---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 19 Oktober 2002 11:50 UTC



** ABU BAKAR BASHIR DITAHAN DI RUMAH SAKIT

** REFERENDUM DI IRLANDIA SOAL PERLUASAN UNI EROPA

** BELANDA TIDAK AKAN MENGHALANGI PERLUASAN UNI EROPA

** GERILYAWAN PANTAI GADING AJUKAN PERSYARATAN GENCETAN SENJATA



* ABU BAKAR BASHIR DITAHAN DI RUMAH SAKIT


Abu Bakar Bashir, sementara ditahan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah,
di Solo sejak Sabtu ini. Hal ini dipastikan oleh Kepala Bagian
Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Negara RI Inspektur
Jenderal Saleh Saaf. Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki,
Sukoharjo yang saat ini tengah menjalani perawatan akibat penyakit
yang dideritanya sejak Jumat kemarin itu sedianya akan menjalani
pemeriksaan oleh Mabes Polri di Jakarta Sabtu ini. Abu Bakar Bashir
dicurigai memimpin sebuah organisasi yang bertujuan mendirikan negara
Islam di Asia Tenggara. Organisasi tersebut ditengarai menjalin
hubungan dengan jaringan teroris Al-Qaidah pimpinan Usamah bin Ladin.
Sementara itu Presiden Megawati Soekarnoputri Jumat malam kemarin
telah menandatangani dua Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
atau Perppu Anti Terorisme. Perpu itu memudahkan pemerintah untuk
menindak tegas teroris dan tersangka teroris. Perppu tersebut
mengatur bahwa seorang tersangka bisa dijatuhi vonis hukuman mati
serta bisa ditahan maksimal tujuh hari tanpa proses. Langkah ini
merupakan jawaban pemerintah terhadap tragedi berdarah di Bali, Sabtu
minggu lalu. Pemerintahan Megawati mendapat tekanan gencar karena
dianggap tidak serius dalam mengantisipasi ancamaan terorisme.


* REFERENDUM DI IRLANDIA SOAL PERLUASAN UNI EROPA

Menurut jajak pendapat mayoritas rakyat Irlandia menyetujui perluasan
Uni Eropa dalam referendum yang digelar Sabtu ini. Jumlah peserta
referendum tersebut menurut pra kiraan akan lebih besar ketimbang
referendum mengenai butir yang sama satu setengah tahun lalu. Ketika
itu mayoritas rakyat Irlandia menyatakan menentang perluasan Uni
Eropa. Hanya sepertiga rakyat Irlandia yang memberikan suara di
tempat tempat pemungutan suara dalam referendum itu. Rakyat Irlandia
akan memberikan pendapat mengenai perjanjian Nice, yang mengatur
persiapan perluasan Uni Eropa. Irlandia adalah satu satunya negara
anggota Uni Eropa yang menyelenggarakan referendum mengenai
perjanjian Nice. Oposisi Irlandia menentang perjanjian Nice karena
hal ini dianggap akan mengancam netralitas Irlandia. Namun kucuran
subsidi dari Brussel akan berkurang jika 10 negara miskin Eropa Timur
bergabung dengan Uni Eropa. Pertimbangan ini menjadi salah satu hal
yang berperan di latar belakang.


* BELANDA TIDAK AKAN MENGHALANGI PERLUASAN UNI EROPA

Ketua Uni Eropa Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen lega
karena Belanda tidak akan menghalangi perluasan Uni Eropa. Hal ini
dikemukakan dalam kunjungan kepada Perdana Menteri demisioner Belanda
Jan Peter Balkenende, dalam rangka persiapan KTT Uni Eropa di
Brussel, akhir pekan depan. Kabinet demisioner Belanda Jumat kemarin
memutuskan tidak mengeluarkan veto terhadap masuknya sepuluh negara
sebagai anggota Uni Eropa pada tahun 2004. Belanda juga menarik
persyaratan bahwa keanggotan hanya dimungkinkan apabila reformasi
drastis mengenai kebijakan pertanain Eropa telah digulirkan.
Mayoritas parlemen Belanda mendukung keputusan kabinet. Partai
kristen demokrat CDA menyatakan puas dan akan mendukung perluasan.
Partai buruh PvdA yang beroposisi menyambut positif perubahan haluan
dan menyatakan hal itu adalah pilihan tunggal. Partai oposisi Kiri
Hijau gembira Belanda tidak akan mengeluarkan vetonya, karena hal ini
akan mengucilkan posisi Belanda di Eropa. Namun partai koalisi yaitu
VVD dan LPF justeru tidak mendukung pemerintah. Kedua partai
menyatakan pemerintah bersikap terlalu lunak. Rabu mendatang,
parlemen akan menggelar debat dengan pemerintah mengenai perluasan
Eropa.


* GERILYAWAN PANTAI GADING AJUKAN PERSYARATAN GENCETAN SENJATA

Zacharias Kone, seorang pemimpin gerilyawan di kota Vavoua di Pantai
Gading Barat menyatakan hanya akan menghormati gencetan senjata di
bawah beberapa persyaratan tertentu. Gencetan senjata tersebut
terwujud hari Kamis lalu. Ia menyatakan tidak akan melancarkan
serangan jika pasukan Presiden Laurent Gbagbo juga melakukan hal yang
sama. Sebelumnya Kone menuntut pengunduran diri Presiden Gbagbo dan
menyerukan penyelenggaraan putaran pemilu baru. Meskipun kedua pihak
telah menyepakati gencetan senjata, Amerika memanggil pulang seluruh
personil staf diplomatiknya di Pantai Gading. Pemerintah juga
menyarakan warganya agar meninggalkan Pantai Gading. Sekelompok
bersenjata berseragam melakukan penyerangan dan perusakan di sebuah
stasiun radio milik oposisi, di Ibukota Abijan, Kamis lalu.


* Pasukan Rwanda Kembali Memasuki Kongo

Pasukan Rwanda kembali memasuki wilayah Kongo Timur. Hal ini
dilaporkan oleh para pengamat asing dan oleh sumber sumber kalangan
dinas intelijen. Organisasi gerilya terbesar Kongo, RCD yang didukung
oleh Rwanda sementara itu telah merebut kota Uvira. Kota strategis
penting itu minggu ini sebelumnya diduduki oleh milisi suku Mai-Mai.
Dalam rangka proses perdamaian di Kongo, Rwanda justeru menarik
mundur pasukannya dari Kongo, awal bulan ini. Bentrokan baru
dikhawatirkan akan membuyarkan proses perdamaian Kongo. Kepala negara
Kongo dan Rwanda menyepakati perjanjian damai bulan Juli lalu.
Perjanjian damai itu diharapkan akan mengakhiri perang yang berkobar
empat tahun dan menelan dua juta korban jiwa. Berkaitan dengan
kekerasan baru di Kongo Timur ini, Dewan Keamanan PBB mengutarakan
kekhawatirannya dan menyerukan agar gencetan senjata diberlakukan
selekasnya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke