---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 08 Oktober 2002 14:50 UTC



** TIGA TENTARA DAN SEORANG GURU TERBUNUH DI ACEH

** POLISI AKAN PERIKSA KETUA FPI TENTANG KASUS PERUSAKAN TEMPAT
HIBURAN

** PENEMBAK GELAP DI AMERIKA BERAKSI LAGI

** MENKEU UNI EROPA DESAK PERANCIS TEKAN DEFISIT APBN NYA

** TOPIK GEMA WARTA: DESAKAN MAKIN KUAT AGAR PRESIDEN MEGAWATI
MEMINTA JAKSA AGUNG RACHMAN MUNDUR

** TOPIK GEMA WARTA: STIGMATISASI MASIH DIGUNAKAN UNTUK GULUNG
LAWAN-LAWAN POLITIK



* TIGA TENTARA DAN SEORANG GURU TERBUNUH DI ACEH

Tiga Tentara dan seorang guru terbunuh dalam kerasan terakhir di
Aceh. Menurut juru bicara militer Aceh, seorang tentara tewas
tertembak dalam sergapan terhadap patroli di Uram Jalan, Aceh Timur,
Selasa lalu. Tentara tersebut tewas ketika ia diterbangkan dengan
helikopter ke rumah sakit militer di Aceh Utara. Sementara itu
serangan anggota GAM terhadap tentara juga dilakukan di Jambo Dalem
Aceh Selatan, Senin sore. Akibat serangan ini seorang tentara tewas.
Dalam peritiwa lain, dua orang bersenjata api yang diduga anggota GAM
menembak seorang guru yang berusia 50 tahun di Gapui, kabupaten
Pidie, Senin lalu. Para penembak yang mengendarai sepeda motor
menembak korban di depan rumahnya saat ia menuju ke sekolah.


* POLISI AKAN PERIKSA KETUA FPI TENTANG KASUS PERUSAKAN TEMPAT
HIBURAN

Polisi akan memeriksa Ketua Front Pembela Islam, Muhammad Rizieq,
Rabu besok tentang keterlibatannya dalam perusakan beberapa tempat
hiburan di Jakarta. Rizieq diduga menghasut anggota FPI untuk
merusakkan dua tempat hiburan di Jakarta pekan lalu. Tindakan
penghasutan ini dapat dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Selain
itu, Ketua FPI tersebut juga akan ditanyai tentang 14 perusakan yang
terjadi dua tahun belakangan.
Jum'at pekan lalu, sekitar 400 anggota FPI merusakkan tempat hiburan
di Jakarta. Mereka menuntut agar tempat-tempat hiburan itu tidak buka
pada hari Jum'at. Polisi menahan delapan anggota FPI karena
perusakan.


* PENEMBAK GELAP DI AMERIKA BERAKSI LAGI

Penembak gelap menewaskan lagi seorang korban di dekat Washington,
Amerika Serikat. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditembak di
luar sekolahnya. Korban dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan gawat.
Polisi menduga penembakan dilakukan oleh orang yang sama dengan
penembak yang pekan lalu menewaskan enam korban dan menyebabkan dua
lainnya cedera. Para korban ditembak dari jarak jauh. Serangkaian
pembunuhan ini menimbulkan kecemasan besar di Washington. Setelah
insiden terakhir, orang tua diperingatkan untuk hati-hati jika
mengantar putra-putrinya ke sekolah. Pemerintah setempat minta
Menteri Kehakiman, John Ashcroft, menambah petugas keamanan agar
perburuan terhadap sang penembak gelap segera dilakukan.


* MENKEU UNI EROPA DESAK PERANCIS TEKAN DEFISIT APBN NYA

Hampir seluruh menteri keuangan negara-negara Uni Eropa yang
bersidang di Luxemburg mendesak Perancis untuk menekan defisit
APBNnya. Namun, menkeu Perancis menolak tuntutan ini. Akibatnya,
untuk pertama kali setelah peluncuran Euro, dikawatirkan akan terjadi
konflik di antara 12 negara anggota Uni Eropa. Para menkeu sepakat
tetap menjadikan tahun 2004 sebagai target merapikan APBN.
Sebelumnya, Komisaris Euro, Pedro Solbes mengusulkan untuk
memperpanjang target hingga 2006. Menteri Keuangan Belanda, Hans
Hoogervorst, menentang keras usul tersebut karena Den Haag berhasil
menyeimbangkan APBNnya dengan berbagai penghematan drastis. Sekalipun
batas akhir 2004 tetap dijalankan, Solbes mengatakan tanggal pasti
untuk tiap negara tidak mungkin ditetapkan.


* PAKISTAN KEMBALI LUNCURKAN UJICOBA RUDAL

Dalam waktu lima hari ini, Pakistan melakukan uji coba rudal yang
kedua. Sebuah rudal jarak menengah berhasil diluncurkan. Secara
teoritis, rudal yang dapat dimuati senjata nuklir ini mampu
menghantam sasaran di wilayah India. Ujicoba rudal beberapa jam
kemudian juga dilakukan India. Menurut New Delhi, ujicoba rudal
Pakistan bertujuan menaikkan jumlah suara Presiden Pervez Musharraf
dalam pemilihan umum parlemen Kamis mendatang. Selain itu Musharraf
juga mengganggu pemilu di negara bagian Kashmir yang tengah memasuki
putaran terakhir. Pagi ini, kelompok muslim ekstrim menyerang sebuah
tempat pemungutan suara. Dua polisi dan seorang pemberontak tewas
dalam serangan ini.


* PENGADILAN CINA BATALKAN HUKUMAN MATI TERHADAP LIMA PENGANUT
KRISTEN

Pengadilan Cina tidak diduga membatalkan hukuman mati terhadap lima
orang Kristen. Mereka dijatuhi hukuman mati Desember tahun lalu
karena dituduh mendirikan dan memimpin sekte ajaran sesat.
Pemimpinnya juga dituduh melakukan penganiayaan dan perkosaan.
Pengadilan menilai kasus tersebut kurang bukti dan memerintahkan
peradilan baru. Pembatalan hukuman mati dilakukan setelah satu hari
pengumuman laporan Amerika Serikat yang menyebutkan kebebasan
beragama di Cina sangat dibatasi. Presiden Cina Jiang Zemin akan
mengunjungi sejawatnya presiden AS George Bush dalam beberapa pekan.


* BUSH TUNTUT KERAS LAGI PELUCUTAN SENJATA IRAK

Presiden Amerika, George Bush, menyatakan lagi di depan rakyatnya
bahwa Irak harus dilucuti senjatanya. Bush mengingatkan tentang
meningkatnya bahaya senjata pemusnah massal Irak. Ia menyebut
pemimpin Irak Sadam Hussain sebagai 'tiran pembunuh' dan menudingnya
memberi perlindungan pada teroris. Selain itu Saddam Hussein juga
dituduh mampu dengan mudahnya mempersenjatai para teroris dengan
senjata biologis. Dalam pidatonya Bush menyerukan kongres untuk
mendukung resolusi yang mengijinkan aksi militer Amerika di Bagdad.
Dukungan ini akan menunjukkan kebulatan tekad Amerika kepada Irak dan
PBB. Tapi, lolosnya resolusi tersebut bukan berarti perang pasti
terjadi dan tidak ada tempat untuk diplomasi. Bush menekankan bahwa
rakyat Irak tidak dianggap sebagai musuh. Aksinya hanya tertuju pada
rejim Saddam Hussein.


* DESAKAN MAKIN KUAT AGAR PRESIDEN MEGAWATI MEMINTA JAKSA AGUNG
RACHMAN MUNDUR


Presiden Megawati Soekarnoputri semakin didesak kuat supaya meminta
Jaksa Agung M.A. Rachman mengundurkan diri. Jaksa Agung ini gagal
memberi jawaban yang memadai di muka Komisi Audit Kekayaan Pejabat
Negara KPKPN mengenai rumah mewahnya senilai 5 milyar rupiah. Tetapi
kasus korupsi ini tampaknya sekedar pemicu saja untuk menggusur
Rachman, yang sudah lama dinilai tidak serius dalam menuntaskan kasus
kasus pelanggaran HAM, dan dalam memulihkan tegak hukum di Indonesia.


Kini kalangan PDI-P, partainya Megawati sendiri, sudah menimbang
perlunya orang orang dari luar Kejaksaan Agung, untuk menjadi Jaksa
Agung baru. Nama nama seperti Abdul Hakim Nusantara, Mulya Lubis dan
Marsilam Simandjuntak, adalah calon-calon yang layak menjadi Jaksa
Agung baru.


Rachlan Sidik [RS]: Saya kira semuanya akan sangat tergantung pada
keputusan Presiden megawati meskipun memang ada desakan yang menguat
agar Presiden mengambil langkah tegas baik dengan memberhentikan
Jaksa Agung Rachman maupun meminta dia untuk mengundurkan diri.
Desakan itu makin kuat bukan karena Jaksa agung diduga melakukan
tindakan korupsi, tetapi juga sebetulnya sejak lama ada perasaan
tidak puas, dikalangan masyarakat mengenai prestasi saudara Rahman
dalam masalah-masalah lain seperti perlindungan HAM dan juga
ketegasannya terhadap kasus-kasus yang menyangkut aparat negara yang
lain. Jadi memang sebuah keputusan yang tepat dari Presiden akan
memperbaiki citra dia yang belakangan ini semakin menurun juga.

Radio Nederland [RN]: Jadi isu-isu di luar korupsi ini yang
sebenarnya lebih penting dan lebih strategis. Tetapi isu korupsi ini
apakah sekedar dinaikkan untuk menggulirkan penurunan Rahman?

RS: Kalau kasus lain yang diangkat akan lebih sulit, saya kira,
karena Akbar Tanjung misalnya akan berterimakasih karena Rachman
tidak memerintahkan anak buahnya untuk menjatuhkan hakuman yang lebih
berat. Atau jenderal-jenderal seperti Wiranto misalnya, juga akan
berterimakasih karena antara lain berkat peran Rahman inilah, namanya
tidak tercantum dalam berkas kejaksaan dalam kasus Timor Timur. Tapi
kasus korupsi inikan suatu penyakit yang dijauhi, dianggap berbahaya
bahkan oleh para pelakunya. Jadidengan isu korupsi ini ada satu
target untuk membuat Rahman ditinggalkan sendirian. Dengan demikian
lebih mudah untuk membuat dia untuk mundur. dengan kata lain isu
korupsi ini lebih merupakan satu pemicu untuk membuat satu alasan
yang kuat bagi dia untuk mengundurkan diri atau diberhentikan.

RN: Nah, dalam tanda kutip berapa besar sebenarnya dosa Rahman ini di
luar isu korupsi?

RS: Terutama dalam kasus pelanggaran HAM yang menjadikan perhatian
saya, itu kan Rahman berperan misalnya dalam mengganjal kasus
Trisakti, di bawah Rahman lah berkas yang dibuat oleh KPP HAM
Semanggi Trisakti itu di ping-pong, dibolak-balikan, dari Kejaksaan
ke Komnas HAM. Komnas HAM masih dibawah Joko Sugianto sikap mereka
kan sangat lunak, tapi di bawah Abdul Hakim Garuda Nusantara sikap
Komnas HAM bisa lebih tegas. Terutama dalam kasus Trisakti ini.
Ada macam-macam alasan yang dibikin kejaksaan untuk mengembalikan
berkas, antara lain: saksi tidak disumpah padahal itu tidak diminta
dalam UU pelanggaran HAM. Lalu yang paling besar adalah Timor Timur.
Rachman ketika itu yang menjadi figur penting mengapa wiranto tidak
masuk ke dalam nama para tersangka. Jadi saya kira hal-hal itu memang
penting, namun dalam konteks good governance memang korupsi adalah
hal yang amat penting, sudah saatnya ada langkah yang lebih tegas,
terhadap jaksa agung karena ini kan figur utama dalam membentuk suatu
negara Indonesia baru yan lebih demokratis dan bersih.

RN: Selain itu ada isu strategis dalam pembangun kredibilitas hukum,
menarik investor dan sebagainya. Mengingat tugas-tugas berat itu, apa
bila Rachman turun siapa yang layak menggantikannya?

RS: Ada beberapa kalangan di dalam tubuh PDIP yang menginginkan agar
nama-nama dari luar kejaksaan lah yang menggantikan Rahman.
Sebetulnya isu penggantian ini sudah agak lama, bahkan menteri
kehakiman dan HAM, tetapi yang bersangkutan dengan jaksa agung memang
sangat penting bila nama-nama diluar kejaksaan agung karena kultur
korup dalam tubuh kejaksaan agung. Istilahnya Baharuddin Lopa sendiri
bahwa tidak mungkin membersihkan kaca dengan air kotor.

RN: Siapa kira-kira?

RS: Saya kira nama seperti Abdul Hakim Garuda Nusantara yang sekarang
ketua Komnas HAM bisa diperhitungkan, juga Mulya Lubis atau Marsilam
Simandjuntak. Kenapa tidak? Orang yang dikenal demikian keras.
Mudah-mudahan dengan fugur-figur yang berasal dari masyarakat harapan
orang banyak tentang jaksa agung yang bersih bisa dipenuhi.

Demikian RACHLAN NASHIDIK, dari lembaga pengamat HAM, IMPARSIAL, di
Jakarta.


* STIGMATISASI MASIH DIGUNAKAN UNTUK GULUNG LAWAN-LAWAN POLITIK

Pemerintah kemarin melalui Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono
mengisyaratkan bahwa pemerintah tidak mau cepat-cepat membantah bahwa
ada teroris di Indonesia. Sebab di semua negara jaringan teroris itu
ada. Sedangkan dari kalangan gerakan Islam menyesalkan adanya
pemberian stigma atau labeling kepada gerakan-gerakan Islam
fundamentalis sebagai kaum teroris internasional. Laporan rekan
Syahrir dari Jakarta.

Meskipun mengakui kemungkinan adanya jaringan teroris internasional
di Indonesia namun umumnya para pengarah dan penggerak
gerakan-gerakan Islam fundamentalis ini tidak bisa menerima pemberian
stigma atau labeling kepada aktivis-aktivis laskar dan front Islam.
Mereka menginginkan adanya pembuktian-pembuktian yang konkrit, juga
informasi yang lebih jelas tentang siapa yang terlibat di Indonesia
dengan teroris internasional.

Selama ini pejabat-pejabat Indonesia terkesan memberi konotasi
teroris internasional kepada kelompok-kelompok Islam yang dianggap
radikal dan fundamental. Pengadilan Jafar Umar Thalib pekan lalu
misalnya, bagi mereka dianggap dalam rangka pemberian stigma teroris
internasional kepada laskar jihad yang terlibat. Tapi bukan hanya
pejabat-pejabat pemerintah Indonesia saja yang menuduh demikian.
Pemimpin NU dan PKB, K.H.Abdurrahman Wahid  juga menuduh para
penyandang senapan dan pedang itu juga sebagai teroris. Tetapi masih
dalam level domestik. Maka sangat perlu bagi masyarakat untuk
benar-benar mengetahui siapa-siapa yang dimaksud terlibat dengan
teroris internasional.

Umar Abduh seorang mantan aktivis Jama'ah Imron yang pernah membajak
pesawat udara Garuda ke Bangkok mengatakan kalangan militerlah yang
selama ini bekerja sama dengan jaringan Al Qaeda. Ia merujuk pada
pelabagai aktivis Islam yang pada zaman Soeharto dimanfaat kalangan
militer untuk menjebak tokoh-tokoh Islam. Perwira-perwira itu hingga
saat ini masih berkuasa. Dan mereka perlu mengkambing hitamkan
gerakan-gerakan Islam yang dahulu erat hubungan dengan para perwira
itu sebagai kaki tangan Al Qaeda.

Seorang tokoh Islam yang lain mengatakan mengapa pemerintah  tidak
mulai dengan memeriksa Hendropriyono ketua BIN saat ini. Bukankah
pada zaman Soeharto dahulu ia yang ditugaskan mendekati
kelompok-kelompok Islam radikal di luar negeri. Tentu ketika itu
Hendro dan kawan-kawanya tidak pernah menduga kelak akan muncul
sebuah jaringan teroris internasional yang bisa meluluh lantakan
gedung WTC 11 September lalu? Namun tanpa pembuktian yang kuat maka
siapa saja yang mempunyai kewenangan bisa membuat seseorang dicap
sebagai teroris. Memang seseorang yang belum jelas pembuktiannya yang
akurat tidak dapat diberi stigma teroris.

Sejak zaman Orde Baru para pejabat sudah biasa mencap seseorang
dengan PKI atau sisa-sisa PKI. Lawan-lawan Soeharto yang sulit dicap
sebagai PKI mendapat label Komando Jihad, Ekstrem Kanan, atau
Subersif. Aparat yang sama kini masih terus bercokol di
instansi-instansi keamanan, kejaksaaan dan intelejen. Stigmatisasi
seperti ini sesungguhnya sudah berlangsung sejak zaman Soekarno.
Tetapi dahulu disebut Kontra Revolusi, Kapitalis Birokrat (Kabir),
dan Setan Desa. Kini akankah Megawati Soekarno Putri bersama
jenderal-jenderal petak semacam Hendropriyono, Theo Syafei, dan
Sutiyoso yang menurut Mega dipersiapkan untuk pemilu 2004 akan juga
menggunakan pola stigma untuk menggulung lawan politiknya demi
mempertahankan kekuasaan dan kekayaan mereka?


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke