--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 04 Juni 2002 15:20 UTC ** PENGADILAN INDONESIA KABULKAN GUGATAN PENGUNGSI TIMOR TIMUR ** SENGKETA SIPADAN-LIGITAN ** INDIA TETAP TOLAK DIALOG DENGAN PAKISTAN ** TOPIK GEMA WARTA: TENTARA NAIK DAUN, GAM BERTAHAN DAN ACEH BERUBAH ** GEMA PIALA DUNIA 2002 * PENGADILAN INDONESIA KABULKAN GUGATAN PENGUNGSI TIMOR TIMUR Pengadilan Jakarta mengabulkan gugatan pengungsi Timor Timur terhadap Presiden Indonesia Megawati Sukarnoputri. Gugatan class action itu diajukan terhadap Megawati dan bekas presiden Habibie. Namun gugatan terhadap Habibie ditolak. Persidangan dihadiri sejumlah pengungsi Timtim dan bekas pemimpin milisi Eurico Guterres. Majelis hakim hanya mengabulkan gugatan penggugat bahwa warga Timtim diberi kebebasan untuk menentukan sikap untuk pulang atau tetap di Indonesia. Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan tergugat Mega untuk merealisasikan kewarganegaraan bagi warga Timtim yang tinggal di Indonesia serta hak-hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak. Guterres sendiri mengatakan, akan tetap menuntut mantan Presiden BJ Habibie untuk menjadi bapak angkat bagi anak-anak pengungsi Timtim. * SENGKETA SIPADAN-LIGITAN Menteri Luar Negeri Indonesia Hasan Wirajuda di hadapan Mahkamah Internasional, ICJ Den Haag, Belanda menyebutkan pendudukan Malaysia atas Sipadan-Ligitan tidak menunjukkan sikap baik good faith. Wirajuda menunjuk perbuatan Malaysia menerbitkan peta yang memasukkan kedua pulau tersebut ke dalam wilayah nasionalnya. Malaysia kemudian juga melakukan pengelolaan dan pembangunan fasilitas wisata di kedua pulau itu. Sebelum tahun 1969 Malaysia tidak pernah memasukan Sipadan-Ligitan dalam wilayahnya. Pada tahun yang sama kesepakatan bilateral kedua negara menetapkan kedua pulau sebagai status quo. Mahkamah Internasional mulai Senin kemarin hingga dua pekan mendatang, mendengarkan argumen Indonesia dan Malaysia. Selain karena kekayaan alam dan letak strategisnya, Sipadan-Ligitan mulai menarik perhatian internasional menyusul aksi penculikan militan Abu Sayyaf. menculik 21 warga asing dan lokal. * INDIA TETAP TOLAK DIALOG DENGAN PAKISTAN Perdana Menteri India, Atal Behari Vajpayee tetap menolak melakukan dialog dengan Pakistan. Berbicara dalam pertemuan tingkat tinggi 16 negara Asia di Kazakhastan, ia mengatakan hanya bersedia melakukan dialog jika Pakistan lebih dahulu mengakhiri serangan militan Islam di Kashmir. Presiden India dan Pakistan duduk dalam meja yang sama selama konferensi. Tetapi tidak jelas apakah akan dilakukan pembicaraan langsung antar keduanya. Sebelumnya Presiden Pakistan Jenderal Perves Musyarraf telah bersedia melakukan dialog kapan saja dan dimana saja untuk menyelesaikan krisis Kashmir. Konferensi itu mengadopsi resolusi yang mengutuk aksi teroris. India dan Pakistan keduanya meratifikasi resolusi. Cina dan Rusia mencoba menjadi penengah antar dua negara nuklir tersebut, tetapi tidak mendapatkan hasil. * PENGUASA PALESTINA TETAP TAHAN TERDAKWA PEMBUNUH MENTERI ISRAEL Kabinet Palestina mengatakan akan tetap menahan pemimpin radikal Palestina, sekalipun pengadilan tinggi memerintahkan pembebasannya. Menurut kabinet, pembebasan Ahmed Sa'adat tidak bertanggung jawab dalam situasi di bawah ancaman Israel. Israel yakin Sa'adat bertanggung jawab atas pembunuhan menteri pariwisata Israel Rehavam Ze'evi. Perdana Menteri Israel Ariel Sharon mengatakan ia akan melakukan apa saja untuk mencegah pembebasan Sa'adat. Pada akhir tahun lalu tentara Israel mengepung markas besar Presiden Palestina Yasser Arafat selama lima minggu menyusul pembunuhan Ze'evi. Israel menuntut ekstradisi tersangka. Pengepungan berakhir setelah tersangka ditahan dibawah pengawasan Inggris dan Amerika. * PRESIDEN ISRAEL AKAN KEMBALI BERTEMU DENGAN PRESIDEN AS BUSH Perdana Menteri Israel akan bertemu dengan presiden Amerika Serikat George W. Bush di Gedung Putih Senin pekan depan. Pada akhir minggu ini sebagai persiapan kunjungan, Bush akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Mesir Husni Mubarak sebagai upaya mengakhiri lingkaran kekerasan di Timur Tengah. Bulan lalu Sharon mempercepat kunjungannya di Washington setelah terjadi bom bunuh diri di Tel Aviv yang menewaskan sedikitnya 15 orang. * KETEGANGAN DIPLOMATIK URUGUAY-ARGENTINA Ketegangan diplomatik terjadi antara Uruguay dan Argentina setelah Presiden Uruguay Jorge Batlle dalam sebuah interview televisi mengatakan semua orang Argentina pencuri. Hari ini Batlle mengadakan perjalanan ke Argentina dimana ia diharapkan melakukan permohonan maaf. Dalam wawancara Televisi Bloomberg Presiden Uruguay juga mengatakan rekan sejawatnya Presiden Argentina tidak punya jalan untuk menyelesaikan krisis ekonomi. Batlle kemudian mengatakan ia mengucapkan hal itu setelah interview dan media seharusnya tidak menyiarkan. Ucapan Batlle berkaitan situasi ekonomi Argentina yang memburuk karena perundingan baru-baru ini dengan badan moneter dunia, IMF. * HASIL PIALA DUNIA SORE INI Piala dunia 2002 pada hari ini memainkan tiga pertandingan. Pada pertandingan pertama di Gwang Ju, tim kuat Asia, Cina takluk dengan Kosta Rika 0-2. Gol dibuat pada menit 60 oleh Ronald Gomez. Gol kedua Kosta Rika tercipta ketika pertahanan Cina lengah setelah terciptanya gol pertama empat menit sebelumnya. Sebuah bola liar depan gawang diceploskan oleh Mauricio Wright. Pada Pertandingan kedua di Saitama, tim tuan rumah Jepang yang didukung secara gila-gilaan oleh suporternya bermain imbang dengan Belgia 2-2. Gol pertama Belgia dibuat di menit 57 oleh Marc Wilmots. Hanya dua menit setelah gol Wilmots, sebuah umpan lambung berhasil diterima striker Takayuki Suzuki sekaligus menjebol gawang Belgia. Di menit 67, Junichi Inamoto kembali membuat Jepang unggul. Delapan menit kemudian Peter van der Heyden membuat imbang 2-2. Sedangkan pertandingan ketiga di Busan, Korea, antara tuan rumah Korea Selatan dengan Polandia berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Korea Selatan yang bermain membabi buta. Gol diciptakan oleh Hwang Sun Hoo di menit 26. Gol kedua diciptakan ole Yoo Sang Chul di menit 53. Permainan berlangsung dengan cepat dan menarik. * TOPIK GEMA WARTA: TENTARA NAIK DAUN, GAM BERTAHAN DAN ACEH BERUBAH Intro: Aceh ditandai perubahan penting. 10 bulan setelah tentara Indonesia memulai kampanye memburu Gerakan Atjeh Merdeka GAM, April 2001, situasi Aceh kini berubah. Kampanye militer itu dinilai sukses, kecuali di Kabupaten Aceh Tengah dan Timur dan di banyak kecamatan. Akan tetapi, tidak berarti TNI telah berhasil merebut hati rakyat. Rakyat belum merasa tenteram, namun kepada Radio Nederland, Pangdam Iskandar Muda Brigjen Djali Yusuf mengaku, berkat kodam baru itu, situasi makin mantap Brigjen Djali Yusuf [BDY]: Makin lama makin kondusif. Indikator dari kondusif daerahnya itu, kegiatan dan aktivitas masyarakat itu sudah makin tinggi. Kemudian kegiatan dan aktivitas pemerintahan itu juga berjalan, walau pun tidak seluruh daerah itu telah berfungsi secara normal. Kemudian operasional, obyek-obyek vital itu juga sampai hari ini telah mampu berproduksi kembali untuk mendukung pendapatan atau income pemerintah. Itu yang indikatornya. Sehingga saya katakan dengan berdirinya Kodam ini, semakin lebih banyak orang-orang menaruh harapan agar situasi keamanan itu lebih dapat tercipta kembali, seperti yang pernah mereka miliki. Radio Nederland [RN]: Daerah-daerah mana yang menurut anda belum mantap? BDY: Daerah-daerah yang masih di pedalaman, kecamatan-kecamatan seperti ... kemudian kecamatan-kecamatan di daerah Perlak, itu yang masih, kemudian kecamatan di Aceh Barat. Itu yang masih belum mampu kita kembalikan situasinya, karena masih kita garap secara perlahan-lahan dengan kekuatan yang tergelar di sana. Demikian Brigjen Djali Yusuf. Pangdam yang putra Aceh ini tampaknya yakin benar akan suksesnya. Akan tetapi dia membantah bahwa sukses itu harus dibayar amat mahal dengan eskalasi kekerasan. Djali mengaku, jumlah korban sipil sepanjang tahun lalu hanya sekitar 59 orang tewas. Padahal, lembaga-lembaga investigasi HAM di Aceh mencatat, paling sedikit 1.700 rakyat tewas sepanjang tahun 2001. Perubahan situasi lapangan sejak lima bulan belakangan itulah yang di sini dinilai telah memojokkan posisi GAM di meja runding. Di Jenewa bulan lalu, pertama kali, GAM bersedia membicarakan konsep otonomi khusus NAD atau Nanggroe Aceh Darussalam, sebagai pangkal diskusi menuju suatu pemilihan umum di tahun 2004. Pemerintah di Jakarta mengklaim, GAM kini telah menerima NAD, tetapi GAM menganggap diskusi NAD itu hanyalah sebuah anak-tangga menuju kemerdekaan. GAM yang dulu hanya berbicara tentang kemerdekaan, sekarang menerima pemilihan umum, menuju apa yang disebut "pemerintahan Aceh yang demokratis." Juru runding GAM Tengku Kamaruzaman mengakui, itu merupakan konsesi, tapi dia menyangkal bahwa GAM kini telah terpojok. Tengku Kamaruzaman [TK]: Saya pikir ini adalah konsesi-konsesi bagi proses perundingan yang memang konsekuensi-konsekuensi politik yang harus kita lakukan, agar mekanisme yang kita inginkan dalam penyelesaian itu melalui cara-cara demokratis dan damai. RN: Bung Kamaruzaman kita tahu, saya sendiri di sini tahun 1999 dan 2001 saya di bagian Selatan. Tahun 1999 sangat berbeda. GAM bebas bergerak, bahkan di Banda Aceh. Kalau enggak, enggak ada 8 November kan? Kalau enggak, enggak ada perayaan terbuka 4 Desember. Jadi ada perbedaan kualitatif yang besar di lapangan. Kini sangat berubah. Situasi sekarang tidak begitu. Tadi saya ke desa Tiro, tentara berkeliaran, penduduk masih was-was, tetapi ada keamanan. GAM tidak mudah, tidak bebas bergerak. Satu perubahan dong, anda tidak menyangkal kan? TK: Ya, saya tidak menyangkal. Anda tahun sejak Inpres 4 yang dikeluarkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada bulan April 2001, itu jumlah pasukan TNI yang ditempatkan sangat banyak. Sebagai contoh di kecamanan Matan Kuli saja, itu 25 check points pos militer yang ada di sana. Jadi jumlah polisi dan militer yang ditempatkan di Aceh sangat banyak. RN: Itu karena Exxon? TK: Ya, karena Exxon. Dan banyak di wilayah lain juga. Dan tentu anda tahu, beberapa insiden yang terjadi di perkampungan itu imbasnya akan ke masyarakat. Pembakaran di mana mana, penyiksaan kepada masyarakat. Makanya kita tentu sangat memahami penderitaan rakyat, kita mencari demarkasi yang tidak merusak rakyat banyak. Kekerasan tentara dan Brimob memang masih banyak, tetapi menurut seorang wartawan senior di Banda Aceh, Adisyah, hal yang sama terjadi oleh GAM dan menjadi penyebab kemunduran posisi GAM yang terdesak ke pedalaman. Adisyah: Sikap juga dari masyarakat yang sepertinya sudah cukup lama mereka itu tidak tahan lagi dengan suasana konflik yang berkepanjangan. Jadi membuat mereka ini jadi bosan, jadi bosan dengan keadaan yang ada di lingkungan mereka. Kemudian selain eksistensi TNI Polri di Aceh, juga kita melihat kesannya GAM itu mulai terpojok. Sebenarnya itu ada benarnya. Memang ruang gerak daripada dari para GAM ini terus dipantau dan dikunci, menyebabkan dia tidak leluasa sebelumnya. Selain itu mengapa nama GAM kian pudar di masyarakat. Itu sebenarnya juga kesalahan mereka, karena mereka sendiri yang menciptakan nama mereka itu jadi pudar. Dengan cara mereka sudah menyakiti hati rakyat. Dengan cara melakukan penangkapan, pembunuhan-pembunuhan dan perampokan-perampokan terhadap rakyat jelata, sekalipun. Para pengusaha di Aceh, dua tahun terakhir ini semua sudah pada hengkang. Mereka hijrah ke Sumatra Utara, Riau, Jambi, Batam dan Jakarta sendiri. Mungkin kita bisa melihat, akibat pengungsian secara tidak terkoordinir ini, dahulunya di Indonesia ini sudah ada terkenal adanya nama mie Aceh. Mungkin di Jakarta sekarang di setiap pojok bisa melihat mie Aceh, di Bandung anda bisa melihat ada mie Aceh. Di Sumatra Utara itu juga cukup banyak mie Aceh. Mie Aceh, boleh saja menjadi indikator kemerosotan GAM, tetapi bagaimana rakyat di pedesaan sendiri menilai hal itu, misalnya di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Daerah ini, dulu adalah kawasan yang amat rawan. Dari situ pemimpin GAM Tengku Hasan di Tiro pada tahun 1976 mengawali pemberontakan, dan dari situ pula Hasan di Tiro berasal. Berikut ini, catatan pengalaman seorang relawan dan seorang penduduk, tentang situasi di Tiro tiga bulan belakangan. Relawan: Kelihatannya sudah agak aman. Cuman orang di luar yang enggak pernah masuk, jadi masih merasa, o saya enggak berani ke Tiro. Orang-orang di Sigli aja masih merasa Tiro ini sangat-sangat rawan, gitu. Jadi mereka yang enggak pernah pergi mendengar Tiro itu bagaimana, gitu. Ternyata saya lihat lebih membaik di sini. RN: Gimana kalau malem di sini, anda penduduk sini ya? Warga Tiro [WT]: Kalau malam di sini, kan kira-kira jam 8 sudah mulai sepi. Orang kan enggak jalan-jalan lagi. Selesai makan malam, kalau enggak ada kegiatan di rumah, mereka langsung tidur. RN: Penduduk kecamatan Tiro kan banyak yang pernah menjadi korban ya? WT: Ya kebanyakan mereka ditahan. RN: Apa yang terasa di sini? mencekam, traumatis, seperti apa? WT: Kalau sekarang kan ada yang mencekam pada waktu malam. Kalau trauma, ya masih banyak taruma. Takut kalau lihat Brimob jalan, orang akan belok ke jalan lain. Rasa takut ngelihatnya. Sekian laporan Aboeprijadi Santoso dari Aceh. * GEMA PIALA DUNIA 2002 Kita buka laporan khusus kali ini dengan serba-serbi berita seputar penyelenggaraan Piala dunia. Tekanan politik dan pertemuan darurat tetap tidak menolong. Jumlah penonton di stadion Gwangju, Korea Selatan tetap minim. Sewaktu pertandingan pertama, Cina melawan Costa Rica, 16 ribu dari 43 ribu tempat duduk kosong, walaupun ribuan suporter Cina datang mendukung tim nasional mereka, yang untuk pertama kalinya ikut dalam putaran Piala Dunia. Banyak penggemar sepak bola yang ingin menonton pertandingan, namun akibat kesalahan di kantor penjual tiket FIFA, banyak tiket tidak diterima para pembeli. Perdana Menteri Junichiro Koizumi memerintahkan Menteri Olah Raga Jepang menegur FIFA, dan menyampaikan masalah ini kepada Federasi Sepak Bola Internasional. Sementara Korea Selatan mengambil alih penjualan 3000 tiket untuk pertandingan pertama Korea Selatan melawan Polandia. Komisi Pengawasan FIFA menyelidiki apakah striker Brasil Rivaldo berpura-pura jatuh sewaktu duel melawan Turki, Senin lalu. Pemain Turki Hakan Unsal menjadi korban aksi Rivaldo di corner. Wasit Korea Selatan, Yung-ho mengganjar Hakan Unsal dengan kartu kuning kedua, disusul kartu merah. Ini berati Unsal tidak boleh bermain dalam pertandingan berikut melawan Kosta Rika Ahad mendatang. Apabila Rivaldo terbukti berpura-pura, maka ia bisa dikenai denda. Pemain tengah Senegal Khalilou Fadiga dituduh mencuri kalung emas seharga 300 euro Ahad pekan lalu,di sebuah toko perhiasan di Daegu, tempat berlatih tim Senegal. Pemain tengah kesebelasan Auxerre Prancis mengakui perbuatannya dan menyerahkan kalung kepada polisi. Fadiga menyatakan ia mencuri setelah bertaruh dengan timnya. Pihak Yustisi Korsel, memutuskan untuk tidak menuntut karena kerugian sangat kecil, lagipula para pemain menghadapi tekanan psikis sangat besar. Sekarang beralih ke laporan pertandingan. Selasa kemarin dimainkan tiga pertandingan yang bernada Asia, kesebelasan tuan rumah Jepang dan Korea Selatan juga harus berlaga, di samping Cina. Cina ternyata sangat mudah dipatahkan Costa Rica. Setelah kekalahan 2-0 Selasa kemarin, para pemain Cina bisa bersiap-siap mengepak koper, karena dalam duel-duel berikutnya melawan Brazil dan Turki, hampir tidak ada harapan tim asuhan Bora Milutinovic ini bakal menang. Bisa dikatakan Cina memperburuk muka persepakbolaan di Asia, karena serangan mereka sangat lemah, mudah patah, dan pertahanan gampang hancur berantakan. Duel antara dua kesebelasan "cilik" ini memang tidak menarik banyak orang. Di babak pertama pertandingan berjalan membosankan, dan berakhir 0-0 tanpa gebrakan berarti. Di babak kedua Kosta Rika meningkatkan serangan, dan membuahkan hasil di menit ke-60 ketika para pemain Cina kelihatan kehabisan tenaga. Paolo Wanchope berhadapan dengan kiper Cina Jiang Jin, tendangannya diblok bek Cina dan mental ke arah Ronald Gomez, yang langsung menghajar dengan tembakan kaki kiri. Gol! Gol kedua disarangkan empat menit kemudian ketika para pemain Cina masih belum sadar serta pertahanan mereka berantakan. Kosta Rika menggunakan kesempatan ini secara optimal, dan Mauricio Wright menyarangkankan gol kedua di menit ke-65. Kita beralih ke pertadingan kedua antara tuan rumah Jepang melawan "setan merah" Belgia. Hingga akhir babak pertama, baik Jepang maupun Belgia bertahan sama kuat. Pada awal pertandingan kelihatannya Jepang lebih banyak menyerang, tetapi Belgia dapat bertahan dengan mudah. Di babak kedua keadaan berubah. Permainan kedua tim menjadi lebih agresif dan dalam 15 menit pertama kedudukan berubah menjadi 1-1. Di menit ke-57 Marc Wilmots berhasil menyarangkan gol kedua. Dua menit kemudian Takayuki Suzuki menyarangkan gol pertama untuk jepang, karena kesalahan besar dala pertahanan Belgia. Setelah itu duel berlangsung seru. Setelah Verheyen mendapat kartu kuning, Shinji Ono mencoba menyarangkan gol kedua, yang ditangkap De Vlieger. Publik Jepang antusias, tapi sportif. Akhirnya Junichi Inamoto, pemain cadangan Arsenal, mencetak gol kedua untuk Jepang di menit ke-67 setelah lolos dari hadangan dua bek Belgia. Pemain Belgia tak mau menyerah begitu saja. Mereka nyaris bikin gol kalau saja tembakan keras Bart Goor tidak melebar ke sisi gawang. Tak lama kemudian giliran Wilmots beraksi. Namun sundulannya bisa diselamatkan kiper Seigo Narazaki. Akhirnya keberuntungan datang juga. Di menit 75 Peter van der Heyden membungkam penonton tuan rumah lewat golnya. Jepang urung memetik kemenagan. Di Group D, tuan rumah Korea Selatan menaklukan Polandia dua kosong. Tim asuhan Guus Hiddink mengambil langkah penting menuju ke putaran kedua. Korea Selatan memulai tekanan, dan di menit ke-26 tendangan keras Yong Sang Chul membawa Korsel sementara 1-0 atas Polandia. Kiper Polandia Jerzy Dudek tidak mampu menangkap. Publik Korea gemuruh, dan tidak lama setelah itu kembali Yong Sang-Chul beraksi. Setelah mengelakkan bola dari bek Polandia, dan dari jarak 20 meter, ia berhasil menyarangkan gol kedua di menit 53. Publik meledak, bahkan seakan-akan satu negara ikut berteriak Kini kita ke Suwon, Korea Selatan, untuk menyorot favorit juara Portugal akan melawan Amerika Serikat. Meski diunggulkan, jangan lupa, Amerika Serikat juga memiliki penyerang yang handal. Ikuti analisa peta kekuatan dua tim ini bersama Rony Pattynasarani dari Seoul dalam wawancara dengan rekan Gerard Bibang. Ronny Patinasarani [RP]: Kalau kita melihat Amerika Serikat ini adalah penampilan mereka yang keempat sejak mereka ikut dalam piala dunia. Andalan mereka adalah karakter timnya, pemain-pemain ini mempunyai mental dan semangat yang kadang-kadang bisa membuat lawan kesulitan. Mereka punya pemain yang bermain di Ajax misalnya John Brian. Kemudian di NAC Breda juga ada Ernie Stewart. Serta pemain-pemain lainnya yang punya jam terbang di klub-klub Eropa. Sehingga jelas mereka bisa mengoptimalkan kekuatan dalam organisasi serangan dan tentunya ini bisa menghasilkan point atas Portugal. Tapi yang penting kuncinya mereka punya motivasi, punya semangat juang yang tinggi dan punya disiplin dalam permainan ini. Radio Nederland [RN]: Apakah sebaiknya Amerika Serikat harus lebih banyak bertahan atau menyerang? Karena nampaknya keunggulan mereka terletak pada Claudio Rheina dan penyerang tandemnya. Sedangkan pertahanan belakang kurang begitu kuat. RP: Untuk menghadapi Portugal yang kita ketahui pemain-pemainnya mempunyai skill begitu tinggi, tidak ada jalan lain mereka harus lebih banyak berkonsentrasi dalam memperkuat pertahanan. Dimana nanti mereka akan menempatkan banyak pemain-pemain di garis berbahaya ini, nah, di sini mereka harus disiplin. Dan tugas ini harus jelas. Sehingga di situklah merka harus melakukan tekanan-tekanan ketat, karena menghadapi Portugal kita tidak bisa adu teknik atau skill dalam arti kata satu lawan satu. Harus ada double cover yang apabila satu pemain Portugal lewat yang lain bisa langsung melakukan pressing terhadap mereka. Dengan pertahanan zona defense yang dilakukan dengan man to man marking inilah yang bisa menentukan apakah Amerika bisa menahan serangan Portugal. Sangat riskan sekali kalau Amerika melayani permainan adu teknik dengan Portugal. Justru mereka harus pintar menjalankan taktik memperkuat pertahanan kemudian melakukan man marking. Harus ada kombinasi. Sekarang kita beralih ke Portugal, tim yang bertaburan bintang. Bisa jadi karena lawan dipandang enteng dan Portugal lebih mementingkan seni pertandingan sehingga lupa mencetak gol. RP: Ini yang ditakuti pelatih Oliviera! Karena kita ketahui bahwa pemain-pemain Portugal yang bertebaran bintang ini kadang-kadang keasyikan bermain sehingga lupa bahwa tujuan utama dalam pertandingan adalah bagaimana mencetak gol. Mereka kadang-kadang terlena dengan permainan cantik. Kalau ini terjadi mereka akan mengalami kesulitan menembus pertahanan ketat Amerika. Justru mereka juga harus meningkatkan kecepatan serangan dengan variasi, kapan melalui individu dan kapan melalui kerjasama dengan teman-teman. Kalau hanya bergantung dengan individu ini akan agak sulit. Karena kemungkinan besar pemain seperti Rui Costa, Louis Vigo dan Nuno Gomez akan mendapatkan pengawalan ketat dari pemain-pemain Amerika. Sehingga di sini butuh kerjasama tim yang bagus untuk menembus pertahanan Amerika. RN: Kira-kira bintang Portugal siapa yang bisa menembus pertahanan Amerika? RP: Di sana bisa Conceciau yang kita ketahui ini pemain yang memperkuat Inter Milan. Dan ada satu penyerang yang cukup mobile yaitu Pauletta. Kemungkinan sangat berbahaya kalau pemain-pemain AS terlalu berkonsentrasi terhadap penyerang Portugal lainnya. Sehingga tandem penyerang yang rajin naik ke atas ini, bisa lolos, apalagi ada Petit yang mempunyai naluri menerobos lini pertahanan. Demikian Roni Patinasarani dari Seoul Korea Selatan. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
