---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 18 Juni 2002 16:10 UTC



** TIM MEDIS KUNJUNGI SOEHARTO

** EMPAT PELAUT INDONESIA DICULIK DI PERAIRAN FILIPINA

** KOREA SELATAN KE PEREMPAT FINAL

** TOPIK GEMA WARTA: BENARKAH SOEHARTO SAKIT?

** TOPIK GEMA WARTA: MEGAWATI BUTUH PERGANTIAN KABINET

** TOPIK GEMA PIALA DUNIA: KOREA SELATAN SECARA MENGEJUTKAN LANJUT KE
PEREMPAT FINAL



* TIM MEDIS KUNJUNGI SOEHARTO

Mantan Presiden Indonesia, HM Soeharto diperiksa medis Selasa ini.
Tim dokter indipenden terdiri dari 12 orang mengunjungi mantan
presiden ini.
Tim medis ini memerikas sejauh mana kesehatan HM Soeharto
memungkinkan ia bisa diadili. Pemeriksaan ini disaksikan dua jaksa
penuntut dan tim pengacara Soeharto. Maret lalu pengadilan Jakarta
menilai kesehatan Soeharto masih tidak memungkinkan untuk mengikuti
proses pengadilan. Mantan bapak pembangunan ini dituduh KKN, ketika
menjabat presiden RI selama 32 tahun.
Sejak tahun 2000 Soeharto mulai diperiksa, tetapi proses selalu
ditunda karena ia diduga seringkali kena strook.
Upaya untuk menyeret mantan presiden ini selalu kandas di tengah
jalan. Bulan silam Soeharto terlihat menghadiri pernikahan salah
seorang cucunya dan ia terlihat sehat dan segar bugar. Lebih lanjut
silakan menyimak Gema Warta.


* EMPAT PELAUT INDONESIA DICULIK DI PERAIRAN FILIPINA

Empat orang pelaut warga Indonesia diculik di perairan Filipina
Selatan. Kapal mereka diserbu tidak jauh dari pulau Basilan. Aksi
penculikan kemungkinan ulah anggota gerakan Abu Sayyaf yang memiliki
basis di pulau Basilan. Empat pelaut diantaranya nakoda, dilarikan,
sementara enam awak lainnya ditinggalkan di kapal.
Dalam rangka memerangi teroris internasiional, Tentara Filipina
sedang memburu gerakan Abu Sayyaf di pulau Basilan. Filipina mendapat
asistensi seratusan orang tentara elit Amerika Serikat.


* KOREA SELATAN KE PEREMPAT FINAL

Korea Selatan berhasil lolos ke babak perempat final Piala Dunia.
Pada pertandingan Selasa malam, tim asuhan Guus Hiddink ini
menundukkan Italia 2-1 di stadion Daejeon Korea. Gol penentu dicetak
pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu. Korea akan berhadapan
dengan Spanyol di perempat final 22 Juni mendatang.
Sementara satu negara mitra tuan rumah penyelenggara Piala Dunia,
Jepang tidak berhasil lolos ke babak perempat final. Selasa sore tadi
kesebelasan Jepang ditundukkan Turki 0-1. Dengan demikian Turki akan
berhadapan dengan Senegal pada perempat final 22 Juni mendatang.


* SIPIR NONTON PIALA DUNIA, 48 NARAPIDANA RUTAN PEKANBARU KABUR

Dipastikan 48 orang narapidana rutan Pekanbaru Riau melarikan diri
ketika para sipir sedang asik nonton Piala Dunia di televisi,
demikian dilaporkan polisi setempat. Kebobolan terjadi ketika para
sipir menyaksikan pertandingan Brasil-Belgia, Senin sore. Para
narapidana mendadak beraksi dan menyekap para penjaga rutan. Para
narapidana akhirnya merebut kunci dan melarikan diri lewat gerbang
belakang. Polisi langsung mengerahkan 60 aparat untuk mengadakan
pengejaran. Hingga saat ini baru 16 orang yang berhasil dibekuk
kembali.


* PRESIDEN HAMID KARZAI JUGA TIDAK BISA GERAKAN LOYA JIRGA

Presiden Afganistan, Hamid Karzai juga tidak berhasil menggerakkan
dewan asemble Loya Jirga untuk melanjutkan musyawarah Senin kemarin.
Dalam pidatonya di depan 1500 orang sesepuh suku Afganistan, Hamid
Karzai sengaja menghindari dua topik pemicu konflik dalam Loya Jirga.
Topik peka tersebut adalah sistem penunjukan parlemen baru dan
susunan pemerintahan sementara yang harus mempersiapkan pemilu.
Menurut kalangan presiden, Selasa ini Hamid Karzai akan mengajukan
empat atau lima nama menteri koordinator.


* 19 TERBUNUH AKIBAT BOM BUNUH DIRI DI YERUSALEM

Dipastikan 19 orang terbunuh akibat bom bunuh diri dalam bis, di
Yerusalem. Di antara korban tewas adalah sang pelaku warga Palestina.
Sementara sedikitnya 40 orang penumpang mengalami luka-luka. Bis
meledak pada jam sibuk tidak jauh dari stopan lampu merah di
Yerusalem Selatan. Gerakan milisia sempalan Hamas menyatakan
bertanggungjawab atas aksi tersebut.
Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon yang langsung meninjau lokasi
kejadian, menjanjikan akan tetap meneruskan pemberantasan teror
Palestina. Pemerintah Palestian mengecam aksi tersebut dan menyangkal
segala keterlibatan.
Aksi bunuh diri di Yerusalem ini terjadi di saat Presiden Amerika
Serikat, George W. Bush sedang memikirkan putaran baru perundingan
Timur Tengah.
Sejak tahun lalu Uni Eropa memasukkan organisasi sayap milisi Hamas
ini sebagai salah satu organisasi teror. Senin kemarin Uni Eropa
menambah daftar hitam organisasi teror dengan Brigade Al Aqsa dan
Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina.


* BANK AS DAN SWISS DITUNTUT, KARENA PERNAH MENDUKUNG REJIM APARTHEID

Sekelompok Warga Afrika Selatan menuntut ganti rugi 50 milyar dolar
dari bank Amerika dan Swiss yang pernah bekerjasama dengan rejim
Apartheid. Sebuah tim pengacara Amerika Serikat dan Afrika Selatan
mengawali proses ini. Para pengacara diperkirakan akan mengadukan
tuntutan kompensasi ini ke pengadilan di New York Amerika Serikat.
Warga kulit hitam Afrika Selatan menyakini bahwa bank-bank yang
bekerasama dengan rejim kulit putih Apartheid, Citigrup, Credit
Suisse dan UBS turut bertanggungjawab atas penderitaan warga kulit
hitam.
Warga Afrika Selatan dan pengacara mereka yang sedang mengadakan
jumpa pers di Zurich, diprotes warga Swiss yang marah.  Mereka
beranggapan bahwa kasus ini merusak nama baik Swiss. Warga kulit
hitam Afrika Selatan tersebut diperkirakan juga akan menuntut ganti
rugi dari perusahaan Barat lainnya yang pernah bekerja sama dengan
rejim rasis Apartheid di Afrika Selatan.


* BENARKAH SOEHARTO SAKIT?

Tim kedokteran Kejaksaan Indonesia kembali memeriksa bekas presiden
Suharto. Menurut Denny Kailimang, pengacara cendana, kesehatan
Suharto memang secara fisik baik, namun tetap sulit berkomunikasi.

Denny Kailimang [DK] : Tadi telah dilakukan pemeriksaan selama kurang
lebih dua jam. Mulai dari jam 11:00 sampai jam 13:00 siang. Pak Harto
diperiksa kelihatannya secara lengkap oleh tim dokter indipenden yang
dibawa oleh pihak kejaksaan. Saya juga tidak tahu hasilnya apa,
karena itu ada pemeriksaan laboratorium ada pemeriksaan segala macam
ya. Jadi itu adalah kewenangan dokter untuk memberikan keterangan
terhadap hasil pemeriksaan tersebut.

Paling tidak kalau saya menilai bahwa hasil pemeriksaan tersebut
harus dilaporkan kepada Kejaksaan dan kejaksaan yang akan mengambil
satu keputusan. Untuk apa namanya sesuai hasil pemeriksaan yang telah
dilakukan oleh tim doter indipenden tersebut. Jadi secara fisik benar
dia cukup sehat. dia bisa berdiri, dia bisa jalan ya tetapi di dalam
hal ini menurut keterangan dokter terakhir bahwasanya sakit yang
diderita pak Harto adalah sakit pada jaringan otaknya yang sudah
permanen.

Wartawan Bali Post, Heru B. Arifin memberikan keterangan berbeda
dengan Kailimang. Suharto justru terlihat sehat bugar dalam
perkawinan cucunya.

Heru B. Arifin [HBA] : Waktu itu taggal 23 Mei 2002 saya mengikuti
pesta pernikahan Danti Rukmana dengan Adrianto Sutoya. saya masuk
memang diundang salah satu sumber saya yang cukup dekat dengan
keluarga Cendana dan kebetulan saya menyamar karena dilarang pada
saat itu. Ketika saya bisa masuk melalui suatu penyamaran mengikuti
satu keluarga aasl Bogor, maka pada saat itu saya bisa melihat Pak
Harto secara langsung. Di sana Pak Harto tampak begitu sehat, segar
bugar, wajahnya tidak pucat dan duduknya juga cukup tegak, dadanya
juga cukup tegak. Dia tidak loyo, tidak kekanan tidak ke kiri. Dan
memang tidak ada kusi roda atau tongkat-tongkat penyangga apalagi
dipapah oleh beberapa orang atau mungkin diberi alat bantu lainnya.

Dan ketika Pak Harto diminta oleh pembawa acara agar memberikan
ucapan kepada kedua mempelai, itupun mendengar dengan baik, artinya
Pak Harto pendengarannya tidak tuli sehingga Pak Harto langsung
memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan pada saat dia
berjalan antara tenpat duduknya dengan kedua mempelai, sekitar 10
meter itu juga berdiri dengan baik, berjalan dengan normal tidak
sempoyongan tidak ada yang memapah sama sekali dan tidak ada kursi
penyangga atau kursi roda untuk mendorong Pak Harto ke sana, tidak
ada! Dan dia berjalan cukup tegak. Kemudian dia bersalaman dengan
Danti Rukmana dan Adrianto Supoyo disertai juga dengan Indra Rukmana
dan Mbak Tutut. Setelah itu baru kemudian pak Harto kembali, tetapi
tidak ke tempat duduknya tetapi dia ke ruang makan VIP yang memang
sudah disediakan oleh panitia. Di situ pak Harto juga berjalan dengan
baik.

Saya pada saat itu jaraknya sangat dekat, sekitar 2,5 meter saja dari
pak Harto berjalan. Dan pagar bagus, yaitu orang-orang yang mengawal
pak Harto itu tidak memegang pak Harto. Pak Harto berjalan biasa dan
pagar bagusnya berada di belakang, hanya mengikuti saja. Dan kemudian
saya mengetahui pak Wiranto, Jenderal Wiranto, mantan panglima TNI
dan mantan KSAD Jenderal R. Hartono. Mereka berada di ruang VIP yang
saya lihat mungkin berbicara dengan pak Harto, karena pak Harto yang
pada saat itu juga saya lihat dengan mata kepala sendiri berbicara
dengan eyang dari Adrianto Supoyo. Dia bersalaman, kemudian berbicara
sejenak kemudian pak Harto duduk di meja makan.

Ketika saya kembali akan pulang, saya melihat pak Harto justru
foto-foto bersama tersenyum-senyum dengan beberapa undangan. Menurut
pandangan saya memang secara kasat mata, pak Harto memang sangat
sehat. Dan pendengarannya pun tidak tuli atau tidak terganggu.

Radio Nederland [RN]: Anda melihat dia berkomunikasi aktif atau
tidak?

HBA:Berkomunikasi aktifnya hanya dengan eyang dari Adrianto Supoyo.

RN: Artinya mereka saling bertukar bicara begitu ya?

HBA: Ada pembicaraan sedikit. Memang tidak lama. Pembicaraan sedikit,
karena memang saya tidak mendengar ucapan atau pembicaraannya, tetapi
dari gerakan bibir yang dilakukan pak Harto, itu pak Harto berbicara.

RN: Apa Anda sudah menerima ancaman karena ada kabar menyebut bahwa
Anda diancam sekarang?

HBA: Memang saya diancam dan saat ini saya memang di luar Jakarta.
Ancaman hanya lewat telepon dan memang ingin mencelakai saya sebagai
penulis berita itu. Tapi takut itu manusiawi ya. Takut itu manusiawi.
ancaman memang ada, sehingga saya pasrahkan pada Tuhan. Saya yakin,
Tuhan itu akan memberikan perlindungan bagi saya. Saya mati sekarang,
besok itu sudah ada catatan. Saya tidak takut mati atau takut apa.
Memang kematian sudah ada takdirnya.

Saya sudah bertemu dengan bapak Muhammad Assegaf secara empat mata
dan beliau mengatakan kepada saya pernah bercerita bahwa tulisan saya
itu pernah dibeber di keluarga Cendana dan di sejumlah pengacaranya.
Kemudian pak Assegaf mengatakan tolong beritahu saya apakah tulisan
saudara Heru B Arifin ini ada yang salah dan di situ memang keluarga
Cendana atau pun yang lain tidak ada yang mengatakan bahwa tulisan
saya itu salah. Dan pak Assegaf juga sedikit memberikan jaminan
kepada saya agar saya tidak diapa-apakan oleh siapa pun.

Wartawan Bali Post, Heru B. Arifin.


* MEGAWATI BUTUH PERGANTIAN KABINET

INTRO: Belakangan ini beredar isu, bahwa Presiden Megawati akan
mereshuffle kabinetnya. Meski isu reshuffle ini dibantah DPP-PDI
perjuangan, namun isu tersebut terus saja bergulir di masyarakat.
Nama-nama orang yang diprediksi akan duduk di kabinet baru juga sudah
beredar. Menurut pengamat politik AS Hikam, nama-nama ini lebih
merupakan teoritikus dan tidak mengerti keinginan rakyat,berikut
laporan Syahrir dari Jakarta.


Meski DPP PDI-Perjuangan membantah adanya reshuffle kabinet, namun
masalah pergantian kabinet ini tersebut terus saja bergulir di
masyarakat. Masyarakat politik di Indonesia sudah terbiasa dengan
pelbagai bantahan yang di kemudian hari toh terlaksana juga. Seperti
misalnya pergantian Widodo oleh Endriartono, dan naiknya Ryamizard
sebagai KSAD. Meski terlambat namun pada akhirnya Presiden Megawati
tetap saja membenarkan isu yang bergulir di masyarakat dengan
melakukan pengangkatan-pengangkatan pejabat-pejabat yang sebelumnya
sudah diisukan itu. Demikian pula dengan penggeseran Ketua BPPN yang
lama I Gde Putu Arya Suta. Berkali-kali dibantah tetapi pada akhirnya
dilaksanakan juga. Ketika itu pun, mantan Sekjen Suripto sudah
mengatakan bahwa "telornya sudah pecah." Artinya pergantian ini sudah
dimulai dan akan disusul oleh pergantian Panglima TNI, dan
jabatan-jabatan tinggi lainnya.

Kalau pada zaman pemerintahan Soeharto pergantian pejabat tinggi
negara dilakukan setelah Sidang Umum atau Sidang Istimewa MPR, maka
keadaan politik sekarang justru memaksa para presiden sesudah
Soeharto untuk mengadakan pergantian kabinet sebelum Sidang Tahunan
MPR agar posisi mereka makin kuat saja. Tidaklah mengherankan kalau
sekarang, menjelang Sidang Tahunan MPR, sudah beredar beberapa nama
yang bakal menggantikan beberapa menteri Kabinet Gotong Royong. Di
DPR-RI mau pun di beberapa DPP Partai besar, beredar luas nama-nama
orang yang diprediksi bakal duduk di kabinet Gotong Royong.

Di DPR RI mau pun di beberapa DPP partai besar nama orang yang
diprediksi akan duduk di kabinet merupakan orang-orang yang sudah
dikenal publik.  Mulai dari Tjahyo Kumolo yang disebut sebagai calon
mensesneg, Roy BB Janis, calon menseskab dan Laksamana Widodo AS
sebagai menteri pertahanan baru. Yang termasuk orang-orang yang
pernah menentang Soeharto adalah Adnan Buyung Nasution dan Syahrir.
Keduanya pernah punya hubungan baik dengan Megawati meski tahun
terakhir ini keduanya mengkritik Megawati karena, konon, tidak masuk
dalam Kabinet Gotong Royong. Syahrir disebut-sebut akan menjadi menko
perekonomian baru menggantikan teman sejawatnya di penjara tahun
1974, yaitu Dorodjatun Kuntjoro-Jakti. Djatun dinilai terlalu pro IMF
dan Orde Baru, serta bergerak terlampau lamban. Sedangkan Sri Edi
Swasono, menantu proklamator Bung Hatta juga disebut-sebut sebagai
calon menteri koperasi dan UKM. Ada pun yang diharapkan bisa
menempati posisi menteri keuangan adalah Sri Mulyani Indrawati.

Nama-nama yang beredar tadi, menurut pengamat politik AS Hikam
sebagian besar tidak layak menjabat menteri. Bagi Hikam mereka toh
tidak akan bekerja optimal. Orang Gus Dur ini menilai tim ekonomi
yang terdiri dari Sri Mulyani dan Syahrir tak akan mampu bekerja
baik. Mereka, lanjut Hikam, hanya tahu teori akademik tapi tak pernah
mengerti ekonomi yang diinginkan rakyat. Mereka dianggapnya tidak
mengerti ekonomi kerakyatan karena hanya berpegang pada buku-buku
yang pernah dengan tekun mereka pelajari.

Tapi apa pun yang mau dikatakan para analis politik, yang pasti Mega
perlu tim ekonomi baru dan perlu dukungan militer. Militer pun saat
ini merasa puas dengan pemerintahan Megawati. Karena itu meski
mengakui bahwa hak pilih dan dipilih TNI Polri harus didukung karena
hak mereka sama dengan warga negara lain. Untuk sementara ini Widodo
mau pun Da'i Bachtiar menunda perjuangan hak-hak ini. Widodo
mengatakan, hak pilih TNI tidak berlaku, TNI tetap netral.


Widodo: "Di dalam implementasi ini nantinya, saya kira TNI akan
melakukan pendalaman dan pembahasan yang sangat cermat, sangat
hati-hati. Sehingga nantinya apapun yang akan diputuskan oleh
pimpinan TNI, itu harus benar-benar memberikan jaminan bahwa itu
adalah yang terbaik."


Sedangkan Kapolri Da'i Bachtiar menunjuk bahwa hak suara untuk
TNI/Polri itu, kalau pun jadi, masih akan lama, karena terlebih
dahulu harus dilakukan revisi UUD.


Da'i Bachtiar: "Ada UUD yang harus direvisi kan. Kalau nanti Polri
diberi hak"

Bagaimana pun Presiden Megawati harus bisa memperkuat posisinya
menghadapi Sidang Tahunan MPR mendatang. Kalau pun dia belum
sepenuhnya mendapat jaminan dukungan dari partai besar misalnya,
setidak-tidaknya mendapat dukungan militer dan polisi . Dan dengan
tim ekonomi yang kuat serta tim pelaksana penegakan hukum yang tegas,
ia berharap dapat memperoleh dukungan dari rakyat. Karena itu
reshuffle kabinet mendatang ini sangat penting bagi Megawati.
Demikian laporan Syahrir dari Jakarta.


* KOREA SELATAN SECARA MENGEJUTKAN LANJUT KE PEREMPAT FINAL

Korea Selatan berhasil lolos ke babak perempat final Piala Dunia.
Pada pertandingan Selasa malam, tim asuhan Guus Hiddink ini
menundukkan Italia 2-1 di stadion Daejeon Korea. Gol penentu dicetak
pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu. Korea akan berhadapan
dengan Spanyol di perempat final 22 Juni mendatang. Berikut wawancara
rekan Gerard Bibang dari Radio Nederland dengan Rony Pattinasarani
seusai pertandingan.

Radio Nederland [RN] : Ya Ronny Pattinasarani anda berada di stadion.
Bagaimana dengan reaksi warga setempat dengan kemenangan ini?

Ronny Pattinasarani [RP] : Kita lihat pada saat gol sudden death ini
seluruh penonton berjingkrak, bahkan tidak sedikit yang meneteskan
air mata. dan begitu pertandingan selesai mercon dan petasan, kembang
api kita lihat dari luar stadion sehingga suasana di stadion ini
begitu bagus. Di mana seluruh penonton berdiri menyambut  timnya. dan
kita lihat sekarang presiden Korea Selatan turun ke lapangan juga
untuk memberikan salaman kepada seluruh pemain dan officials
menyambut kemenangan bersejarah bagi Korea Selatan yang bisa lolos ke
babak perempat final. Dan kita lihat sampai saat ini penonton tidak
ada yang meninggalkan stadion. Semua melakukan pesta dan tidak
sedikit juga yang mencucurkan air mata tanda kegembiraan karena Korea
berhasil mengalahkan Itali.

RN : Bung Ronny ini tentu titik yang paling bersejarah untuk Korea
Selatan dan juga mungkin untuk Asia?

RP : Iya karena kita lihat bahwa setelah Jepang tadi kalah, maka
inilah satu-satunya tim Asia yang bisa lolos ke perempat final dan
ini merupakan sejarah baru bagi Korea Selatan dan bagi sepakbola
Asia. Bahwa ada tim Asia yang mampu lolos ke putaran perempat final.
Dan mudah-mudahan kita tentu mengharapkan Korea ini akan bisa
berlanjut terus sampai pertandingan terakhir Piala Dunia ini.

RN : Bung Ronny, kemenangan spektakuler Korea Selatan ini apakah
karena dukungan jutaan warga Korea Selatan atau karena perubahan
sistem permainan yang diterapkan oleh pelatih Guus Hiddink?

RP : Kalau saya lihat yang luar biasa ini adalah faktor Guus Hiddink,
kita lihat di babak pertama dan babak ke dua itu nyata benar
perbedaan permainan mereka. Kalau di babak pertama kelihatan sekali
bahwa Korea Selatan itu kehilangan kepercayaan diri dan kehilangan
khas permainan mereka. Mereka terbawa oleh ritme tim Itali, tetapi
babak ke dua kita lihat setelah mungkin masukan dari Guus Hiddink,
perubahan menyolok terlihat di dalam penampilan mereka sehingga khas
daripada tim Korea ini kelihatan muncul. Mereka mempercepat
permainan, mereka tampil agresif dan ini yang membuat pemain-pemain
Itali kelabakan dan dua gol ini jelas akibat daripada kehilangan
kepercayaan diri dari pemain-pemain Itali, khususnya Panucci dan
Maldini.

RN : Apakah karena faktor psychologis di mana Francesco Totti itu
mendapat kartu merah, juga bermain peranan untuk melemahkan serangan
Italia.

RP : Itu salah satu sebab yang terjadi pada perpanjangan waktu. Tapi
pada saat babak ke dua kita lihat walaupun Totti juga ada tapi tidak
banyak mempengaruhi timnya. Dan yang mengherankan Itali yang memiliki
pemain-pemain kelas dunia tidak bisa keluar dari tekanan yang
dilakukan oelh pemain-pemain Korea terutama dibabak ke dua ini.

RN : Jadi menurut anda ini permainan khas Korea Selatan atau
permainan khas Asia ini mampu bertahan terus di Piala Dunia ini?

RP : Ya mudah-mudahan dengan suksesnya Korea ini juga memacu kepada
negara-negara Asia lainnya bahwa apabila mereka serius melakukan
pembinaan prestasi, bahwa tidak mungkin mereka juga bisa bersaing
dengan negara-negara Eropa. Karena kita lihat sekarang ada
perkembangan sepak bola. Ya bahwa sekarang yang dibutuhkan adalah
speed dan power, dan kita ketahui bahwa pemain-pemain Asia memiliki
kwalitas ini untuk bias bersaing dengan negara-negara di Eropa dan
Amerika Latin.

RN : Korea Selatan akan berhadapan dengan Spanyol. Nah dengan
strategi permainan yang sekarang mampukah ia untuk terus melaju?

RP : Iya di sepak bola ini bisa saja terjadi surprise ya. Seperti
Itali juga tidak mengira bahwa Itali akan bisa kalah. Tapi ternyata
juga kalah dan bukan tidak mungkin nanti Korea yang punya rasa
percaya diri besar ya. Beban mereka tidak ada karena dengan tampil di
perempat final ini merupakan sejarah baru bagi Korea sehingga bisa
saja mental ini yang akan membawa Korea menghadapi Spanyol nanti
dengan perlawanan yang ketat.

RN : Bagaimana warga Korea Selatan masih berpesta pora di luar
stadion atau di dalam stadion?

RP : Tidak ada yang keluar malah pesta ya mereka menari-menari karena
rasa gembira sekali dan kita lihat juga di monitor tv yang besar di
stadion bagaimana keadaan di kota Seoul yang saat ini dibanjiri
dengan warna merah. Mereka turun ke jalan untuk merayakan pesta
kemenangan timnya ini.

Demikian Ronny Pattinasarani kepada rekan Gerard Bibang


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke