---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 04 Oktober 2002 14:10 UTC



** PAKISTAN LAKUKAN UJICOBA RUDAL JARAK SEDANG

** USAHAWAN CINA-BELANDA YANG BING DITAHAN POLISI CINA

** PEMUGARAN GERBANG BRANDENBURGER TOR DI  BERLIN RAMPUNG

** TOPIK GEMA WARTA: AKSI FPI MELURUK BERBAGAI TEMPAT HIBURAN DI
JAKARTA BISA SEBABKAN ANARKI

** TOPIK GEMA WARTA: REFORMASI DI TUBUH MILITER BELUM TERCERMIN DI
GARIS BAWAH



* PAKISTAN LAKUKAN UJICOBA RUDAL JARAK SEDANG

Pakistan melakukan ujicoba rudal jarak sedang. Islamabad yang puas
dengan hasil ujicoba itu, sebelumnya sudah memberitahu negara
tetangganya India. Pemerintah Pakistan menekankan hal itu merupakan
percobaan rutin, dan tidak ada kaitannya dengan hubungan antara kedua
negara. Kedua negara bersenjata nuklir tersebut masih selalu
berselisih tentang wilayah Kasjmir.
Pemerintah India menyatakan tidak terpengaruh oleh aksi tersebut.
Ujicoba itu bermaksud sebagai unjukgigi Presiden Pakistan Pervez
Musharraf, sepekan menjelang digelarnya pemilu parlemen di negarinya.


* USAHAWAN CINA-BELANDA YANG BING DITAHAN POLISI CINA

Di kota Shenyang polisi Cina menahan usahawan Cina-Belanda Yang Bin.
Demikian dilaporkan kantor berita Korea Selatan Yonhap. Yang Bin
belum lama diangkat menjadi gubernur di Korea Utara, guna membangun
zona kapitalis di sana. Kamis kemarin kantor berita Cina
memberitakan, Yang Bin punya tunggakan pembayaran pajak kepada kota
Shenyang, di mana imperium usahanya berada.
Yang Bin yang berasal dari Cina, selama bertahun-tahun berhuni di
Belanda dan mulai membangun usahanya. Ia mengusahakan perkebunan
anggrek dan bangunan, di Cina ia membangun kota Holland tiruan.
Berkat keberhasilan usahanya dan hubungan baiknya di Eropa, Yang Bin
didekati pihak Korea Utara untuk mencoba membangun zona kapitalis di
negeri itu.


* PEMUGARAN GERBANG BRANDENBURGER TOR DI  BERLIN RAMPUNG

Di Berlin pemugaran gerbang Brandenburger Tor telah rampung.
Diperkirakan setengah juta penduduk kota tersebut menyaksikan
pembukaan kembali gerbang tersebut, pada hari peringatan ke duabelas
penyatuan Jerman. Tamu kehormatan dalam pesta peringatan itu adalah
mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Dalam sambutannya
Clinton mengatakan, Brandenburger Tor dalam waktu lama menjadi
lambang terbaginya Jerman, dan sekarang menjadi lambang persatuan,
yang lahir dari dambaan universal terhadap kemerdekaan. Sementara itu
ketegangan antara Jerman dan Amerika Serikat tampaknya menurun.
Presiden Amerika Serikat George W Bush, yang tidak mengutarakan
ucapan selamat atas terpilihnya kembali Gerard Schroder, kini
mengucapkan selamat atas peringatan penyatuan Jerman itu. Hubungan
antara Jerman dan Amerika Serikat terganggu, setelah Schroder menolak
kemungkinan aksi militer terhadap Irak.


* TOPAN LILI LANDA NEGARA BAGIAN LOUISIANA, AMERIKA

Topan Lili mereda jadi badai tropis yang kini melanda negara bagian
Louisiana. Badai yang disertai hujan deras tersebut mengakibatkan
banjir. Banyak pohon yang tumbang dan diberbagai tempat aliran
listrik putus. Menurut berita terakhir, tidak ada korban cedera. Di
negara bagian Texas dan Louisiana, ratusan ribu penduduk dievakuasi.
Sebelumnya, Topan Lili melanda wilayah barat Kuba dengan kekuatan
yang menghancurkan. Akibatnya, satu orang tewas. Di Jamaika juga
jatuh beberapa korban tewas.


* PEMERINTAH DAN PEMBERONTAK PANTAI GADING CAPAI GENJATAN SENJATA

Di Pantai Gading para pemimpin pemberontak yang membangkang terhadap
Presiden Laurent Gbagbo menyepakati gencatan senjata. Kesepakatan
dengan pihak pemerintah ditandatangani Jum'at hari ini di ibukota
Pantai Gading, Yamoussoukro. Setelah adanya campur tangan para
menteri negara-negara Afrika Barat di kota Bouake, dicapai
kesepakatan gencatan sejata tersebut. Konflik antara kaum pemberontak
dan pemerintah Pantai Gading pecah dua pekan lalu. Sejak itu ratusan
jiwa tewas dalam pertempuran-pertempuran yang terjadi. Kaum
pemberontak masih menguasai lebih banyak wilayah di bagian Utara
negeri itu.


* PERUNDINGAN KONFLIK PERBURUHAN DI PANTAI BARAT AMERIKA TIDAK
HASILKAN KESEPAKATAN

Perundingan pertama konflik perburuhan di pelabuhan pantai barat
Amerika tidak menghasilkan kesepakatan. Menurut serikat buruh, aksi
mogok di 29 pelabuhan juga tidak akan cepat berakhir.
Konflik tersebut berkisar pada perjanjian kerja baru untuk sekitar
10.000 pekerja. Serikat buruh memprotes rencana otomatisasi
besar-besaran. Akibat aksi mogok, sekitar 160 kapal barang tidak bisa
membongkar muatannya di kawasan pantai San Diego dan Seattle. Aksi
mogok tersebut berakibat serius terhadap perekonomian Amerika.
Kerugian diperkirakan sekitar satu milyar dolar perhari. Jum'at ini
perundingan berikut akan dilakukan.


* VIRUS KOMPUTER GANAS AKTIF DI SELURUH DUNIA

Sebuah virus komputer baru yang sangat ganas tengah aktif di seluruh
dunia. Virus yang bernama BugBear dan masuk melalui email itu, dapat
mencuri nomor kartu kredit dan informasi pribadi lainnya. Hingga kini
belum jelas berapa jumlah korban dan belum ada laporan pencurian
data. Para ahli menyarankan untuk secepatnya menggunakan programa
anti virus. Diduga BugBear berasal dari Malaysia.


* AKSI FPI MELURUK BERBAGAI TEMPAT HIBURAN DI JAKARTA BISA SEBABKAN
ANARKI


Intro: Wakil Presiden Hamzah Haz menyesalkan aksi perusakan
tempat-tempat hiburan di Jakarta Jumat dini hari oleh kelompok Front
Pembela Islam FPI. Sekitar 650 anggota FPI meluruk ke tempat-tempat
hiburan antara lain di Ancol, dan melakukan razia di sana yang
menyebabkan kaca-kaca dan peralatan di dalamnya rusak. Wakil presiden
mengatakan bahwa tindakan main hakim sendiri itu bisa menimbulkan
keresahan dan anarki di masyarakat. Pendapat seperti ini  juga
ditandaskan oleh Husnan Bey Fanani, Seketaris Dewan Partai Persatuan
Pembangunan P3 ketika dihubungi di Jakarta.

Husnan Bey Fanani [HBF]: Wakil presiden Hamzah Haz jelas-jelas
mengecam tindakan-tindakan itu karena diawali dengan pengerusakan.
Namun sebetulnya kalau kita kembali pada substansi masalah, apa yang
dilakukan FPI itu merupakan ketidak puasan atau amarah bahwa kenapa
sih ini pemerintah tidak bisa mengamankan tempat-tempat seperti itu,
di mana tempat-tempat itu justru menjadikan masyarakat ini resah. Di
antaranya itu ada minuman-minuman keras, tempat-tempat penjualan
narkoba sehingga banyak sekali jatuh korban diantaranya generasi muda
bangsa ini.

Radio Nederland [RN]: Sudah menjadi rahasia umum, keamanan
ditempat-tempat hiburan dibekingi oleh petugas.

HBF: Betul! itulah makanya, jadi, sumber atau inti dari persoalan
saya kembalikan pada aparat keamanan kita sendiri. Kemarin wakil
presiden juga mengatakan jangan sampai ada beking-bekingan. Setelah
ada bentrokan antara TNI angkatan darat Linud dan kepolisian di Sumut
yang menewaskan delapan orang polisi, menunjukkan memang terjadi
beking-bekingan. Jadi aparat kita akhirnya jadi centeng gitu ya, jadi
centeng untuk hal-hal yang kira-kira menguntungkan satu-sama lain,
yang memicu masyarakat bahwa kita juga bisa bertindak.

RN: Sebagai lembaga itu FPI sudah melakukan pelanggaran hukum. Apakah
akan ada tindakan? Apakah hal-hal semacam ini tolerir terus begitu?

HBF: Saya rasa begini, sebagai sebuah lembaga, HPI, itu ya pemerintah
seharusnya segera memberikan beberapa penjelasan atau perlu untuk
memanggil pimpinan dari FPI tersebut agar segera meredakan anak
buahnya agar jangan sampai terus melakukan hal-hal yang sifatnya
merusak. Kalau untuk sekedar mengamankan saja, saya pikir no problem,
kalau terus merusak begitu malah memunculkan persaingan-persaingan
lagi. Nanti akan muncul lagi kelompok-kelompok yang non-FPI, dan
akhirnya terjadi perselisihan atau anarkhisme, jadi perpecahan
dikelompok-kelompok masyarakat kita, terutama di kota Jakarta yang
majemuk ini. Untuk menjaga kesatuan dan persatuan itu saya pikir
memang perlu pemerintah pimpinan Megawqati Sukarnoputri dan Hamzah
Haz segera turun untuk melihat bagaimana keadaan rakyatnya yang
seperti orang sakit. Dimana sendi-sendi kebangsaan dan semua
syaraf-syaraf yang ada pada tubuh bangsa Indonesia ini sedang
mengalami ketidak normalan. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi,
saya harap kelompok-kelompok masyarakat seperti FPI bisa menahan
diri, dan pemerintah bisa segera mengatasinya.

Demikianlah Husnan Bey Fanani di Jakarta


* REFORMASI DI TUBUH MILITER BELUM TERCERMIN DI GARIS BAWAH

Laporan tim Liputan 68h Jakarta


Suasana tegang mewarnai Markas Kodam I Bukit Barisan,Medan, Sumatra
Utara. Pemimpin tertinggi Angkatan Darat, Ryamizard Ryacudu langsung
memimpin apel militer luar biasa. Wajah Ryamizard tak bisa menutupi
kekecewaannya, melihat anak buahnya yang bertugas di Kodam Bukit
Barisan melanggar sumpah prajurit, membangkang perintah pimpinan, dan
memalukan institusi TNI.

Pantas Kecewa
Ryamizard pantas kecewa dengan moral anak buahnya yang secara brutal
menyerang Markas Brimob dan Kantor Polisi Langkat, Binjai, Sumatra
Utara, selama sembilan
jam. Inilah insiden penyerangan terlama yang pernah terjadi, dan
memakan korban cukup besar: sembilanorang tewas.

Dengan suara kering dan keras, Ryamizard membacakan sendiri surat
keputusan pemecatan secara tidak hormat terhadap 20 prajurit batalyon
Lintas Udara Linud 100
yang terlibat bentrokan. Ia juga menonaktifkan seluruh perwira Linud
100, dan mengosongkan batalyon Linud 100 selama setahun. Dalam apel
luar biasa itu, Ryamizard
memerintahkan anggota Linud yang belum melapor dan menyerahkan
senjata.

Ryamizard Ryacudu
Saya akan menghukum, saya akan menghormati mereka, tapi bila perlu
saya akan tembak kepalanya bila ia betul-betul jadi pengkhianat.
Kemarin saya ultimatum sampai jam enam pagi apabila senjata tidak
diserahkan, saya kerahkan semuanya untuk menumpas pemberontak karena
saya anggap: pelanggar perintah saya, pimpinan tentara, adalah
pemberontak

Tidak Pantas
Sikap dan moral prajurit TNI Angkatan Darat yang terlibat penyerangan
itu memang tidak pantas. Setelah dipecat, mereka kemudian mengangkat
komandan infanteri
mereka, mengiringi dengan nyanyian yel-yel kesatuan. Yel-yel bernada
muram dan emosionala

Sementara itu, pada saat yang hampir bersamaan, hujan tangis terjadi
di Taman Makam Pahlawan, ketika dua jenazah korban penyerangan
dimakamkan. Ridwan dan
Satria Sembiring, dua perwira Kepolisian Langkat ini menjadi korban
penyerangan akhir pekan lalu, jenazahnya baru bisa dimakamkan
kemarin.

Ridwan dan Satria Sembiring, hanyalah dua dari sekian banyak korban
bentrokan tentara dan polisi. Bentrokan, yang tidak jauh-jauh dari
urusan beking-membeking jaringan bisnis hiburan, narkotika, atau
judi. Seperti yang terjadi di Langkat, Binjai, Sumatra Utara itu.
Selain menimbulkan korban tewas, bentrokan itu juga mengakibatkan
empat anggota Polisi hilang.

Pemecatan Tidak Cukup
Pemecatan terhadap tentara yang melakukan tindak kekerasan itu,
memang harus dilakukan. Namun, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang
dan Tindak Kekerasan, Kontras, Ori Rahman mengatakan, kasus tindak
kekerasan yang dilakukan aparat keamanan,
dengan cara sewenang-wenang, dan melanggar HAM harus segera
dihentikan. Institusi militer, tidak cukup hanya melakukan pemecatan,
melainkan harus ada kebijakan serius dalam menghormati hukum dan hak
asasi manusia.

Ori Rahman
Harus diambil tindakan tegas, dalam artian jaringan itu dibongkar,
tidak hanya menangkap yang bawah-bawah, yang kecil-kecil, tapi
bagaimana sebuah jaringan ini bisa dibongkar dan diambil tindakan
tegas terhadap para pelakunya. Karena kan kalau kita lihat soal
beking-beking seperti ini sudah merupakan sebuah jaringan gitu. Saya
kira tidak mungkin Linud mau menyerang polisi kalau hanya untuk
menyelamatkan seseorang, tentunya ini kan berkaitan dengan jaringan
yang harus diselamatkan, nah, jaringan ini harus dibongkar sampai
ketingkatan atas.

Institusi Militer Tertutup
Berat memang melakukan pengawasan terhadap penegakan hukum di
institusi militer. Karena, institusi militer biasanya bersifat
tertutup. Pengamat militer, Usyriful Usman mengatakan, setelah ada
pemecatan, biasanya gelap. Tidak ada tindak lanjutnya.

Usyriful Usman
Kan mereka tidak boleh kita campur tangan di dalam hukum militer
mereka. Jadi tentara itu entitas yang tertutup sebetulnya. Kita ngga
tahu habis itu mereka itu kemana. Bisa juga terus dikaryakan, kalau
menurut saya, karena ini kan sifatnya dia berada di daerah sipil,
sehingga dia seharusnya diadili dulu oleh Mahkamah Militer mereka,
baru dipecat, jadi ada sanksinya dua.

Usyriful Usman mengatakan, konsep pendidikan militer di tubuh TNI
maupun konsep pendidikan polisi harus diubah dan direvisi, agar
tentara dan polisi tidak terus-menerus salah memilih lawan. Reformasi
di tubuh militer, tampaknya belum tercermin di garis bawah militer.
Jika ingin serius menghentikan bentrokan tentara dan polisi,
sebaiknya segera dilakukan pembubaran markas-markas militer di
daerah.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke