--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 18 Juni 2002 16:10 UTC ** TIM MEDIS KUNJUNGI SOEHARTO ** EMPAT PELAUT INDONESIA DICULIK DI PERAIRAN FILIPINA ** KOREA SELATAN KE PEREMPAT FINAL ** TOPIK GEMA WARTA: BENARKAH SOEHARTO SAKIT? ** TOPIK GEMA WARTA: MEGAWATI BUTUH PERGANTIAN KABINET ** TOPIK GEMA PIALA DUNIA: KOREA SELATAN SECARA MENGEJUTKAN LANJUT KE PEREMPAT FINAL * TIM MEDIS KUNJUNGI SOEHARTO Mantan Presiden Indonesia, HM Soeharto diperiksa medis Selasa ini. Tim dokter indipenden terdiri dari 12 orang mengunjungi mantan presiden ini. Tim medis ini memerikas sejauh mana kesehatan HM Soeharto memungkinkan ia bisa diadili. Pemeriksaan ini disaksikan dua jaksa penuntut dan tim pengacara Soeharto. Maret lalu pengadilan Jakarta menilai kesehatan Soeharto masih tidak memungkinkan untuk mengikuti proses pengadilan. Mantan bapak pembangunan ini dituduh KKN, ketika menjabat presiden RI selama 32 tahun. Sejak tahun 2000 Soeharto mulai diperiksa, tetapi proses selalu ditunda karena ia diduga seringkali kena strook. Upaya untuk menyeret mantan presiden ini selalu kandas di tengah jalan. Bulan silam Soeharto terlihat menghadiri pernikahan salah seorang cucunya dan ia terlihat sehat dan segar bugar. Lebih lanjut silakan menyimak Gema Warta. * EMPAT PELAUT INDONESIA DICULIK DI PERAIRAN FILIPINA Empat orang pelaut warga Indonesia diculik di perairan Filipina Selatan. Kapal mereka diserbu tidak jauh dari pulau Basilan. Aksi penculikan kemungkinan ulah anggota gerakan Abu Sayyaf yang memiliki basis di pulau Basilan. Empat pelaut diantaranya nakoda, dilarikan, sementara enam awak lainnya ditinggalkan di kapal. Dalam rangka memerangi teroris internasiional, Tentara Filipina sedang memburu gerakan Abu Sayyaf di pulau Basilan. Filipina mendapat asistensi seratusan orang tentara elit Amerika Serikat. * KOREA SELATAN KE PEREMPAT FINAL Korea Selatan berhasil lolos ke babak perempat final Piala Dunia. Pada pertandingan Selasa malam, tim asuhan Guus Hiddink ini menundukkan Italia 2-1 di stadion Daejeon Korea. Gol penentu dicetak pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu. Korea akan berhadapan dengan Spanyol di perempat final 22 Juni mendatang. Sementara satu negara mitra tuan rumah penyelenggara Piala Dunia, Jepang tidak berhasil lolos ke babak perempat final. Selasa sore tadi kesebelasan Jepang ditundukkan Turki 0-1. Dengan demikian Turki akan berhadapan dengan Senegal pada perempat final 22 Juni mendatang. * SIPIR NONTON PIALA DUNIA, 48 NARAPIDANA RUTAN PEKANBARU KABUR Dipastikan 48 orang narapidana rutan Pekanbaru Riau melarikan diri ketika para sipir sedang asik nonton Piala Dunia di televisi, demikian dilaporkan polisi setempat. Kebobolan terjadi ketika para sipir menyaksikan pertandingan Brasil-Belgia, Senin sore. Para narapidana mendadak beraksi dan menyekap para penjaga rutan. Para narapidana akhirnya merebut kunci dan melarikan diri lewat gerbang belakang. Polisi langsung mengerahkan 60 aparat untuk mengadakan pengejaran. Hingga saat ini baru 16 orang yang berhasil dibekuk kembali. * PRESIDEN HAMID KARZAI JUGA TIDAK BISA GERAKAN LOYA JIRGA Presiden Afganistan, Hamid Karzai juga tidak berhasil menggerakkan dewan asemble Loya Jirga untuk melanjutkan musyawarah Senin kemarin. Dalam pidatonya di depan 1500 orang sesepuh suku Afganistan, Hamid Karzai sengaja menghindari dua topik pemicu konflik dalam Loya Jirga. Topik peka tersebut adalah sistem penunjukan parlemen baru dan susunan pemerintahan sementara yang harus mempersiapkan pemilu. Menurut kalangan presiden, Selasa ini Hamid Karzai akan mengajukan empat atau lima nama menteri koordinator. * 19 TERBUNUH AKIBAT BOM BUNUH DIRI DI YERUSALEM Dipastikan 19 orang terbunuh akibat bom bunuh diri dalam bis, di Yerusalem. Di antara korban tewas adalah sang pelaku warga Palestina. Sementara sedikitnya 40 orang penumpang mengalami luka-luka. Bis meledak pada jam sibuk tidak jauh dari stopan lampu merah di Yerusalem Selatan. Gerakan milisia sempalan Hamas menyatakan bertanggungjawab atas aksi tersebut. Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon yang langsung meninjau lokasi kejadian, menjanjikan akan tetap meneruskan pemberantasan teror Palestina. Pemerintah Palestian mengecam aksi tersebut dan menyangkal segala keterlibatan. Aksi bunuh diri di Yerusalem ini terjadi di saat Presiden Amerika Serikat, George W. Bush sedang memikirkan putaran baru perundingan Timur Tengah. Sejak tahun lalu Uni Eropa memasukkan organisasi sayap milisi Hamas ini sebagai salah satu organisasi teror. Senin kemarin Uni Eropa menambah daftar hitam organisasi teror dengan Brigade Al Aqsa dan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina. * BANK AS DAN SWISS DITUNTUT, KARENA PERNAH MENDUKUNG REJIM APARTHEID Sekelompok Warga Afrika Selatan menuntut ganti rugi 50 milyar dolar dari bank Amerika dan Swiss yang pernah bekerjasama dengan rejim Apartheid. Sebuah tim pengacara Amerika Serikat dan Afrika Selatan mengawali proses ini. Para pengacara diperkirakan akan mengadukan tuntutan kompensasi ini ke pengadilan di New York Amerika Serikat. Warga kulit hitam Afrika Selatan menyakini bahwa bank-bank yang bekerasama dengan rejim kulit putih Apartheid, Citigrup, Credit Suisse dan UBS turut bertanggungjawab atas penderitaan warga kulit hitam. Warga Afrika Selatan dan pengacara mereka yang sedang mengadakan jumpa pers di Zurich, diprotes warga Swiss yang marah. Mereka beranggapan bahwa kasus ini merusak nama baik Swiss. Warga kulit hitam Afrika Selatan tersebut diperkirakan juga akan menuntut ganti rugi dari perusahaan Barat lainnya yang pernah bekerja sama dengan rejim rasis Apartheid di Afrika Selatan. * BENARKAH SOEHARTO SAKIT? Tim kedokteran Kejaksaan Indonesia kembali memeriksa bekas presiden Suharto. Menurut Denny Kailimang, pengacara cendana, kesehatan Suharto memang secara fisik baik, namun tetap sulit berkomunikasi. Denny Kailimang [DK] : Tadi telah dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih dua jam. Mulai dari jam 11:00 sampai jam 13:00 siang. Pak Harto diperiksa kelihatannya secara lengkap oleh tim dokter indipenden yang dibawa oleh pihak kejaksaan. Saya juga tidak tahu hasilnya apa, karena itu ada pemeriksaan laboratorium ada pemeriksaan segala macam ya. Jadi itu adalah kewenangan dokter untuk memberikan keterangan terhadap hasil pemeriksaan tersebut. Paling tidak kalau saya menilai bahwa hasil pemeriksaan tersebut harus dilaporkan kepada Kejaksaan dan kejaksaan yang akan mengambil satu keputusan. Untuk apa namanya sesuai hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tim doter indipenden tersebut. Jadi secara fisik benar dia cukup sehat. dia bisa berdiri, dia bisa jalan ya tetapi di dalam hal ini menurut keterangan dokter terakhir bahwasanya sakit yang diderita pak Harto adalah sakit pada jaringan otaknya yang sudah permanen. Wartawan Bali Post, Heru B. Arifin memberikan keterangan berbeda dengan Kailimang. Suharto justru terlihat sehat bugar dalam perkawinan cucunya. Heru B. Arifin [HBA] : Waktu itu taggal 23 Mei 2002 saya mengikuti pesta pernikahan Danti Rukmana dengan Adrianto Sutoya. saya masuk memang diundang salah satu sumber saya yang cukup dekat dengan keluarga Cendana dan kebetulan saya menyamar karena dilarang pada saat itu. Ketika saya bisa masuk melalui suatu penyamaran mengikuti satu keluarga aasl Bogor, maka pada saat itu saya bisa melihat Pak Harto secara langsung. Di sana Pak Harto tampak begitu sehat, segar bugar, wajahnya tidak pucat dan duduknya juga cukup tegak, dadanya juga cukup tegak. Dia tidak loyo, tidak kekanan tidak ke kiri. Dan memang tidak ada kusi roda atau tongkat-tongkat penyangga apalagi dipapah oleh beberapa orang atau mungkin diberi alat bantu lainnya. Dan ketika Pak Harto diminta oleh pembawa acara agar memberikan ucapan kepada kedua mempelai, itupun mendengar dengan baik, artinya Pak Harto pendengarannya tidak tuli sehingga Pak Harto langsung memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan pada saat dia berjalan antara tenpat duduknya dengan kedua mempelai, sekitar 10 meter itu juga berdiri dengan baik, berjalan dengan normal tidak sempoyongan tidak ada yang memapah sama sekali dan tidak ada kursi penyangga atau kursi roda untuk mendorong Pak Harto ke sana, tidak ada! Dan dia berjalan cukup tegak. Kemudian dia bersalaman dengan Danti Rukmana dan Adrianto Supoyo disertai juga dengan Indra Rukmana dan Mbak Tutut. Setelah itu baru kemudian pak Harto kembali, tetapi tidak ke tempat duduknya tetapi dia ke ruang makan VIP yang memang sudah disediakan oleh panitia. Di situ pak Harto juga berjalan dengan baik. Saya pada saat itu jaraknya sangat dekat, sekitar 2,5 meter saja dari pak Harto berjalan. Dan pagar bagus, yaitu orang-orang yang mengawal pak Harto itu tidak memegang pak Harto. Pak Harto berjalan biasa dan pagar bagusnya berada di belakang, hanya mengikuti saja. Dan kemudian saya mengetahui pak Wiranto, Jenderal Wiranto, mantan panglima TNI dan mantan KSAD Jenderal R. Hartono. Mereka berada di ruang VIP yang saya lihat mungkin berbicara dengan pak Harto, karena pak Harto yang pada saat itu juga saya lihat dengan mata kepala sendiri berbicara dengan eyang dari Adrianto Supoyo. Dia bersalaman, kemudian berbicara sejenak kemudian pak Harto duduk di meja makan. Ketika saya kembali akan pulang, saya melihat pak Harto justru foto-foto bersama tersenyum-senyum dengan beberapa undangan. Menurut pandangan saya memang secara kasat mata, pak Harto memang sangat sehat. Dan pendengarannya pun tidak tuli atau tidak terganggu. Radio Nederland [RN]: Anda melihat dia berkomunikasi aktif atau tidak? HBA:Berkomunikasi aktifnya hanya dengan eyang dari Adrianto Supoyo. RN: Artinya mereka saling bertukar bicara begitu ya? HBA: Ada pembicaraan sedikit. Memang tidak lama. Pembicaraan sedikit, karena memang saya tidak mendengar ucapan atau pembicaraannya, tetapi dari gerakan bibir yang dilakukan pak Harto, itu pak Harto berbicara. RN: Apa Anda sudah menerima ancaman karena ada kabar menyebut bahwa Anda diancam sekarang? HBA: Memang saya diancam dan saat ini saya memang di luar Jakarta. Ancaman hanya lewat telepon dan memang ingin mencelakai saya sebagai penulis berita itu. Tapi takut itu manusiawi ya. Takut itu manusiawi. ancaman memang ada, sehingga saya pasrahkan pada Tuhan. Saya yakin, Tuhan itu akan memberikan perlindungan bagi saya. Saya mati sekarang, besok itu sudah ada catatan. Saya tidak takut mati atau takut apa. Memang kematian sudah ada takdirnya. Saya sudah bertemu dengan bapak Muhammad Assegaf secara empat mata dan beliau mengatakan kepada saya pernah bercerita bahwa tulisan saya itu pernah dibeber di keluarga Cendana dan di sejumlah pengacaranya. Kemudian pak Assegaf mengatakan tolong beritahu saya apakah tulisan saudara Heru B Arifin ini ada yang salah dan di situ memang keluarga Cendana atau pun yang lain tidak ada yang mengatakan bahwa tulisan saya itu salah. Dan pak Assegaf juga sedikit memberikan jaminan kepada saya agar saya tidak diapa-apakan oleh siapa pun. Wartawan Bali Post, Heru B. Arifin. * MEGAWATI BUTUH PERGANTIAN KABINET INTRO: Belakangan ini beredar isu, bahwa Presiden Megawati akan mereshuffle kabinetnya. Meski isu reshuffle ini dibantah DPP-PDI perjuangan, namun isu tersebut terus saja bergulir di masyarakat. Nama-nama orang yang diprediksi akan duduk di kabinet baru juga sudah beredar. Menurut pengamat politik AS Hikam, nama-nama ini lebih merupakan teoritikus dan tidak mengerti keinginan rakyat,berikut laporan Syahrir dari Jakarta. Meski DPP PDI-Perjuangan membantah adanya reshuffle kabinet, namun masalah pergantian kabinet ini tersebut terus saja bergulir di masyarakat. Masyarakat politik di Indonesia sudah terbiasa dengan pelbagai bantahan yang di kemudian hari toh terlaksana juga. Seperti misalnya pergantian Widodo oleh Endriartono, dan naiknya Ryamizard sebagai KSAD. Meski terlambat namun pada akhirnya Presiden Megawati tetap saja membenarkan isu yang bergulir di masyarakat dengan melakukan pengangkatan-pengangkatan pejabat-pejabat yang sebelumnya sudah diisukan itu. Demikian pula dengan penggeseran Ketua BPPN yang lama I Gde Putu Arya Suta. Berkali-kali dibantah tetapi pada akhirnya dilaksanakan juga. Ketika itu pun, mantan Sekjen Suripto sudah mengatakan bahwa "telornya sudah pecah." Artinya pergantian ini sudah dimulai dan akan disusul oleh pergantian Panglima TNI, dan jabatan-jabatan tinggi lainnya. Kalau pada zaman pemerintahan Soeharto pergantian pejabat tinggi negara dilakukan setelah Sidang Umum atau Sidang Istimewa MPR, maka keadaan politik sekarang justru memaksa para presiden sesudah Soeharto untuk mengadakan pergantian kabinet sebelum Sidang Tahunan MPR agar posisi mereka makin kuat saja. Tidaklah mengherankan kalau sekarang, menjelang Sidang Tahunan MPR, sudah beredar beberapa nama yang bakal menggantikan beberapa menteri Kabinet Gotong Royong. Di DPR-RI mau pun di beberapa DPP Partai besar, beredar luas nama-nama orang yang diprediksi bakal duduk di kabinet Gotong Royong. Di DPR RI mau pun di beberapa DPP partai besar nama orang yang diprediksi akan duduk di kabinet merupakan orang-orang yang sudah dikenal publik. Mulai dari Tjahyo Kumolo yang disebut sebagai calon mensesneg, Roy BB Janis, calon menseskab dan Laksamana Widodo AS sebagai menteri pertahanan baru. Yang termasuk orang-orang yang pernah menentang Soeharto adalah Adnan Buyung Nasution dan Syahrir. Keduanya pernah punya hubungan baik dengan Megawati meski tahun terakhir ini keduanya mengkritik Megawati karena, konon, tidak masuk dalam Kabinet Gotong Royong. Syahrir disebut-sebut akan menjadi menko perekonomian baru menggantikan teman sejawatnya di penjara tahun 1974, yaitu Dorodjatun Kuntjoro-Jakti. Djatun dinilai terlalu pro IMF dan Orde Baru, serta bergerak terlampau lamban. Sedangkan Sri Edi Swasono, menantu proklamator Bung Hatta juga disebut-sebut sebagai calon menteri koperasi dan UKM. Ada pun yang diharapkan bisa menempati posisi menteri keuangan adalah Sri Mulyani Indrawati. Nama-nama yang beredar tadi, menurut pengamat politik AS Hikam sebagian besar tidak layak menjabat menteri. Bagi Hikam mereka toh tidak akan bekerja optimal. Orang Gus Dur ini menilai tim ekonomi yang terdiri dari Sri Mulyani dan Syahrir tak akan mampu bekerja baik. Mereka, lanjut Hikam, hanya tahu teori akademik tapi tak pernah mengerti ekonomi yang diinginkan rakyat. Mereka dianggapnya tidak mengerti ekonomi kerakyatan karena hanya berpegang pada buku-buku yang pernah dengan tekun mereka pelajari. Tapi apa pun yang mau dikatakan para analis politik, yang pasti Mega perlu tim ekonomi baru dan perlu dukungan militer. Militer pun saat ini merasa puas dengan pemerintahan Megawati. Karena itu meski mengakui bahwa hak pilih dan dipilih TNI Polri harus didukung karena hak mereka sama dengan warga negara lain. Untuk sementara ini Widodo mau pun Da'i Bachtiar menunda perjuangan hak-hak ini. Widodo mengatakan, hak pilih TNI tidak berlaku, TNI tetap netral. Widodo: "Di dalam implementasi ini nantinya, saya kira TNI akan melakukan pendalaman dan pembahasan yang sangat cermat, sangat hati-hati. Sehingga nantinya apapun yang akan diputuskan oleh pimpinan TNI, itu harus benar-benar memberikan jaminan bahwa itu adalah yang terbaik." Sedangkan Kapolri Da'i Bachtiar menunjuk bahwa hak suara untuk TNI/Polri itu, kalau pun jadi, masih akan lama, karena terlebih dahulu harus dilakukan revisi UUD. Da'i Bachtiar: "Ada UUD yang harus direvisi kan. Kalau nanti Polri diberi hak" Bagaimana pun Presiden Megawati harus bisa memperkuat posisinya menghadapi Sidang Tahunan MPR mendatang. Kalau pun dia belum sepenuhnya mendapat jaminan dukungan dari partai besar misalnya, setidak-tidaknya mendapat dukungan militer dan polisi . Dan dengan tim ekonomi yang kuat serta tim pelaksana penegakan hukum yang tegas, ia berharap dapat memperoleh dukungan dari rakyat. Karena itu reshuffle kabinet mendatang ini sangat penting bagi Megawati. Demikian laporan Syahrir dari Jakarta. * KOREA SELATAN SECARA MENGEJUTKAN LANJUT KE PEREMPAT FINAL Korea Selatan berhasil lolos ke babak perempat final Piala Dunia. Pada pertandingan Selasa malam, tim asuhan Guus Hiddink ini menundukkan Italia 2-1 di stadion Daejeon Korea. Gol penentu dicetak pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu. Korea akan berhadapan dengan Spanyol di perempat final 22 Juni mendatang. Berikut wawancara rekan Gerard Bibang dari Radio Nederland dengan Rony Pattinasarani seusai pertandingan. Radio Nederland [RN] : Ya Ronny Pattinasarani anda berada di stadion. Bagaimana dengan reaksi warga setempat dengan kemenangan ini? Ronny Pattinasarani [RP] : Kita lihat pada saat gol sudden death ini seluruh penonton berjingkrak, bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata. dan begitu pertandingan selesai mercon dan petasan, kembang api kita lihat dari luar stadion sehingga suasana di stadion ini begitu bagus. Di mana seluruh penonton berdiri menyambut timnya. dan kita lihat sekarang presiden Korea Selatan turun ke lapangan juga untuk memberikan salaman kepada seluruh pemain dan officials menyambut kemenangan bersejarah bagi Korea Selatan yang bisa lolos ke babak perempat final. Dan kita lihat sampai saat ini penonton tidak ada yang meninggalkan stadion. Semua melakukan pesta dan tidak sedikit juga yang mencucurkan air mata tanda kegembiraan karena Korea berhasil mengalahkan Itali. RN : Bung Ronny ini tentu titik yang paling bersejarah untuk Korea Selatan dan juga mungkin untuk Asia? RP : Iya karena kita lihat bahwa setelah Jepang tadi kalah, maka inilah satu-satunya tim Asia yang bisa lolos ke perempat final dan ini merupakan sejarah baru bagi Korea Selatan dan bagi sepakbola Asia. Bahwa ada tim Asia yang mampu lolos ke putaran perempat final. Dan mudah-mudahan kita tentu mengharapkan Korea ini akan bisa berlanjut terus sampai pertandingan terakhir Piala Dunia ini. RN : Bung Ronny, kemenangan spektakuler Korea Selatan ini apakah karena dukungan jutaan warga Korea Selatan atau karena perubahan sistem permainan yang diterapkan oleh pelatih Guus Hiddink? RP : Kalau saya lihat yang luar biasa ini adalah faktor Guus Hiddink, kita lihat di babak pertama dan babak ke dua itu nyata benar perbedaan permainan mereka. Kalau di babak pertama kelihatan sekali bahwa Korea Selatan itu kehilangan kepercayaan diri dan kehilangan khas permainan mereka. Mereka terbawa oleh ritme tim Itali, tetapi babak ke dua kita lihat setelah mungkin masukan dari Guus Hiddink, perubahan menyolok terlihat di dalam penampilan mereka sehingga khas daripada tim Korea ini kelihatan muncul. Mereka mempercepat permainan, mereka tampil agresif dan ini yang membuat pemain-pemain Itali kelabakan dan dua gol ini jelas akibat daripada kehilangan kepercayaan diri dari pemain-pemain Itali, khususnya Panucci dan Maldini. RN : Apakah karena faktor psychologis di mana Francesco Totti itu mendapat kartu merah, juga bermain peranan untuk melemahkan serangan Italia. RP : Itu salah satu sebab yang terjadi pada perpanjangan waktu. Tapi pada saat babak ke dua kita lihat walaupun Totti juga ada tapi tidak banyak mempengaruhi timnya. Dan yang mengherankan Itali yang memiliki pemain-pemain kelas dunia tidak bisa keluar dari tekanan yang dilakukan oelh pemain-pemain Korea terutama dibabak ke dua ini. RN : Jadi menurut anda ini permainan khas Korea Selatan atau permainan khas Asia ini mampu bertahan terus di Piala Dunia ini? RP : Ya mudah-mudahan dengan suksesnya Korea ini juga memacu kepada negara-negara Asia lainnya bahwa apabila mereka serius melakukan pembinaan prestasi, bahwa tidak mungkin mereka juga bisa bersaing dengan negara-negara Eropa. Karena kita lihat sekarang ada perkembangan sepak bola. Ya bahwa sekarang yang dibutuhkan adalah speed dan power, dan kita ketahui bahwa pemain-pemain Asia memiliki kwalitas ini untuk bias bersaing dengan negara-negara di Eropa dan Amerika Latin. RN : Korea Selatan akan berhadapan dengan Spanyol. Nah dengan strategi permainan yang sekarang mampukah ia untuk terus melaju? RP : Iya di sepak bola ini bisa saja terjadi surprise ya. Seperti Itali juga tidak mengira bahwa Itali akan bisa kalah. Tapi ternyata juga kalah dan bukan tidak mungkin nanti Korea yang punya rasa percaya diri besar ya. Beban mereka tidak ada karena dengan tampil di perempat final ini merupakan sejarah baru bagi Korea sehingga bisa saja mental ini yang akan membawa Korea menghadapi Spanyol nanti dengan perlawanan yang ketat. RN : Bagaimana warga Korea Selatan masih berpesta pora di luar stadion atau di dalam stadion? RP : Tidak ada yang keluar malah pesta ya mereka menari-menari karena rasa gembira sekali dan kita lihat juga di monitor tv yang besar di stadion bagaimana keadaan di kota Seoul yang saat ini dibanjiri dengan warna merah. Mereka turun ke jalan untuk merayakan pesta kemenangan timnya ini. Demikian Ronny Pattinasarani kepada rekan Gerard Bibang --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
