--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 07 Oktober 2002 15:50 UTC ** PANGERAN CLAUS TUTUP USIA ** TIGA TEWAS DALAM KEKERASAN TERBARU DI ACEH ** TIGA BELAS WARGA PALESTINA TEWAS AKIBAT SERANGAN PASUKAN ISRAEL DI JALUR GAZA ** TOPIK GEMA WARTA: PROTOKOL PEMAKAMAN PANGERAN CLAUS ** TOPIK GEMA WARTA: HAMZAH HAZ TIDAK BERUBAH BANYAK TERHADAP KELOMPOK RADIKAL ISLAM * PANGERAN CLAUS TUTUP USIA Jenazah Pangeran Claus dipindahkan dari Rumah Sakit Universitas Amsterdam AMC ke Istana Huis ten Bosch di Den Haag. Putra Mahkota Willem Alexander, pangeran Johan Friso dan Constantijn ikut mengantar jenazah ayah mereka. Hari-hari pertama Pangeran Claus disemayamkan di Istana Huis ten Bosch, di mana anggota keluarga dan teman-temannya bisa menjenguk jenazahnya. Akhir pekan ini jenazah Claus dipindahkan ke Istana Noordeinde, di mana dibangun kapel belasungkawa. Di sini para pejabat tinggi bisa menjenguk jenazah, setelah itu giliran masyarakat Belanda untuk memberi kehormatan terahkir. Pemakaman kemungkinan dilangsungkan di Delft Rabu minggu depan. Pangeran Claus wafat pada usia 76 tahun Minggu Malam. Isterinya Ratu Beatrix, putra dan menantunya berada di sisi almarhum ketika menghembuskan nafas terakhir. Dalam pidato radio dan televisi Perdana Menteri Jan Peter Balkenende mengemukakan bahwa Pangeran Claus berjasa besar dalam menunaikan jabatan publiknya. Dalam kaitan ini perdana menteri Belanda merujuk pada jasa Pangeran Claus dalam bidang lingkungan hidup, pengentasan kemiskinan dan kerjasama pembangunan yang digeluti almarhum selama bertahun tahun. Rakyat Belanda berhutang budi kepada almarhum, tandas Jan Peter Balkenende. Ia juga menyampaikan penghargaan mengenai dukungan yang diberikan oleh Pangeran Claus kepada Ratu Beatrix. Claus von Amsberg adalah seorang diplomat departemen luar negeri Jerman ketika menikah dengan Putri Beatrix pada 1966. Seorang sejarawan Belanda melakukan penelitian mengenai perannya sebagai militer Jerman di Italia. Hasil penelitian tersebut tidak menemukan hal hal yang memberatkan bagi Claus. Meski demikian pesta pernikahan di Amsterdam dibayangi oleh insiden pelemparan bom asap dan unjuk rasa. Namun Pangeran Claus merebut hati sebagian besar rakyat Belanda karena penampilannya yang merakyat dan karena serangkaian jabatan publik yang disandangnya. Pangeran Claus dan Ratu Beatrix dikaruniai tiga putra. Putra sulung Willem Alexander adalah pewaris tahta pertama. Kesehatan Pangeran Claus semakin memburuk selama beberapa tahun belakangan. Pada awal tahun 80-an Pangeran Claus menderita stress berat. Ia menjalani perawatan dua tahun, antara lain di Swiss. 10 tahun kemudian Pangeran Claus mengidap penyakit Parkinson. Pada pertengahan tahun 1998 almarhum mengidap penyakit kanker prostat. Pangeran Claus kehilangan ginjal sebelah kiri akibat terapi radiasi penyakit kanker. Rencana kunjungan perdana menteri Belanda Peter Balkendende ke sejawatnya Tony Blair dibatalkan sehubungan dengan wafat pangeran Claus ini. Semua rapat-rapat parlemen belanda De Tweede Kamer juga ditunda. Perdana menteri Belanda juga membatalkan semua pesta pemerintah, dan acara-acara resmi akan diselenggarakan secara sederhana. Semua gedung pemerintah memasang bendera setengah tiang sampai hari pemakaman, kecual hari Minggu. Meski kondisi kesehatannya yang ringkih, Pangeran Claus hadir pada pernikahan putra sulung Willem Alexander dengan Maxima Zorreguieta asal Argentina pada 2 Februari 2002. Pangeran Claus masih sempat mengalami kelahiran cucu pertamanya tahun ini. Tidak lama setelah kelahiran cucu pertama Pangeran Claus kembali harus dirawat di rumah sakit untuk menjalani pengobatan emboli paru paru. Ketika masih dalam perawatan Pangeran Claus mendapat serangan jantung. Setelah itu Pangeran Claus mendapat perawatan jalan namun harus dirawat kembali di Rumah Sakit Universitas Amsterdam AMC, di mana ia menghembuskan nafas terakhir Minggu malam 6 Oktober. Anggota Kerajaan Belanda yang terakhir tutup usia ialah Putri Wilhelmina, nenek Ratu Beatrix, pada tahun 1962. Berkaitan dengan wafatnya Pangeran Claus, pemerintah Belanda diperkirakan tidak akan mengumumkan hari berkabung nasional. Pangeran Claus kemungkinan akan dikebumikan di makam keluarga Dinasti Oranye di Gereja Nieuwe Kerk di kota Delft pada hari Rabu 16 Oktober pekan depan. Tidak ada kepala negara dari luar Belanda yang akan hadir pada upacara pemakaman tersebut. Hal ini hanya terjadi pada pemakaman angggota keluarga kerajaan yang memerintah. Seluruh organisasi penyiaran radio dan televisi Belanda menunda siaran rutin dan menggantinnya dengan siaran khusus serta memutar musik berkabung. * TIGA TEWAS DALAM KEKERASAN TERBARU DI ACEH Sedikitnya tiga tewas, termasuk seorang perempuan dan cucu laki-lakinya, dalam kekerasan yang terjadi di Aceh hari Senin. Menurut saksi, wanita berusia 65 tahun dan cucu laki-lakinya yang berusia tujuh bulan tersebut, terbunuh Ahad kemarin ketika seorang penembak tidak dikenal memberondong rumah mereka di desa Lueng Tuha, Aceh Utara. Orang tua sang bayi cedera akibat penembakan. Juru bicara Gerakan Aceh Merdeka, Teungku Jamaica, menuding tentara sebagai pelaku penembakan. Dia menyebutkan bahwa tentara mengamuk di desa tersebut setelah GAM menyerang pasukan patroli. Juru bicara militer setempat, Mayor Zaenal Mutaqin, mengatakan akan menyelidiki tuduhan Jamaica. Menurut Mutaqin, seorang warga sipil terbunuh di Blang Ara, Aceh Tengah, Sabtu lalu karena dianiaya 10 pemberontak yang juga mencuri uangnya. * TIGA BELAS WARGA PALESTINA TEWAS AKIBAT SERANGAN PASUKAN ISRAEL DI JALUR GAZA Tigabelas warga Palestina tewas akibat serangan pasukan Israel di Jalur Gaza, Senin dini hari. Tembak-menembak dilakukan dengan tank, panser dan helikopter tempur. Dalam bentrokan malamnya, lebih dari 40 warga Palestina cedera. Militer Israel menyatakan bahwa aksi tersebut dimaksudkan untuk melumpuhkan infrastruktur gerakan teroris Hamas. Tidak lama sebelum serangan pasukan Israel, seorang warga Palestina melampar granat ke pemukiman Yahudi yang berdekatan, tetapi tidak ada korban cedera. * PERANCIS KIRIM PARA AHLI KE YAMAN UNTUK SELIDIKI LEDAKAN DI KAPAL TANGKERNYA Perancis mengirim beberapa ahli ke Yaman untuk menyelidiki ledakan berat di kapal tangkernya di Yaman Ahad kemarin. Akibat ledakan, 12 dari 25 awak kapal cedera. Kedubes Perancis di Yaman, seperti juga pemilik kapal tangker, menduga adanya aksi teror. Kapal tangker tersebut diberitakan ditabrak oleh sebuah perahu bermuatan bahan peledak. Namun, pemerintah Yaman melihatnya sebagai kecelakaan akibat meledaknya salah satu kompartimen kapal tangker. Paris tidak beraksi lebih lajut terhadap hal ini. Kapal tangker tersebut sedang lego jangkar di dekat sebuah terminal untuk menunggu pengisian muatan minyak. Dua tahun lalu, sebuah kapal perang Amerika, USS Cole menjadi korban teror di Yaman. Para pelaku peledakan menabrakkan sebuah perahu bermuatan bahan peledak ke lambung kapal perang USS Cole. 17 orang tewas dalam aksi teror yang mungkin dilakukan oleh jaringan teroris al-Qaeda. * LULA DA SILVA MENANGKAN PEMILU BRASIL Calon kiri Brasil Luis Inacio Lula da Silva memenangkan pemilihan Presiden Ahad kemarin. Walau demikian masih harus dilangsungkan putaran kedua karena Lula da Silva tidak meraih mayoritas suara. Penghitungan suara masih tetap berlangsung, namun jumlah suara yang diraih mantan pemimpin serikat buruh tersebut tetap sekitar 47%. Dalam putaran kedua Lula masih harus berhadapan dengan calon domor dua sosial demokrat Jose Serra yang mendapatkan 24% suara. 115 Pemilih Brasil tidak hanya memilih Presiden baru, tapi juga parlemen, parlemen negara bagian serta gubernur baru. * PARPOL NEPAL TIDAK INGIN BERKONFRONTASI DENGAN GYANENDRA Partai politik terpenting Nepal menyatakan tidak ingin berkonfrontasi dengan Raja Gyanendra. Pekan lalu Gyanendra mengambil alih kekuasaan dan memecat Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba. Para pemimpin partai-partai Nepal bertemu untuk membahas situasi di negara. Mereka belum mengemukakan pernyataan definitif, tapi nampaknya menerima secara tidak langsung tindakan yang diambil sang Raja. Gyanendra memecat Deuba karena mengumumkan menunda pemilu bulan depan selama satu tahun. Deuba mengambil keptusan ini karena pemberontak Mao mengancam mensabotase pemilihan umum. * PROTOKOL PEMAKAMAN PANGERAN CLAUS Pangeran Claus, suami Ratu Belanda Batrix yang meninggal dunia Ahad malam, diperingati dengan rasa hormat di lingkungan politik Den Haag. Semua reaksi menggambarkan pangeran yang meninggal dunia dalam usia 76 tahun ini, sebagai orang berdedikasi tinggi, berinspirasi besar dan suka guyon. Claus tidak pernah menutupi kenyataan bahwa ia tidak begitu menyukai pembatasan protokoler. Sampai penobatan Beatrix sebagai Ratu Belanda, Claus adalah penasihat khusus untuk Menteri Kerjasama Pembangunan, dan juga aktif di bidang planologi. Hingga wafatnya ia tetap menggeluti masalah dunia ketiga. Ulasan redaktur Belanda Marina Brouwer: Dalam pidato resminya Ahad malam Perdana Menteri Jan Peter Balkenende memuji Claus sebagai orang yang selalu dihargai pendapatnya oleh Ratu Beatrix. Claus selalu melaksanakan tugas dengan serius dan berdedikasi tinggi, dan tidak jarang disertai dengan guyonan yang disambut meriah. Sementara pendahulunya mantan Perdana Menteri Wim Kok, bekerjasama dengan Claus selama 25 tahun. Setelah pengunduran dirinya sebagai perdana menteri kedua tokoh itu tetap berhubungan baik. Juga ketua fraksi Partrai liberal VVD memuji Claus sebagai orang yang sangat menguasai bidangnya, dan humoristis. Tapi ia tidak pernah mengolok-olokkkan orang lain , melainkan dirinya sendiri. Sementara ketua fraksi Partai Buruh PvdA menyatakan, almarhum mempunyai pengaruh yang sangat besar di bidang kerjasama pembangunan. Hal ini dibenarkan dua mantan menteri Jan Pronk dan Eveline Herfkens. Claus tidak pernah ragu untuk menyatakan pendapatnya. Tokoh-tokoh politik lainnya memuji almarhum suami Ratu Beatrix ini sebagai anggota kerajaan yang paling disenangi, dan memperkecil jurang dengan monarki. Pangeran Claus akan dimakamkan Selasa 15 Oktober. Ini artinya jenazah beliau akan dimasukkan ke dalam tombe makam keluarga kerajaan Oranye di gereja Nieuwe Kerk, di kota Delft. Anggota kerajaan terakhir yang dimakamkan di situ adalah mantan Ratu Wilhelmina tahun 1962. Rakyat Belanda tidak mengenal masa berkabung nasional. Setiap orang bisa menunjukkan simpatinya dengan keluarga kerajaan lewat caranya sendiri. Hingga Pangeran Claus dimakamkan, keluarga kerajaan Belanda berada dalam masa berkabung, artinya pasukan pengawal kerajaan mengenakan pita berkabung. Selain itu keluarga kerajaan tidak akan mengadakan dan menghadiri kegiatan resmi. Walaupun tidak diumumkan masa berkabung nasional, setiap rumah dan kantor diminta mengibarkan bendera setengah tiang. Demikian ditetapkan Perdana Menteri Jan Peter Balkenende. Semua upacara dan acara resmi pemerintah dibatalkan, sementara kegiatan lainnya harus dilangsungkan sangat sederhana. Karena tidak semua pejabat pemerintah tahu apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan, maka setiap propinsi dan kota madya akan mendapat instruksi terperinci dari Departemen Dalam Negeri. Majelis Tinggi dan Rendah Belanda mengumumkan untuk membatalkan semua rencana sidang. Minggu ini para anggota hanya berkumpul satu kali, Selasa ini untuk mengadakan sidang khusus memperingati Pangeran Claus. Jenazah Claus telah dipindahkan dari rumah sakit AMC Amsterdam ke rumahnya Istana Huis ten Bosch di Den Haag. Rabu besok jenazah akan dibawa dan disemayamkan di Istana Noordeinde Den Haag, sehingga seluruh anggota parlemen, delegasi resmi dan korps diplomatik bisa menyampaikan penghormatan terakhir. Dari Kamis hingga Ahad 13 Oktober rakyat biasa bisa menjenguk jenazah dan menyampaikan rasa duka mereka. Di seluruh propinsi dan kota madya Belanda orang dapat menyatakan belasungkawa lewat buku duka. Sementara rakyat Belanda di luar negeri dapat melakukan hal yang sama di kedutaan. Pemakaman Claus tidak dihadiri kepala negara asing. Ini karena Claus sendiri bukan kepala negara, tetapi suami Ratu. karena keluarga Kerajaan Oranje berteman baik dengan keluarga kerajaan Eropa dan dunia, sudah pasti mereka akan mengirim pangeran atau putri ke upacara pemakaman. * HAMZAH HAZ TIDAK BERUBAH BANYAK TERHADAP KELOMPOK RADIKAL ISLAM Polisi Indonesia menangkapi anggota kelompok radikal Front Pembela Islam, FPI. Namun berbeda dengan sebelumnya, anggota kelompok FPI tidak mendapatkan pembelaan wakil presiden Hamzah Haz, yang dulu mesra dengan kelompok semacam ini. Ia dulu terbuka membela kelompok-kelompok radikal seperti FPI maupun Laskar Jihad. Apakah Hamzah berubah? Radio Nederland menghubungi Ulil Absar Abdala dari Jaringan Islam Liberal. Ulil Absar Abdala [UAA]: Saya tidak melihat perubahan signifikan. Ini perubahan dalam nuansa saja. Tapi saya belum melihat ada perubahan yang signifikan bahwa PPP ini mulai mengambil jarak dari kelompok-kelompok Islam garis keras. Kalaupun dia bersikap agak sedikit berbeda terhadap FPI yang melakukan sweeping kemarin itu, itu kan kasus kecil. Saya nggak melihat sesuatu yang cukup signifikan yang berubah dalam Hamzah Haz. Saya menganggap bahwa PPP sampai sekarang ini, dalam pandangan saya masih memandang bahwa merangkul kelompok-kelompok Islam yang beraneka ragam ini termasuk kelompok-kelompok Islam garis keras itu masih berguna buat partai ini untuk mendapatkan sokongan dari masyarakat Islam terutama. Yang kedua untuk memupuk image atau citra bahwa partai ini adalah partai yang sungguh-sungguh membela umat Islam. Radio Nederland [RN]: Sedikitnya kan ada perbedaan ketika kita melihat anggota FPI banyak yang ditangkap dua hari belakangan ini. Apakah ini ada kaitannya dengan ucapan Hamzah Haz? UAA: Saya memandang dalam hal ini pemerintah mulai pelan-pelan memperoleh keparcayaan kembali setelah sekian lama gamang menanggapi kelompok-kelompok semacam ini. Jadi saya kira ini bukan semata-mata Hamzah Haz. Tapi ini memang perubahan di dalam pemerintah sendiri secara psikologis mulai percaya diri, terutama aparat POLRI. Yang kedua ya mungkin pemerintah setelah menerima input-input dari masyarakat yang mengkritik keras sikapnya yang ogah-ogahan untuk menindak keras kelompok semacam ini, akhirnya dia sekarang mulai mengambil tindakan yang lebih tegas. Dan pemerintah juga belajar, selama ini tindakan tegas terhadap kelompok semacam ini toh tidak menjadi bumerang secara politik bagi kredibilitas pemerintah Megawati. Dulu ketika Jaffar Umar Thalib ditangkap toh juga tidak ada semacam reaksi yang keras dari masyarakat Islam secara luas. Jadi pemerintah mulai melihat bahwa ini kelompok yang tidak punya gigi. Kalaupun dikerasi juga tidak apa-apa. RN: Apakah kedepannya, secara berani juga pemerintah melikuidasi Jaffar Umar Thalib, atau katakan melikuidasi laskar-laskar yang pakai nama agama? UAA: Saya nggak setuju melikuidasi kelompok itu ya. Saya akan menentang upaya pemerintah melikuidasi kelompok seperti FPI dan laskar jihad. Tetapi membatasi gerakan mereka yang menimbulkan masalah keamanan. Itu aja. Sebagai kelompok mereka harus dihormati, harus dilindungi bahkan. Kalau pemerintah Megawati justru kembali menggunakan cara berpikir Orde Baru dulu untuk menghantam kelompok Islam kanan sebagai lawan pemerintah, musuh politik yang harus dihabisi, ya saya nggak setuju juga. Itu juga sebentuk otoriterianisme yang ditentang juga kan. Jadi usulan saya untuk pemerintah adalah, ya udah, ikuti aja koridor keamanan yang normal saja, penegakan stabilitas yang normal saja, mengikuti prosedur demokrasi. Kalau mereka melawan hukum, ya udah tindak aja gitu. Itu aja. Tapi tidak usah itu terlalu jauh dibawa ke masalah memojokkan satu kelompok radikal sebagai bagian dari kekuatan yang akan mendestabilisasi politik kayak gitu nggak usah itu. RN: Nah jadi kalau begitu, terhadap kelompok-kelompok radikal fundamental ini, artinya Hamzah Haz tidak perlu lagi bergantung kepada mereka? UAA: Saya tidak tahu ya mood atau pikiran yang dominan dalam PPP, tapi saya rasa PPP sendiri sampai sekarang ini masih belum berani melakukan sesuatu yang tidak populer di mata orang Islam, termasuk di mata orang Islam yang melakukan tindakan yang ilegal seperti ini. Misalnya itu akan terjadi perubahan yang radikal kalau seandainya Hamzah Haz atau PPP secara lantang mengatakan bahwa tindakan semacam itu melawan hukum, tidak benar melawan Islam misalnya. Dan harus dihentikan apa pun alasannya tidak bisa diteruskan. Nah itu baru. Hamzah Haz kemarin kan pernyataannya sangat soft ya, sangat lunaklah. Dia hanya mengatakan: ya itu tidak boleh itu, itu kan hak aparat keamanan. Jadi menurut saya pernyataannya masih pernyataan yang hanya sekedar untuk menutup-nutupi diri. Demikian Ulil Absar Abdala dari Jaringan Islam Liberal. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
