---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 19 Januari 2003 13:10 UTC



** NEGARA DONOR POSITIF TENTANG INDONESIA, TAPI KENAIKAN HARGA BISA
GANGGU

** ILMUWAN IRAK BANTAH TEMUAN INSPEKTUR SENJATA PBB

** MENKEH BELANDA SEMBUNYIKAN INFOMASI TENTANG MULLAH KREKAR



* NEGARA DONOR POSITIF TENTANG INDONESIA, TAPI KENAIKAN HARGA BISA
GANGGU

Negara-negara donor bereaksi positif terhadap upaya Indonesia untuk
memerangi terorisme dan menegakkan perdamaian di Aceh. Oleh karena
itu bantuan sebesar 2,8 milyar dolar bagi Indonesia tampaknya bakal
disetujui. Namun, masalah kenaikan BBM, tarif listrik dan telepon
yang menyebabkan gelombang protes bisa mencoreng keberhasilan
Indonesia tersebut. Negara donor kuatir bahwa pemerintah akan memberi
konsesi terlalu banyak pada para pemrotes. Hal ini bisa menimbulkan
keraguan atas komitmen pemerintah untuk melakukan reformasi ekonomi.
Selanjutnya kantor berita Reuter melaporkan bahwa Bank Dunia setuju
dengan penghapusan subsidi. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia
Andrew Steer menyatakan mendukung cara pemerintah dalam menjelaskan
mengapa kenaikan harga itu perlu.

Sementara itu, pertemuan dengan negara donor yang tergabung dalam
Consultative Group on Indonesia (CGI) di Yogyakarta disambut dengan
aksi-aksi unjuk rasa. Polisi membubarkan aksi unjuk rasa tersebut
dengan paksa karena dianggap menggangu lalu lintas.


* ILMUWAN IRAK BANTAH TEMUAN INSPEKTUR SENJATA PBB

Seorang ilmuwan Irak membantah tuduhan bahwa dokumen yang ditemukan
inspektur senjata PBB di rumahnya berkaitan dengan proyek senjata
nuklir Irak. Inspektur senjata menemukan dokumen tentang pengayaan
uranium setebal 3000 halaman di rumah seorang ahli fisika atom, Faleh
Hassan Hamza. Menurut kepala Badan Atom Internasional Mohamed El
Baradei, dokumen itu tidak berisi hal-hal yang luar biasa, namun
seharusnya diserahkan kepada PBB. Badan Atom Internasional juga
mengeluhkan sikap Irak dan minta kerjasama yang lebih aktif. Ahli
fisika Irak tersebut menyatakan bahwa dokumen itu hanya untuk
keperluan pribadi. Ia menolak meninggalkan Irak untuk diwawancarai
oleh para inspektur senjata.

Sementara itu, akhir pekan ini demonstrasi menentang perang terhadap
Irak berlangsung di pelbagai penjuru dunia. Di Washington sedikitnya
50 ribu orang turun ke jalan untuk menentang apa yang mereka sebut
sebagai perang untuk minyak. Selain itu demonstrasi serupa juga
dilakukan di Timur Tengah, Asia, dan sejumlah kota di Eropa.


* MENKEH BELANDA SEMBUNYIKAN INFOMASI TENTANG MULLAH KREKAR

Menteri Kehakiman Belanda Piet Donner secara sengaja tidak
mengkaitkan pengembalian Mullah Krekar ke Norwegia dengan terorisme.
Informasi bahwa Krekar mungkin terkait dengan terorisme berasal dari
badan intelejen Belanda AIVD. Menurut Menkeh Donner, informasi ini
tidak boleh digunakan begitu saja oleh departemen kehakiman. Donner
mencontohkan sidang di Rotterdam bulan lalu. Dalam sidang itu, empat
terdakwa kasus terorisme dibebaskan karena kejaksaan menggunakan
informasi dari badan intelejen secara tergesa-gesa.

September silam, Mullah Krekar yang warga Irak itu ditangkap di
bandara Schiphol saat ia transit ke Norwegia. Menurut departemen
kehakiman, Krekar dicari oleh Yordania karena terlibat perdagangan
heroin. Namun menurut dokumen yang dipublikasikan oleh harian NRC
Handelsblad ternyata Yordania menduga Krekar terlibat terorisme.
Pekan ini, Belanda mengirim Krekar ke Norwegia karena ia mendapat
status pencari suaka politik di sana. Menteri Kehakiman Donner tidak
melihat alasan untuk mengadili Krekar di Belanda.


* CANBERRA MASIH BERGULAT MELAWAN KEBAKARAN HUTAN

Ibukota Australia Canberra masih bergulat melawan kebakaran hutan
yang mengancam kota itu dari tiga penjuru. Perdana Menteri John
Howard menghentikan liburannya dan mengunjungi kota tersebut. Howard
mengatakan bahwa kebakaran ini adalah yang terburuk dari yang pernah
ia saksikan. Hingga kini, api yang berkobar telah meminta 4 korban
jiwa dan 150 korban luka-luka.  Lebih dari 400 rumah hangus dan
gangguan listrik menyebabkan kekacauan lalu lintas di kota. Dinas
pemadam kebakaran tidak bisa mengerahkan helikopter karena tebalnya
asap.  Api mencapai Canberra Sabtu kemarin karena angin kencang
membawa sejumlah titik api ke wilayah barat daya kota. Dinas pemadam
kebakaran terkejut dengan besarnya kebakaran.


* HARI INI KUBA SELENGGARAKAN PEMILU LAGI

Hari ini, jutaan warga Kuba melaksanakan pemilihan umum untuk memilih
lagi anggota parlemen. Sekitar 600 calon telah siap dengan pemilu
tersebut. Hingga kini jumlah calon setara dengan jumlah kursi
parlemen yang diperebutkan. Para calon itu diseleksi oleh sebuah
badan di tingkat lokal. Pemerintah menganggap pemilu sebagai suatu
kesempatan bagi penduduk untuk mengekspresikan rasa kesatuan bangsa.
Para pendukung sistem Kuba mengatakan bahwa ini adalah bentuk murni
demokrasi karena para calon berasal dari latar belakang yang berbeda.
Misalnya, dalam daftar calon selain para ilmuwan terdapat juga buruh
pabrik gula dan tukang roti. Pihak oposisi menyerukan para elektorat
untuk memprotes rejim Fidel Castro dengan tidak ikut pemilu atau
memberi suara kosong.


* NEGARA PRO CHAVEZ TIDAK MASUK KELOMPOK SAHABAT VENEZUELA

Kelompok internasional yang menjadi penengah dalam konflik di
Venezuela tidak jadi ditambah dengan sejumlah negara yang pro
Presiden Hugo Chaves. Presiden Brasil Lula da Silva menolak
penambahan ini.

Brasil dan Amerika Serikat merupakan pelopor pembentukan kelompok
'Sahabat Venezuela' yang akan menengahi krisis politik yang
melumpuhkan Venezuela. Negara ini telah tujuh minggu dilanda aksi
mogok di industri minyak yang diorganisir kelompok oposisi. Kelompok
ini menuntut Presiden Chavez yang berasal dari sayap kiri untuk
mundur. Kelompok 'Sahabat Venezuela' terdiri dari Amerika Serikat,
Brasil, Chili, Mesiko, Spanyol dan Portugis. Chaves sedianya ingin
menambah kelompok ini dengan Rusia dan China. Namun menurut Brasil,
penambahan ini cukup peka karena mungkin akan ditolak Amerika
Serikat.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke