---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Januari 2002 14:50 UTC



** 13 ANGGOTA  GAM TEWAS DALAM BENTROK SENJATA DI ACEH

** 21 JIWA TEWAS AKIBAT BANJIR BESAR DI SUMATRA SELATAN

** BELFAST DILANDA BENTROKAN SERIUS SELAMA DUA HARI BERTURUT-TURUT

** TOPIK GEMA WARTA: PANSUS BULOG II, MAJU TIDAK KENA MUNDUR PUN
TIDAK JADI

** TOPIK GEMA WARTA: PEJABAT DAN PENJARA JARAKNYA TIDAKLAH JAUH DAN
JANGKANYA TIDAKLAH LAMA



* 13 ANGGOTA GAM TEWAS DALAM BENTROK SENJATA DI ACEH

Dalam  sejumlah konflik senjata yang terjadi di Aceh antara TNI dan
kaum separatis GAM dipastikan 13 pemberontak tewas. Korban jatuh di
tiga tempat di Aceh dalam hari-hari belakangan. Menurut seorang
anggota GAM,  dalam suatu tembak-menembak sejumlah penduduk tak
bersalah ditembak ketika sedang tidur. Kamis kemarin Jakarta
memberikan apa yang disebut 'kesepatan terakhir untuk dialog'. Dengan
demikian berarti Jakarta menolak memberi kemerdekaan kepada Aceh. GAM
sudah selama 20 tahun berjuang untuk mendirikan negara islam yang
merdeka di Aceh, dan menelan korban 10.000 jiwa.


* 21 JIWA TEWAS AKIBAT BANJIR BESAR DI SUMATRA SELATAN

Dalam bencana banjir  di pulau Sumatra, 21 jiwa tewas. Bencana itu
disebabkan oleh curah hujan lebat,  air sungai meluap dan melanda
kampung Dempo Utara, sekitar 200 kilometer sebelah Barat-daya
Palembang. Puluhan rumah hunian hanyut. Kamis kemarin para korban
dikubur dalam suatu kuburan massal.



* BELFAST DILANDA BENTROK SERIUS SELAMA DUA HARI BERTURUT-TURUT

Di ibukota Irlandia Utara, Belfast, selama dua hari berturut-turut
dilanda bentrokan serius antara penduduk Protestan dan Katholik. Di
rayon Aroyne kelompok-kelompok pemuda bentrok, polisi dan tentara
dilempari puluhan molotov koktil dan benda-benda lainnya. Dipastikan
20 anggota polisi cidera dan mobil-mobil dibakar. Seperti halnya pada
insiden-insiden sebelumnya, polisi berusaha mengatasi kerusuhan
dengan menembakkan peluru-peluru plastik.
Sebab kerusuhan adalah di rayon Afdoyne yang berpenduduk protestan
itu terdapat sekolah anak-anak wanita katholik. Tahun lalu juga pecah
kerusuhan antara penduduk katholik dan protestan, dan gadis-gadis
murid sekolah diantar ke sekolah mereka dengan pengawalan ketat
polisi.  Sejak itu ketegangan di rayon tersebut terus belangsung.


* ISRAEL MENGHENTIKAN HAMPIR SEMUA KONTAK DENGAN PALESTINA

Israel menghentikan hampir semua kontak dengan Palestina. Hanya
perundingan antara para pejabat keamanan saja yang masih ada. Kontak
dengan pihak Palestina baru akan dilakukan lagi, segera setelah
pemerintah Palestina menangkap para penanggung-jawab pengangkutan
senjata gelap yang pekan lalu ditahan Israel.
Kamis malam lalu, tank-tank dan buldoser Israel merusak bandara
internasional di Gaza. Malam sebelumnya, puluhan rumah hunian di
Rafah dihancurkan. Insiden itu sebagai jawaban atas pembunuhan yang
dilakukan anggota Hamas terhadap  empat tentara Israel yang terjadi
Rabu lalu. Gerakan radikal Palestina tersebut menolak kesepakatan
tentang diakhirinya serangan bunuhdiri terhadap Israel. Sementara itu
gerakan Jihad Islam juga menolak kesepakatan itu.


* KEKHAWATIRAN INTERNASIONAL TERHADAP WEWENANG PRESIDEN ZIMBABWE

Internasional khawatir terhadap wewenang luar biasa yang dimiliki
presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, menjelang pemilu.  Parlemen
Zimbabwe menerima dua rancangan undang-undang baru, yang antara lain
memberi wewenang kepada presiden untuk melarang pertemuan-pertemuan
kaum oposisi dan memberangus media Zimbabwe.
Inggris yang bekas penjajah negeri itu dalam reaksinya mengatakan,
sulit dilakukannya pemilu yang bebas dan jurdil. Uni Eropa mengancam
akan memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Zimbabwe, kalau hal itu
dilaksanakan. Presiden Mugabe sejak lama menjadi sasaran kritik tajam
internasional, kaarena melakukan  pelanggaran HAM, dan tindak
kekerasan terhadap perusahaan-perusahaan pertanian milik petani kulit
putih.
Awal Maret mendatang Mugabe akan bersaing dengan pemimpin Gerakan
Perubahan Demokratis MDC, Morgan Tsvangirai. Partai tersebut
menyatakan akan melawan lewat jalur hukum terhadap undang-undang yang
menindas itu.



* AMERIKA SERIKAT KECAM TINDAKAN RUSIA DI CHECHNIA

Untuk pertama kali selama berbulan-bulan ini, Amerika Serikat
menajukan kecaman tajam terhadap tindakan Rusia di Chechnia. Menurut
Washington, Moskow menggunakan cara-cara yang diluar batas dalam
menindas kaum pemberontak Chechnia. Kecaman tersebut muncul setelah
Rusia mengumumkan serangannya terhadap kaum pemberontak bulan lalu.
Menurut Moskow, 92 pemberontak tewas dalam operasi itu. Pemerintah
Amerika menyatakan, terdapat petunjuk bahwa tentara Rusia melanggar
HAM, dengan menggunakan kekerasan yang tidak perlu terhadap
sasaran-sasaran sipil. Setelah serangan teror 11 September lalu,
kritik internasional terhadap tindakan Rusia di Chechnia terhenti.


* JUM'AT HARI INI PASAR BURSA ARGENTINA DIBUKA LAGI

Pasar bursa Argentina Jum'at hari ini dibuka kembali, setelah
terhenti selama tiga pekan. Demikian keputusan Bank Central
Argentina. Sebelumnya pembukaan perdagangan bursa itu beberapa kali
tertunda pekan ini. Persoalannya sekarang adalah, bagaimana mata uang
peso yang didevaluasi itu bisa bertahan di pasar valuta. Secara resmi
peso kehilangan sepertiga nilainya, akibat devaluasi itu, tetapi di
pasar gelap nilai tukar peso terus merosot saja pekan ini.
Presiden Argentina, Eduardo Duhalde memperingatkan akan terjadi
pertumpahan darah, jika keadaan ekonomi terus memburuk. Ia juga
membantah isyu, bahwa ia berencana secepatnya turun.  Menurut
Duhalde, isyu itu disebarkan oleh oknum-oknum yang menghendaki
distabilisasi Argentina.


* PANSUS BULOG II, MAJU TIDAK KENA MUNDUR PUN TIDAK JADI

Partai Golkar mengeluarkan jurus-jurusnya untuk menggagalkan
pembentukan panitia khusus DPR dalam soal skandal Bulog kedua.
Skandal ini diduga bakal menghancurkan Golkar karena dituduh menerima
uang untuk kepentingan kampanye pemilu dari Bulog. Pengalaman
menunjukkan, pansus DPR telah berhasil menjungkalkan Abdurrahman
Wahid dari kursi presiden. Walau pun hasil pansus belum tentu benar.
Ini yang diketahui benar oleh Golkar. Bagi Golkar, menjadikan ketua
umumnya Akbar Tandjung sebagai tersangka, lebih baik daripada
mengorbankan partai. Mereka juga terkesan yakin, Akbar bisa lolos
dari jeratan hukum di Kejaksaan Agung.


Pekan ini, beberapa petinggi Golkar sibuk melobi pimpinan partai
politik besar. Slamet Effendi Yusuf dan Fahmi Idris sengaja menemui
Amien Rais di rumahnya. Apa isi pertemuan dengan Ketua MPR sekaligus
Ketua Umum PAN itu? Slamet Effendi:


Slamet Effendi: Saya tidak ingin membuka seluruh apa isi pembicaraan,
lalu apa gunanya lobi ya, aku kan belajar dari yang dulu. Ada tim
lobi kok setiap lobi komperensi pers bahwa kami baru melobikan ini,
ini, itu bukan lobi namanya.

Namun, salah seorang ketua Partai Amanat Nasional yang hadir dalam
pertemuan itu Abdillah Toha, berbicara lebih terbuka.


Abdillah Toha: Atas permintaan mereka, mereka ingin bertemu kita,
jelaskan kepada kita posisi dari Akbar Tandjung. Bahwa itu sekarang
sudah diproses melalui hukum, jadi sedapat mungkin sudah jangan di
macam-macam lagi lah. Kira-kira begitulah. Jadi tidak perlu ada
pansus dan sebagainya, kita mendengarkan saja itu.


Selain melobi Amien Rais, petinggi Golkar juga mendekati Hamzah Haz,
orang nomor satu Partai Persatuan Pembangunan yang juga wakil
presiden. Tujuannya setali tiga uang, meminta agar P3 tidak mendukung
pembentukan pansus Bulog.


Sebelumnya, pentolan PDI Perjuangan Taufik Kiemas, telah berhasil
dirayu Akbar Tandjung. Mungkin penetapan Akbar sebagai tersangka
merupakan hasil kompromi lobi-lobi tadi. Bisa jadi! Yang jelas
petinggi PDI Perjuangan Agnita Singadikane segera mengatakan tugas
DPR selesai jika secara hukum kasus Akbar Tandjung sudah berjalan.


Agnita Singadikane: Sekarang masalahnya kan Pak Akbar tersangka, jadi
di DPR itu kan secara politis, kita mau lihat persoalan itu secara
politis. Tapi kalau ini sudah di Kejaksaan Agung, sudah ini, ya
biarlah berjalan di Kejaksaan Agung saja. DPR sebaiknya sudah cukup
untuk tidak meneruskan hal ini.

Menariknya, setelah dilobi Golkar Amien Rais segera ikut-ikutan koor,
ia keluar dengan ucapan senada.


Amien Rais: Buat saya memang kehilangan relevansi kalau proses hukum
nanti sudah betul-betul sudah transparan. Mengapa. karena ujung akhir
dari kasus Buloggate adalah pelimpahan kasus itu ke Kejaksaan. Jadi
kalau sejak awal hukumnya sudah transparan, berjalan dengan wajar,
memang menjadi berlebihan ada kasus Buloggate.

Sampai di sini Golkar seharusnya sudah bisa tersenyum dan menarik
napas lega. Di atas kertas, makin jelas saja, jika Fraksi Reformasi,
PDI Perjuangan dan P3 menarik dukungan, maka pansus Bulog kedua tak
bakal terbentuk.


Namun ternyata belum lagi semudah itu bagi Golkar untuk
menyunggingkan senyum dan menghela napas lega. Dalam tubuh PDI
Perjuangan ternyata masih ada saja sekelompok anggota yang tetap
ngotot membentuk pansus Bulog. Seperti diungkapkan Haryanto Taslam,
anggota komisi II DPR.


Haryanto Taslam: Yang ada pembicaraan kan Taufik Kiemas, sebagian
besar kalau mau bicara jujur, ya di PDI-P semua menggrebeg
menghendaki agar pansus itu tetap berjalan.

Fraksi Kebangkitan Bangsa, walau pun kecil, juga tetap bersemangat
membentuk pansus Bulog. Anggota DPR dari PKB, Tari Siwi Utami malah
berani mengatakan proses pembentukan pansus Bulog cuma tinggal
selangkah lagi.


Tari Siwi Utami: Saya pikir begini, dari semua ini intinya adalah di
pansus ya. Persoalan kemudian sekarang ada desakan untuk Akbar
mundur, itu secara moral memang beliau harus mundur. Karena dalam
pemeriksaan di Kejaksaan itu untuk mempercepat proses, kita tetap
pansus ini harus tetap berjalan sesuai mekanisme dan tatib DPR. Kita
tidak akan mundur untuk pembentukan pansus di DPR ini.


Di luar gertakan Tari Siwi tadi, harus diakui lobi Golkar ternyata
lebih berhasil mempengaruhi kekuatan besar di DPR. Pansus Bulog yang
akan dibahas pekan depan, kemungkinan besar gagal terbentuk. Alhasil,
tinggallah PKB dan beberapa kekuatan kecil DPR lain yang gigit jari.
Di mana pun juga politik memang tidak mengenal mitra abadi. Lebih
dari itu politik di Senayan kembali terbukti tidak perduli pada orang
banyak yang begitu dahaga akan keadilan.


Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum


* PEJABAT DAN PENJARA JARAKNYA TIDAKLAH JAUH DAN JANGKANYA TIDAKLAH
LAMA

Intro: Dari pejabat ke penjara, demikianlah yang belakangan banyak
terlihat di Indonesia. Ini menarik, karena di luar negeri yang ada
justru sebaliknya, yaitu dari penjara ke pejabat. Ini terlihat pada
Nelson Mandela di Afrika Selatan atau Vaclav Havel di Czeko. Yang
mungkin hampir merupakan persamaan antara luar negeri adalah bahwa
jarak pejabat dengan penjara itu sebenarnya tidak jauh. Mengenai
pejabat dalam penjara itu, berikut laporan koresponden Syahrir dari
Jakarta:

Mantan Presiden RI Kyai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus Dur hari ini
telah datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Juribicaranya Adi
Masardi yakin bahwa Gus Dur tidak mungkin menjadi tersangka. Hari ini
pula mantan Ka Bulog Bustanil Arifin kembali diperiksa di Mapolda
Metro Jaya dimana ia selama ini ditahan. Bustanil  diperiksa dalam
status tersangka kasus korupsi uang negara. Kasus-kasus ini, bersama
kasus korupsi Akbar Tandjung cukup menarik perhatian pers sehingga
orang lupa akan kasus KKN Soeharto, kenaikan harga BBM, Listrik dan
Telpon.

Umumnya masyarakat juga sudah tahu bahwa dalam era reformasi ini para
mantan pejabat, apakah bekas petinggi Orde Baru atau pun yang
lainnya, rentan terhadap pemeriksaan, apalagi setelah mereka turun
tahta. Mantan Presiden Habibie pun sudah kebagian diperiksa aparat
kejaksaanagung dalam kasus Buloggate II, meskipun ia tidak sudi
datang ke Indonesia. Namun bagaimana pun dua mantan presiden sudah
diperiksa, sehingga cukup menarik perhatian pers internasional.

Masyarakat Indonesia sehubungan dengan itu yakin suatu saat setelah
Megawati lengser ia pun bisa diperiksa aparat jika kurang hati-hati
membawa diri dalam era kekuasaannya. Demikian pula para petinggi
PDI-Perjuangan baik yang masuk kabinet maupun tidak. Tetapi bagi
Megawati sendiri yang merupakan anak tahanan politik, pemeriksaan
pihak kejaksaan bukanlah suatu hal yang baru. Ia pernah diperiksa
sehubungan dengan kasus 27 Juli ketika Soeharto berkuasa. Karena itu
tidak asing lagi ia diperiksa dalam rangka penyusunan suatu proses
verbal. Suaminya, Taufik Kiemas pun sudah biasa diperiksa ketika ia
ditahan di Palembang maupun di Jakarta, sebagai seorang tapol.

Yang juga menarik, di kalangan para pemeriksa sekarang ada juga
anak-anak mantan tahanan politik. Dunia memang sedang berputar. Anak
presiden ditahan. Mantan presiden diperiksa. Salah satu mantan
pejabat terkaya selama Orde Baru, yaitu Bustanil Arifin kini ditahan.
Mereka semua cukup kaget ketika harus menghadapi perubahan nasib itu.


Yang paling kaget tentunya adalah Akbar Tandjung. Mantan aktivis
Himpunan Mahasiswa Islam yang ditahun 1974 rajin membezoek seniornya
di tahanan. Fahmi Idris ketika itu ditahan di Losmen Kodam Jaya,
Jatinegara lalu dibuang ke tahanan Satgas Intel Kopkamtib, Kebayoran
Lama. Akbar Tandjung yang perlu dukungan dana dari Fahmi Idris agar
bisa terpilih sebagai Ketua PB HMI dalam kongres HMI di Bogor, rajin
mengunjungi Fahmi bersama Adi Sasono dan Siswono. Belakangan mereka
sempat ramai-ramai mendukung Golkar. Akbar, Fahmi, Adi Sasono dan
Siswono sempat merasakan empuknya kursi menteri. Tetapi kalau
teman-temannya tidak keluar masuk Gedung Kejaksaan Agung untuk
diperiksa, maka nasib Akbar Tanjung cukup jelek. Mulai besok ia akan
diperiksa secara pro-justisia oleh aparat kejaksaan Agung.

Bahkan menurut harian sore Suara Pembaruan, Rutan Kejagung sudah
dibersihkan. Ruangan berjeruji besi disana lebih banyak digunakan
untuk menahan tersangka kasus korupsi kelas kakap. Letaknya satu atap
dengan kantor Jaksa Agung Muda Pidana Umum di kompleks kantor
Kejaksaan Agung. Mantan menteri Orde Baru Ginandjar Kartasasmita
sempat pula ditahan di sana. Tetapi kabarnya berkat intervensi Ibu
Megawati, Ginandjar bisa selamat dan mengaku sakit. Kebetulan ayahnya
Ginandjar pada Pemilu pertama tahun 1955 menjadi manajer kampanye
Pemilu untuk PNI partainya Bung Karno.

Kalau Ginandjar, salah satu orang terkaya di Indonesia, saat ini bisa
bebas dari tahanan nampaknya Akbar Tandjung perlu melakukan deal-deal
dan lobby yang kuat untuk bisa mengelak dari tahanan Kejaksaan Agung.
Pilihannya tampaknya adalah masuk terungku atau menarik diri dari
kursi Ketua DPR/MPR. Akabr pun harus menghadapi dua front dari dalam
mau pun dari luar. Meski dana-dana Bulog banyak yang masuk ke
partainya semasa Habibie, namun para pendukung Habibie di Golkar
seperti Arnold Baramuli, umumnya menginginkan Akbar diganti karena
keterlibatannya dalam penyelewengan dana non-bujeter Bulog ini.
Tetapi pendukungnya di DPP maupun di DPD-DPD masih cukup banyak.

Akbar Tandjung masih juga perlu menghadapi seorang pendukung Habibie
yang lain yaitu Rahadi Ramelan. Mantan Kabulog ini tidak puas melihat
Akbar hanya menjadi tersangka. Rahadi Ramelan jengkel karena dia
sendiri pun masih berstatus tersangka. Karena itu para jaksa pun
tidak heran mendengar keterangan Rahadi Ramelan yang sama seperti
Habibie memberatkan Akbar Tandjung.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke