--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 24 Desember 2002 15:00 UTC ** RAHARDI RAMELAN DIHUKUM DUA TAHUN PENJARA ** INDONESIA HENTIKAN BANTUAN BAGI PENGUNGSI KARENA SUDAH TIDAK ADA KONFLIK ** 13 TEWAS DALAM SERANGAN BOM DI FILIPINA ** TOPIK GEMA WARTA: VONIS TERHADAP RAHARDI RAMELAN TANPA MENGEMBALIKAN KEKAYAAN NEGARA ** TOPIK GEMA WARTA: WARGA KRISTIANI MALUKU RAYAKAN NATAL DENGAN DAMAI DAN HARAPAN * RAHARDI RAMELAN DIHUKUM DUA TAHUN PENJARA Hari ini, mantan Memperindag/ Kabulog Rahardi Ramelan divonis hukuman dua tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Menurut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terdakwa terbukti melakukan korupsi dana nonbudgeter Bulog dengan pengeluaran dana sebesar 4,6 milyar rupiah. Rahardi Ramelan tetap yakin bahwa ia tidak bersalah dan berkeberatan atas vonis hakim. * INDONESIA HENTIKAN BANTUAN BAGI PENGUNGSI KARENA SUDAH TIDAK ADA KONFLIK Pemerintah Indonesia akan menghentikan bantuan bagi pengungsi internal Februari tahun depan karena sudah tidak ada lagi daerah konflik. Demikian dikatakan oleh Menko Kesra Yusuf Kalla usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz hari ini. Menurut Yusuf Kalla sejumlah konflik seperti di Aceh, Maluku Sulawesi dan Kalimantan sudah berakhir, jadi tidak ada lagi daerah konflik di nusantara. Yang masih harus dilakukan adalah repatriasi para pengungsi. Jika batas waktu Februari terlewati dan masalah pengungsi internal belum selesai, maka pemerintah Indonesia tidak lagi menjamin adanya bantuan. Saat ini pemerintah memberi bantuan pangan dan keuangan senilai 3000 rupiah per hari untuk ribuan pengungsi di berbagai daerah konflik. Para pejabat PBB memperkirakan sekitar 1,4 juta warga Indonesia masih harus mengungsi akibat pecahnya berbagai peristiwa kekerasan sejak tahun 1999. * 13 TEWAS DALAM SERANGAN BOM DI FILIPINA Dalam sebuah serangan bom di Filipina, 13 korban tewas. Diantara para korban tewas terdapat seorang walikota Muslim dan dua anggota DPRD. Sedikitnya 10 orang mengalami cedera. Bom meledak di rumah dinas walikota di Cobato saat diadakan sebuah pesta. Peledakan ini terjadi seminggu setelah adik sang walikota ditembak di sebuah kelab malam. Para penguasa militer menduga bahwa kelompok separatis muslim Front Pembebasan Moro yang menjadi dalang peledakan. * KOREA UTARA BERSIKERAS MULAI LAGI PROYEK NUKLIRNYA Sekalipun mendapat tekanan keras dari masyarakat internasional, Korea Utara bersikeras memulai lagi proyek-proyek nuklirnya. Sebuah pembangkit tenaga nuklir akan dibuka dan sejumlah kamera pengawas di sebuah reaktor nuklir dimatikan. Menurut Pyongyang, pembukaan kembali proyek energi atom itu perlu karena suplai minyak dari Amerika Serikat dihentikan. Presiden Korea Selatan yang baru terpilih, Roh Moo-Hyun menegaskan bahwa ia akan memperjuangkan penyelesaian damai bersama Amerika Serikat dan Jepang. Namun pemerintah Korea Selatan juga menuding Pyongyang tuli terhadap seruan internasional untuk tidak membuka lagi proyek nuklirnya. Semakin banyak negara, diantaranya Uni Eropa dan Australia mendukung seruan itu. * BANTUAN SOSIAL DI BELANDA HARUS DINAIKKAN Menteri Urusan Sosial Belanda Aart-Jan de Geus, ingin bantuan sosial bagi warga Belanda yang telah lebih dari lima tahun tidak punya penghasilan sendiri dinaikkan. Menurut De Geus, setelah lima tahun harus diakui bahwa ada warga yang tidak akan pernah mampu keluar dari kemiskinan dan punya penghasilan mandiri. Untuk kasus-kasus begitu, menteri yang berasal dari partai Kristen Demokrat ini ingin menaikkan bantuan sosial hingga 5%. * INSPEKTUR SENJATA PBB AKAN PERIKSA ILMUWAN IRAK DI LUAR NEGERI Para inspektur senjata PBB akan memeriksa sejumlah ilmuwan Irak di luar negeri. Ini adalah upaya untuk mendapat lebih banyak informasi tentang senjata pemusnah massal yang dimiliki Bagdad. Menurut kepala Badan Atom Internasional, Mohamed El Baradei, para ilmuwan itu akan lebih dahulu diperiksa di Irak. Mereka yang mau bekerjasama akan diperiksa lagi di luar negeri. Namun, keamanan para ilmuwan dan keluarga mereka harus dapat dijamin. Sementara itu Rusia juga masih mengajukan pertanyaan tentang daftar senjata yang diserahkan Irak pada PBB. Namun Moskou tidak mengikuti sikap Amerika Serikat dan Inggris yang menuding Bagdad menyembunyikan informasi. Menteri Luar Negeri Rusia, Igor Ivanov memperingatkan bahaya histeria dan pengambilan kesimpulan tergesa-gesa tentang daftar senjata Irak. * SEBELUM NATAL, ISRAEL AKAN TARIK TANKNYA DARI BETLEHEM Sebelum Natal, pasukan Israel akan menarik tank dan senjata lapis bajanya dari pusat kota Betlehem. Namun, pemimpin Palestina Yasser Arafat tidak boleh masuk di kota kelahiran Yesus itu. Sebelumnya Arafat mengkritik pendudukan Israel di kota tersebut. Menurut Arafat, sangat tidak adil jika seluruh dunia boleh merayakan Natal secara merdeka sementara warga Palestina di Betlehem tidak boleh. Sejak bulan lalu, Israel menduduki kota Betlehem setelah tejadi bom bunuh diri di Jerusalem. * MAHKAMAH AGUNG BELANDA KUATKAN PUTUSAN KASUS EUTANASIA Mahkamah Agung Belanda menguatkan putusan yang memvonis seorang dokter dari kota Haarlem. Desember tahun lalu, dokter itu dinyatakan bersalah karena membantu bunuh diri seorang mantan politikus dari partai buruh. Tahun 1998, mantan politikus lanjut usia itu minta bantuan dokter untuk mengakhiri hidupnya karena menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan. Tahun itu eutanasia belum dilegalisir, namun dalam praktek ditolerir asal memenuhi sejumlah persyaratan. Mahkamah Agung Belanda berpendapat bahwa sang dokter semestinya tidak meluluskan permintaan tersebut tanpa lebih dahulu menghubungi instansi lain yang mungkin dapat membantu. Negeri Belanda adalah negara pertama yang melegalisir eutanasia. Sejak September tahun ini, bantuan untuk bunuh diri dalam situasi tertentu diperbolehkan di Belgia. * KOMPLEKS PERKANTORAN PERUSAHAN MINYAK DI NEGERIA TERBAKAR Di kota Lagos Nigeria, kebakaran besar terjadi di sebuah kompleks perkantoran perusahaan minyak. Kemarin malam, api berkobar dari tingkat ke delapan dan kemudian menghanguskan seluruh gedung. Diduga kebakaran disebabkan oleh kortsleting. Di gedung tersebut, terdapat juga kantor perusahaan minyak asing yang punya kontrak kerjasama dengan Nigeria. Salah satunya adalah perusahaan minyak multinasional Inggris- Belanda Shell. * VONIS TERHADAP RAHARDI RAMELAN TANPA MENGEMBALIKAN KEKAYAAN NEGARA Mantan Kabulog Rahardi Ramelan divonis dua tahun penjara karena dinyatakan terbukti menyelewengkan dana non bujeter Bulog sebanyak Rp. 5 miliar. Menurut Teten Masduki Direktur ICW, Indonesian Corruption Watch, putusan ini sudah lumayan dibandingkan kasus lainnya. Tapi ia melihat ada upaya-upaya di dalam peradilan untuk menseleksi kasus-kasus yang terkait dengan korupsi, dan tidak adanya usaha hakim untuk memulangkan kembali kerugian negara. Ikuti keterangan direktur ICW Teten Masduki kepada Radio Nederland. Teten Masduki [TM]:Pertama saya kira putusan dua tahun itu relatif lumayanlah dibanding kasus lain yang umumnya itu tenggelam. Tetapi saya melihat ada upaya-upaya dalam peradilan ini untuk menseleksi kasus-kasus yang terkait dengan korupsi yang didakwakan kepada pak Rahadi Ramelan, termasuk kasus yang terkait dengan Akbar Tanjung misalnya ya. Tampak ini tidak disentuh. Saya khawatir ini merupakan bagian dari upaya sistematis juga menghindarkan kasus Akbar Tanjung terlibat dalam kasus Bulog ini. Lalu yang kedua, saya kira menyangkut soal pengambil alihan kembali kerugian negara yang telah dipindah tangankan oleh saudara Rahadi Ramelan dan ke pihak lain. menurut saya itu memang umumnya pengadilan tidak pernah efektifkan pengambil alihan kekayaan negara yang sudah dipindah tangankan tersebut. Mulai dari kasus Bob Hasan itu pengadilan lebih berfokus pada kurungan badan sementara pengembalian harta kekayaan negara yang menurut saya jauh lebih penting, itu kurang diefektifkan. Radio Nederland [RN]: Mengapa ini? TM: Ya saya ngga tahu, karena dalam undang-undang no 20 tahun 2001 itu sudah jelas sebenarnya. Nah kalau hakim tidak mau menggunakan ini, saya khawatir ini bagian dari ketidak jujuran para hakim itu sendiri. RN: Apakah tidak ada pihak lain yang bisa menuntut hakim atau pihak pengadilan? TM: Ya sekarang bisa saja sebenarnya. Kalau nanti hakim tidak memutus pengembalian harta kekayaan negara dan itu menurut saya penting dalam konteks recovery (pemulihan - red.) ekonomi, bisa saja jaksa nanti melakukan gugatan perdatanya tapi kenapa ngga dalam waktu bersamaan saja. Sehingga karena penerapan hukum seperti itu, ada asumsi sekarang ini, dalam konteks menyelamatkan uang negara yang dikorupsi cenderung menggunakan jalur di luar pengadilan. Ada kecenderungan sekarang karena pendekatan hukum represif untuk mengambil alih harta kekayaan negara yang sudah dikorupsi, tidak diterapkan oleh pengadilan. Kemudian cenderung terbentuk opini di masyarakat dan bahkan pemerintah sendiri menggunakan pendekatan lain misalnya dalam kasus BLBI. Pemerintah lebih banyak menggunakan pendekatan di luar pengadilan dengan konsep MRA dan MSH. Sehingga ada pengampunan hukum, dibebaskan dari berbagai tuntutan asal mengembalikan hartanya. Padahal sebenarnya undang-undang korupsi di Indonesia punya instrumen untuk menyeret mereka, mengurung mereka di penjara dan mengambil alih hartanya. Nah ini yang ngga pernah dipakai. RN: Rahardi Ramelan sendiri menyatakan bahwa ia adalah korban politik, apakah ini seperti yang bapak katakan tadi. Bahwa untuk tidak menyinggung hal-hal lain dia yang dikorbankan? TM: Yah, menurut saya bukan dikorbankan, dia salah satu korban saja karena saya kira kalau dikorbankan asumsinya pak Rahardi tidak bersalah. Menurut saya dia abuse of power (menyalah gunakan kekuasaan- red.) juga, walaupun mungkin abuse of power yang dilakukan pak Rahardi tidak sendirian karena dia juga di bawah perintah, dia di bawah kekuasaan orang lain. Saya kira itu mestinya potensial adalah justru dalam kasus penyimpangan dana nonbudgeter Bulog untuk kepentingan politik yang sekarang menyeret pak Akbar. Nah ini saya mencurigai dan mulai was-was bahwa nanti dalam kasus pak Akbar ini bisa bebas. RN: Lalu Rahardi ini akan naik banding dan Jaksa Penuntut Umum juga akan naik banding, berapa besar kemungkinan bahwa hukuman justru akan berubah pak? TM: Yah, dalam sistem peradlan yang korup kita sulit memprediksi berapa putusan pengadilan yang akan diberikan. Bisa juga bebas, bisa juga lebih besar. Itu agak sulit diprediksi karena tidak ada keteraturan seperti itu. Karena kalau mengikuti kaidah-kaidah hukum kan pengadilan kita tidak mengacu kepada kaidah-kaidah hukum tadi.Tapi saya kira hak jaksa itu juga cukup bagus kalau merasa bahwa banyak dakwaannya yang diabaikan di dalam putusan tingkat pertama ini. Demikianlah Teten Masduki direktur Indonesian Corruption Watch. * WARGA KRISTIANI MALUKU RAYAKAN NATAL DENGAN DAMAI DAN HARAPAN Intro: Hari ini, warga kristiani merayakan Natal dengan penuh sukacita serta harapan. Secara khusus di Maluku sudah tiba saatnya untuk mengintensifkan upaya pemulihan dan rekonsiliasi. Untuk itu baik warga Kristiani maupun Muslim perlu mempersiapkan diri lebih baik menyongsong era pasca konflik. Diharapkan kedua kelompok masyarakt bisa tiba pada kesadaran lebih kokoh untuk membangun masa depan Maluku. Pendeta Dr. IWJ Hendriks [IWJH]: Situasi Natal di Ambon dan di Maluku pada umunya itu penuh dengan perayaan-perayaan Natal di mana-mana.Suasana suka cita suasana gembira, nah itu luar biasa sekali. Banyak orang yang belanja sehingga suasana kota juga meriahlah begitu. Radio Nederland [RN]:Mungkin suasana tahun ini lain ya pak, dibandingkan dengan suasana Natal tahun-tahun sebelumnya? IWJH: Ya, betul sebab keamanan sudah makin membaik, rasa aman rasanya sudah mulai tercipta juga di dalam masyarakat. Sehingga masyarakat berani untuk keluar. Tadi ada banyak yang mengatakan bahwa banyak sekali orang Kristen yang berbelanja di saudara-saudara muslimnya, di wilayah muslim. Itu menunjukkan bahwa masyarakat sudah merasa makin aman di dalam kehidupan bersamanya ini. RN: Dan sampai sejauh ini tidak ada insiden-insiden yang mengkhawatirkan pak? IWJH: Secara umum tidak ibu. Memang ada insiden sedikit beberapa minggu yang lalu tapi sekarang ini tidak, ya kecuali di Seram tetapi itu konflik internal saja. Ada desa yang salah paham, di antara masyarakat desa sehingga ada pembakaran rumah di sana di Masosi. Tapi secara umum keadaan baik-baik saja. RN: Pak Pendeta Hendriks, apa pesan Natal untuk tahun ini pak? IWJH: Tahun ini kami ingin mengajak semua saudara, untukmempersiapkan diri lebih baik lagi menyongsong paska konflik. Kita sudah tiba pada saat-saat di mana upaya-upaya pemulihan dan rekonsiliasi itu akan lebih intensif lagi dilakukan, sehingga masyarakat Kristen dan juga kami berharap masyarakat muslim, masyarakat Islam bisa tiba pada tingkat kesadaran yang lebih kokoh untuk membangun bersama masa depan yang lebih baik untuk masyarakat di Maluku. Bagi orang-orang Kristen sendiri yang mengalami hikmah Natal, damai Natal pada hari ini kiranya juga dapat meneruskan berita damai itu di dalam kehidupan bermasyarakat. Saya kira iman kita itu mendorong kita untuk melakukan hal0hal yang mendatangkan manfaat bagi seluruh masyarakat.Jadi bukan iman yang disimpan di dalam hati saja, tapi iman yang diekspresikan di dalam pikiran, dalam perasaan maupun maupun di dalam tindakan. Demikian pesan Natal yang disampaikan oleh ketua sinode Gereja Protestan Maluku Pendeta Dr. IWJ Hendriks. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
