---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 28 Oktober 2002 13:50 UTC



** ABU BAKAR BA'ASYIR DIPINDAHKAN KE JAKARTA

** 400 ORANG KORBAN DRAMA PENYANDERAAN MASIH DIRAWAT DI RS MOSKOW

** LULA DA SILVA PRESIDEN BARU BRAZIL

** TOPIK GEMA WARTA: TIM PENGACARA MEMPROTES PENANGKAPAN ABU BAKAR
BA'ASYIR

** TOPIK GEMA WARTA: GERAKAN ACEH MERDEKA KEMUNGKINAN BESAR TUNDA
PENANDATANGANAN PERDAMAIAN



* ABU BAKAR BA'ASYIR DIPINDAHKAN KE JAKARTA

Polisi Indonesia mengeluarkan pemimpin Pondok Pesantren Ngruki Abu
Bakar Ba'asyir dari rumah sakit untuk diintrograsi. Ba'asyir
diterbangkan dengan pesawat dari Solo ke ibukota Jakarta. Pemimpin
agama ini harus dirawat di rumah sakit sejak satu minggu lalu,
setelah diumumkan bahwa polisi ingin mengintrograsi sehubungan
keterlibatannya dalam rangkaian peledakan bom di tahun 2000. Selain
itu dia juga dituduh terlibat dalam komplot yang berencana membunuh
Presiden Megawati. Abu Bakar Ba'asyir dituduh pemimpin organisasi
muslim radikal Jemaah Islamiyah, tapi ia menolak tuduhan tersebut.
Ba'asyir ditahan sejak hari pertama ia dirawat di rumah sakit di
Solo. Ketika akan dipindahkan, pecah kerusuhan di depan rumah sakit.
Polisi harus menahan amukan sekitar 150 orang pendukung Ba'asyir.
Sejumlah orang diberitakan cedera.


* 400 ORANG KORBAN DRAMA PENYANDERAAN MASIH DIRAWAT DI RS MOSKOW

Lebih dari 230 orang korban drama penyanderaan di gedung kesenian di
ibukota Rusia, Moskow dinyatakan sehat oleh dokter, dan boleh
meninggalkan rumah sakit. Lebih dari 400 orang lainnya masih dirawat
akibat menghirup gas yang digunakan sewaktu operasi pembebasan.
Puluhan diantaranya masih dinyatakan gawat. Walaupun semakin besar
tekanan dari para dokter dan kedutaan besar negara asing, pemerintah
Rusia menolak memberitahu jenis gas apa yang mereka gunakan. Tetapi
Moskow mengaku bahwa gas tersebut adalah penyebab tewasnya 115 dari
117 orang sandera. Senin ini di Rusia dinyatakan sebagai hari
berkabung nasional, memperingati para korban. Atas tekanan Moskow,
Denmark memindahkan tempat pertemuan 11 Nopember mendatang antara Uni
Eropa dan Presiden Vladimir Putin, ke Brussel. Pertemuan sebenarnya
akan dilangsungkan di Kopenhagen, tetapi Putin mengancam tidak akan
hadir, karena di kota itu hari ini dan besok dilangsungkan kongres
besar warga Chechnya.


* LULA DA SILVA PRESIDEN BARU BRAZIL

Pemilihan Presiden Brazil, dimenangkan oleh calon dari partai kiri
Luiz Inacio Lula da Silva. Setelah semua kertas suara dihitung, Lula
mendapat 61% suara, sementara lawannya dari Partai Sosial-Demokrat
hanya mendapat 39% suara. Di dalam pidatonya beberapa jam setelah
pengumuman kemenangan, Lula berjanji akan bekerja keras 24 jam untuk
memperbaiki kehidupan rakyat Brazil. Selain itu presiden baru ini
juga mencoba menenangkan dunia usaha dan pasar internasional, dengan
menyatakan bahwa ia akan menepati janji serta menjalankan kebijakan
anti-inflasi. Tetapi Lula menekankan bahwa para investor bertanggung
jawab atas kehidupan jutaan warga Brazil. Lula, yang bekas pekerja
pabrik dan ketua serikat buruh, dielu-elukan oleh puluhan ribu
pendukungnya ketika berpidato di kota Sao Paulo. Sementara di
kota-kota lainnya para pendukung Lula turun ke jalan untuk merayakan
kemenangan. Terpilihnya Lula sebagai presiden baru, merupakan
perubahan besar politik di Brazil. Selama 20 tahun terakhir negara
itu selalu dipimpin politikus kanan-tengah. Luiz Inacio Lula da Silva
akan diambil sumpahnya sebagai presiden tanggal 1Januari 2003.


* APEC AKAN LEBIH GIAT BERANTAS TERORISME

Ke-21 negara anggota APEC, akan bekerja sama lebih erat memberantas
terorisme. Demikian diputuskan di Los Cabos, Meksiko, di mana para
wakil 21 negara mengadakan sidang tahunan. Di dalam pernyataan akhir
yang dibacakan oleh Presiden Meksiko, Vicente Fox, negara-negara
anggota APEC berjanji akan berusaha lebih giat memotong aliran uang
untuk pihak teroris. Selain itu akan diberlakukan peraturan yang
lebih ketat, untuk mengamankan lalu lintas udara. APEC juga
menyerukan kepada Korea Utara untuk segera menghentikan program
pengembangan senjata nuklir. Isolasi ekonomi terhadap Korea Utara
akan tetap dijalankan, selama negara itu masih mengembangkan senjata
nuklir. Demikian dinyatakan APEC.


* BADAI BESAR LANDA EROPA BARAT DAN MENEWASKAN 24 ORANG

Ahad kemarin Eropa Barat dilanda badai besar yang menewaskan
sedikitnya 24 orang. Tujuh orang tewas di Jerman, sementara di
Inggris enam orang tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang. Di
Belanda lima orang diberitakan tewas. Dua orang lainnya diterbangkan
angin kencang ke laut, dan masih dinyatakan hilang. Atap stasiun
pusat kereta api di kota Amsterdam ambruk, dan tidak ada kereta api
yang bisa keluar atau masuk. Jawatan kereta api Belanda terpaksa
menghentikan lalu litas kereta di seluruh Belanda, karena aliran
listrik rusak dan rel kereta dipenuhi daun, batang kayu bahkan
pohon-pohon yang tumbang. Ribuan orang penumpang tidak dapat
menggunakan sarana angkutan umum, dan dipindahkan ke berbagai tempat
penampungan. Di berbagai bandara di Eropa, antara lain Heathrow dan
Schiphol, sebagain besar rencana penerbangan dibatalkan.


* DIPLOMAT AS DITEMBAK MATI DI YORDANIA

Di ibukota Yordania, Amman seorang diplomat Amerika Serikat ditembak
mati. Orang tersebut adalah Lawrence Foley, yang bekerja untuk biro
pengembangan internasional Amerika, USAid. Foley ditembak mati di
depan rumahnya ketika akan berangkat ke tempat kerja. Sang pelaku
masih dalam buronan.


* PEMERINTAH DAN PEMBERONTAK PANTAI GADING AKAN BERUNDING RABU
MENDATANG

Pemerintah dan pemberontak di Pantai Gading menyatakan akan memulai
pembicaraan perdamaian Rabu mendatang. Demikian diumumkan Ecowas,
organisasi kerjasama 15 negara di Afrika Barat. Perundingan akan
dilangsungkan di Lome, ibukota Togo. Sabtu kemarin Ecowas memutuskan
untuk mengirim 2000 tentara perdamaian ke Pantai Gading. Saat ini
berlaku persetujuan gencatan senjata. Pasukan perdamaian Ecowas harus
menggantikan pasukan Prancis yang akan ditarik mundur dua minggu
mendatang. Mereka bertugas sebagai penengah antara pasukan pemerintah
dengan para pemberontak.


* TIM PENGACARA MEMPROTES PENANGKAPAN ABU BAKAR BA'ASYIR

Tim pengacara Abu Bakar Ba'asyir, mengajukan protes keras atas
penangkapan klien mereka di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo.
Menurut Munarman SH, salah seorang anggota TPABB, Tim Pengacara Abu
Bakar Ba'asyir, alasan penangkapan kurang kuat karena bukti permulaan
yang tidak cukup.

Munarman [Mn]: Tim pembela melihat bahwa alasan penangkapan maupun
alasan penahanan terhadap klien kami, Abu Bakar Ba'asyir itu tidak
mencukupi. Artinya yang pertama alasan penangkapan itu harusnya
disertai bukti permulaan yang cukup. Nah bukti permulaan yang cukup
itu apa? Itu yang tidak pernah terjelaskan oleh pihak kepolisian.
Sampai hari ini misalnya pihak kepolisian hanya menyatakan atau kasus
ini sendiri baru dimulai sejak adanya pengakuan dari Umar al Faruq.
Sementara surat panggilan itu sendiri, surat panggilan untuk
pemeriksaan itu dilakukan terhadap laporan polisi tahun 2000.

Jadi ini kami menganggap bahwa bukti-bukti yang dimiliki pihak
kepolisian masih belum cukup untuk melakukan penangkapan. Untuk
penahanan kami lihat tidak ada alasan dari kepolisian untuk melakukan
penahanan terhadap klien kami Abu Bakar Ba'asyir karena tidak
memenuhi persyaratan seperti yang ada di dalam KUHAP begitu.

Radio Nederland [RN]: Dan Abu Bakar Ba'asyir saat ini dibawa ke mana?

MN: Ke rumah sakit Kramat Jati Polri di Jakarta.

RN: Sambil menunggu proses begitu?

MN: Ya cuma kepolisian yang tahu. Makanya kita mempertanyakan ini apa
alasan dari pihak kepolisian membawa ke rumah sakit. Karena bagi Abu
Bakar Ba'asyir itu dirawat di rumah sakit PKU karena akan mendapat
perawatan keluarga.

RN: Lalu apa yang akan dilakukan oleh TPABB?

MN: Kita telah mengajukan permohonan pra-peradilan di Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan. Sudah terdaftar, nomor register 27.

RN: Anda menilai bahwa penangkapan Abu Bakar Ba'asyir ini berlatar
belakang politis?

MN: Kita melihat begitu. Penangkapan dan penahanan ini lebih
didasarkan pada alasan-alasan politis daripada alasan-alasan
yudridis. Karena itu kita berkepentingan untuk melakukan pembelaan
terhadap Abu Bakar Ba'asyir.

RN: Kalau menurut perkiraan anda, apakah permohonan pra-peradilan itu
akan dikabulkan?

MN: Kita berharap tentu dikabulkan. Kita belum tahu. Tapi kita kan
tidak bisa memperkirakan karena sidangnya saja belum dimulai.

Demikian Munarman, anggota Sementara itu pengamat politik Arbi Sanit
menyatakan dapat memahami penangkapan pengasuh Ponpes Al Mukmin
Ngruki, Sukoharjo.

Arbi Sanit [AS]:  Ya kalau perkara teror itu perkara politik. Kan dia
yang pingin bikin negara Islam di Asia Tenggara? Ingin bikin negara
Islam di Indonesia? Ya politislah. Apa yang dikeluhkan? Masalahnya
politiknya itu menggunakan jalan yang tidak benar. Jalan ancaman,
teroris dsb. Tidak menggunakan jalan demokrasi. Jadi sah-sah saja
menurut hikmah saya.

RN: Maksudnya bahwa tuduhan yang dikenakan terhadapnya itu adalah
alasan yang dicari-cari?

AS: Ya dicari-cari. Memang hakim, jaksa dan polisi tukang cari-cari.
Itu sih omong kosong saja. Orang sudah jelas dia dalangnya bikin
Jamiyatul Islam, di sini namanya Majelis Muslim Indonesia. Dulu dia
bikin Jamiyatul Islam juga di sini melawan Soeharto. Lalu dia lari ke
Malaysia. Kita di sini diinjak-injak oleh Soeharto. Sekarang dia
balik ke sini, lalu minta diakui sebagai pahlawan Islam. Lalu apa
kata-kata dia dibela sebagai Islam, omomg kosong apaan tuh.

RN: Berarti Pak Arbi Sanit ini setuju bahwa Abu Bakar Ba'asyir
kemungkinan mengetahui atau dalang di balik pengeboman Bali?

AS: Yah setidak-tidaknya dia terkaitlah dengan organisasi-organisasi
yang terlibat dalam pengeboman itu. Jadi dia harus bertanggung
jawablah.

RN: Tapi bagaimana ini dampaknya terhadap hubungan antara pemerintah,
dalam hal ini militer, dengan kelompok-kelompok muslim?

AS: Kalau militer sudah jelas. Militer dan polisi itu bertugas untuk
mengamankan. Yah saya kira tidak ada urusan militer. Lagipula militer
setelah era Soeharto sudah berbeda dengan militer di jaman Soeharto.
Karena apa? karena Soeharto dulu di akhir jabatannya, dekat-dekat
akhir jabatannya, sudah meninggalkan militer lalu mendekat kepada
Islam. Pada saat itulah sebenarnya militer ada yang ikut-ikut membina
Islam. Tetapi sekarang sudah menjadi saingan. Artinya gerakan-gerakan
Islam ini sudah merupakan gerakan yang bersenjata seperti militer.

Saya kira tidak mungkin mereka bekerja sama. Padahal di dalam
perubahan UUD sudah dikatakan militer menjaga integrasi negara. Yah
mana mungkin militer sekarang menjadi alat dari golongan radikal itu.


RN: Apakah penangkapan Ba'asyir ini tidak akan bisa menyebabkan
bangkitnya kemarahan kelompok-kelompok Islam termasuk kelompok Islam
yang moderat terhadap pemerintah?

AS: Yang jelas sekarang keluarkan alasannya itu. Argumennya keluarkan
yang jelas, jangan sepotong-sepotomg seperti yang sekarang
dikeluarkan oleh polisi.

RN: Maksud bapak?

AS: Kan alasan-alasan itu tidak sistematis dikeluarkannya.
Kadang-kadang ini dikatakan berakitan dengan Jamiyatul Islam,
kadang-kadang dikatakan ini berakitan dengan Bali. Argumennya yang
jelas dong, supaya orang-orang yang moderat ini tidak terjebak.
Sekarang kan dijebak oleh rumusan atau teori yang dikembangkan oleh
Ba'asyir bahwa dia adalah Islam. Lalu kalau dia ditangkap, Islam
dilawan. Omong kosong dia. Islam, apa dasarnya kepada Islam
Indonesia? Orang dia kabur ke Malaysia.

RN: Harus dibedakan antara Islam dengan kekerasan?

AS:  Ya dengan kekerasan. Dia terlibat dengan kekerasan, dengan
terorisme dengan Jemaah Islamiyah yang tugasnya kekerasan. Jangan
dikait-kaitkan dengan Islam.


* GERAKAN ACEH MERDEKA KEMUNGKINAN BESAR TUNDA PENANDATANGANAN
PERDAMAIAN


Kemungkinan besar, pihak Gerakan Aceh Merdeka GAM akan menangguhkan
penandatanganan persetujuan perdamaian yang, menurut pihak pemerintah
Indonesia, sedianya akan ditandatangani awal Nopember mendatang.
Tampaknya ada isu-isu peka seperti cara-cara mengawasi gencatan dan
perlucutan senjata.

Radio Nederland menghubungi kedua pihak. Jurubicara GAM di Swedia,
Tengku Bakhtiar Abdullah, yang mengatakan masih perlu menghubungi dan
mempelajari sikap masyarakat sipil di Aceh. Pertama-tama, berikut
keterangan singkat perunding Indonesia, Wiryono Sastrohandoyo.

Wiryono Sastrohandoyo [WS]: Jadi tanggal itu menurut Pak Yudhoyono
ialah akhir bulan atau permulaan bulan. Tanggalnya saya belum dengar
lagi.

Radio Nederland [RN]: Tampaknya ada kemacetan. Kami dengar pihak GAM
di Swedia belum memberi tanggal, mengatakan belum pernah setuju
tanggal? Begitu?

WS: Nggak, dia sudah mengatakan akan menandatangani. Tapi saya lebih
suka tidak berbicara. Oleh karena kalau saya berbicara, nanti saya
bisa mengeruhkan suatu proses yang sedang diusahakan untuk dapat
mencapai hasil yang bisa diterima kedua belah pihak. Ini memang saat
yang krusial ya. Jadi minggu pertama karena belum dipinpoint
tanggalnya. Kalau kita sih karena sudah siap untuk menandatangani.

RN: Siap ya? Kalau siap berarti..

WS: Dianggap juga sudah mengatakan akan menandatangani. Jadi saya
kira ya, masalahnya berada di tangan fasilitator.

RN: Oh, HDC?

WS: Tapi saya tidak ingin suka mengganggu mereka. Karena semuanya
harus berjalan secara diskret.

RN: Saya paham dan menghormati itu. Tapi apakah betul ada hambatan?

WS: Ya sebagaimana halnya setiap perundingan, kalau sudah sampai pada
tahap penentuan, itu kan bisa timbul macam-macam pertanyaan pada
saat-saat terakhir. Saya kira, kita harus berikan waktulah kepada
semua pihak untuk dapat menentukan sikap akhirnya. Tapi saya kira
sudah waktunya lah, karena sudah selesai semua. Kalau ada
masalah-masalah kecil kita tunggu saja. Pada waktu ini ya hal yang
tidak bisa saya katakan begitu saja.

RN: Jadi ada kemungkinan lewat Ramadan ini?

WS: Kita maunya sebelum Ramadan.

RN: Tengku Bakhtiar, apakah pihak GAM di Swedia menantikan konfirmasi
dari HDC ataukah sudah menyampaikan penolakan tanggal atau bagaimana?

Tengku Bakhtiar Abdullah [TBA]: Banyak lagi outstanding issues ya,
masih kita mentelaah begitu.

RN: Jadi isu-isu yang belum tuntas ya?

TBA: Ya benar, jadi maka itu kami harus menjejaki pendapat dulu
masyarakat sipil Aceh. Habis sesudah itu, kalau sudah ada menerima
pendapat-pendapat mereka itu, baru akan diputuskan kapan kita bisa
duduk berunding kembali.

RN: Isu-isu apa yang belum tuntas itu?

TBA: Ya, saya sebenarnya tidak bisa menceritakan secara mendetil.
Tapi ada point-point yang sangat-sangat kami perlu waktu untuk
mendiskusi dengan masyarakat sipil. Kami sedang menghadapi tahap yang
paling penting, kritikal. Karena ini adalah menghubung dengan
perjalanan pelaksanaan cease fire, gencatan senjata. Dengan itu harus
diadakan satu studi yang begitu teliti, sehingga dapat dilaksana.
Kita rasakan itu workable di lapangan.

RN: Mekanisme gencatan begitu?

TBA: Ya, mekanisme gencatan. Ada beberapa isu saja yang masih lagi
dalam pertimbangan yang begitu kritikal yang tidak dapat kami terima,
yang harus kami jejaki dulu dari pendapat masyarakat sipil di Aceh.
Sesudah itu baru kita bisa duduk berunding. Dalam keadaan sekarang
ini, kami belum lagi puas dengan apa yang ada kan.

RN: Jadi itu membutuhkan waktu lama dong?

TBA: Ya, selama belum ada suatu keputusan. Selama itulah kita harus
tangguhkan dulu dialog ini.

RN: Ditangguhkan dulu begitu?

TBA: Ya benar, penentuan waktunya.

RN: Kalau HDC menanyakan soal tanggal, GAM akan mengusulkan
menangguhkan?

TBA: Ya, sampai kita ada suatu ketentuan yang pasti begitu.

RN: Bisa melewati bulan Ramadan?

TBA: Mungkin saja. Besar kemungkinan begitu, lewat bulan Ramadan.

RN: Ada juga didengungkan sebagai usulan, yaitu pihak tentara
Indonesia akan mundur, polisi menjaga keamanan, dan pihak GAM,
tentaranya akan melucuti senjatanya. Adakah usulan semacam itu?

TBA: Bagi kami usulan isu itu, itulah kalau benar, misalnya kita
harus tidak mengambil keputusan terburu-buru dong.

Demikian Wiryono Sastrohandoyo, perunding Indonesia, dan Tengku
Bakhtiar Abdullah, jurubicara GAM di Swedia.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke