--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 12 Agustus 2002 15:10 UTC ** GAM IMBAU PEMOGOKAN UMUM MENJELANG HUT RI KE 57 ** ASIA SELATAN BAKAL DILANDA AWAN BERACUN ** KOREA UTARA DAN KOREA SELATAN GELAR PERTEMUAN TINGKAT MENTERI ** TOPIK GEMA WARTA: SYARIAT ISLAM AKAN TERUS DIPERJUANGKAN DI INDONESIA ** TOPIK GEMA WARTA: WARGA POSO SUDAH PUTUS ASA TERHADAP PEMERINTAH * GAM IMBAU PEMOGOKAN UMUM MENJELANG HUT RI KE 57 Pemberontak separatis di Nanggroe Aceh Darussalam mengimbau pemogokan umum menyambut HUT RI ke 57. Demikian dinyatakan oleh Muzakkir Manaf, komandan tentara pemberontak dalam sebuah pernyataan. "Kami minta anda tinggal di rumah saja,' tegas Manaf dalam pernyataan yang dikirim dari kantor pusat Gerakan Atjeh Merdeka (GAM) di Swedia. Imbauan ini muncul pada saat menko polkam Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke wilayah itu untuk mengumpulkan masukan bagi pemerintah. Sementara itu di Jakarta Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto menyatakan, pihak militer tidak berniat untuk berdialog dengan pemberontak. Sutarto menegaskan, pemerintahlah yang berdialog dengan GAM. Dan itu pun terbatas pada masalah otonomi saja. GAM memperjuangkan kemerdekaan sejak 1976. Sekitar 10.000 warga tewas sejak terjadinya kekerasan lebih dari 25 tahun. Dan sampai sekarang kekerasan dan pembunuhan masih tetap terjadi di kawasan tersebut. * ASIA SELATAN BAKAL DILANDA AWAN BERACUN Organisasi lingkungan hidup PBB memperingatkan Asia Selatan bakal dilanda awan beracun yang tebalnya tiga kilometer. Awan beracun ini bakal mengancam jutaan warga dari Afganistan sampai Sri Lanka. Menurut laporan UNEP, organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk program lingkungan, awan beracun itu adalah akibat dari kebakaran hutan di kawasan, dan akibat penggunaan bahan bakar fosil oleh mobil dan industri. Gejala yang dicantumkan dalam laporan yang bernama 'Awan Coklat Asia' itu, bisa membuat orang sesak nafas sangat serius. UNEP juga memperingatkan, awan itu akan berkurang puluhan persen dalam jangka waktu panjang. Awan ini juga bisa bedampak negatif bagi hasil panen di negara-negara Asia Selatan. Organisasi PBB menambahkan pihaknya sebenarnya masih belum mempunyai informasi memadai mengenai awan berancun itu. Lagi pula awan beracun ini bisa cepat pindah ke kawasan lain di dunia ini. * KOREA UTARA DAN KOREA SELATAN GELAR PERTEMUAN TINGKAT MENTERI Untuk pertama kali sejak sembilan bulan Korea Utara dan Korea Selatan kembali menggelar pertemuan tingkat menteri. Pelbagai menteri dari kedua negara mengadakan pertemuan tiga hari di Seoul, ibu kota Korea Selatan, membicarakan masalah ekonomi dan dan kemanusiaan. Salah satu agendanya adalah masalah reuni keluarga, yang terpisah karena pecah perang Korea 50 tahun lalu. Selain itu juga ada niat untuk membuka kembali jalur kereta api yang menghubungkan kedua negara. Baru-baru ini rejim komunis Korea Utara mengumumkan reformasi ekonomi. Juga negeri ini dikabarkan mau memperbaiki hubungan dengan Jepang dan Amerika Serikat. * AMERIKA IMBAU BELANDA BEKUKAN ASET PARTAI KOMUNIS FILIPINA Amerika Serikat ingin agar Belanda membekukan aset Partai Komunis Filipina (CPP) di bank-bank Belanda. Belanda menampung sekelompok warga Filipina, termasuk Jose Maria Sisson, pendiri partai komunis. CPP bersama tangkai bersenjatanya NPA dimasukkan dalam daftar organisasi teroris oleh Washington. Presiden Filipina Gloria Arroyo mengulang lagi imbauannya kepada Belanda untuk mengekstradisi para anggota partai komunis Filipina. Kalau kelompok komunis menghentikan pemberontakan bersenjata, partai mereka boleh ikut serta dalam sistem politik Filipina, tegas Arroyo. * TIGA BELAS ORGANISASI FILIPINA RUNDINGKAN PEMERINTAHAN PERALHAN Tiga belas organisasi Palestina mengadakan pembicaraan membahas rencana pembentukan pemerintahan peralihan Palestina. Kelompok oposisi juga akan mendapat tempat dalam pemerintahan itu. Semacam pemerintahan koalisi nasional akan memerintah sampai pemilu tahun depan. Baik gerakan Al Fatah pimpinan Yasser Arafat, maupun kelompok radikal Hamas dan Jihad ikut dalam perundingan. Dalam konsep pernyataan antara lain tercantum masalah reformasi ekonomi, peningkatan hak asasi manusia dan pemberantasan korupsi. Konsep itu juga menyatakan tidak akan ada lagi serangan di Israel, tapi hanya terhadap sasaran-sasaran Israel di kawasan pendudukan. Kini para wakil organisasi-organisasi Palestina itu sedang membicarakan teks pernyataan terakhir. * OCALAN SAMBUT BAIK KEPUTUSAN PARLEMEN TURKI Pemimpin pemberontak Kurdi Abdullah Ocalan menyambut baik keputusan parlemen Turki untuk mencabut hukuman mati. Pemimpin PKK yang tervonis hukuman mati ini menyebut itu sebagai keputusan terpenting dalam sejarah Republik Turki selama delapan puluh tahun terakhir. Ocalan juga menyambut baik rencana reformasi lainnya, seperti pembolehan penggunaan bahasa Kurdi. Parlemen Turki menyetujui hal tersebut awal bulan ini, antara lain berkat tekanan Uni Eropa. Ocalan dijatuhi hukuman mati pada 1999 dan sejak itu meringkus di penjara di sebuah pulau Turki terpencil. Ucapan Ocalan ini disampaikan dalam wawancara dengan koran Italia La Republica yang berkorespondensi dengan dia setelah diizinkah oleh pengacaranya. Ocalan juga mengimbau orang Turki dan Kurdi agar hidup bersama sebagai saudara. * PRESIDEN ZIMBABWE TETAPKAN PERTAHANKAN ULTIMATUM Presiden Zimbabwe tetap mempertahankan ultiimatum kepada petani kulit putih untuk meninggalkan lahan mereka. Ultimatum itu berakhir hari Kamis lalu, namun sebagian besar dari 2900 petani kulit putih sudah mematuhi perintah untuk meninggalkan kompleks pertanian mereka. Kalau tidak mereka akan dikenai denda yang mahal dan hukuman penjara maksimal dua tahun. Mugabe menegaskan hal tersebut dalam pidato menyambut Hari Pahlawan Nasional, yang memperingati kemenangan terhadap rejim kulit putih bekas Rhodesia dulu. Presiden Mugabe bertekad menyerahkan pertanian milik warga kulit putih kepada warga kulit hitam yang tidak memiliki tanah. * BANJIR DI EROPA BERTAMBAH PARAH Akibat hujan lebat berlarut-larut di Eropa Tengah Praha, ibu kota Ceko, juga bakal dilanda banjir besar. Beberapa jalan sudah digenangi air, sementara permukaan air sungai Moldau yang membelah kota itu, masih terus naik. Perbagai desa di Ceko Selatan ditutup dari dunia luar. Banyak jembatan ambruk dan kereta api tidak bisa jalan. Di Austria terutama kota Salzbrug mengalami kesulitan. Penduduk dibagikan karung-karung pasir dan pululhan warga terpaksa dievakuasi. Di Beireen Jerman sejumlah besar rumah digenangi air. Banyak jalan ditutup dan air kadang sudah naik setinggi setengah meter. Di negara-negara bagian Sleeswijk-Holstein, Bremen dan Saksen, lalu lintas mengalami kesulitan. Terutama Jerman bagian Timur bakal banyak dilanda hujan lebat pada hari-hari mendatang. * PRESIDEN KOLOMBIA BERLAKUKAN KEADAAN DARURAT Presiden baru Kolombia Alvaro Uribe memberlakukan keadaan darurat. Tindakan ini diambil menyusul pecahnya kerusuhan setelah pelantikan dirinya. Dengan memberlakukan keadaan darurat pemerintah Kolombia bisa menunda beberapa UU sipil kalau itu dianggap untuk kepentingan negara. Parlemen di Bogota masih harus menyetujui keputusan Uribe ini dalam waktu tiga hari. Hari-hari belakangan lebih dari seratus warga terbunuh di Kolombia. Yang banyak disoroti rangkaian tindak kekerasan di seputar pelantikan Uribe Rabu lalu. Ketika itu 21 orang terbunuh tidak jauh dari istana. Serangan itu diduga dilakukan oleh pemberontak FARC. Waktu kampanye dulu Uribe selalu mengatakan akan menindak tegas pemberon tak. * SYARIAT ISLAM AKAN TERUS DIPERJUANGKAN DI INDONESIA Sidang Tahunan MPR 2002 akhirnya tidak merubah pasal 29 UUD 1945 seperti yang dituntut oleh beberapa kelompok Islam fundamentalis untuk memasukkan kata-kata "kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Namun apakah perjuangan mereka sudah berakhir? Faisal Baasir, ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan, partai Islam yang getol memasukan tujuh kata itu, mengatakan perjuangan mereka belum berakhir, kendati mendapatkan keberatan dari daerah-daerah non muslim. Menurut Baasir, Syariat itu hanya ditujukan untuk pemeluknya dan tidak untuk pemeluk agama lain. Faisal Baasir (FB): Persoalan pelaksanaan syariat Islam itu sudah berlangsung, cuma secara yuridis konstitusional belum memiliki payung di dalam UUD. Jadi, oleh karena itu UU yang mengatur tentang zakat dan bank syariah, maupun UU lainnya seperti perkawinan dan lain sebagainya, di situ diperlukan adanya semacam payung atau semacam cantolan di mana secara mendasar hukum Islam itu merupakan bagian dari hukum positif di Indonesia. Jadi bukan hanya secara parsial atau secara satu per satu dilihat daripada pengaturannya. Radio Nederland (RN: Ini kan sebenarnya fasal 29 dengan penambahan syariat Islam, di DPR sendiri kan kelihatannya juga banyak pendukungnya. Tapi kenapa anda tidak beranti voting? Apakah memang ini hanya sekedar lip service (pemanis mulut, red.) buat pendukung anda. Sebenarnya anda tidak serius sehingga anda tidak berani voting. Apakah itu betul? FB: Tidak demikian. Bagi ummat Islam adalah merupakan suatu keharusan melaksanakan syariat. Karena itu, kalau masalah ini disikapi dengan cara voting, secara psykologi itu sudah merupakan suatu final pendapat dari rakyat Indonesia yang diwakili oleh anggota-anggotanya di MPR. Tetapi kita menganggap bahwa ini adalah persoalan-persoalan waktu. RN: Karena belum final makanya anda bersama rekan-rekan anda akan kembali memperjuangkan untuk masuk ke Komisi Konstitusi? FB: Di dalam Komisi Konstitusi saya kira tidak. Tetapi bukan tertutup pada masa-masa yang akan datang dalam Sidang MPR bisa saja sewaktu-waktu untuk memperjuangkannya melalui tuntutan terhadap amandemen kembali. Khususnya saya pribadi melihat bahwa pesimis kalau itu diperjuangkan melalui Komisi Konstitusi. Karena Komisi Konstitusi tidak mempunyai katakanlah mandat untuk melakukan atau memasukkan sesuatu yang benar-benar merupakan suatu substansi yang inti. Konstitusi Konstitusi itu barangkali lebih banyak akan melakukan penyerasian sehingga tidak terjadi semacam tumpang tindih atau pun konflik atau perbedaan-perbedaan antara perobahan yang pertama, perobahan yang kedua, ketiga dan keempat. RN: Jadi perjuangan anda untuk memasukkan amandemen fasal 29, khususnya syariat Islam ini belum berakhir. Tapi bagaimana nanti daerah-daerah lain di Indonesia yang merasa keberatan apabila syariat Islam dimasukkan, seperti Bali, kemudian ada Papua Barat dan wilayah-wilayah lainnya yang nampaknya keberatan kalau syariat Islam dimasukkan. Apakah itu artinya sama saja mengancam NKRI? (Negara Kesatuan akan terancam integrasinya? FB: Tidak demikian. Kan sudah dikatakan bahwa itu untuk pemeluknya saja. Itu bukan untuk agama lain. Agama lain masing-masing secara konsisten melaksanakan aturan agamanya sendiri. Jadi dalam hal ini banyak yang memahamkan bahwa ini disejajarkan dengan negara Islam. Tidak benar. Bahwa negara Islam itu adalah ketentuan yang berlaku untuk seluruh warga negara, tetapi ini tidak. Jadi untuk seorang muslim, seorang yang mengaku Islam harus mewajibkan dirinya untuk melaksanakan hukum agama tersebut. Tentunya dalam hal ini banyak orang yang tidak memahami bahwa yang akan diterapkan hukum-hukum semacam hukum jinayah, artinya hukum pidana, pencuri dipotong tangan dsb., belum berarti itu adalah tuntutan daripada syariat Islam. Syariat Islam itu intinya adalah persoalan- persoalan bagi seorang muslim yang mewajibkan dirinya melaksanakan hukum Islamnya pada dirinya. RN: Lalu bagaimana nanti kiranya anda memandang hubungan Indonesia dengan dunia internasional yang saat sekarang nampaknya sedang gerah menghadapi kelompok-kelompok Islam fundamentalis. Khususnya mereka sangat mewaspadai upaya pemberlakuan syariat Islam? FB: Kita mengetahui bahwa dunia Islam, termasuk juga Malaysia dan Arab Saudi, mereka menentang segala yang bersifatnya teror. Dan Islam sendiri menentang terorisme. Dan saya yakin, kalau hal itu dilaksanakan, Islam sendiri melarang terorisme. Semacam bunuh diri dan sebagainya itu Islam tidak membolehkan. Jadi, haram melakukan bom bunuh diri dan sebagainya. Demikian Faisal Baasir, ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan. * WARGA POSO SUDAH PUTUS ASA TERHADAP PEMERINTAH Pertemuan evaluasi perjanjian damai Malino diselenggarakan kemarin untuk meredakan ketegangan yang semakin memuncak di Poso, Sulawesi Tengah. Radio Nederland menghubungi pastur Jimmy Tumbelaka, salah seorang yang ikut dalam pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla. Saat diwawancarai Senin malam kemarin, ia menjelaskan dirinya bersama-sama delegasi Kristen dan Islam, baru saja menandatangani kesepakatan baru perjanjian damai Poso. Namun saat pertemuan itu sedang berjalan, sebuah serangan kembali terjadi di wilayah sekitar Poso. Jimmy Tumbelaka (JT): Dalam dua bulan ini gangguan keamanan di Poso meningkat. Dan menyikapi itu, pak Menko Kesra Jusuf Kalla telah mengundang kelompok kerja Malino untuk membicarakan ini bersama-sama dengan semua komponen yang pernah di Malino waktu delapan bulan yang lalu. Pembicaraan kami telah menelorkan sekurang-kurangnya dua keputusan penting. Pertama, bahwa segala aksti tindak kekerasan, pengeboman, penembakan itu akan menjadi musuh kita bersama. Antara muslim maupun kristen. Dan poin kedua, kita mendukung sepenuhnya tindakan-tindakan yang diambil oleh aparat keamanan. Nah, dari dua ini, sesudah ditandatangani tadi, sesudah disepakati tadi, tapi sangat disayangkan - tadi saya baru dapat berita dari Poso - ada kampung yang bernama Sepek sudah diserang dan sudah dibakar habis. Itu terjadi sekitar setengah tujuh malam tadi. Dan sekarang bahkan penyerangan itu masih terus berlanjut dan memasuki desa selanjutnya, desa Silancah. Radio Nederland (RN): Jadi, pak Jimmy, sekali pun baru saja ditandatangani katakan kesepaktan baru lagi tentang Malino ini, tapi penyerangan tetap terjadi. Ini bagaimana kok bisa begitu? JT: Itulah saya justru tadi tanda tanya besar. Memang jaraknya Palu-Poso itu ditempuh dalam waktu lima sampai enam jam. Jadi sementara para delegasi ada di Palu, aksi kekerasan terjadi terus di Poso. Tapi menurut laporan dari Pangdam Divisi VII Wirabuwana, justru mengatakan bahwa di Poso sudah ditempatkan satu batalion. Seharusnya saya membayangkan bahwa aparat ini pasti sudah mengambil tindakan. Tetapi kalau masih terjadi begini berarti belum ada tindakan. RN: Apakah memang pemerintah kita tidak mampu lagi atau bagaimana? JT: Saya berani mengatakan demi banyak orang bahwa pemerintah kita tidak mampu. Saya kecewa. Justru saat kami duduk bersama, duduk saling sepakat dan merekomendasikan segala tindakan kepada pemerintah untuk segera diambil dengan sikap yang tegas. RN: Menurut anda apa sih penyebabnya sampai ini terus berlarut-larut? JT: Saya kira memang yang bermain di Poso tetap adalah orang-orang misteri. Kami tidak mau langsung menuduh kelompok ini, kelompok itu. Dan memang selalu yang dikorbankan adalah pihak Kristiani. RN: Padahal tentara/polisi sudah ditetapkan di sana. Saya tidak habis pikir mereka ngapain aja (mengapa saja,red.) kalau begitu? JT: Ya, jadi perlu diketahui aparat keamanan di Poso itu ditempatkan hampir setiap tiga kilometer ada pos. Itu sangat tidak masuk akal kenapa masih terjadi aksi-aksi sedemikian. RN: Atau jangan-jangan mereka juga terlibat kali? JT: Saya kurang berani untuk mengatakan itu. Tetapi bagaimana ya dalam kenyataan bahwa ada aparat kok tidak bertindak. Ini jadi tanda tanya. RN: Pak Jimmy, kan kemarin Ibu Megawati dalam pidato kenegaraan di ST MPR menyebutkan bahwa situasi keamanan berangsur pulih. Terutama disebut Poso sudah pulih, tapi nyatanya tidak. Anda puas dengan Mega dan Hamzah? JT: Saya kira itu memang bahasa yang terlaku klise. Itu tidak benar. Dua bulan terakhir ini Poso bukannya pulih, malah terasa semakin hangat suasananya, terasa semakin panas. Itu tidak benar. Laporan yang tidak benar sama sekali. RN: Jadi anda puas dengan Mega-Hamzah atau tidak? JT: Saya kecewa kalau pemerintah mengungkapkan itu di depan publik. Seharusnya transparan apa yang terjadi di daerah. Dan kami sungguh-sungguh sudah sangat merasa frustrasi sebetulnya. Kami sudah berusaha dengan sekuat tenaga untuk mendamaikan Poso. Masyarakat Poso mau damai. Kok ada orang-orang lain yang mau terus membakar api-api perpecahan di Poso. Demikian pastur Jimmy Tumbelaka. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
