisa jadi dia mengikuti jejak Ali Alatas yang dahulu selalu membela militer dalam soal pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan di Timor Timur. Hassan menekankan tercapainya tercapainya kesepakatan damai melalui Deklarasi Malino yang sedang dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali. Suara seperti ini jelas tidak banyak berbeda dengan suara kalangan Lasykar Jihad. Hasan Wirajuda setelah rapat Polkam Rabu lalu, seolah ingin menunjukkan bahwa permasalahan terorisme di Maluku dan Poso sudah teratasi. Tetapi benarkah demikian? Mengapa sebenarnya militer dan polisi Indonesia perlu di dorong-dorong Amerika dan Eropa sebelum mau mengambil sikap terhadap para teroris? Seorang aktivis pro-dem di Jakarta melihat sejumlah petinggi Orde Baru yang masih bercokol di birokrasi dan militer ragu-ragu bertindak terhadap lasykar-lasykar itu karena takut mereka akan buka rahasia. Pada saat-saat Orde Baru menghadapi sakratul maut, banyak petinggi Orde Baru merangkul kelompok Pam Swakarsa dan lasykar-lasykaran lain dalam rangka tetap bisa bertahan. Dana-dana Bulog pun disalurkan kepada para pemimpin lasykar itu yang juga punya hubungan dengan kelompok-kelompok teroris internasional. Maka jaringan mereka ke militer pun menjadi cukup kuat. Jadi Orde Baru dahulu, melalui Wiranto, menggunakan teroris untuk bisa bertahan. Itulah sebabnya orang-orang seputar Susilo Bambang Yudhoyono takut dibuka kedok mereka. Gubernur Maluku sendiri pernah mengeluh soal sikap ragu-ragu yang dipertunjukkan Susilo Bambang Yudhoyono terhadap kalangan Lasykar Jihad. Padahal Gubernur Saleh Latuconsina ketika itu sudah meminta agar Susilo Bambang Yudhoyono mengusahakan Lasykar Jihad ditarik dari Maluku. Tetapi sang Menko justru mengatakan militer harus menjaga perimbangan kekuatan di sana. Dengan demikin Susilo ingin menunjukkan seolah tentara dan polisi tidak mampu mengatasi keadaan di sana. Kini Bambang Yudhoyono dan rekan-rekannya di kabinet harus menghadapi kenyataan, mau tak mau harus membasmi para teroris di Indonesia. Jaringan teroris kalau tidak dihentikan akan lebih gawat lagi, dan akan memancing Amerika Serikat mengirim pasukannya ke Indonesia. Yang menarik Kepala BIN Hendropriyono sempat membuka kehadiran jaringan Al Qaidah di Poso. Tetapi karena desakan-desakan yang amat kuat, ia akhirnya meralat ucapannya. "Sekarang dengan ditingkatkannya desakan-desakan Amerika mungkin orang-orang semacam Hendropriyono akan lebih berani mengungkapkan peran golongan teroris Islam di Indonesia," ujar sumber tersebut. Seorang pengamat dari CPS, Sunardi Dinakit, melihat peran golongan Islam liberal seperti Nurcholis Madjid dan kawan-kawan harus ditingkatkan untuk menghadapi para teroris Islam ini. (Clips) Sementara itu Ketua Umum Forum Komunikasi Ahlusunnah Wal Jamaah Ayip Syafruddin menilai Amerika Serikat sedang mencari celah untuk masuk ke Indonesia dan menghentikan kebangkitan Islam. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
