---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 25 Oktober 2002 15:00 UTC



** PEMBEBASAN 75 WARGA ASING YANG DISANDERA DI MOSKOW, DITUNDA

** KOREA UTARA INGIN LAKUKAN PERJANJIAN NON-AGRESI DENGAN AMERIKA

** CINA DAN AMERIKA BICARAKAN ULANG HAK AZASI MANUSIA

** APEC SETUJUI PROGRAM ANTI TERORISME

** PENEMBAK GELAP DI AMERIKA DITANGKAP

** TOPIK GEMA WARTA: KEMANAN, IMPIAN YANG TAK KUNJUNG TIBA DI
INDONESIA

** TOPIK GEMA WARTA: SIMPANG SIURNYA SIKAP PEMERINTAH SOAL JEMAAH
ISLAMIYAH

** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH PENGUASA RUSIA AKAN GUNAKAN KEKERASAN
UNTUK AKHIRI PENYANDERAAN?



* PEMBEBASAN 75 WARGA ASING YANG DISANDERA DI MOSKOW, DITUNDA


Pembebasan 75 warga asing diantara para pengunjung teater yang
disandera oleh para pemberontak Chechnya di Moskow, ditunda.
Perundingan dengan para pemberontak berlangsung alot. Para warga
asing, yang diantaranya terdapat dua warga Belanda, diharapkan akan
dibebaskan hari ini. Delapan anak boleh meninggalkan gedung teater
Jum'at pagi.
Para sandera melaporkan dari dalam gedung bahwa mereka semua ditahan
di sebuah ruang yang penuh dengan bahan peledak. 700 sandera diduga
tidak mendapat makanan atau minuman sejak penyanderaan dimulai,Rabu
malam.
Presiden Rusia, Vladimir Putin menegaskan bahwa ia tidak akan tunduk
pada para pemberontak yang menuntut penarikan pasukan Rusia dari
Chechnya. Putin juga menyatakan bahwa sekalipun penyaderaan dilakukan
oleh pemberontak Chechnya, namun jaringan teroris internasional juga
terlibat.


* KOREA UTARA INGIN LAKUKAN PERJANJIAN NON-AGRESI DENGAN AMERIKA

Korea Utara ingin melakukan perjanjian non-agresi dengan Amerika
Serikat. Dalam perjanjian itu, Amerika harus mengakui kedaulatan
negara dan tidak menghalangi pembangunan ekonomi Korea Utara. Sebagai
gantinya Korea Utara akan menghentikan proyek nuklirnya. Menurut
Korea Utara, Amerika Serikat juga melanggar perjanjian penyebaran
senjata nuklir melalui pernyataan tentang serangan preventif.
Sementara itu, Amerika menutup semua perundingan dengan Korea Utara
sampai Pyongyang menghentikan proyek pengolahan uranium secara total.
Awal bulan ini diberitakan bahwa Korea Utara melakukan pengolahan
uranium secara rahasia.


* CINA DAN AMERIKA BICARAKAN ULANG HAK AZASI MANUSIA

Cina dan Amerika Serikat melanjutkan pembicaraan tentang Hak Azasi
Manusia. Perundingan ini akan diadakan di Beijing satu setengah bulan
lagi. Perundingan terakhir antara kedua negara tentang masalah HAM
berlangsung Oktober tahun lalu. Tiga tahun silam, perundingan
tersebut mendapat tekanan setelah Amerika membom Kedutaan Besar Cina
di Belgrado semasa perang Kosovo.
Pengumuman bahwa Beijing dan Washington akan berunding lagi tentang
masalah HAM dilkeluarkan tidak lama sebelum kunjungan Presiden Cina -
Jiang Zemin, ke Washington. Hari ini, Jiang Zemin dan Presiden
Amerika - George Bush, membicarakan masalah proyek nuklir Korea Utara
dan resolusi PBB baru tentang Irak.


* APEC SETUJUI PROGRAM ANTI TERORISME

Para Menteri 21 negara anggota Asosiasi Ekonomi Asia Pasifik - APEC,
menyetujui program luas anti-terorisme yang diajukan Amerika Serikat.
Program yang bernama "Program STAR" itu mencakup berbagai aktivitas
seperti pengawasan yang kebih ketat terhadap penumpang dan bagasi di
bandar udara serta pendataan sidik jari.
Akhir pekan depan para kepala negara APEC akan bertemu di kota Los
Cabos, Meksiko.
Presiden Megawati Sukarnoputri yang juga hadir di Mexico akan
melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Amerika George Bush
tentang penumpasan terorisme Sabtu depan. Selain itu Bush akan juga
bertemu Presiden Korea Selatan - Kim Dae Jung dan Perdana Menteri
Jepang - Junichiro Koizumi, untuk membicarakan program nuklir Korea
Utara.


* PENEMBAK GELAP DI AMERIKA DITANGKAP

Kamis kemarin, polisi Amerika menangkap dua tersangka penembak gelap
yang membuat kalut penduduk Washington dan sekitarnya. Polisi
menangkap keduanya saat mereka tidur di dalam mobil di dekat
Washington. Dalam mobil tersebut ditemukan senjata api yang diduga
digunakan untuk menembak mati 10 dari 13 korban.

Tersangka pertama seorang pria yang berusia 42 tahun adalah bekas
tentara AS di masa perang teluk. Sedangkan tersangka kedua juga
seorang pria, yang  berusia 17 tahun adalah anak tiri tersangka
pertama.


* PERANCIS UBAH RANCANGAN RESOLUSI TENTANG IRAK

Perancis menyampaikan rancangan resolusi Irak yang telah diubah.
Perubahan tersebut dilakukan menjelang rapat Dewan Keamanan PBB.
Rancangan resolusi yang dibagikan Perancis kepada 14 negara anggota
DK lain telah mengalami perubahan dari rancangan yang diajukan
Amerika Serikat. Beberapa kalimat peka telah diubah atau dihilangkan,
khususnya perumusan yang bisa ditafsirkan sebagai rujukan penggunaan
kekerasan terhadap Bagdad.
Perundingan Dewan Keamanan PBB tentang resolusi Irak dilakukan lagi
hari ini. Rapat tentang usulan Amerika Serikat dihentikan hari Rabu
setelah adanya tentangan dari Rusia.


* POLISI INGGRIS TANGKAP MUSLIM FUNDAMENTALIS YANG BURON

Polisi Inggris menangkap seorang anggota gerakan muslim
fundemantalis. Menurut koran Inggris Times, laki-laki keturunan
Palestina yang berusia 42 tahun itu diduga berperan sebagai kontak
Osama Bin Laden di Eropa. Laki-laki tersebut diburu oleh berbagai
negara Eropa karena keterlibatannya dalam aksi-aksi teror. Ia tinggal
di Inggris sejak tahun 1993 sebagai pemohon suaka politik. Ia buron
tahun lalu ketika muncul undang-undang baru yang memberi wewenang
untuk menahan lebih lama tersangka aksi teror tanpa proses hukum.


* TENTARA ISRAEL DAN TANKNYA MASUKI JENIN KEMARIN MALAM

Tentara Israel dan sejumlah tanknya memasuki kota Jenin di sebelah
barat sungai Jordan kemarin malam. Pasukan Israel akan melakukan
penggerebekan ke dari rumah ke rumah di kota tersebut. Hingga kini,
tidak ada laporan tentang penangkapan atau korban cedera. Menurut
juru bicara tentara Israel, aksi tersebut adalah yang terbesar selama
tiga bulan terakhir. Dengan aksi itu Israel hendak membalas serangan
bom terhadap sebuah bis di wilayah utara, Senin silam. Serangan ini
mengakibatkan 14 korban tewas.


* ANGGOTA PARLEMEN JEPANG TEWAS DITUSUK DI TOKIO

Seorang anggota parlemen Jepang tewas di tusuk di depan tempat
kediamannya di Tokio. Koki Ishii ditusuk oleh seorang laki-laki tak
dikenal dengan pisau dapur saat ia hendak meninggalkan rumahnya.
Pelaku masih buron dan motif penusukan belum diketahui.
Ishii adalah anggota parlemen dari partai Demokrat yang merupakan
partai oposisi terbesar di Jepang. Dia dikenal sebagai sosok yang
kritis terhadap praktek korupsi di ranah politik. Perdana Menteri
Jepang Junichiro Koizumi mengecam serangan itu.


* PERENANG DUNIA IAN THORPE MENERBITKAN BUKU BIOGRAFI UNTUK KORBAN
TRAGEDI BALI

Ian Thorpe perenang dunia dari Australia menerbitkan buku biografi
dengan judul "Live Your Dreams". Perenang Australia yang baru berusia
20 tahun dan telah berhasil menumbangkan banyak rekor dunia, dalam
bukunya menceritakan filosofi keberhasilannya sebagai perenang dunia
dan mengenai kenang-kenangan nya semasa kanak-kanak.
"Setiap orang harus berani mengikuti hati nuraninya dan jangan
menjiplak orang lain". Dengan rendah hati ia menambahkan tidak ada
orang yang ingin menjadi Ian Thorpe kedua.
Ian Thorpe yang mendapat julukan "Torpedo" karena kecepatannya di
air, menyatakan bahwa hasil penjualan bukunya akan disumbangkan
kepada para korban Tragedi Bali 12 Oktober 2002. Hampir separuh dari
korban tewas dan luka-luka adalah warga negara Australia.


* PEMERINTAH BELANDA TIDAK PUAS DENGAN RANCANGAN PERSETUJUAN
PERLUASAN UNI EROPA DAN SUBSIDI PERTANIAN

Pemerintah Belanda tidak puas dengan rancangan persetujuan perluasan
Uni Eropa dan subsidi pertanian. Belanda menganggap usulan yang
diajukan Denmark dalam KTT Uni Eropa di Brusel tidak jelas. Selain
itu, Belanda tetap berpendapat bahwa subsidi pertanian harus
dihapuskan total secara bertahap.
Rancangan persetujuan mencantumkan pembekuan biaya pertanian dalam
lima tahun mendatang. Sekalipun demikian, negara baru anggota Uni
Eropa akan mendapat bantuan keuangan. Belanda kuatir bahwa usulan
tersebut tidak bisa memecahkan masalah tingginya biaya perluasan Uni
Eropa. Ketua Komisi Eropa berjanji akan memberikan perhitungan biaya
perluasan tersebut hari ini.


* KEMANAN, IMPIAN YANG TAK KUNJUNG TIBA DI INDONESIA

Hampir dua pekan berlalu sejak aksi teror di Kuta, Bali yang
meluluhlantakan dua tempat hiburan terkenal khusus untuk wisatawan
asing. 185 orang dinyatakan tewas sementara 150 lainnya masih
dinyatakan hilang, kemudian 300an menderita luka bakar ringan hingga
berat.  Itulah peristiwa aksi teroris yang merengut korban jiwa
terbesar setelah peristiwa 11 September tahun lalu di Amerika
Serikat. Bagi Australia yang warganya paling banyak menjadi korban
menyebut tragedi Kuta itu sebagai Ground Zeronya Asia Tenggara.
Penguasa Jakarta sendiri dalam dua pekan ini melakukan
penangkapan-penangkapan terhadap mereka yang diduga sebagai pelaku
teroris. Sebutlah Abu Bakar Ba'asyir ketua Majelis Mujahiddin
Indonesia, kemudian gerombolan preman Kristen Coker di Maluku dan
seorang pemasok senjata Muslim di Poso hingga menjadikan Hambali
sebagai tersangka Bom Bali. Tetapi kesemuanya ini sama sekali tidak
terkait dengan penyelidikan bom Kuta. Investigasi Bali baru sampai
pada pengejaran terhadap tiga orang pelaku lapangan yang wajahnya
telah disketsa. Bahkan salah seorang investigator Bali menyatakan
kejengkelan terhadap aksi Jakarta yang menyebut Hambali sebagai
tersangka bom Bali. Ia menegaskan pelaku yang dikejar dalam kaitan
peledakan Kuta bukanlah Hambali.

Sedang seru-serunya berpolemik tentang tersangka, situasi Indonesia
sama sekali belum menunjukan tanda aman. Berbagai ancaman teror silih
berganti mengunjungi gedung-gedung Jakarta. Belakangan teror-teror
itu juga semakin disemai dengan pernyataan Amerika Serikat dan
Australia yang menyebut aksi teroris akan segera terjadi kembali di
Indonesia dalam waktu dekat. Pernyataan itu dibarengi juga dengan
peringatan-peringatan terhadap warganya masing-masing untuk tidak
berkunjung ke Indonesia. Situasi ini menurut Sujono salah seorang
pedagang di Mangga Dua Mal di Jakarta sama sekali tidak kondusif bagi
perdagangan khususnya di bidang elektronik komputer.

Sujono: Jadi dengan kondisi rupiah makin anjlok, otomatis banyak
pembelian yang tertahan. Jadi secara market itu menurun. Kebetulan
kita bermain dealer jadi yang kita jual itu ke toko-toko. Dan
permintaan toko-toko itu memang menurun. Yah taruhlah satu hari kita
bisa buka antara 30 - 40- 50 nota, sekarang bisa menurun sekitar
30-40%. Kalau dari sisi pengunjung sih kayaknya ngga ya.  Mungkin
hanya hari ini, karena hari ini kan beredar lagi isu bom dibeberapa
tempat.

Di Bandung, kota berhawa sejuk yang banyak diminati turis Eropa,
sedikit bernasib baik. Para wisatawan asing ini tidak meninggalkan
kota yang memang banyak memberikan kenangan manis khususnya turis
asal Belanda. Kendati demikian ancaman teror yang melanda pekan ini
di Bandung mulai berdampak langsung terhadap kunjungan turis. Menurut
Tutut, humas dari Hotel Savoy beberapa hotel mulai mengalami
penurunan tingkat hunian.

Tutut: Kalau tingkat huniannya sendiri itu tidak berpengaruh. Karena
wisatawan dari Belanda tidak terpengaruh. Mereka yang dari Bandung
mau ke Bali akhirnya stand-by di Bandung. Beberapa hotel di bandung
tingkat ocupancynya memang anjlok karena beberapa group membatalkan
dan menunda kedatangannya. Sampai saat ini kita aman-aman saja tapi
kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan. Karena kita sendiri merasa
ketakuan juga.

Jadi sekarang sekalipun pemerintah melakukan aksi perang terhadap
teroris melalui perangkatnya, kenyataan sehari-hari di Indonesia
justru menunjukan hal yang berbeda. Peneliti LIPI sekaligus politisi
asal Nahdlatul Ulama, Muhammad A.S. Hikam melihat situasi teror yang
terjadi pekan belakangan lebih disebabkan tidak tegasnya pemerintahan
Megawati. Ia mengakui akan ada resiko ekses pemberlakuan Perpu Anti
Terorisme, manun tindakan tegas sangat diperlukan untuk situasi macam
ini.

Muhammad A.S Hikam: Situasi sekarang ini bisa menjurus ke situasi
yang kritis apabila pemerintah tidak tegas dalam mengambil tindakan
menghadapi ancaman terorisme yang sudah hendak masuk ke Indonesia
itu. Oleh karenanya tanpa mengurangi rasa hormat dan kemungkinan atas
terjadinya seperti itu, sesuatu harus dilakukan, dan itu adalah
menerapkan aturan main. Kalau saya tetap saja mendukung usaha-usaha
tersebut. Menurut saya mayoritas umat Islam akan mendukung upaya
pemerintah untuk menangulangi bahaya terorisme. Mayoritas umat Islam
juga menjadi korban dari gerakan yang menamakan Islam tetapi
menggunakan kekerasan. Saya kira kan ada dua hal, yaitu tinakan tegas
dari segi keamanan dan upaya pemerintah untuk melanjutkan pemulihan
ekonomi dengan kebijakan yang tepat. Apabila kasus di Bali ditangani
dengan waktu yang relatif singkat, 24 jam kita sudah bisa mengetahui
siapa yang melakukan dll, kan terjadi semacam penggerakan. Tetapi
kalau berlarut-larut seperti sekarang, cuma janji-janji saja maka
orang akan tertawa bahkan yang lain-lain akan ikut-ikutan.

Kehidupan masyarakat Indonesia terus berjalan seiring sibuknya
penguasa Jakarta yang terlalu seru bermain sendiri sehingga lupa
menciptakan rasa aman bagi warganya. Sebuah pekerjaan rumah yang
dilupakan sejak jatuhnya raja teror Suharto.


* SIMPANG SIURNYA SIKAP PEMERINTAH SOAL JEMAAH ISLAMIYAH
Laporan tim liputan 68H, Jakarta
Jamaah Islamiyah, nama ini seolah hantu yang menakutkan bagi sebagian
warga dunia. Sejak tahun lalu, Amerika Serikat menuduh Jamaah
Islamiyah sebagai kaki tangan kelompok teroris Al Qaeda. Kelompok
yang dituduh negara adidaya itu sebagai dalang serangan ke menara
kembar WTC New York 11 September tahun lalu. Dan kini setahun
kemudian, setelah terjadi serangan teror di Bali, nama Jamaah
Islamiyah kembali disebut-sebut berada di balik tragedi itu.
Segera saja sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Australia
dan Filipina meminta Perserikatan Bangsa Bangsa- PBB memasukkan
Jamaah Islamiyah ke dalam daftar organisasi teroris. Bagaimana dengan
Indonesia? Juru bicara Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa
mengatakan pemerintah juga melakukan hal yang sama. Bersama-sama 48
negara lainnya Indonesia secara resmi meminta Dewan Keamanan PBB
memasukkan Jamaah Islamiyah ke dalam daftar organisasi teroris dunia.

"Intinya adalah bahwa memang pemerintah sudah menetapkan dan mencapai
kesimpulan bahwa yang dinamakan kelompok Jemaah Islamiyah ini menang
terkait dengan al-Qaeda terutama tokoh yang senantiasa disebut-sebut
adalah saudara Hambali, seperti yang ada ketahui sekarang sedang
diduga terlibat pemboman diberbagai tempat di Indonesia"
Marty menegaskan langkah ini diambil berdasarkan data dan informasi
intelijen, dan bukan atas tekanan negara manapun. Jika usul ini
diterima, maka PBB akan mengeluarkan resolusi tentang daftar
organisasi teroris yang terbaru.
Namun anehnya, pernyataan Departemen Luar Negeri ini dibantah
sejumlah menteri lainnya. Menteri Pertahanan, Matori Abdul Jalil
membantah Indonesia mengusulkan Jamaah Islamiyah masuk dalam daftar
teroris internasional. Apalagi menurut dia, Jamaah Islamiah tidak
dikenal di Indonesia.
"Kalau memang jelas keamanan mengambil keputusan sebagai organisasi
yang cap teroris, kita mau-tidak mau mesti koperatif. Kita tidak
pernah merasa punya satu organisasi yang bernama Jemaah Islamiyah di
Indonesia"
Sebelumnya Wakil Presiden Hamzah Haz serta Menteri Koordinator
Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono juga memberikan
bantahannya. Menurut Yudhoyono Jamaah Islamiyah tidak berada di
Indonesia, melainkan di Malaysia dan Singapura. Meskipun Yudhoyono
mengaku sejumlah warga Indonesia terlibat di dalam Jamaah Islamiyah
seperti Abdullah Sungkar dan Hambali.
Sementara itu kepolisian Indonesia lebih bersikap hati-hati. Juru
Bicara Kepolisian Prasetyo mengatakan penyelidikan polisi belum
final. Jadi belum bisa diambil kesimpulan apakah Jamaah Islamiyah
termasuk kelompok teroris.
"Kita tentu akan menyikapi masalah ini sesaui dengan informai yang
ada, kita dalami kalau memang ada semacam indikasi bahwa Jemaah
Islamiyah itu mulai eksis, mulai melakukan kegiatannya dsb, tentu
kita akan melakukan langkah-langkah lanjut"
Jamaah Islamiyah dikaitkan dengan tindakan teror di berbagai negara
setelah tertangkapnya Umar Al Faruq. Lelaki yang disebut-sebut
sebagai aktivis Al Qaeda Asia Tenggara. Dalam pengakuannya terhadap
aparat Amerika, Faruq menuturkan organisasi ini didirikan pemimpin
Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba'asyir semasa ia bermukim di
Malaysia pada dekade 90-an. Namun sejauh ini Ba'asyir yang telah
menjadi tahanan polisi Indonesia selalu membantah keterangan Faruq.
Ia mengaku tidak pernah terlibat organisasi Jamaah Islamiyah.
Keterangan Umar Al Faruq soal Jamaah Islamiyah juga diragukan oleh
Sidney Jones. Direktur International Crisis Group yang banyak
mempelajari soal sepak terjang kelompok radikal di Indonesia itu
mengatakan Jamaah Islamiyah tak pernah terdengar saat Abu Bakar
Baasyir berada di Malaysia. Nama itu justru digunakan Abu Bakar
Baasyir pada tahun 70-an untuk menyebut kelompok-kelompok di
Indonesia yang memperjuangkan terbentuknya negara Islam.
"Yang kami dengan dari beberapa sumber termasuk yang masih tinggal di
Malaysia yang kenal dengan Abu Bakar Ba'asyir dan Abdullah Sungkar
pada tahun 90-an, adalah pada tahun 1995 - 1996 ideologi mereka mulai
berubah dari ideologi DI dengan mendirikan negara Islam Indonesia
sampai mendirikan semacam khalifah internasional diseluruh dunia"
Sidney berpendapat keberadaan Jamaah Islamiyah ini masih kabur.
Pasalnya hingga kini belum ada yang bisa memberi gambaran jelas soal
keberadaan organisasi ini, termasuk strukturnya.
Kesimpangsiuran soal Jemaah Islamiyah di Indonesia, masih sekabur
upaya pengungkapan pelaku peledakan bom di Bali. Penyebabnya
barangkali adalah amburadulnya koordinasi di dalam pemerintahan
Megawati. Belum rapihnya kerjasama antarpejabat dan lembaga
pemerintah inilah yang acap membuat dunia internasional menilai
pemerintah Indonesia terlampau lamban bergerak. Karena itulah
masyarakat harus terus mengawasi dan mendorong pemerintah mengungkap
tuntas siapa dalang tragedi kemanusiaan ini.


* APAKAH PENGUASA RUSIA AKAN GUNAKAN KEKERASAN UNTUK AKHIRI
PENYANDERAAN?

Intro: Drama penyanderaan yang berlangsung di gedung teater di pusat
kota Moskow masih berlanjut. Sekitar 50 pemberontak Chechnya
menyandera ratusan pengunjung teater sejak Rabu lalu. Sejauh ini,
para penyandera telah melepaskan beberapa sandera dan sedikitnya
seorang sandara perempuan tewas ditembak. Penyandera menuntut agar
perang di Chechnya diakhiri. Sampai berita ini diturunkan,
perundingan masih berlangsung. Lebih lanjut ikuti penjelasan mantan
wartawan Svet Sakharov dari Moskow.

Svet Sakharaov (SS) : Perundingan sebenarnya terus jalan. Jadi
perundingan sekarang menyangkut soal sandera bukan soal politik.
Tujuan pertama yang paling penting menyelamatkan orang. Presiden
Putin juga bilang bahwa yang paling penting supaya menyelamatkan
orang. Ada juga beberapa tokoh politik yang masuk, membawa satu
keluarga tiga anak dan wanita, dia sendiri yang diperbolehkan ambil
sendiri waktu dia meninggalkan gedung. Dia berunding sebentar.
Katanya didalam gedung itu dipasang bahan peledak. jadi kalau
umpamanya tuntutan mereka supaya mengakhiri perang di Chechnya tidak
dipenuhi, gedungnya akan diledakkan. Mereka rupanya rela mati sebagai
sahid. Seorang puteri yang 25 tahun ditembak mati. Belum jelas
mengapa. Dan rupanya ada seorang laki-laki yang luka juga karena dua
kali ada tembakan didalam gedung dan menurut berita terakhir aksi itu
direncanakan oleh Maschadov dan Basajev.
Tanggapan orang berlainan ada yang mengatakan musti sampai habis
perang, ada katanya musti berdamai. Memang itu berbagai segi, tetapi
menurut poll (pendapat) sebaiknya perang diselesaikan. Tapi bagaimana
cara menyelesaikannya, kalau mereka bilang bahwa harus menarik
pasukan keluar dari Grozny itu tidak bisa satu hari tidak bisa satu
minggu. Jadi musti ada perundingan dulu. Sebetulnya seminggu yang
lalu ada desas-desus bahwa ada sesuatu perundingan dimulai pada
tingkat bawah dengan Chechnya tetapi kenapa aksi kekerasan ini dibuat
itu bagi saya juga suatu pertanyaan.

Radio Nederland (RN) : Selama ini pemerintahan Putin menanggapi
aksi-aksi seperti ini dengan bersikap keras. Apakah menurut pak
Sakharov pemerintahan Putin kali ini juga akan mengambil tindakan
tegas terhadap para penyandera ?

SS : Saya kira begini. Jadi para penguasa sekarang mau membuat dengan
cara damai dan yang soal pertama supaya menyelamatkan semua orang
yang ada didalam gedung. Itu nomor satu. Sampai masih dapat dengan
cara berunding itu baik. Jadi sampai sekarang itu tidak ada serangan.
Sudah dua hari dua malam tetapi serangan tidak ada. Cara yang paling
baik, musyawarah dan mufakat. Bukan dengan cara bayonet dengan cara
tembak mati atau dengan cara peledakan tetapi dengan cara musyawarah
dan mufakat. Itu pendapat saya.
Sebetulnya saya kira Putin juga mau supaya perang di Chechnya
berakhir tetapi mereka juga itu kaum separatis musti juga meletakkan
senjata. Tetapi mereka tidak mau meletakkan senjata.  Maschadov juga
sendiri tidak mengusulkan apa-apa.

RN : Apa tuntutan para penyandera itu pak ?

SS : Mereka hanya ada satu tuntutan supaya perang di Chechnya
diakhiri. Tadi pagi itu mereka memaksa para sandera supaya mereka
tilpun kepada kaum kerabatnya dan supaya mereka berdemonstrasi dan
ada demonstrasi protes yang kira-kira antara 50 dan 100 orang. Mereka
membawa slogan "Akhiri Perang Di Chechnya", begitu. Memang itu suatu
schok bagi orang Rusia. Kalau seumpamanya mereka meledakkan gedung
ini ya, coba anda bayangkan emosi apa yang nanti dimiliki orang
Rusia. Katanya ada seorang yang menyerupai Chechnya mau dipukul
sampai mati di subway di metro, tetapi tidak diperbolehkan oleh orang
sekelilingnya. Jadi emosi sudah timbul.

Demikian Svet Sakharov, seorang mantan wartawan di Moskow.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke