--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 06 September 2002 16:00 UTC ** PESAWAT TEMPUR AMERIKA DAN INGGRIS SERANG INSTALASI MILITER IRAK ** KABINET BELANDA DUKUNG RENCANA AMERIKA SERBU IRAK ** HUKUMAN PENJARA SEUMUR HIDUP BAGI MANTAN PEMIMPIN KHMER MERAH ** INDIA TANGKAP EMPAT TOKOH SEPARATIS DI KASHMIR ** PILOT AMERIKA BOLEH BAWA SENJATA ** TOPIK GEMA WARTA: DI KANTONG PELAKU PENEMBAKAN DI PAPUA BARAT ADA PELURU KOPASSUS ** TOPIK GEMA WARTA : TKI MERANA, MEGA SALAHKAN PERS * PESAWAT TEMPUR AMERIKA DAN INGGRIS SERANG INSTALASI MILITER IRAK Kurang lebih 100 pesawat tempur Amerika dan Inggris melakukan serangan terhadap sebuah instalasi pertahanan Irak yang besar di sebelah barat Bagdad. Serangan itu merupakan yang paling besar di Irak selama empat tahun. Menurut sumber aliansi militer, aksi tersebut dilakukan dalam kerangka menjaga wilayah udara "no-fly-zone". Tujuan operasi militer adalah untuk melumpuhkan pusat-pusat komando pertahanan udara yang penting di Irak barat. Instalasi militer Irak yang diserbu terletak dekat jalur yang bisa dipilih oleh Amerika Serikat untuk menyerbu Irak untuk menjatuhkan presiden Saddam Hussein. Hari Jum'at presiden Amerika George W. Bush melakukan pembicaraan telepon dengan negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB mengenai rencana Amerika untuk menyerbu Irak. Akhir pekan ini, presiden Bush akan bertemu dengan perdana menteri Inggris Tony Blair. Negara-negara penghasil minyak mengingatkan bahwa ancaman menyerbu Irak akan meningkatkan harga minyak dengan drastis yang selanjutnya berdampak pada situasi ekonomi diseluruh dunia. * KABINET BELANDA DUKUNG RENCANA AMERIKA SERBU IRAK Pemerintah Belanda mendukung kemungkinan Amerika menyerbu Irak, kalau perlu tanpa mandat dari Dewan Keamanan PBB. Demikian hasil debat kilat di parlemen Kamis malam mengenai Irak. Menteri Luar Negeri Belanda Jaap de Hoop Scheffer menyebut aksi militer terhadap Irak sebagai langkah terakhir apabila pemimpin Irak Saddam Hussein tetap menolak ijin bagi inspektur senjata. Menlu Belanda ingin agar dilancarkan tekanan diplomatik yang luas untuk mendesak Irak memberi ijin kepada inspektur senjata PBB. Apabila sampai ditempuh aksi militer sebaiknya dilakukan berdasarkan sebuah resolusi dari Dewan Keamanan, tetapi hal itu bukan syarat mutlak. Pandangan menlu Belanda itu didukung oleh semua partai politik dalam kabinet koalisi, partai-partai Kristen yang kecil dan Leefbaar Nederland, yaitu sebuah partai kanan kecil. Oposisi kiri menyampaikan kritik pedas. Menurut oposisi, aksi militer hanya bisa ditempuh bila mendapat persetujuan dari Dewan Keamanan PBB. * HUKUMAN PENJARA SEUMUR HIDUP BAGI MANTAN PEMIMPIN KHMER MERAH Di Camboja bekas pemimpin Khmer Merah - Chhouk Rin dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Oleh pengadilan naik banding ia dinyatakan bertanggung jawab atas penculikan dan pemubunuhan tiga wisatawan pada tahun '94. Para korban berkewarganegaraan Inggris, Amerika Dan Australia. Mereka diculik oleh anggota Khmer Merah setelah perampokan disebuah kereta api. Dua tahun lalu Chhouk Rin sudah dijatuhi hukuman tapi dibebaskan setelah mendapat amnesti. Keluarga korban mendesak pemerintah untuk mengadili kembali mantan pemimpin Khmer Merah itu. Keputusan pengadilan naik banding dipandang sebagai kesediaan pemerintah Camboja untuk mengadili kejahatan-kejahatan lain yang dilakukan oleh Khmer Merah. Selama ini dunia internasional menyangsikan hal itu. Dibawah kekuasaan Khmer Merah dasawarsa 70-an hampir dua juta rakyat Camboja dibantai. * INDIA TANGKAP EMPAT TOKOH SEPARATIS DI KASHMIR Di negara bagian Kashmir di India empat pemimpin separatis terkemuka ditangkap dan dikenakan tahanan rumah. Diantara mereka adalah Abdul Gani Bhat ketua Hurriyat, aliansi terpenting separatis muslim di Kashmir. Menurut polisis tahanan rumah diberlakukan untuk mencegah mereka menganggu pemilihan umum pertengahan bulan ini. Penahanan dilakukan sebelum ke-empat pemimpin separatis itu bertolak ke New Delhi untuk melakukan perundingan perdamaian dengan pemerintah India. Gerakan separatis memboikot pemilu karena menurut mereka pemerintah India kurang berupaya menyelesaikan konflik di Kashmir negara bagian yang dituntut baik oleh Pakistan dan India. Gerilyawan Muslim mengancam akan membunuh setiap orang yang ikut pemilu. * ISAREL TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BERKAITAN DENGAN TAHUN BARU YAHUDI Dua orang tewas dalam tembak-menembak antara militer Israel dan Palestina. Salah seorang korban adalah anggota dinas rahasia Palestina, yang lain anggota kelompok brigade teroris Al-Aqsa. Tembak menembak terjadi di kota Jenin di tepi barat sungai Yordan. Kamis malam tentara Israel dengan pesawat-pesawat tempur dan helikopter melancarkan penembakan roket di selatan jalur Gaza. Yang menjadi asasaran adalah sebuah pabrik pengolah logam yang menurut tentara Israel memproduksi senjata. Perusahaan tersebut mengalami kerusakan berat. Sebuah kantor polisi yang terletak tidak jauh dari pabrik itu juga mengalami kerusakan. Satu orang dilaporkan cedera. Serbuan roket itu terjadi setelah dua aksi penyerbuan Palestina terhadap militer Israel di Jalur Gaza. Dua militer dan seorang Palestina tewas. Gelombang aksi kekerasan dicemaskan akan meningkatkan berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Yahudi. Kesiap-siagaan tentara Israel ditingkatkan. * PILOT AMERIKA BOLEH BAWA SENJATA Senat Amerika menyetujui sebuah Rancangan Undang-undang yang memungkinkan para pilot membawa senjata. Sebelumnya Dewan Perwakilan Amerika juga sudah memberi persetujuan. Keputusan untuk mempersenjatai pilot itu harus ditentukan sendiri oleh masakapai penerbangan bersangkutan, dengan persyaratan bahwa para pilot itu harus mengikuti sebuah latihan khsusus terlebih dahulu. Pemerintah Amerika tidak melihat manfaat untuk mempersenjatai para pilot, karena cemas risiko keamanan selama penerbangan akan justru semakin rawan. * ZIMBABWE IMPOR PANGAN HASIL REKAYASA GENETIKA Zimbabwe tidak lagi keberatan dengan impor pangan hasil rekayasa genetika. Demikian James Morris direktur program pangan dunia setelah bertemu dengan presiden Zimabwe, Robert Mugabe. Menurut Morris, keputusan presiden Mugabe itu merupakan sinyal yang penting bagi negara-negara lain di kawasan Afrika yang menolak bantuan pangan yang terdiri dari gandum hasil rekayasa genetika. Zimbabwe tidak keberatan dengan gandum hasil rekayasa genetika, karena telah menyusun sebuah sistim yang mencegah gandum jenis tersebut masuk dalam sisim ekologinya. Selama enam bulan mendatang program pangan sedunia akan mengirim 600 ton pangan ke Zimbabwe. * DI KANTONG PELAKU PENEMBAKAN DI PAPUA BARAT ADA PELURU KOPASSUS Seorang agen FBI dan dua petugas keamanan Amerika Serikat mendatangi lokasi kejadian penembakan 31 Agustus lalu di areal Freeport, Papua Barat yang mengakibatkan tiga orang tewas termasuk dua warga AS. Penyelidik itu berusaha mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa tersebut, mengingat hingga sekarang peristiwa itu masih tetap gelap. Radio Nederland menghubungi Leonard Embire, anggota Presidium Dewan Papua, yang telah berhasil mengumpulkan berbagai informasi seputar kejadian kekerasan tersebut. Berikut penuturannya. Leonard Embire [LE] : Sampai ke lokasi itu orang harus berjalan kaki kurang lebih lima sampai satu minggu. Kemudian yang bisa melewati jalur itu hanya karyawan PT Freeport, pihak keamanan dan orang yang mendapat ijin. Jadi bagi kami kecil kemungkinan dilakukan oleh kelompok TPN/OPM. Kami juga sudah mendapat klarifikasi dari panglima perang TPN di Nemangwai yaitu di pegunungan tengah. Ia mengatakan bahwa ia sangat terkejut dengan peristiwa ini dan ia tidak pernah memberikan perintah kepada anak buahnya untuk melakukan penyerangan. Tetapi satu hal yang penting dalam sejarah perjuangan bangsa Papua, orang Papua tidak pernah melakukan pembunuhan terhadap bangsa atau orang-orang asing. Kami telah melakukan satu identifikasi, bahwa pelaku adalah seorang yang tahu yang profesional, orang yang terlatih atau yang dilatih, orang yang tahu persis kondisi di lokasi kejadian dapat dengan bebas leluasa bergerak dan sangat tahu persis rutinitas kerja dari para karyawan. Karena itu kami merasa bahwa itu bukan anggota TPN. TPN tidak pernah mempunyai amunisi yang banyak karena di lokasi itu, itu kan sesudah kejadian ada 28 peluru yang dikeluarkan. Hari Minggu itu terjadi tembak-menembak. Hari Senin itu kami mendapat informasi masih terdengar bunyi tembakan dan dalam pengalaman kami tahu bahwa TPN tidak pernah mempunyai amunisi sebanyak itu. Untuk mengeluarkan satu peluru mereka harus memperhitungkan dengan baik, itu yang pertama. Hal yang kedua, para korban itu ditembak dengan senjata berat dan seorang TPN tidak memiliki senjata model itu. Kalau dilihat dari mobil itu ada dua lobang di depan mobil itu. Dan kalau seorang melakukan itu dengan membabi buta atau oleh seorang TPN maka pasti seluruh kaca di depan itu akan gugur. Kalau itu hanya ada dua lubang, itu dilakukan oleh orang-orang yang betul-betul terlatih dan dia itu adalah seorang sniper yang mampu melakukan penembakan dengan jitu. Daerah itu kan daerah yang dijaga super ketat oleh militer karena itu mereka harus melewati satu terowongan disitu dan itu dijaga ketat dan kalau seorang TPN melakukan itu bagaimana ia bisa meloloskan diri ? Itu kan tindakan bunuh diri namanya dengan hadir disitu. Radio Nederland [RN] : Bung leo, apa yang Anda ketahui tentang pasca kejadian tersebut masalah tembak menembak ini ? LE : Menurut saya pada waktu itu tidak terjadi penembakan, ada lawan yang saling menembak karena bagaimana orang bertahan dalam kondisi satu lokasi dimana kiri kanan itu sangat terjal dimana orang tidak bisa dengan bebas berkeliaran di daerah itu. Jadi lawan siapa yang bisa bertahan dua hari di daerah itu. Setelah membaca berita awal atau mendengar berita dari RCTI disana diberitahukan bahwa seorang yang melakukan penyerangan itu adalah seorang yang berambut jimbal memakai pakaian dan celana militer tetapi pada waktu kami menerima foto itu orang yang bersangkutan memakai celana pendek kemudian berambut jimbal memakai baju kaos dan setelah kami konfirmasi itu bukan anggota dari kelompok Keli Kwalik. Dari informasi yang kami terima bahwa didalam saku itu ada ditemukan satu peluru yang katanya itu milik dari Kopassus. Demikian Leonard Embire, anggota Presidium Dewan Papua di Jayapura. * TKI MERANA, MEGA SALAHKAN PERS Pers lagi-lagi kena getahnya. Presiden Megawati Soekarnoputri menuding pers terlalu membesar-besarkan kasus para TKI di Nunukan, Kalimantan Timur. Hal itu dikatakan Mega dalam siaran persnya di Johannesburg, Afrika Selatan, Kamis malam. Pernyataan yang sama pun keluar dalam dialog dengan masyarakat Indonesia di Pretoria, Afrika Selatan keesokan harinya. Megawati: Ini kan sebetulnya semuanya dibesarkan oleh pers itu sendiri. Kalau kiranya pers mau membantu pemerintah, saya kira dan mempunya fairness maka kita akan bisa melihat. Saya sudah bertemu sebenarnya. Sekarang siapa dari Malaysia dan siapa dari Indonesia. Saya sudah bertemu dengan Perdana Menteri Mahathir, apa kurangnya? Dengan berucap demikian, maka jelas Presiden berupaya mengalihkan kritikan dan kecaman yang ditujukan terhadapnya. Mega dianggap lebih mementingkan lawatan keluar negeri daripada mengurusi nasib ratusan ribu TKI yang dipulangkan pemerintah Malaysia. Tak urung Mega pun mendapat serangan pertanyaan dari wartawan luar dan dalam negeri dalam arena KTT Pembangunan Berkelanjutan di Johannesburg. Direktur eksekutif Dewan Pers Lukas Luwarso menilai, dalam kasus TKI, Megawati berusaha untuk lari dari tangungjawab. Mega, tambah Lukas, lebih suka mencari kambing hitam atas tragedi yang menimpa para TKI di Nunukan. Lukas Luwarso: Saya teringat Soeharto ya. Soeharto berkali-kali selalu menyalahkan pers melebih-lebihkan. Dulu ketika tahun '97 ketika demo mahasiswa banyak terjadi dan semua pers menulis tentang aksi mahasiswa dimana-mana itu Soeharto waktu itu mengkritik pers melebih-lebihkan realitas seolah-olah yang terjadi di Indonesia hanya demonstrasi mahasiswa. Memang yang terjadi saat ini bukan hanya persoalan TKI ya tapi kan TKI itu membutuhkan satu perhatian yang lebih dari kasus-kasus lain ya. Dari pengamatan Lukas, sejauh ini media masa cukup proporsional dalam meliput kehidupan para TKI di Nunukan. Meski ada satu dua yang memang terlalu berlebihan, namun secara keseluruhan Lukas malah menilai, berbagai pemberitaan media massa kurang dramatis. Padahal, menurut dia, kalau saja para wartawan mau mengikuti perjalanan para TKI, mulai dari pendeportasian mereka di Malaysia hingga ke tempat penampungan di Nunukan, kisahnya pasti akan lebih dramatis dan kuat. Lihatlah Nunukan. Sekitar 20 ribu TKI dan keluarga mereka terlunta-lunta di penampungan. Hingga kini tercatat 70 orang lebih anggota keluarga TKI meninggal di sana. Sampai-sampai Ketua Palang Merah Indonesia PMI Mar'ie Muhammad menilai kondisi mereka sudah darurat. Ini disebabkan buruknya sanitasi, makanan dan tempat inap yang memprihatinkan. Simak saja penuturan Edi Purwanto dari Konsorsium Pembela Buruh Migran Indonesia yang baru kembali dari Nunukan. Edy Purwanto: Ketika kondisi yang buruk dipenampungan dirumah maupun ditempat-tempat fasilitas umum yang mustinya terlihat disitu adalah posko-posko pelayanan kesehatan. Posko pelayanan kesehatan itun kan dibangun kemudian setelah pemerintah daerah merasa tidak mampu untuk menangani kalau hanya menggantungkan kepada Puskesmas satusatunya disana. Jadi disana kota kabupaten yang ada baru satu Puskesmas yang punya fasilitas 15 tempat tidur untuk rawat inap. Perhatian besar-besaran pemerintah pun seakan baru diberikan saat sang presiden terpojok di negara lain. Wakil Presiden, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Menteri Sosial dan pejabat instansi terkait lainnya langsung mendatangi Pulau Nunukan. Namun layaknya kunjungan pejabat negara, kondisi lapangan termasuk para TKI dan keluarga mereka pun dirapikan oleh pemerintah daerah. Kondisi nyata dan kesulitan di tempat penampungan pun menjadi tidak terlihat. Seorang relawan yang membantu para TKI di Nunukan Najib Abuyasar, menyayangkan rekayasa itu. Najib Abuyasar: Kalau bisa jangan secara resmilah kalau seperti kemaren kan Wapres datang itu wah semua jalan sudah dirapihkan. Pedagang-pedagang yang biasanya sepi terus jumlah TKI yang sudah sekarat itu diungsikan dulu sementara yang ada dipinggir-pinggir emper toko itu. Nah yang kaya begitu-begitu yang kalau menurut saya yang membuat kita semakin tidak jujur dengan kenyataan yang kita hadapi di Nunukan dan akhirnya kita tidak bisa berbuat secara maksimal buat rakyat kita sendiri. Ironisnya, sambutan untuk wakil presiden beserta rombongan ke Nunukan, terkesan berlebihan. Pemerintah Kabupaten Nunukan mengeluarkan dana hingga Rp. 400 juta hanya untuk memperlihatkan sebuah rekayasa lapangan. Padahal bantuan yang disiapkan pemerintah dalam bentuk dana saja hanya mencapai Rp. 350 juta. Situasi penampungan sementara para TKI di Nunukan memang masih sangat memprihatinkan. Selain terbatasnya air bersih, kotornya tempat tinggal para TKI juga membuat penyakit dengan mudah berjangkit. Berbagai jenis penyakit seperti diare, dan infeksi saluran pernafasan merajalela. Tim relawan menilai para TKI di Nunukan rentan terhadap penyakit. Selain kondisi fisik dan mental mereka yang masih lemah, lingkungan tempat tinggal para TKI juga jauh dari sehat. Presiden mungkin tidak sepenuhnya tahu kondisi sesungguhnya di Nunukan. Karena laporan-laporan yang diberikan pemerintah daerah dan para bawahannya hanya berita baik saja. Oleh karena itu, daripada sibuk menyalahkan media massa, tampaknya Mega memang lebih baik melihat langsung kondisi para TKI di Nunukan. Tentunya kondisi yang sebenanrya, jadi tanpa ada rekayasa kehidupan di penampungan. Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
