---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 14 Januari 2003 15:00 UTC



** ALI IMRON DITANGKAP BERKAITAN DENGAN SERANGAN BOM BALI

** DUKUNGAN MASYARAKAT INTERNASIONAL SELESAIKAN KRISIS VENEZUELA
MAKIN MENINGKAT

** ZIARAH KONTROVERSIAL JUNICHIRO KOIZUMI KE MONUMEN YASUKUNI

** TOPIK GEMA WARTA: TNI DIDESAK DUKUNG DAN AMBIL BAGIAN DALAM
PRESIDIUM

** TOPIK GEMA WARTA: PENAMBAHAN KEKUATAN MILITER AMERIKA DI KAWASAN
TELUK TERUS BERLANJUT

** TOPIK GEMA WARTA: LANGKAH DIPLOMATIK BELANDA DALAM KASUS TERPIDANA
MATI RAJA EKSTASI

** TOPIK GEMA WARTA: KALAU LEGITIMASI MEROSOT TERUS LEBIH BAIK
PRESIDEN MEGAWATI TURUN, SERU HENDARDI DARI PBHI



* ALI IMRON DITANGKAP BERKAITAN DENGAN SERANGAN BOM BALI

Tiga bulan setelah serangan bom di Bali polisi menangkap dua
tersangka lain, di antaranya Ali Imron, adik kandung tersangka utama,
Amrozi. Dikatakan Ali Imron menyetiri mobil dengan bahan peledak ke
tempat tujuan. Penangkapan dilakukan di pulau Berukang. Dua pria
tertangkap tercantum pada daftar sebelas orang yang masih dicari
berhubungan dengan serangan di Kuta Bali 12 Oktober 2002 yang
menewaskan sekitar 190 orang.


* DUKUNGAN MASYARAKAT INTERNASIONAL SELESAIKAN KRISIS VENEZUELA MAKIN
MENINGKAT

Upaya masyarakat internasional untuk mencari jalan keluar bagi
konflik di Venezuela semakin meningkat. Venezuela sudah selama enam
minggu dilanda aksi mogok umum menentang kekuasaan Presiden Hugo
Chavez. Aksi mogok terutama sangat merugikan sektor minyak. Para
pemimpin oposisi menyatakan mendukung upaya penengahan sekelompok
negara-negara sekutu seperti yang diusulkan Brasil. Juga pemerintah
Venezuela menyepakati rencana tersebut. Belum jelas negara-negara
mana yang menjadi penengah. Diperkirakan gagasan ini dibicarakan Rabu
besok di Equador ketika berbagai pemimpin Amerika Latin bertemu untuk
menghadiri upacara pelantikan Presiden Equador Lucio Guttierrez.
Chavez akan membahas gagasan tersebut dengan Sekretaris Jenderal PBB
Kofi Annan di New York Kamis mendatang.


* ZIARAH KONTROVERSIAL JUNICHIRO KOIZUMI KE MONUMEN YASUKUNI

Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi untuk tiga tahun
berturut-turut berkunjung ke monumen kontroversial Yasukuni di Tokyo
di mana para korban tewas Perang Dunia II diperingati. Menurut banyak
negara Asia monumen Yasukuni adalah simbol militer Jepang semasa
Perang Dunia II. Sebelum berkunjung ke monumen tersebut, Koizumi
menegaskan sangat menghargai perdamaian. Selain itu ia menyatakan
negaranya tidak pernah lagi boleh berperang. Seperti yang
diperkirakan Korea Selatan sangat marah akan kunjungan Koizumi ini.
Pemerintah Seoul sangat kecewa dan marah bahwa Koizumi kembali
memberi penghormatan kepada penjahat perang. Dua kunjungan sebelumnya
pun menimbulkan kemarahan besar masyarakat Korea Selatan dan Cina.


* KONPERENSI INTERNASIONAL TENTANG PROSES PERDAMAIAN TIMUR TENGAH


Di London, Inggris dilangsungkan konperensi internasional satu hari
tentang proses perdamaian di Timur Tengah yang mandeg serta reformasi
pemerintah Palestina. Konperensi diorganisir oleh PBB, Uni Eropa,
Amerika Serikat dan Rusia. Wakil-wakil Palestina mengikuti
perundingan melalui hubungan video, karena Israel tidak memberi
mereka ijin keluar negeri. Keputusan ini menimbulkan percekcokan
diplomatik antara pemerintah Inggris dengan Israel. Pada konperensi
dicoba untuk mencapai kesepakatan tentang modernisasi dan
demokratisasi Pemerintah Palestina otonom pimpinan Presiden Palestina
Yasser Arafat.


* KOFI ANNAN CEMAS AKAN SITUASI PANGAN DI KOREA UTARA

Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mengirim utusan khusus ke Korea
Utara untuk melaporkan tentang situasi pangan di negeri itu. PBB
sangat cemas akan keadaan di Korea Utara, kini semakin banyak negara
donor mengurangi bantuan. Juga Amerika Serikat menghentikan bantuan
pangan. Washington menegaskan penghentian bantuan pangan tidak
berkaitan dengan krisis tentang program energi nuklir Korea Utara.
Para diplomat Australia yang berunding di Pyongyang mendesak supaya
Korea Utara menyelesaikan situasi tegang ini. Australia adalah salah
satu dari minoritas negeri Barat yang mempunyai hubungan diplomatik
dengan Korea Utara. Cina yang dianggap sekutu Korea Utara mengusulkan
menjadi tuan rumah perundingan langsung antara Washington dengan
Pyongyang.


* PRESIDEN PANTAI GADING BERI AMNESTI KEPADA KAUM PEMBERONTAK

Presiden Pantai Gading Laurent Gbagbo bersedia memberi amnesti kepada
para pemberontak yang bulan-bulan belakangan berperang melawan
pemerintahnya. Namun sang Presiden menolak diadakannya pemilu
dipercepat seperti yang dituntut pihak pemberontak. Selain itu Gbagbo
juga menolak mundur. Pernyataan Gbagbo ini menyusul penandatangan
kesepakatan gencatan senjata oleh dua kelompok pemberontak di ibukota
Togo, Lome. Dua bulan lalu pemerintah Pantai Gading telah mencapai
kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok pemberontak ketiga,
yaitu MPCI. Sang Presiden sangat optimis tentang perundingan
perdamaian yang hari ini dimulai di Paris. Menurutnya Pantai Gading
mendekati ambang akhirnya perang.


* TOPAN AMI MENCAPAI KEPULUAN FIJI

Topan Ami telah mencapai kepulauan Fiji dan mencapai kecepatan lebih
dari 185 kilometer per jam. Berbagai desa hancur. Dua anak penduduk
pulau Duradura dilaporkan hilang. Dikhawatirkan dua anak tersebut
tewas ketika gereja di mana mereka mencari perlindungan runtuh.
Hubungan dengan Vanua Levu, salah satu pulau paling besar Fiji putus,
karena terputusnya arus listrik. Topan Ami mengakibatkan kebanjiran
di bagian selatan, di dan di sekitar Ibukota Suva. Penduduk-penduduk
pertama telah dievakuasi.


* GITARIS THE WHO DIDAKWA PRODUKSI PORNO ANAK-ANAK

Gitaris Pete Townshend dari kelompok musik rock Inggris The Who
ditangkap karena diduga memiliki dan memproduksi porno anak-anak. Ia
ditangkap di kediamannya di London bagian Barat Daya. Setelah
diinterogasi selama lebih dari satu jam, Townshend akhirnya
dibebaskan. Townshend mengaku menonton porno anak-anak lewat
internet. Tapi ia menambahkan melakukan itu karena penelitian untuk
autobiografinya. Townshend menyatakan mengalami pelecehan waktu masih
kecil. Nama Pete Townshend tercantum pada daftar nama pengunjung
sebuah situs porno anak-anak, yang diserahkan pemerintah Amerika ke
polisi Inggris. Dikatakan daftar tersebut juga mencantumkan nama dua
anggota parlemen Inggris.


* TNI DIDESAK DUKUNG DAN AMBIL BAGIAN DALAM PRESIDIUM

Presiden Megawati Soekarnoputri, yang juga ketua umum DPP PDI
Perjuangan (PDI-P) akan mengundang semua pimpinan MPR, untuk
membicarakan masalah kebijakan kenaikan harga dan tarif yang saat ini
menimbulkan reaksi di kalangan masyarakat. Mega memang mulai bingung,
meski masih merasa percaya diri alias PD. Akan selamatkah dia?
Tampaknya sulit mengingat orang kini sibuk membicarakan presidium
penggantinya. Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari
Jakarta:

Pengamat politik militer, Salim Said, mengatakan tidak ada hari depan
bagi presidium yang dilontarkan sementara pihak, untuk menurunkan
duet Megawati Soekarnoputri-Hamzah Haz. Ide presidium sebagai
pengganti Presiden Megawati, bergulir  menyusul kebijakan pemerintah
menaikkan tarif dasar listrik, bahan bakar minyak dan telpon. Bagi
Salim Said, presidium merupakan langkah inkonstitusional, sehingga
tidak dapat digunakan untuk menurunkan Presiden Megawati
Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz.

Kalangan partai-partai besar pun berpendapat, berdasarkan tinjauan
hukum, MPR tidak lagi mempunyai wewenang untuk menurunkan presiden
dan wakil presiden berkaitan kebijakan kenaikan harga pemerintah.
Meski Fraksi PDI Perjuangan menolak kebijakan kenaikan harga
pemerintah, namun Presiden Megawati nampaknya masih mendapat dukungan
kuat dari PDI-Perjuangan. Partainya ini merupakan partai pemenang
Pemilu. PDI mengclaim tetap mendapat dukungan 35 juta rakyat
Indonesia. Tapi benarkah hal itu?

Megawati dalam rangka menunjukkan kepada dunia luar bahwa ia masih
mendapat dukungan masyarakat telah berbicara di depan massa rakyat di
Bali. Rakyat di pulau dewata ini dianggapnya sebagai basis PDI-P.
Bukankah neneknya pun berasal dari Bali? Ternyata dari perkiraan 30
ribu massa yang diharapkan, yang hadir hanya 8.000 orang saja. Itu
pun mereka serentak meminta agar harga BBM diturunkan. Megawati
sekarang ternyata sudah bukan Megawati kemarin. Kalau tadinya
disanjung-sanjung kini gambarnya dibakar di mana-mana. Dan untuk
menyenangkan dirinya Mega berkata bahwa yang menentangnya hanya  satu
persen  dari jumlah 225 juta rakyat Indonesia.

Tetapi anehnya ia kemarin terpaksa memanggil Panglima TNI Jenderal
Endriartono Sutarto. Artinya Mega takut juga kepada satu persen
rakyat Indonesia yang berdemonstrasi di mana-mana. Mega yang selama
ini bersandar pada TNI kecewa karena TNI hingga kini bersikap netral.
Kalangan tentara memang mengatakan bahwa rakyat sipil harus menunjang
TNI agar tetap netral dan professional demi untuk kepentingan rakyat
sipil sendiri.

Dalam sejarah republik, TNI hanya bisa masuk dalam percaturan politik
jika sipil membuka pintu atau mengundang TNI. Dan sekali tentara
masuk maka dia tidak mau lagi keluar untuk waktu yang lama. Sementara
ini ada golongan -golongan di dalam masyarakat yang ingin mengundang
TNI agar ikut melengserkan Mega-Hamzah. Sebagai imbalannya wakil TNI
bisa masuk dalam presidium yang akan dibentuk.

Ketua Partai Murba, dan pimpinan sayap kiri, Hadidjojo Nitimihardjo
mengatakan, dalam perebutan bola di depan gol saat ini, tentara tetap
ingin mencetak gol sendiri.

Hadidjojo:
Faktor militer misalnya. Keinginan sebagai militer untuk masuk
kembali di dalam pemerintahan itu, tidak bisa dinafikkan begitu saja.
Kelompok-kelompok faksi di militer itu banyak. Memang ada yang ingin
militer sebagai profesional. Tapi militer yang berpikir bahwa mereka
harus berpartisipasi juga di dalam perpolitikan. Saya kira masih ada
pandangan itu. Dan mereka juga menunggu. Kita lihat juga misalnya
kelompok Islam atau kelompok partai-partai politik lainnya yang sudah
siap menyediakan kekuatan-kekuatannya untuk menggantikan Mega
bilamana terjadi sesuatu. Jadi saya kira dalam setiap scrimmage
[perebutan, Red.] banyak yang sangat berkepentingan, baik itu mereka
menunggu muntahan, atau juga mereka mempunyai agenda tersendiri dan
ada lagi yang memang selama ini di luar dan berusaha untuk masuk.

Sehubungan dengan itu, banyak kelompok penekan kini mulai membahas
personalia presidium lengkap dengan kabinet baru. Di antara yang
disebut-sebut dalam presidium itu ialah  Gus Dur, Habibie, Wiranto,
Nurcholis Madjid, Syafi'i Maarif, Hariman Siregar dll. Tetapi TNI
meski mendukung demo mahasiswa,  menentang ide presidium yang sempat
dilontarkan  pihak mahasiswa.

Seorang jurubicara tentara mengatakan, tidak akan ada masa depan bagi
presidium untuk meredam gejolak sosial yang marak, menyusul kenaikan
berbagai komoditi mendasar seperti listrik, BBM dan telepon, apalagi
sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu. Namun seorang Letjen
pensiunan mengakui Cilangkap sekarang ini terus didesak untuk
menyelamatkan republik.

Ketua MPR Amien rais pun sudah memanggil para kepala staf angkatan.
Hanya kepala staf angkatan laut saja yang tidak mau hadir. Bernard
Sondakh memang dipilih secara khusus oleh Megawati untuk memimpin
angkatan laut. Maka bisa saja sejarah berulang. KKO lagi-lagi
berhadapan dengan RPKAD menjelang pembentukan presidium. Bedanya pada
tahun 1966 dahulu, presidiumnya terdiri dari Soeharto, Adam malik,
dan Sultan Hamengkubuwono. Artinya, wakil tentara, wakil Murba dan
wakil PSI.


* PENAMBAHAN KEKUATAN MILITER AMERIKA DI KAWASAN TELUK TERUS
BERLANJUT

Irak tampaknya tidak perlu khawatir bahwa invasi militer Amerika akan
terjadi sebelum akhir bulan Pebruari mendatang. Para pejabat
pertahanan Amerika mengatakan bahwa mereka membutuhkan waktu lebih
banyak dari yang semula direncanakan  untuk menuntaskan penamabahan
pasukan di Kawasan Teluk. Namun itu tidak berarti bahwa ancaman
perang sudah pupus, karena semakin banyak pasukan dan peralatan yang
sedang dikirim ke kawasan itu setiap harinya. Berikut laporan
koresponden RN Reinout van Wagtendonk dari New York.

Pengumuman resmi Pentagon tentang penambahan kekuatan militer
cenderung bernada lemah lembut, seperti pernyataan Ketua Staf
Bersama, Jendral Angkatan Udara Richard Myers.


Janganlah bertanya pada Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld mengenai
perincian puluhan ribu pasukan yang sekarang ditempatkan di kawasan
Teluk atau tentang pasukan cadangan yang sedang dipanggil.

Tetapi para pejabat Pentagon berbicara di balik layar. Mereka tidak
merahasiakan keberangkatan ribuan pasukan angkatan laut dari
pangkalan mereka, atau pesawat pembom B-1 dan pesawat pemburu
Nighthawk F-117, pengalihan senjata berat dari tempat-tempat
penyimpanan di Jerman, atupun penambahan staf di pos komando di
Qatar,  serta pemanggilan ribuan pasukan cadangan. Amerika Serikat
terus meningkatkan tekanan terhadap Irak. Mereka tampaknya
menghendaki agar penambahan kekuatan militer yang sedang berlangsung
ini bisa dilihat oleh musuh tapi bukan perinciannya. Menteri
Pertahanan Rumsfeld pekan lalu membantah bahwa penambahan kekuatan
itu berarti bahwa perang sudah tidak bisa dihindarkan lagi.

Perkiraan paling mendekati kenyataan, saat ini terdapat lebih dari 65
ribu pasukan Amerika dalam jarak serang ke Irak. Dan sedikitnya,
personil dalam jumlah yang sama saat ini sedang dalam perjalanan.
Pasukan-pasukan tersebut ditempatkan di Kuwait, Arab Saudi, Qatar,
dan Oman, tapi banyak pula yang tetap berada di kapal-kapal karena
masih belum jelas ke mana mereka akan dikirim sebelum perang. Turki,
misalnya, masih harus memberi ijin bagi pasukan tempur Amerika di
negerinya dalam mempersiapakn pertempuran di front utara. Pekan lalu,
para pejabat Pentagon mengungkapkan bahwa pasukan tempur dan
pendukung yang berjumlah sekitar 150 ribu pasukan akan siap
melancarkan serangan pertengahan Pebruari, sedangkan 100 ribu pasukan
lagi akan datang sesudah perang dimulai. Namun kerangka waktu itu
sekarang diundur menjadi akhir Pebruari dan awal Maret karena
alasan-alasan logistik. Di samping itu juga terdapat alasan politis
seperti keengganan sekutu-sekutu kunci Turki dan Arab Saudi untuk
membuka perbatasan mereka bagi pengangkutan prajurit-prajurit Amerika
dalam jumlah besar. Dewan Keamanan PBB tampaknya juga tidak siap
mendukung aksi Amerika terhadap Irak dalam waktu dekat ini, paling
tidak selama para inspektur senjata tidak muncul dengan bukti-bukti
mengenai senjata pemusnah masa  atau laporan bahwa mereka mendapat
rintangan dalam melaksanakan tugasnya. Amerika Serikat memang dalam
beberapa bulan mendatang mampu menyerang Irak dengan pauskan yang
sekarang sedang dipersiapkannya, tapi mustahil bagi Presiden George W
Bush untuk memutuskan menyerang Irak tanpa mandat jelas dari Dewan
Keamanan PBB.


* LANGKAH DIPLOMATIK BELANDA DALAM KASUS TERPIDANA MATI RAJA EKSTASI

Senin kemarin, Pengadilan Negeri Tangerang , Jawa Barat menjatuhkan
hukuman mati terhadap Ang Kim Sui yang juga dijuluki 'raja ekstasi'.
Ang Kim Sui, 50 tahun, adalah warga negara Belanda kelahiran Fakfak
Papua. Ia ditangkap dalam sebuah penggerebekan di Tangerang 14 April
tahun lalu. Hakim Ketua M Hatta Ali menjatuhkan vonis hukuman mati
terhadap Ang Kim Sui karena selain mengedarkan barang haram, juga
memiliki dua pabrik ekstasi yang konon merupakan pabrik ekstai
terbesar di dunia. Sementara kuasa hukum terdakwa telah menyatakan
banding terhadap putusan tersebut. Bagaimana pemerintah Belanda
menaggapi putusan hukuman mati yang menimpa warganya itu. Berikut
rangkuman wawancara Radio Nederland dengan Menteri Luar Negeri
Belanda Jaap de Hoop Scheffer.


Jelas setiap kali hukuman mati dijatuhkan, di mana saja, maka anda
akan merasa terkejut. Pemerintah Belanda, bersama dengan berbagai
pemerintahan lainnya di dunia ini, pada dasarnya menentang hukuman
mati. Jadi kami jelas terkejut ketika mendengarnya. Saya tahu bahwa
masih terbuka kesempatan untuk naik banding. Pemerintah Belanda,
melalui kedutaan besar Belanda di Indonesia telah mengunjungi Ang Kim
Sui. Duta besar Belanda di Jakarta juga dalam waktu dekat akan
melangsungkan pembicaraan dengan menteri luar negeri Indonesia untuk
menyampaikan dan menggaraisbawahi sikap pemerintah bahwa Belanda pada
adasrnya menentang hukuman mati. Sebelum mengambil langkah lebih
jauh,  pemerintah Belanda akan menunggu dulu upaya naik banding yang
telah diajukan kusas hukum terdakwa.

Pertama-tama, prosedur yang ada  harus dilalui terlebih dahulu, yaitu
naik banding. Pengadilan sedang berlangsung di Indonesia, dan harus
dilihat apakah upaya naik banding itu bisa dilakukan. Seperti yang
dikatakan di muka bahwa duta besar Belanda akan beretmu dengan menlu
indonesia untuk menyampaikan sikap pemerintah Belanda yang menentang
hukuman mati karena ini menyangkut seorang warga  negara Belanda.
'Kami tunggu perkembangan pengadilan selanjutnya dan baru mengambil
langkah lebih lanjut. Pemerintah Belanda berharap bahwa vonis hukuman
mati itu tidak benar-benar dilaksankan'.Demikian menteri luar negeri
Belanda.

Di Indonesia untungnya,  sudah lama sekali tidak melaksanakan vonis
hukuman mati. Namun vonis sudah dijatuhkan dan ini merupakan alasan
untuk prihatin. Karena Ang Kim Sui merupakan terpidana hukuman mati,
oleh karena itulah sedang diupayakan langkah diplomatik oleh duta
besar atas nama mentri luar negeri. Mentri luar negeri akan
diberitahu mengenai perkembangan kasus ini, termasuk pembicaraan
dengan menlu Indonesia dan menunggu apa langkah selanjutnya.


* KALAU LEGITIMASI MEROSOT TERUS LEBIH BAIK PRESIDEN MEGAWATI TURUN,
SERU HENDARDI DARI PBHI

Wakil Presiden Hamzah Haz mengharapkan pemerintah dalam waktu dekat
dapat berkonsultasi dengan DPR mengenai masalah kenaikan harga-harga
bahan bakar minyak dan tarif dasar telepon. Sebelumnya Wapres ini
bahkan mengisyaratkan kemungkinan menunda kenaikan harga tersebut.
Dalam perkembangan lain kalangan PDI-P, partai Presiden Megawati juga
menyuarakan keinginan serupa. Sementara itu para demonstran mahasiswa
di muka istana dan DPR sudah membubarkan diri. Tetapi Badan Eksekutif
Mahasiswa BEM berseru akan turun ke jalan dengan masa yang lebih
besar atas nama mahasiswa se-Jawa-Bali. Kalau legitimasi pemerintah
merosot terus, Presiden Megawati dan Wapres Hamzah Haz harus
mengambil pilihan yang jelas. Demikian komentar dari PBHI.

Hendardi [H]: Kalau katakanlah minggu-minggu ke depan ini ternyata
bahwa tekanan-tekanan publik akan cukup keras, karena di tengah kita
juga tidak bisa menepis bahwa ada kepentingan-kepentingan politik.
Tetapi saya kira sebagian besar demonstrasi yang dimotori oleh
mahasiswa dan kaum buruh itu masih kita bisa anggap bahwa
kepentingannya lebih menyangkut penderitaan rakyat yang semakin
menderita, terus-menerus berkorban.

Nah, saya kira apa yang bakal terjadi adalah bisa jadi bahwa kalau
tuntutan itu semakin keras, Mega sendiri mungkin akan memenuhinya
walaupun dia sudah menyatakan tidak akan memenuhi itu. Dan kalau dia
memenuhi dan tuntutan-tuntutan kenaikan BBM itu tidak dikaitkan
dengan pemberantasan korupsi misalnya, kita sebetulnya tidak ada
hasil apa-apa dari situ, karena pada dasarnya penundaan itu juga
hanya akan menunda waktu. Saya kira April ini juga akan dinaikkan
kembali. Suka tidak suka. Jadi sementara kalau tuntutan politis
menyangkut Mega dan Hamzah turun, itu masih agak terlalu jauh, saya
kira.

Radio Nederland [RN]: Terlalu jauh tetapi sudah ramai?

H: Isunya cukup ramai dan itu berkembang, kemudian di dalam
demonstrasi-demonstrasi ini. Dan kalau tuntutan itu kemudian menjadi
satu tuntutan yang sama dari banyak orang, saya kira ini akan
membahayakan kedudukan dia. Walaupun saya kira demonstrasi kali ini
memang belum terlampau banyak melibatkan misalnya elit di dalam
negara. Elit di dalam daerah sendiri masih nampaknya mencoba
mempertahankan dengan suara yang sama, ingin mempertahankan duet Mega
Hamzah ini.

RN: Tapi ini kalau suhu sudah meningkat, maka jika Presiden Megawati
toh memutuskan membatalkan kenaikan harga percuma saja kan?

H: Saya kira itu tergantung waktunya. Kalau misalnya dia memutuskan
lebih lambat dari tekanan-tekanan publik yang sudah terlanjur
terkonsolidasi dan isunya itu sudah naik kepada isu soal Mega-Hamzah
turun, ini akan percuma. Tapi kalau dia memenuhi tuntutan ini di
dalam waktu cepat, saya kira untuk sebagian demonstran itu dia bisa
dianggap sebagai pahlawan. Karena dia menunda itu, walaupun secara
konkret sebetulnya ini tidak menolong apa-apa, tanpa satu komitmen
pemberantasan korupsi dari pemerintahannya.

Dan, contoh suatu langkah konkret lain misalnya reshuffle kabinet.
Khususnya menteri-menteri di bidang ekonomi dan bidang hukum yang
sejauh ini tidak cukup becus untuk menegakkan hukum terutama terhadap
para koruptor-koruptor.

RN: Jadi masih ada peluang batalkan kenaikan harga, lalu mereshuffle
kabinet? Siapa yang harus direshuffle?

H: Menurut saya tuntutan itu harus dikaitkan antara tuntutan
penurunan harga dan reshuffle kabinet. Dua wilayah paling tidak di
bidang ekonomi dan hukum ya. Ekonomi, karena memang sebetulnya mereka
tidak cukup becus melakukan pembenahan, reorientasi terhadap sistem
ekonomi kita.

Yang kedua bidang hukum ya, terutama Jaksa Agungnya harus diganti,
karena kita tahu bahwa Jaksa Agung boleh dikatakan gagal. Bukan saja
gagal. Bahkan dia sendiri menghadapi masalah di dalam penegakkan
hukum khususnya terhadap koruptor-koruptor kakap. Jadi saya kira
mutlak menjadi semacam tuntutan juga bagi publik di dalam menekan
penderitaan Megawati, kecuali bahwa tuntutan Mega-Hamzah turun ini
kemudian begitu cepat menjadi tuntutan yang diambil oleh semua pihak.

RN: Jadi komitmen yang lebih kuat yang diperlukan?

H: Ya.

RN: Tapi tentu Presiden Megawati ini bisa bilang kepada pak Hendardi
bahwa ada prestasi dalam perdamaian di Aceh, di Poso atau di Ambon
sudah mereda.

H: Ya, hal-hal itu bisa saja menjadi semacam argumentasi bahwa ada
prestasi dari pemerintah ini. Tapi soalnya kalau sudah menyangkut
soal ekonomi, menyangkut perut dari rakyat, itu soalnya menjadi lain
saya kira. Soalnya kan apa yang dirasakan oleh publik ya. Saat ini
kan suatu ketidakadilan sebetulnya di bidang ekonomi. Rakyat
terus-menerus diminta berkorban. Mereka tidak mengerti untuk apa
mereka kemudian berkorban. Sementara kebocoran-kebocoran keuangan
negara tidak bisa ditanggulangi. Itu kan satu panorama yang telanjang
yang dilihat oleh publik.

RN: Jadi melihat pandangan Anda singkatnya, menurut Pak Hendardi Ibu
Mega harus turun ya dari kursi Presiden? Lengkap dengan Wakil
Presiden Hamzah Haz ya.

H: Saya kira rapornya boleh dikatakan merah.

RN: Merah itu turun atau tidak?

H: Begini soalnya, saya kira pilihan-pilihan bagi seorang pemimpin di
masa transisi ini kan tinggal dia mau mendekatkan diri pada rakyat
mengambil hati rakyat dan memindahkan pencarian legitimasi pada
rakyat langsung atau dia masih tetap bermain-main untuk mencari
legitimasinya atau menumpukkan legitimasinya di Senayan atau di
Istana itu. Kalau itu saya kira dia tidak mau turun pun akan
diturunkan.

RN: Singkatnya lebih baik turun, begitu kan pendapat Anda?

H: Saya kira begitu.


Demikian Hendardi dari PBHI.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke