---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 20 September 2002 13:40 UTC



** INSPEKTUR SENJATA KUNJUNGI IRAK 15 OKTOBER

** IMF PERINGATKAN TURUNNYA LAJU PEREKONOMIAN DUNIA

** 15 ANGGOTA FALUN GONG DI CINA DIHUKUM PENJARA

** SEORANG POLISI PALESTINA DITEMBAK DI MARKAS BESAR ARAFAT

** TOPIK GEMA WARTA: AKBAR TANDJUNG MUNGKIN NON-AKTIF UNTUK
SELAMATKAN GOLKAR DAN PEMILU 2004



* INSPEKTUR SENJATA KUNJUNGI IRAK 15 OKTOBER

Inspektur senjata PBB akan mengunjungi Irak tanggal 15 Oktober
untuk mempersiapkan pemeriksaan senjata pemusnah massal.
Hal itu diungkapkan kepala inspektur senjata PBB dari Swedia Hans
Blix, dalam pembicaraan tertutup di Dewan Keamanan PBB.

Seusai pembiraan Blix tidak mau mengkonfirmasi tanggal tersebut,
tapi ia mengatakan akan berunding dengan pejabat Irak di Wina awal
Oktober. Blix berharap inspektur senjata akan secepatnya kembali ke
Irak.

Presiden Amerika, George Bush, menyerukan Dewan Keamanan untuk
mengambil resolusi baru yang menyatakan bahwa Irak harus melucuti
persenjataannya. Bush menegaskan bahwa Amerika akan melakukan aksi
sepihak jika Dewan Keamanan tidak berhasil menyusun resolusi baru.


* IMF PERINGATKAN TURUNNYA LAJU PEREKONOMIAN DUNIA

Direktur Dana Moneter Internasional - IMF Horst Kohler mengatakan,
bahwa risiko bagi perekonomian dunia meningkat beberapa bulan
terakhir ini. Dalam sebuah ceramah di Washington, Kohler menyerukan
negara-negara barat untuk memulihkan kepercayaan terhadap
perekonomian.

Peringatan itu disampaikan seminggu sebelum pertemuan tahunan IMF.
Dalam pertemuan puncak itu IMF nampaknya akan kembali mengingatkan
akan rapuhnya perekonomian dunia. Kohler juga mengingatkan IMF bahwa
pemberian pinjaman baru kepada negara-negara yang masih mengalami
krisis moneter, harus disertai persyaratan bahwa mereka melakukan
perombakan ekonomi.

Persyaratan itu dianggap sebagai peringatan bahwa Argentinia tidak
akan mendapat kredit baru jika anggarannya tidak diperbaiki.


* 15 ANGGOTA FALUN GONG DI CINA DIHUKUM PENJARA

15 anggota gerakan Falun Gong di Cina, dihukum penjara empat hingga
dua puluh tahun. Para terdakwa anggota gerakan terlarang itu
dinyatakan bersalah karena menggangu siaran televisi.

Setengah tahun yang lalu, mereka menginterupsi siaran di dua stasiun
televisi lokal di Cina Timur Laut dan menyiarkan pesan-pesan gerakan
mereka. Hukuman yang dijatuhkan itu dianggap berat karena hukuman
maksimal atas gangguan siaran televisi adalah tujuh tahun.


* SEORANG POLISI PALESTINA DITEMBAK DI MARKAS BESAR ARAFAT


Di markas besar pemimpin Palestina Yasser Arafat yang dikepung di
Ramallah di tepi barat sungai Yordan, seorang korban tewas. Seorang
polisi Palestina tewas ditembak oleh penembak jitu tentara Israel
Pemerintah perdana menteri Israel Ariel Sharon menuntut agar 20-an
orang Palestina yang berada di dalam komplek tersebut menyerahkan
diri. Diantaranya termasuk kepala dinas intelejen Palestina.

Sementara itu, Kamis malam pasukan Israel melakukan serbuan di Jalur
Gaza. Dalam serbuan itu dua orang Palestina tewas dan empat pabrik
yang diduga memproduksi senjata diledakkan oleh tentara Israel.

Aksi tentara Israel itu adalah balasan terhadap serangan bunuh diri
yang terjadi di Tel Aviv hari Kamis. Dalam serangan itu lima warga
Israel tewas.


* TRIBUNAL YUGOSLAVIA MINTA KROASIA SERAHKAN JENDRAL JANKO BOBETKO

Tribunal Yugoslavia di Den Haag minta bantuan pemerintah Kroasia
untuk melacak mantan Jenderal Janko Bobetko. Pemerintah Kroasia akan
mempertimbangkan permintaan tersebut dalam rapat khusus kabinet.

Banyak rakyat Kroasia justru menganggap Bobetko sebagai pahlawan
perang yang berjuang melawan pasukan Serbia tahun '92 sampai '95.
Mahkamah Yugoslavia mendakwa Bobetko bertanggung-jawab atas
pembunuhan 38 penduduk sipil Serbia di kota Gospic.

Sang jenderal sendiri mengatakan tidak akan menyerah kepada kepada
Tribunal di Den Haag. Extradisi jendral Bobetko oleh Zagreb akan
menimbulkan kerusuhan besar di Kroasia.


* 34 PENGUNGSI GELAP TENGGELAM DI PANTAI SISILIA - ITALIA


Jumlah pengungsi gelap yang tenggelam setelah kapal mereka karam di
pantai Sisilia - Italia, akhir pekan lalu, meningkat  hingga 34
orang.  Hari Kamis, ditemukan lagi tujuh jenasah. Kapal sepanjang 10
meter mengangkut lebih dari 100 pengungsi gelap yang sebagian besar
berasal dari Liberia.

Tragedi semacam ini sering terjadi di pantai Italia. Seorang warga
Mesir yang selamat ditahan polisi atas dugaan penyelundupan orang.


* 80 TEWAS DAN 150 CEDERA DALAM KUDETA DI PANTAI GADING, AFRIKA BARAT

Dalam suatu rencana kudeta di Pantai Gading - Afrika Barat, 80
pasukan tewas dan 150 lain cedera. Perdana Menteri Pascal Affi
N'Guessan mengatakan bahwa kudeta itu gagal. Menurut pemerintah,
kudeta itu didalangi oleh Jenderal Robert Guei yang tewas dalam
bentrokan dengan pasukan pro-pemerintah. Jenasahnya dipertontonkan di
televisi nasional.

Kudeta diawali dengan serangan pemberontak di rumah beberapa menteri,
barak militer dan pos polisi. Pemimpin oposisi Alassane Quatarra,
lawan Presiden Laurent Gbagbo menyelamatkan diri ke Kedutaan Jerman
di Abidjan.

Presiden Gbagbo saat ini tengah mengunjungi Italia. Kedutaan Amerika
untuk sementara ditutup. Bentrokan-bentrokan kecil dilaporkan masih
terjadi di beberapa tempat.


* PEMILIHAN UMUM DI SLOWAKIA

Rakyat Slowakia hari Jumat dan Sabtu akan mengikuti pemilu parlemen.
Hasil pemilu ini sangat menentukan peluang Slowakia untu menjadi
anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara - NATO dan Uni Eropa.
Masyarakat internasional menegaskan jika partai oposisi sayap kanan
pimpinan Vladimir Meciar memang, maka tertutup peluang bagi Slowakia
untuk menjadi anggota NATO dan Uni Eropa.

Menurut jajak pendapat terakhir, partai Meciar bisa meraih 20 persen
suara. Partai baru sayap kiri pimpinan Robert Fico akan juga
memperoleh sekitar 20 persen suara.
Sementara itu Partai Kristen-Demokrat pimpinan Perdana Menteri
Mikulas Dzurinda tidak akan mendapat lebih dari 10 persen suara.


* Normal;heading 1;
TOPIK GEMA WARTA: LAPORAN BPK -  LAYAKNYA RAMAI-RAMAI MEMBOBOL KAPAL
BOCOR

LAPORAN BPK -  LAYAKNYA RAMAI-RAMAI MEMBOBOL KAPAL BOCOR




Kebocoran dalam pengelolaan anggaran negara selalu tak ada habisnya.
Miliaran hingga triliunan rupiah raib setiap tahunnya, tanpa
kejelasan, tanpa dapat dipertanggungjawabkan. Pada semester pertama
tahun 2002 ini, kebocoran anggaran sudah mencapai Rp 6,5 trilyun. Itu
berarti 18 persen lebih besar dibanding tahun lalu. Inilah hasil
audit Badan Pemeriksa Keuangan yang disampaikan Ketua BPK Satrio
Billy Joedono di depan sidang paripurna DPR, Selasa lalu.


Billy Joedono: Penyimpangan selama semester satu tahun anggaran 2002
bernilai total 6,4 trilyun atau 17,7 persen.


Laporan BPK kembali membuka mata masyarakat akan bobroknya
pengelolaan keuangan negara di sejumlah instansi. Pemeriksaan BPK
semester awal tahun ini menunjukkan penyimpangan terbesar terjadi di
Departemen Kehutanan, mencapai Rp. 27,5 milyar. Sementara di
Departemen Luar Negeri sebesar Rp. 14,5 milyar. Tahun lalu, total
penyimpangan deparlu mencapai Rp 100 milyar. Walau pun menurun
dibanding tahun lalu itu, tapi penyimpangan di deparlu tetap ada.

Penyimpangan juga terjadi pada sejumlah departemen lain. Seperti
Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Pertahanan, TNI dan Polri,
bahkan Departemen Agama. Tingkat kebocoran di masing-masing instansi
bervariasi, bahkan ada yang mencapai 100 persen.


Billy Joedono: Penyimpangan di atas rata-rata terjadi pada TNI-AU,
sebesar 100 persen. Sedangkan untuk dana non APBN dengan rata-rata
penyimpangan sebesar 10,3 persen, yang menonjol penyimpangannya
adalah pengelolaan dana abadi umat Departemen Agama sebesar 23,9
persen atau Rp. 3,5 milyar.


Seperti biasa, instansi-instansi yang banyak mengalami kebocoran
anggaran, memilih diam. Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan,
Wahyudi Wardoyo enggan mengomentari hasil pemeriksaan BPK tersebut.
Alasannya, masih perlu koordinasi dengan para pejabat lain di
Departemen Kehutanan. Bahkan menurut dia, Departemen Kehutanan masih
akan mempertanyakan hasil pemeriksaan BPK ini. Departemen Agama
melalui juru bicaranya Ahmed juga belum memberikan tanggapan, dengan
alasan belum menerima berkas hasil pemeriksaan BPK.


Ahmed: Itu biasanya kami terima data itu kan juga dari Irjen juga.
Karena di sana juga akan diolah data itu. Jadi yang tadi disampaikan
itu saya belum tahu sama sekali. Karena yang saya pegang ini adalah
yang 2001 dan untuk haji sudah selesai seluruhnya.


Kebocoran yang terus menerus terjadi di sejumlah departemen, menurut
anggota Panitia Anggaran DPR Djamal Doa menunjukkan bahwa korupsi
tahun ini meningkat. Bahkan, ia menduga, pada pemeriksaan BPK di
semester II nanti tingkat penyimpangan akan terus meningkat.


Djamal Doa: Ya itu, setiap tahun itu, penyimpangan itu diumumkan.
Kemudian setiap tahun juga ada evaluasi, tapi evaluasinya cuma nol
koma sekian persen saja yang ditanggapi oleh pemerintah. Ini ada dua
kemungkinan. Apakah hasi pemeriksaan BPK yang lemah dari segi hukum,
atau memang terjadi semacam kolusi berjamaah begitu. Ya baik pihak
aparat, ya seperti jaman-jaman dulu masih halal gitu toh.


Kebocoran atau penyimpangan di instansi pemerintah dalam mengelola
anggaran negara, bukanlah barang baru. Namun sayangnya, laporan BPK
ini akhirnya cuma masuk keranjang sampah. Aktivis dari Pengawas
Korupsi Indonesia ICW Wasingatun Zakiyah mengatakan, selama ini hasil
temuan BPK selalu mentok ketika masuk Kejaksaan Agung.

Wasingatun Zakiyah: Kemudian kejaksaan selalu bilang, fakta hukumnya
kami tidak menemukan. Sehingga kebocoran yang dinilai oleh BPK itu
tidak ditemukan fakta hukumnya oleh kejaksaan. Nah, nampaknya
kejaksaan sudah harus menghindarkan perbedaan-perbedaan,
asumsi-asumsi bahwa fakta hukum itu harus dikedepankan, daripada
kemudian fakta di lapangan. Karena BPK secara akuntansi sudah
menemukan itu di lapangan dan seharusnya langsung bisa dijerat oleh
hukum. Terutama pelaku-pelaku yang ada di lapangan.

Tanpa tindak lanjut para penegak hukum, puluhan kasus penyimpangan
atau korupsi senilai Rp 6,5 trilyun hasil BPK tentu akan sia-sia
belaka. Korupsi bukanlah delik aduan, tapi delik pidana. Tanpa
kerjasama Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum lainnya, kerja
seberat apapun yang ditampilkan BPK, nampaknya tidak akan mengusir
pesimisme umum bahwa korupsi masih terus bersimaharaja lela.



Tim liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di
Hilversum.


* AKBAR TANDJUNG MUNGKIN NON-AKTIF UNTUK SELAMATKAN GOLKAR DAN PEMILU
2004


Tiga ketua DPP Partai Golkar, Marwah Daud, Fahmi Idris dan Theo
Sambuaga mendesak Akbar Tandjung untuk mundur. Akbar sendiri menjawab
bahwa beda pendapat di dalam partai itu wajar dan akan diakomodasi
secara normal. Menurut Nur Iman Subono, pakar politik Universitas
Indonesia, reaksi ini tidak mengejutkan dan lebih merupakan dinamika
partai. Akbar Tandjung mungkin akan memilih langkah non-aktif dan
menjadi ketua di belakang layar, untuk menunjukkan good will sehingga
dalam pemilu 2004 Golkar tetap bisa selamat:

Nur Iman Subono [NIB]: Sebetulnya bukan hal yang mengejutkan karena
sebelumnya ada dinamika didalam intern partai yang meminta Pak Akbar
untuk memikirkan posisinya bahkan itu sebelum keputusan sidang
terjadi. Tiga opsi yang muncul adalah meminta pak Akbar mundur,
non-aktif dan adanya munas luar biasa untuk menentukan posisi Golkar
sebelumnya dan saya kira pak Akbar dengan teman-temannya sudah
mengantisipasi, sebelum keputusan pengadilan kan beliau melakukan
safari ke berbagai tempat dan merasa punya kepercayaan bahwa daerah
masih menudukung pak Akbar sebagai ketua.

Radio Netherlands [RN]: Dari ketiga opsi itu mana yang dianggap
paling selamat untuk Golkar?

NIB: Yah, saya kira dari beberapa statement circle nya pak Akbar,
memang kayaknya kompromi yang paling jauh yang bisa mereka tawarkan
adalah non-aktif dan memilih acting ke dua, jadi non-aktif bukan
mundur bukan munas, karena mereka juga berhitung Pemilu sebentar
lagi. Jadi mereka kuatir konsolidasi partai akan terganggu. Jadi
non-aktif itu kompromi yang paling jauh yang mereka bisa tawarkan,
tapi selama ini mereka tetap bertahan supaya Akbar yang tetap
memimpin.

RN: Mengapa non-aktif, apa artinya kalau Akbar Tanjung non-aktif?

NIB: Argumen yang mereka ajukan adalah karena Pak Akbar punya
persoalan legal walaupun mereka selalu mengatakan itu belum tetap,
tapi itu semacam menetralisir saja dinamika intern ke dalam dan
menunjukkan kepada masyarakat umum bahwa mereka juga punya good
will.Bahwa seorang pimpinan partai yang juga ketua DPR mereka anggap
ketika ada persoalan jalan keluar satu-satunya yang paling baik
adalah non-aktif sambil menunggu banding yang sedang mereka
perjuangkan saat ini.

RN: Kalau pak Akbar mundur apakah artinya itu buat Golkar?

NIB:  Saya kira memang ada persoalan besar kalau pak Akbar mundur
karena pasti perebutan orang pertama di pimpinan partai ini menjadi
persoalan. Kan ini sekarang lebih banyak melakukan konsolidasi partai
karena mereka cukup sadar hantaman media massa, hantaman kritik
terhadap mereka cukup besar. Tapi buat mereka yang paling penting
adalah konsolidasi partai kuat dan mereka bukan kemarin sore
berpolitik, mereka sudah lama aktif di dunia politik. Persoalannya
akan lain jika pak Akbar mundur.

RN: Jadi artinya kalau pak Akbar mundur Golkar hancur, kalau pak
Akbar non-aktif Golkar masih bisa dibersihkan begitu?

NIB: Kalau hancur juga mungkin terlalu berlebihan, tapi jelas
perebutan pimpinan pertama akan menimbulkan ketegangan-ketegangan
dinamika partai yang cukup kuat. Tapi kalau non-aktif saya kira
circle nya nanti yang akan memimpin tetap orang-orangnya Pak Akbar
kan? Jadi sebetulnya partai akan bisa berjalan begitu saja tanpa
persoalan.

RN: Lalu apa artinya ketiga orang yang mendesak Akbar untuk lengser,
Marwah Daud, Fahmi Idris dan Theo Sambuaga ini, apakah ada
hubungannya dengan Iramasuka?

NIB: Ini memang agak menarik ya, karena Fahmi dalam statement
sebelumnya justru mengatakan ingin agar Akbar bertahan dan opsi kedua
adalah non aktif ya, sewaktu dikatakan pilihannya apa dia ingin Akbar
bertahan. Tapi kalau Iramasuka di situ ada Marwah ada Theo, saya kira
kalau Iramasuka cuma Marwah ya, saya ngga mau terlalu jauh mengatakan
ini karena diucapkan oleh tiga orang yang punya reputasi di partai
yang cukup kuat bahwa ini benar-benar serius. Saya kira ini semacam
dinamika intern saja yang memperlihatkanlah bahwa memang ada suasana
dinamika politik tapi saya ngga terlalu yakin ini akan menjadi
snowball yang begitu kuat ya. Karena saya kira pak Akbar Tanjung
sampai sekarang cukup kuat dan cukup didukung, karena saya kira
orang-orang Golkar di pimpinan teras menyadari sekali sekali Pemilu
ini taruhan mereka untuk bisa kembali.

RN: Lalu sekarang menurut Bapak, pilihan yang terbaik adalah
non-aktif, kapan dia akan non-aktif?

NIB: yah sebetulnya non-aktif ini kan berkaitan dengan istilahnya
buying time, karena dengan statement non-aktif saat yang bersamaan
Hamzah Haz kan juga mengajukan supaya dipercepat proses naik
bandingnya, jadi semacam ada prioritas, supaya persoalannya menjadi
selesai. Tapi, riilnya kita ngga pernah tahu kapan. Mungkin malah
enggak, karena non-aktif itu, non-aktif hanya semata-mata dia tidak
sebagai ketua tetapi ada acting pimpinan, otoritasnya gimana belum
jelas juga kan istilahnya non-aktif ini.

 Demikianlah Nur Iman Subono.



---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke