---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 13 Januari 2003 15:00 UTC



** HUKUMAN MATI BAGI RAJA EKSTASI ANG KIM SUI

** AS MAU BICARA DENGAN KORUT TENTANG KRISIS NUKLIR

** PARA INSPEKTUR SENJATA MASIH BUTUH WAKTU SATU TAHUN

** TOPIK GEMA WARTA: PRESIDEN MEGAWATI BERSIKUKUH MENAIKKAN BBM DAN
TDL

** TOPIK GEMA WARTA: PENGACARA KADUNGGA TUNTUT RALAT ICG DI MEDIA
MASSA

** TOPIK GEMA WARTA: KORUT JELASKAN KEBIJAKANNYA TERHADAP AMERIKA

** TOPIK GEMA WARTA: IRAK DAN CYPRUS MENJADI AGENDA UTAMA YUNANI



* HUKUMAN MATI BAGI RAJA EKSTASI ANG KIM SUI

Pengadilan Negeri Tangerang Jawa Barat menjatuhkan hukuman mati bagi
Ang Kim Sui yang juga dijuluki 'raja ekstasi'. Ang Kim Sui yang warga
negara Belanda keturunan Cina itu, ditangkap dalam sebuah
penggerebekan di Tangerang 14 April tahun lalu. Ia dinyatakan
terbukti bersalah memproduksi dan mengedarkan pil ekstasi secara
besar-besaran. Belakangan ini sedikitnya lima warga asing diadili di
Indonesia dalam kasus serupa, namun hukuman yang dijatuhkan belum
pernah seberat dalam kasus Ang Kim Sui.


* AS MAU BICARA DENGAN KORUT TENTANG KRISIS NUKLIR

Amerika Serikat bersedia berbicara dengan Korea Utara tentang krisis
nuklir. Jika pembicaraan itu berhasil, ada kemungkinan bahwa Korea
Utara mendapat bantuan untuk menanggulangi kebutuhan bahan bakarnya.
Hal ini dikatakan oleh duta AS James Kelly di Korea Selatan. Kelly
melakukan pembicaraan selama beberapa jam dengan Presiden baru Korea
Selatan, Roh Moo-Hyun.

Secara resmi, kedatangan duta AS itu untuk mendengar visi presiden
baru Korea Selatan. Namun ketegangan dengan Korea Utara karena krisis
nuklir mendominasi pembicaraan. Kelly menyatakan kecewa dengan hasil
pembicaraan tidak resmi antara gubernur Bill Richardson dengan para
diplomat Korea Utara. Richardson yang merupakan figur penting dalam
masalah Korea Utara pada pemerintahan Amerika sebelumnya, mengkritik
sikap pemerintahan Bush. Richardson mengatakan bahwa sebenarnya
negosiasi dengan Pyongyang masih bisa dilakukan.


* PARA INSPEKTUR SENJATA MASIH BUTUH WAKTU SATU TAHUN

Para inspektur senjata dari Badan Atom Internasional yang dikirim ke
Irak untuk mencari senjata pemusnah massal, butuh waktu sedikitnya
setahun untuk bisa memberi laporan yang mendasar. Ini dikatakan oleh
seorang pengawas dari PBB terhadap stasiun berita Inggris BBC.

Para inspektur harus memastikan apakah Irak memang sungguh-sungguh
telah menghentikan proyek nuklirnya. Selain itu para inspektur juga
mencari bukti tentang senjata kimia dan biologi yang mungkin dimiliki
oleh Irak. Akhir bulan ini, inspektur senjata akan melaporkan
penemuan sementaranya pada Dewan Keamanan PBB. Laporan ini harus
dibuat sekalipun para inspektur baru bekerja selama dua bulan.


* BELANDA JADI KETUA ORGANISASI KEAMANAN DAN KERJASAMA EROPA

Di Wina, Belanda telah menyatakan bersedia menjadi ketua Organisasi
Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OVSE). Menurut Menteri Luar Negeri,
Jaap de Hoop Scheffer, Belanda akan memberi prioritas pada pembasmian
penyelundupan manusia, senjata dan narkoba. Menurut De Hoop Scheffer,
penyelundupan manusia menimbulkan banyak penderitaan dan menyebabkan
destabilisasi wilayah. Terorisme dan Hak Azasi Manusia akan juga
menjadi perhatian utama. Belanda akan mengetuai organisasi ini selama
setahun. OVSE memiliki 55 negara anggota yang berasal dari Amerika
Utara dan Eropa. Tujuan utama organisasi tersebut adalah
demokratisasi dan pencegahan konflik di Eropa Timur.


* PRESIDEN MEKSIKO PUJI GUBERNUR RYAN TENTANG HUKUMAN MATI

Presiden Meksiko Vicente Fox secara pribadi memuji Gubernur George
Ryan yang memutuskan untuk mengubah semua hukuman mati di negara
bagian AS, Illinois, menjadi hukuman seumur hidup. Telepon dari
Presiden Fox itu kontroversial, sebab belakangan ini Meksiko gusar
terhadap Amerika Serikat tentang penjatuhan hukuman mati. Khususnya
tentang hukuman mati terhadap sejumlah warga Meksiko di Texas yang
merupakan daerah asal Presiden George Bush. Sebelumnya hubungan Fox
dengan Bush cukup akrab, namun akhir akhir ini menjadi dingin.

Keputusan Gubernur Ryan itu juga mendapat sambutan positif dari
berbagai penjuru dunia. Organisasi Hak Azasi Manusia 'Amnesty
International'mengatakan bahwa Gubernur Ryan memberi kesempatan ideal
pada Presiden Bush untuk menghapus total hukuman mati di Amerika
Serikat.


* 17 TEWAS AKIBAT BANJIR LUMPUR DI RIO DE JAINERO

Di sebuah kawasan kumuh sebelah utara kota Rio de Jainero Brasil, 17
orang tewas akibat banjir lumpur. Di sebuah kaki gunung yang curam,
tiga rumah tertimbun lumpur. Akibatnya, sebuah keluarga kehilangan 10
anggotanya. Tahun lalu daerah berbukit-bukit ini dinyatakan tidak
boleh dihuni lagi karena berbahaya. Seluruh korban tenggelam di
sungai Piabanha. Akibat curah hujan deras, permukaan air naik lima
meter per jam. Dalam waktu 30 hari, banjir lumpur di Brasil telah
menelan 72 jiwa.


* ANGGOTA AL QAIDAH WARGA AUSTRLIA DITANGKAP DI PAKISTAN

Di Pakistan warga Australia yang berusia 29 tahun ditangkap karena
diduga pernah mendapat latihan militer dari Al Qaidah di Afganistan.
Tersangka sudah dicari oleh pemerintah Australia selama beberapa
waktu. Tenyata ia telah ditahan selama dua minggu di Karachi
Pakistan. Sementara itu di basis militer Amerika Serikat di
Guantanamo Bay, dua warga Australia lainnya telah ditahan karena
mereka bertempur di pihak Taliban.


* PEMERINTAH BELANDA ADAKAN PENELITIAN PENYEDIAAN LISTRIK

Sekretaris Negara Urusan Ekonomi Joop Wijn memutuskan untuk
mengadakan penelitian tentang kemampuan penyediaan listrik di
Belanda. Politisi yang berasal dari partai Kristen Demokrat itu
dikejutkan oleh sebuah berita di Harian NRC Handelsblad Sabtu
kemarin, tentang semakin seringnya gangguan listrik di Belanda.

Menurut artikel itu, salah satu perusahaan energi Belanda, Enerco,
ternyata tidak punya kapasitas memadai untuk menanggulangi gangguan
listrik. Teknisi Enerco tidak punya fasilitas yang cukup baik.
Selanjutnya, frekuensi gangguan listrik sebenarnya lebih tinggi dari
pada laporan resmi perusahaan energi.

Anggota parlemen Fred Crone yang berasal dari Partai Buruh mengatakan
bahwa naiknya jumlah gangguan listrik adalah akibat dari swastanisasi
sektor energi. Perusahaan energi memotong ongkos pemeliharaan untuk
memperbesar keuntungan.


* PRESIDEN MEGAWATI BERSIKUKUH MENAIKKAN BBM DAN TDL

Presiden Megawati mengakui bahwa kebijakan menaikkan harga BBM, Tarif
Dasar Listrik dan Telpon merupakan kebijakan yang sangat tidak
populis. Hal ini dikemukakan Mega pada pidato politik pada perayaan
HUT ke 30 PDI Perjuangan di Badung, Bali. Namun menurut Prof. dr.
Hotman Siahaan, Ketua Lembaga Studi Perubahan Sosial di Surabaya,
pernyataan Mega itu adalah tangkisan terbuka terhadap serangan
serangan untuk merubah kebijakannya.

Hotman Siahaan [HS]:Iya, menurut saya itu kan argumen yang
dikemukakan oleh Megawati secara publik untuk menunjukkan kekukuhan
pendapatnya dari serangan-serangan yang menginginkan supaya
kebijakannya diubah begitu. Nah, karena itu ia menyatakan
terminologi, ya rela saja dianggap tidak populis, karena itu
statusnya pilihan.

Nah, dalam persoalan semacam ini saya kira agak rumit, karena posisi
kebijakan presiden itu juga disorot oleh parlemen. Sementara itu dulu
kan berdasar persetujuan parlemen kan, DPR. Nah ini jadi masalah yang
menunjukkan bahwa tidak ada argumen untuk menyatakan bahwa DPR juga
harus mendukung dong secara politik kalau memang itu dengan
persetujuan dia.Ini kan DPR malah berdiam diri, atau bahkan sebagian
anggota DPR mau membuat kaukus termasuk di situ ada Kwik Kian Gie.
Saya kira itu rumitnya di sana.

Kalau memang persoalannya bahwa tidak ada pilihan lain BBM harus naik
misalnya, pertanyaan orang kan selalu kenapa harus berbarengan? Apa
argumen yang bisa dikemukakan? Barangkali kan yang dua, listrik dan
telpon masih bisa dipertimbangkan. Mungkin BBM, mungkin tidak
terlampau memberatkan begitu. Yang kedua persoalannya kemudian secara
terbuka Telkom itu ternyata untung, kok masih menaikkan begitu?

Saya kira inilah persoalan-persoalan yang sedang muncul dalam posisi
Megawati. Dan semua ini dilakukan dengan menaikkan tanpa argumen yang
jelas, untuk apa semua itu dilakukan. Saya kira itu Bung!

Radio Nederland [RN]: Masyarakat sudah terlalu dinina bobokan dengan
subsidi katanya?

HS: Iya, dari dulu setiap kali kenaikan BBM mesti karena
subsidi-subsidi. Tapi persoalannya kemudian siapa mensubidi siapa
kan? Dan artinya kalau memang betul yang selama ini disubsidi adalah
orang-orang kaya. Tapi selama ini kalau ada kenaikan BBM yang
terpukul selalu kelas bawah. Kan ini perkaranya di situ. Kalau memang
subsidi orang-orang kaya ini turun, trickle down, ke masyarakat bawah
ini mungkin ngga akan begitu.

Ini menurut saya statement atau argumen tentang subsidi-subsidi itu,
tidak argumentatif untuk menjelaskan nalarnya kepada masyarakat. Itu
masalahnya. Sebab apa ini kan ada ritme yang berbeda dari ekonomi di
Indonesia ini kan Barangkali di lapis atas, subidi itu tidak
berpengaruh banyak sama mereka, tapi di lapis bawah, ketika begitu
harga BBM naik, imbas kenaikan harga itu bahkan mungkin lebih besar
dari subsidi yang dijanjikan untuk itu. Perkaranya di sana.

RN: Tidak imbang begitu jadinya ya?

HS: Karena ritme ekonomi di kelas bawah ini kan aneh. Lebih banyak
spekulasi dan manipulasinya, lebih banyak macem-macemnya kan begitu.

RN: Jadi sebetulnya apa yang dikatakan Mega itu, sebetulnya di
lapisan bawah itu tidak semudah yang dibayangkan.

HS: Ngga dia ngga membayangkan, dia hanya membayangkan secara
teoretik, ini kita terlampu besar mensubsidi. Negara suah digerogoti
kerena subsidi itu. Dan subsidi itu lebih banyak dinikmati oleh
orang-orang kaya, kan begitu? Nah sekarang perkaranya, OK lah kalau
subsidi itu dikurangi, apa kesetaraan dari subsidi itu yang dapat
diperoleh di lapis bawah? Ngga ada. Di lapis bawah yang terjadi ya
kenaikan harga. Jadi riil saja yang mereka alami kemudian. Itu
masalahnya.

RN: Kemudian menurut penilaian anda Pak Hotman, apakah sudah ada
upaya katakanlah untuk mendongkel Mega dari posisinya? Jadi aksi aksi
demo ini sudah menuju ke arah sana menurut anda?

HS: Kalau itu menurut saya agak rumit ya. Karena kalau kita bicara
konstitusi sangat sulit. Kalau kita bicara political will (kemauan
politik - red.), saya kira banyak juga politisi yang baik
partai-patai d atas juga membayangkan terlampau mahal biaya
politiknya kalau Mega harus diturunkan sekarang. Karena sudah ada
barkade di tingkat konstitusi bahwa tidak semudah itu lagi menurunkan
presiden. Nah, kemudian mereka juga bersepakat tampaknya, ya kalau
hanya tinggal setahun lagi ini kan bisa kacau lagi.

Tapi di lapis bawah, desakan-desakan politik ini cukup keras, nah
persoalannya sekarang adalah ya bagaimana kita melihat intensitas
konfrontasi dari kedua belah  pihak ini. Kalau parlemen jalanan ini
terus semakin keras, bukan tidak mungkin akan ada
kesempatan-kesempatan dari pihak lain untuk menciptakan
ketidakstabilan. Dan itu saya kira kerugian besar bagi bangsa ini.
Seandainya sekarang juga Mega diturunkan juga siapa penggantinya?
Tinggal setahun lagi pemilu, apa juga juga kebijakan pengganti Mega
akan banyak menolong atau bahkan menimbulkan kerugian bagi bangsa
ini.

Demikianlah Prof.dr. Hotman Siahaan, Ketua Lembaga Studi Perubahan
Sosial di Surabaya.


* PENGACARA KADUNGGA TUNTUT RALAT ICG DI MEDIA MASSA

Intro: Abdul Wahid Kadungga, sebuah nama yang belakangan ini santer
dibicarakan, sehubungan dengan publikasi laporan International Crisis
Group pimpinan Sydney Jones. Dalam laporan  tentang Al Qaeda di Asia
Tenggara: Jaringan Ngruki di Indonesia disebutkan bahwa  Kadungga,
yang warga Belanda itu, memiliki hubungan erat dengan Usama Rushdi
dari Jama'a Islamiya, yaitu kelompok sempalan  Ikhwanul Muslimin di
Mesir. Namun hal ini dibantah sendiri oleh Rushdi yang mengatakan
bahwa dia baru pindah ke Belanda pada tahun 1993. Mengenai tuduhan
keterlibatan Kadungga sebagai penghubung antara Abu Bakar Ba'asyir,
dan  almarhum Abdulah Sungkar, dengan Jamaah Islamiya, diragukan oleh
Gus Dur, yang dulu bersama dengan Kadungga mendirikan kelompok PPME
di Eropa. Namun ikutilah dulu keterangan Muhamad Nurhaironi,
pengacara Indonesia Abdul Wahid Kadungga.

Muhamad Nurhaironi [MN]: Ralatnya itu sah sah saja tapi harus
dipublikasikan di mass media. Baik itu mass media Indonesia maupun
media internasional. Karena dia telah berbuat salah yaitu dengan
perbuatan yang fatal yaitu mencemarkan nama baik klien kami. Juga dia
memojokkan klien kami. Juga klien kami di sini mendapat kesulitan
dengan ucapan-ucapan,tulisan-tulisan atau terbitan-terbitan Sydney
Jones itu pak.

Radio Nederland [RN]: Tapi itu kan dia sudah umumkan di website nya
ICG begitu. Apa tidak cukup begitu?

MN: Ya jelas tidak cukup pak. Website ICG itu untuk orang yang
mengerti website, untuk orang yang mengerti internet tapi masyarakat
itu tidak semua mengerti website atau internet. Jadi itu jelas
kurang, tidak cukup untuk meralat atau membetulkan ucapan yang salah
itu.

RN: Apakah anda menduga mungkin banyak lagi ucapan-ucapan yang salah
dalam laporan ICG itu?

MN: Ya banyak, seperti dikatakan bahwa Kadungga itu bertemu Usama bin
Ladin. Banyak lah hal-hal yang memang tidak terbukti, memang tidak
akurat datanya itu.

RN: Kalau nanti ICG ini memang telah memasukkan ke koran-koran media
berbahasa Indonesia, tindakan berikutnya bagaimana terhadap ICG?

MN: Ya saya yang pertama itu menunggu dia, ralatnya dia itu secara
profesional. Bila tidak, kami akan tetap menuntut baik secara pidana
maupun perdata itu. Setidak-tidaknya pidana akan kami laporkan ke
polisi di Indonesia ini dan perdata akan kami tuntut di pengadilan
Indonesia ini.

RN: Maksudnya mungkinkah anda akan menuntut ICG begitu?

MN: Ya jelas saya akan menuntut penulisnya. Itu yang pertama tentu
Sydney Jones. Tapi kami tidak hanya menuntut Sydney Jones tetapi juga
beberapa media massa yang juga yang mengutip atau memuat
tulisan-tulisan yang merugikan klien kami, yaitu memojokkan atau
memfitnah klien kami yang bernama Abdul Wahid Kadungga.

RN: Jadi termasuk juga media-media yang menulis sembarangan dalam
tanda petik tentang pemberitaan Abdul Wahid Kadungga ini.

MN: Iya, sebagai contoh ada media lokal yang mengatakan Kadungga itu
buron, Kadungga itu ideolog.

RN: Mengenai Kadungga itu ideolog atau Kadungga itu aktivis
internasional, bukankah itu oleh sebuah majalah Islam Hidayatullah
begitu kalau tidak salah?

MN: Saya lihat itu menulisnya cukup baik dan proporsional. Tapi ini
dimelencengkan dan dikutip secara tidak benar oleh beberapa media
terutama Sydney Jones dan beberapa media nasional dan internasional.
Itu yang kami tidak terima saat ini.

RN: Menurut anda, apakah klien anda ini memang tidak bersalah?

MN: Ya Klien saya ini, pak Kadungga adalah bersih. Bagaikan kertas
putih. Dia tidak terlibat apa yang disebut buron, teror-teror dan
tidak pernah dia ini dicari oleh interpol asing.

Demikianlah Muhamad Nurhaironi, pengacara Indonesia Abdul Wahid
Kadungga.

Berikutnya ikutilah Abdurrahman Wahid atau Gus Dur

Gus Dur [GD]: Kalau saya hanya melihat bahwa dia itu , sebagai
menantunya Kahar Muzakar masih mengidap dalam dirinya keinginan untuk
mendirikan negara Islam. Tapi itu baru keinginan saja toh? Pendapat
saja ngga ada apa-apa itu. Tapi bahwa dia ikut serta saya ngga
percaya, karena dia asylum (pencari suaka politik - red) di Belanda.
Dan pemerintah Belanda itukeras sekali dalam hal ini,tidak boleh lagi
ikut serta dalam gerakan-gerakan, jadi saya tidak percaya.

Dia itu kayak Siregar, Rusli dan lain-lain yang masih ada di Den Haag
sekarang, itu Ali Suryanegara. Orang-orang itu bermimpi tentang
negara Islam, ngga apa-apa itu kan cuma mimpi saja kok ngga boleh.
Tapi mereka tidak ikutserta dalam gerakan-gerakan itu.

Radio Nederland [RN]: Iya betul, tapi Pak Kadungga selama tahun 1985
sampai 1999, sebutlah sampai tahun belakangan ini tidak jelas di mana
dan apa peranannya?

GD: Ya di Timur Tengah.

RN: Ngapain?

GD: Selama belum ada bukti ya bahwa dia terlibat dengan Al Qaidah,
dengan orang-orang seperti Bin Ladin dan lain-lain, ngga berhak kita
menyangka yang macam-macam.

RN: Tampaknya teorinya Sydney Jones dari International Crisis Group
apakah runtuh dengan koreksi bahwa sebenarnya Kadungga tidak kenal
dengan Usama Rushdi?

GD: Saya kebetulan diminta oleh saudara Munir dari Kontras, untuk
minta Wahid Kadungga agar mencabut tuntutan terhadap Sydney Jones.
Tapi itu tidak berarti bahwa teorinya keliru. Teorinya benar hanya
nama-nama keliru dia. Karena dia berdasarkan inormasi yang keliru.

RN: Kalau teorinya tidak keliru berarti Kadungga berperan sebagai
link, sebagai broker antara Jemaah Islamyah dan Al Qaidah.

GD: Orang lain, itu orang lain bukan dia. Saya ngga percaya dia. Saya
ngga percaya dia karena penghasilannya justru dari asylum itu.  Dan
dia kewarganegaraannya Belanda lho. Dia tahu kalau dihukum keras
sekali kalau sudah begini. Dia ngga akan berani saya rasa.

Demkianlah Gus Dur.


* KORUT JELASKAN KEBIJAKANNYA TERHADAP AMERIKA

Duta Besar Korea Utara untuk PBB di New York semalam menjelaskan
keputusan pemerintahnya untuk menarik diri dari perjanjian larangan
pengembangan senjata nuklir. Hal itu merupakan reaksi atas sikap tak
bersahabat Amerika. Korea Utara harus dapat menyikapi hal itu.
Menurut Duta Besar Pak Gil Yon, Badan Energi Atom Internasional PBB
adalah kaki tangan Amerika. Lebih jauh laporan koresponden Reinout
van Wagtendonk.

Duta besar Korea Utara mengulangi bahwa sangsi Dewan Keamanan PBB
akan dinilai sebagai suatu pernyataan perang. Amerika menanggapi
santai pernyataan itu. Sejak pelantikannya Presiden George W Bush
bersikap keras terhadap Korea Utara. Bush tahun lalu menyatakan bahwa
Korea Utara bersama dengan Irak dan Iran merupakan apa yang disebut
poros iblis. Wakil Presiden Dick Cheney semalam mengomentari bahwa
keputusan Korea Utara untuk menarik diri dari perjanjian larangan
pengembangan senjata nuklir bukan sebuah kejutan. Korea Utara tidak
pernah menghormatinya, tandas Cheney. Ia menambahkan bahwa keputusan
itu semakin mengucilkan rejim Korea Utara dari masyarakat
internasional. Cheney menyatakan Korea Utara baru dapat bergabung
kembali setelah melucuti program senjata nuklirnya.

Korea Utara mengeluhkan bahwa Amerika tidak menghormati perjanjian
mengenai bantuan pangan dan  energi. Amerika pada gilirannya
menyatakan Korea Utara tidak memenuhi janji untuk menghentikan
pengembangan senjata nuklir. Amerika menolak berunding selama Korea
Utara tetap melanjutkan program senjata nuklir. Korea Selatan dan
Jepang menunjukkan sikap lebih luwes terhadap Korea Utara. Setelah
berunding dengan kedua sekutunya di Asia Amerika pekan lalu
menyatakan bersedia berunding. Mantan Menteri Energi dan Duta Besar
Amerika untuk PBB semasa kepresidenan Bill Clinton atas nama pribadi
melakukan pembicaraan dengan sejumlah utusan Korea Utara, Ahad
kemarin. Bill Richardson yang kini menjabat Gubernur New Mexico
menerima delegasi Korea Utara di ibukota Santa Fe. Meski mempunyai
akses ke departemen luar negeri Richardson bukan seorang utusan resmi
pemerintah Amerika. Namun pembicaraan itu mencerminkan kebijakan
diplomatik Amerika terhadap Korea Utara. Setelah Korea Utara
mengumumkan keputusannya Presiden Bush kemarin menelpon rekan sejawat
dari Cina, Jiang Zemin. Korea Utara nampaknya meminta perhatian
mengatasi lilitan krisis ekonomi dan kekurangan pangan. Dalam posisi
terjepit Korea Utara memainkan kartu senjata nuklirnya. Menteri Luar
Negeri Amerika Collin Powell membantah masalah dengan Korea Utara
telah berkembang menjadi krisis. Kebijakan luar negeri Amerika masih
tetap diarahkan pada perlucutan senjata Irak.


* IRAK DAN CYPRUS MENJADI AGENDA UTAMA YUNANI

Intro: Yunani sebagai ketua bergilir Uni Eropa akan memusatkan
perhatian pada isu luar negeri seperti Cyprus dan Irak. Butir penting
lainnya dalam agenda Yunani adalah tentang Konvensi Eropa mengenai
masa depan Uni. Hari Jumat lalu ini di Athena, Yunani memaparkan
rencananya. Lebih jauh laporan redaktur Johan Huizinga.

Salah satu hal penting dalam agenda Yunani sebagai ketua bergilir Uni
Eropa adalah pemekaran Uni Eropa serta hal-hal konkrit sekitar isu
Cyprus. Pemekaran Uni Eropa dengan masuknya 10 negara baru telah
dicapai Desember lalu. Cyprus merupakan salah satu calon tapi wilayah
utara Cyprus masih diduduki oleh pasukan Turki sejak 1974. PBB telah
memberi waktu sampai 24 Pebruari mendatang, baik kepada Cyprus Yunani
maupun Cyprus Turki, untuk mencapai kesepakatan mengenai penyelesaian
konflik mereka. PBB mengusulkan bentuk konfederasi dua masayarakt
dengan satu pemerintahan bersama untuk mengurusi antara lain
masalah-masalah luar negeri. Apabila kedua pihak tidak sepakat, maka
Cyprus Yunani boleh sendirian masuk menjagi anggota Uni Eropa. Cyprus
Turki tidaklah diakui oleh masyarakat internasional, dan penyelesaian
konflik bukanlah prasyarat bagi keanggotaan Uni, demikian ditegaskan
Perdana Menteri Yunani Costas Simistis.

Yunani akan menggunakan semua cara agar masalah Cyprus ini bisa
diselesaikan, di tengah-tengah tekanan keanggotaan Uni Eropa. Di
samping itu, pemerintahan Turki yang baru sekarang ini juga mendukung
penyelesaian damai sejalan dengan usulan PBB. Recep Erdogan, pemimpin
partai pemerintah Turki, secara terang-terangan mengkritik
ke-keraskepala-an pemimpin Cuyprus Turki Rauf Denktash. Bahkan di
antara  orang-orang Cyprus Turki sendiri,  yang tidak ingin
ketinggalan kapal Uni Eropa, semakin besar rasa antipati mereka
terhadap Denktash. Salah satu faktor yang tidak bisa diperhitungkan
adalah tentara Turki yang tidak ingin menarik diri dari Cyprus utara.
Tentara, seperti sudah menjadi rahasia umum, masih berpengaruh besar
terhadap politik Turki.

Butir agenda penting kedua yang tidak bisa dihindarkan adalah isu
perang dengan Irak. Menteri luar negeri Yunani George Papandreou,
telah mengumumkan pengiriman misi perdamaian Uni Eropa ke Timur
Tengah. Awal Pebruari mendatang, ia akan mengadakan kunjungan ke
sejumlah negara Arab dengan harapan bisa mencegah perang terhadap
Bagdad. Sejumlah pengamat yakin bahwa pemilihan waktu itu dilakukan
dengan sengaja untuk mengulur waktu. Semakin lama waktu diulur,
semakin besar peluang untuk memaksa Amerika sementara membatalkan
rencana perangnya sesudah Pebruari. Di samping itu, suhu udara akan
menjadi terlalu panas untuk melakukan perang di padang pasir.
Terlebih lagi, sebagian besar negara Uni Eropa akan menarik untung
apabila perang ditunda, karena sekarang ini mereka terpecah-pecah
mengenai isu tersebut. Satu-satunya hal yang Eropa merasa siap adalah
pemberian bantuan bagi pembangunan kembali Irak pasca perang. Namun
ketua Komisi Eropa Romano Prodi, tidak bersedia mengungkapkan
seberapa besar dana yang disediakan Uni Eropa dalam hal ini.

Tema penting ketiga adalah masa depan Uni Eropa. Konvensi Eropa yang
saat ini sedang berlangsung, harus bisa mempersiapkan rancangan
undang-undang dasar Uni Eropa juni mendatang. Baru-baru ini,
anggota-anggota besar seperti Prancis dan Jerman telah mengirim para
menlunya ke Konvensi. Negara-negara tersebut ingin mencegah bahwa
debat mengenai undang-undang itu tidak akan membawa kejutan bagi
mereka. Tidaklah mengherankan bahwa Yunani-pun sekrang mengirim
menlunya ke Konvensi. Pada giliranya, Yunani ingin membela
kepentingan negara-negara anggota kecil. Sebagai ketua bergilir Uni
Eropa, Yunani mungkin bisa menggunakan pengaruhnya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke