--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 26 Agustus 2002 14:50 UTC ** PASUKAN PBB TANGKAP ANGGOTA TNI DI PERBATASAN TIMOR LESTE ** KTT KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN DIMULAI ** PERUNDINGAN JEPANG DAN KOREA UTARA USAI TANPA HASIL ** TOPIK GEMA WARTA : KALAU INVESTOR JEPANG PERGI, BAHAYA PENGANGGURAN MAKIN KELIHATAN ** TOPIK GEMA WARTA : KTT BUMI KEDUA UPAYAKAN UBAH CARA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN * PASUKAN PBB TANGKAP ANGGOTA TNI DI PERBATASAN TIMOR LESTE Pasukan perdamaian PBB di Timor Leste menangkap seorang anggota TNI tidak jauh dari tapal batas. Demikian diumumkan PBB Senin. Setelah ditahan beberapa jam, tentara tersebut akhirnya diserahkan ke penguasa TNI di Indonesia. Sementara kantor berita Antara melaporkan bahwa tentara Anderias Gani ditangkap di wilayah Indonesia. Insiden yang terjadi Kamis silam itu akan dibahasa dalam pembicaraan antara TNI dengan pasukan PBB, Selasa besok. Pembicaraan besok akan memperjelas kejadian sesungguhnya apakah penangkapan terjadi di wilayah Indonesia atau Timor Leste. * KTT KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN DIMULAI Di Johannesburg Afrika Selatan dimulai konperensi tingkat tinggi PBB. Konperensi ini bertujuan untuk memberantas kemiskinan dan meningkatkan pembangunan berkesinambungan. Presiden Afrika Selatan, Thabo Mbeki dalam pidato pembukaan mengimbau para peserta agar menghentikan prinsip "yang kuat adalah yang menang". Sekitar seratus pemimpin negara dan ribuan pejabat dunia mencari kesepakatan untuk kelestarian lingkungan dan pemberantasan kemiskinan. Tokoh penting yang absen di Johannesburg adalah Presiden AS, George W. Bush. Ia mewakilkan Menteri Luar Negeri, Colin Powell. Utusan PBB dan mantan menteri Belanda, Jan Pronk optimis akan hasil konperensi yang berlangsung 10 hari itu. Pronk yakin akan tercapai sebuah rancangan masa depan. Sementara organisasi lingkungan, dana alam dunia WNF tidak yakin dengan hasil positif. Rancangan masa depan KTT ini tidak jelas dan tidak ditentukan tanggal penerapan, demikian WNF. Konperensi ini mendapat penjagaan sangat ketat. Untuk mencegah kerusuhan, pemerintah Afrika Selatan melarang aksi-aksi demonstrasi. * PERUNDINGAN JEPANG DAN KOREA UTARA USAI TANPA HASIL Jepang dan Korea Utara mengakhiri dialog dua hari tanpa hasil konkrit. Dua negara itu hanya sepakat mengadakan pembicaraan lanjutan. Jepang dan Korea Utara adalah bekas musuh dan mereka berupaya memulihkan kembali hubungan. Kendala pemulihan hubungan adalah penolakan Jepang untuk meminta maaf dan membayar ganti rugi atas penjajahan di Korea Utara antara 1910 sd 1945. Korea Utara juga sedang mengadakan pendekatan dengan Amerika Serikat. Dua negara akan mengadakan dialog langsung dalam waktu dekat ini. Delegasi Amerika Serikat kemungkinan akan ke Pyongyang pekan ini juga. * HUJAN DERAS ANCAM SUNGAI CINA, YANGTZE Sungai Yangtze terancam akan meluap akibat hujan deras di Cina Selatan. Sungai Yangtze mengalirkan air danau Dongting menuju laut melewati kota Wuhan. Pemerintah daerah Wuhan mengimbau penduduk siap siaga menghadapi kemungkinan banjir. Permukaan air diperkirakan tidak akan mencapai ketinggian empat tahun lalu yang menimbulkan banjir. Tahun-tahun belakangan pemerintah telah meninggikan tanggul. Air sungai Yangtze akan mencapai ketinggian maksimal Selasa besok di Wuhan. * PROSES PENGADILAN MILOSEVIC DILANJUTKAN KEMBALI Tribunal PBB yang menangani kejahatan perang Yugoslavia, melanjutkan kembali proses terhadap mantan Presiden Slobodan Milosevic. Proses sempat ditunda beberapa pekan sehubungan dengan liburan musim panas. Di samping itu penundaan juga berkaitan dengan kesehatan mantan presiden yang sudah berusia 61 tahun. Tim medis yang mengawasi kesehatan Milosevic menyatakan bahwa tertuduh utama Tribunal Den Haag ini bisa kena serangan jantung bila bekerja terlalu keras. Pekan-pekan mendatang akan dituntaskan pembacaan tuduhan terhadap Milosevic untuk andilnya dalam perang Kosovo. Setelah itu disusul dengan penyampaian berita acara tuduhan perang di Balkan dan Kroasia. * INSIDEN PENEMBAKAN DI MAKEDONIA, TIGA PEKAN MENJELANG PEMILU Dua polisi Makedonia terbunuh di pos penjagaan kota Gostivar. Kota ini terutama dihuni penduduk minoritas etnik Albania. Insiden terjadi tiga pekan menjelang pemilu parlemen di Makedonia. Tahun lalu Makedonia hampir dilanda perang saudara ketika pembangkang etnik Albania menuntut pengakuan politik. Kesepakatan tercapai setelah Uni Eropa memprakarsai perundingan dan mencapai kesepakatan pelaksanaan pemilu. Kesepakatan itu berisikan juga penempatan pasukan perdamaian NATO di Makedonia. * MENURUT PENASIHATNYA, PRESIDEN AS BUSH TIDAK BUTUH IJIN MENGGEMPUR IRAK Menurut tim penasihat hukum, Presiden AS, George W. Bush tidak membutuhkan ijin dari Dewan Kongres untuk menggempur Irak. Menurut tim ini pemerintah Amerika masih memiliki wewenang kongres yang tertuang dalam dua resolusi, tahun 1991 dan 2001. Resolusi ini memberikan wewenang Bush untuk menyerbu Irak. Satu resolusi berkaitan dengan Perang Teluk dan yang kedua berkenaan dengan pemberantasan terorisme, menyusul serangan 11 September. Pejabat Gedung Putih menjamin bahwa Presiden Bush tetap akan memberitahu Kongres bila mengambil keputusan tentang Irak. * KALAU INVESTOR JEPANG PERGI, BAHAYA PENGANGGURAN MAKIN KELIHATAN Organisasi Perdagangan Ekternal Jepang, melalui presiden direkturnya Kato Hiroyuki di Jakarta mengatakan ketertarikan investasi asing di Indonesia terus berkurang. Ketua organisasi ekonomi yang sangat berpengaruh di Jepang ini menyebut faktor upah buruh yang tinggi, biaya energi yang mahal dan penyediaan bahan baku murah yang kurang sebagai sebab berkurangnya minat investor negara sakura. Pendapat serupa juga diucapkan baru-baru ini oleh kamar dagang Korea Selatan. Radio Nederland menghubungi Steve Susanto, ketua riset ekonomi dari Danareksa, sebuah lembaga yang menangani pelbagai investasi asing di Indonesia. Ia tidak melihat masalah upah buruh dan biaya energi sebagai faktor dominan perginya investor. Namun kalau investor tersebut pergi yang menjadi masalah terbesar adalah pengangguran, yang menurut Susanto tidak dijadikan pemerintah sebagai agenda utama. Steve Susanto [SS] : Saya melihat bahwa ini merupakan sebuah permasalahan yang harus segera ditangani oleh pemerintah. Yang saya lihat, terus terang masalah kekurang tegasan pemerintahan, karena Indonesia adalah not the only heaven yang menawarkan banyak kesempatan. Radio Nederland [RN] : Sebenarnya yang dominan itu apa bagi investor sehingga mereka menilai bahwa tempat ini cocok untuk investasi? SS : Saya lihat problem utamanya adalah the low inforcement dalam masalah kepastian apakah kontrak mereka bisa di owner, itu yang menjadi problem utamanya. Juga masalah kejelasan hukum terutama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Pungutan-pungutan, masalah ketidakpastian itulah yang menjadi sumbernya. I don't think labour yang menjadi central issuenya. RN : Nah kira-kira seberapa significant pengaruh investasi Jepang dan Korea ini yang juga ikutan katakan "mengancam". Apa dampaknya terhadap perekonomian Indonesia? SS : Paling enggak yang saya tahu investment Jepang dan Korea itu banyak bergerak di bidang losse industry seperti foot wear, sepatu atau textile yang banyak menggunakan labour (buruh red.) yang sifatnya lebih labour intensive. Kalau mereka angkat kaki maka permasalahan yang segera akan mengemuka di negera ini adalah permasalahan unemployment. Itu akan menjadi masalah yang significant terlepas dari misalnya, katakan lah hanya sepuluh perusahaan yang hengkang. Tapi sepuluh perusahaan ini membawa akibat yang luar biasa dalam arti unemployment (pengangguran red.). RN : Lalu bagaimana caranya anda, menstrategi sehingga Indonesia masih bisa dilirik menjadi tempat investasi? SS : Yang paling utama adalah bagaimana membuat development yang terjadi di negara ini menjadi lebih cepat, growth nya menjadi lebih cepat. Pemerintah harus mempunyai visi mengenai growth (pertumbuhan red.) harus menyadari dan semua kabinet members (anggota kabinet red.) dan semua policy makers (pembuat kebijakan red.) aware (sadar red.) bahwa unemployment should became the only, the single unified goal (pengangguran harus menjadi sebuah masalah bersama red.) dari negara ini. Unemployment itu bahkan tidak muncul dalam keputusan yang dikeluarkan dalam sidang tahunan MPR bahkan bagaimana cara mengatasi unemployment itu bahkan tidak ada dalam letter of intent yang ditandatangani oleh pemerintah Indonesia maupun oleh IMF. RN : Baik kami kembali berusaha menegaskan jadi artinya masalah upah buruh dan juga besarnya beaya energi itu tidak dominan ya untuk mempengaruhi investasi. SS : Saya enggak melihat itu sebagai dominant factor yang memang merupakan factor yang discourage investors. Tapi bukan factors yang membuat orang keluar dari Indonesia. Demikian Steve Susanto dari Danareksa Institut. Sementara itu Yosuke Fuke pengamat ekonomi Indonesia dari Universitas Daito Bukha Jepang melihat pertimbangan investor untuk keluar lebih karena ekonomi semata, yaitu biaya murah. Selain itu Fuke yang saat ini berada di Bandung juga melihat ucapan dari Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang sebagai tekanan terhadap pemerintah Indonesia agar mengambil kebijakan lebih tegas lagi di bidang perburuhan. Yosuke Fuke [YF]: Kata-kata orang JETRO, Japan External Trade Organisation tadi ditujukan untuk mendukung perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia. Yang ke dua itu walaupun perusahaan Jepang yang terus tinggal di sini tapi harus memperbaiki situation (situasi red.) semacam perburuhan dan sistem ekonomi. Jadi membuat perusahaan itu susah menselesaikan persoalan semacam pungli (Pungutan liar atau KKN red.) . Itu menjadi masalah buat perusahaan-perusahaan Jepang. Jadi mereka cari itu mula-mula dan jadi itu buka biaya energi semacam itu. Jadi kalau paling mula itu mereka pindah ke sana. Saya rasa kata-kata JETRO tadi itu masih semacam omong, jadi JETRO minta pemerintah Indonesia harus gantikan situasi perburuhan di sini. Atau harus gantikan bijaksanaan-bijaksanaan pemerintah semacam itu. Jadi kata-kata jetro tadi itu sebagai pres yah, tekanan. Demikian Yosuke Fuke pengamat ekonomi Indonesia dari Universitas Daito Bukha di Jepang kepada Junito Drias dari Radio Nederland. * KTT BUMI KEDUA UPAYAKAN UBAH CARA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN Intro: KTT Bumi kedua dengan tema Pembangunan Berkelanjutan dibuka resmi Senin kemarin. Dalam pertemuan kali ini akan dibahas lima topik utama yaitu air, energi, kesehatan, pertanian dan keanekaragaman hayati, yang menjadi dasar terjadinya pembangunan berkelanjutan. Lebih lanjut laporan rekan Yanti Mualim langsung dari Yohannesburg, Afrika Selatan. Di Yohannesburg, Afrika Selatan pada 26 Agustus 2002 ini dibuka World Summit on Sustainable Development, KTT pembangunan yang berlanjut atau KTT Bumi II. Dalam KTT ini akan ditinjau apa yang telah dan belum terlaksana 10 tahun setelah KTT Bumi I di Rio de Janeiro. Ketika itu para peserta dengan rasa optimis meninggalkan Rio de Janeiro Brazil. Penuh harapan dunia bertekad melestarikan planet kita ini. Rio melahirkan Agenda 21, yang adalah kerangka pembangunan yang lestari. Satu dasawarsa kemudian banyak yang kecewa, bahkan sementara kalangan bertanya-tanya apa bedanya ktt ini dari konperensi perdagangan. Lima butir utama dalam ktt di Johannesburg ini adalah air, energi, kesehatan, pertanian dan biodiversitas atau keanekaragaman hayati. Sekjen PBB Kofi Annan mencanangkan ke lima butir itu, karena tanpa air tidak ada kehidupan, kesehatan hanya bisa terjamin dengan adanya air, tanpa energi tidak ada pembangunan, tanpa pertanian tidak ada pangan, dan kelestarian bumi banyak bergantung dari keanekaragaman hayati. Ringkasnya kelestarian bumi ini hanya bisa dicapai dengan mengentaskan kemiskinan. Berikut ini penjelasan sekjen WSSD Nitin Desai: "I think in Rio our focus was to change the way people talk about development. In Johannesburg to change the way people act. We are not trying to renegoitate Agenda 21, of course we have to take in account the differences." "(alih bahasa red.) Rio adalah untuk mengubah cara berpikir orang mengenai pembangunan. Johannesburg adalah untuk mengubah car orang melaksanakan pembangunan. Yangpasti ktt ini tidak mementahkan kembali Agenda 21." Sejauh ini dapat dipastikan 104 kepala negara, perdana menteri dan seorang putra mahkota akan hadir pada ktt ini namun Presiden Amerika Serikat George W. Bush tidak akan hadir. Apakah ketidakhadirannya itu adalah cermin keengganan politik negara adidaya itu, dapat anda dengar dari jawaban prof.dr. Emil Salim ketua Main Committee pada ktt ini. Emil Salim [ES] : Paling tidak ada penjelmaan dari semangat multi lateralisme kerjasama antara negara-negara yang berbeda paham bekerja sama untuk pembangunan lanjutan. Radio Nederlan [RN] : Sementara kalangan agak kecewa dengan hasil platform IV di Bali. Mereka mengatakan dengan kita berangkat dari prep com itu yah apa sih yang bisa diharapkan dari KTT ini kalau demikian? ES : Implementasi program disepakati. Yang belum disepakati adalah main sub-implementasi dan main sub-implemantasi menyangkut perdagangan, keuangan yang selalu tentu menghendaki persoalan dengan negara maju. Pada umumnya implementasi program telah disepakati dan itu adalah hasil yang saya kira baik. RN : Salah satu modal penting untuk mensukseskan KTT ini adalah kemauan politik. Tapi Super Power Amerika Serikat, presidennya tidak akan hadir? ES : Saya kira kita harus berjalan terus karena pembangunan berkelanjutan tidak tergantung pada satu negara. Eropa, Uni Eropa, Skandinavia, kelompok 77 dan Kanada, Jepang dan lainnya menyepakati. Sehingga dengan demikian kita tidak perlu terikat hanya pada satu negara. Delegasi Amerika telah ikut untuk mengadakan perundingan terus. Demikian prof. dr. Emil Salim kepada rekan Yanti Mualim di Johannesburg. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
