--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 20 Januari 2003 13:50 UTC ** PEMERINTAH TURUNKAN HARGA BBM ** TIGA TAHUN PENJARA UNTUK PELANGGAR HAM TIM-TIM ** JUMLAH KORBAN TEWAS AKIBAT KECELAKAAN PESAWAT MENINGKAT ** SEBUAH MASJID DI LONDON DIGEREBEK ** TOPIK GEMA WARTA: UNJUK RASA DI BELANDA MEMPROTES KEKERASAN DI MALUKU ** TOPIK GEMA WARTA: MENURUT HAKIM BELGIA, TIDAK ADA JARINGAN KERJA PEDOFILI DI NEGARA TERSEBUT ** TOPIK GEMA WARTA: SITUASI DI VENEZUELA MASIH TIDAK MENENTU * PEMERINTAH TURUNKAN HARGA BBM Hari ini pemerintah mengumumkan penurunan harga tiga jenis BBM yaitu solar, minyak diesel dan minyak tanah untuk industri. Harga baru itu berlaku mulai 21 Januari 2003 pukul 00.00 WIB. Penurunan ini diumumkan oleh Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti setelah melakukan sidang kabinet paripurna lebih dari tiga jam. Sekalipun konsesi ini dapat memuaskan para demonstran, penurunan harga tersebut kurang menyenangkan bagi negara-negara donor dalam Consultative Group on Indonesia (CGI) yang akan bertemu di Bali hari Selasa dan Rabu mendatang. Tahun ini, Indonesia minta bantuan sebesar 2,4 hingga 2,8 milyar dolar. Namun pemerintah didesak untuk memotong subsidi dan menekan defisit dalam APBNnya. Pekan ini, ahli ekonomi terkemuka dari Bank Dunia Bert Hofman, mengatakan bahwa pemotongan subsidi adalah tindakan yang tepat. * TIGA TAHUN PENJARA UNTUK PELANGGAR HAM TIM-TIM Pengadilan HAM di Jakarta menjatuhkan tiga tahun penjara bagi Letnan Kolonel Hulman Gultom karena melanggar hak azasi manusia. Letkol Hulman Gultom yang mantan kepala polisi di Dili itu anggap gagal mencegah bawahannya menyerang rumah Uskup Carlos Belo dan tokoh pro-kemerdekaan Manuel Carrascalao. Gultom merupakan aparat keamanan yang kedua yang dijatuhi hukuman karena melanggar HAM saat perjuangan kemerdekaan Timor Timur tahun 1999. Secara keseluruhan terdapat 16 orang diajukan ke pengadilan HAM di Jakarta. Hingga kini, sembilan anggota militer dan seorang warga sipil telah dibebaskan. * JUMLAH KORBAN TEWAS AKIBAT KECELAKAAN PESAWAT MENINGKAT Jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat terbang meningkat tahun lalu. Pada tahun 2002 jumlah korban tewas mencapai 1000, sedangkan tahun sebelumnya kurang dari 800. Hal ini dilaporkan oleh majalah Flight International. Tahun lalu untuk pertama kalinya dalam waktu enam tahun jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat naik lagi. Separuh dari kecelakaan itu terjadi pada pesawat terbang yang berkondisi baik namun di luar dugaan menabrak tanah di malam hari atau saat kabut tebal. Jalur penerbangan di atas Eropa, Amerika Utara dan Australia disebut sebagai jalur yang paling aman. * SEBUAH MASJID DI LONDON DIGEREBEK Polisi Inggris menggerebek sebuah masjid di London. Penggerebekan ini terkait dengan penemuan racun ganas di sebuah apartemen di London awal bulan ini. Empat tersangka warga Aljazair yang ditangkap dalam kasus racun itu adalah pengunjung tetap masjid yang digerebek. Dalam penggerebekan itu, sedikitnya tujuh orang ditahan berdasar undang-undang anti terorisme. Masjid tersebut merupakan basis dari Abu Hamza al-Masri, seorang imam yang secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Usama bin Ladin. Iman itu juga sangat anti politik barat. Namun tidak jelas apakah Abu Hamza al-Masri juga ditahan. Masjid tersebut terdaftar sebagai badan amal. Charity Commission, lembaga Inggris yang bertugas mengawasi badan-badan amal menganggap bahwa Iman Abu Hamza telah menyalahgunakan masjid untuk tujuan-tujuan politiknya. * WAKIL MENLU RUSIA KUNJUNGI PYONGYANG Hari ini, wakil menteri luar negeri Rusia Aleksandr Losjoekov mengadakan pertemuan dengan presiden Korea Utara Kim Jong-il. Wakil menlu Rusia itu ingin mendapat reaksi tentang rencana yang ia ajukan untuk menyelesaikan krisis nuklir. Rencana ini dibuat tiga bulan silam saat Korea Utara mengaktifkan lagi proyek nuklirnya. Pengaktifan kembali ini bertentangan dengan kesepakatan yang dibuat Korea Utara dengan Amerika Serikat. Namun, para pejabat Korea Utara menganggap bahwa krisis nuklir itu harus dipecahkan oleh Korea Utara dan Amerika Serikat tanpa campur tangan pihak ke tiga. * PEMADAM KEBAKARAN MAMPU KONTROL KEBAKARAN DI CANBERRA Di ibukota Australia Canberra, pemadam kebakaran mampu mengontrol kebakaran hutan. Kebakaran ini telah mengancam Canberra dari tiga penjuru akhir pekan ini. Namun masih masih ada kemungkinan api akan berkobarlagi akibat kombinasi antara angin kencang dan suhu udara yang tinggi. Kebakaran hutan tersebut hingga kini telah menelan empat korban tewas dan 250 korban luka-luka. Keadaan darurat diberlakukan dan ratusan rumah tangga tidak punya aliran listrik. Ribuan penduduk dievakuasi ke kota-kota yang berdekatan. Api mencapai Canberra Sabtu silam karena angin membawa sejumlah titik api ke wilayah barat daya kota. Pemadam kebakaran masih dikejutkan oleh besarnya kebakaran. * PRESIDEN VENEZUELA ANGKAT MENDAGRI BARU Presiden Venezuela Hugo Chavez mengangkat Jenderal Lucas Rincon sebagai menteri dalam negeri baru. Rincon adalah tokoh utama dalam sebuah percobaan kudeta yang terhadap Chavez. Percobaan kudeta yang terjadi April tahun lalu ini gagal. Tidak jelas mengapa Chavez mendudukkan Ricon dalam kabinetnya saat ini. Ricon menggantikan Diosdado Cabello yang diangkat menjadi menteri infrastruktur. Akhir pekan ini Chavez menyatakan tidak akan mundur. Ia bertekad tetap mempertahankan jabatannya sekalipun kalah dalam jajak pendapat yang mungkin dilaksanakan. Upaya Chavez untuk memasukkan negara-negara yang mendukungnya dalam kelompok 'Sahabat Venzuela' gagal. Kelompok 'Sahabat Venezuela' akan bertindak sebagai penengah dalam konflik yang melumpuhkan Venezuela. Chavez ingin agar kelompok itu ditambah dengan Kuba, Rusia dan Cina. Namun permintaan ini ditolak oleh presiden Brasil Lula da Silva karena kuatir akan ditentang Amerika Serikat. Brasil dan Amerika Serikat adalah pencetus pendirian 'Sahabat Venezuela'. * UNJUK RASA DI BELANDA MEMPROTES KEKERASAN DI MALUKU Sekitar 200 orang menggelar unjuk rasa di jantung kota Amsterdam Ahad kemarin, memprotes kekerasan di Maluku, yang meletus tepat empat tahun silam. Unjuk rasa semacam ini diharapkan dapat membuka mata pemerintah Indonesia agar menuntaskan masalah di Maluku. Hal ini dikemukakan oleh Pengacara Tim Advokasi Gereja Protestan Maluku dan Keuskupan Sammy Waileruni yang sempat mendekam di penjara 8 bulan atas tuduhan makar. Sammy Waileruni [SW]: Bagi kami itu menandakan bahwa masyarakat Maluku di Belanda perduli terhadap penderitaan yang terjadi di Maluku. Bagi kami, kami berterimakasih atas keperdulian itu. Dan moga-moga dengan demonstrasi itu, pemerintah Indonesia punya mata lebih terbuka untuk melihat bahwa memang penderitaan di Maluku sangat berat dan sulit. Kita coba bandingkan saja di dunia mana yang bisa terjadi di Maluku. Selama kerusuhan empat tahun ini kan, dicatat lebih dari 6000 orang disunat secara paksa, dipaksa pindah agama dari agama Kristen ke agama Islam. Lebih dari 10.000 orang meninggal, ada yang dikubur hidup-hidup. Dan begitu banyak, ratusan ribu orang yang menderita dalam statusnya sebagai pengungsi. Kami berpikir bahwa ini adalah kejahatan kemanusiaan yang sangat-sangat besar. Dan sangat sulit diterima oleh akal sehat dalam kehidupan masyarakat beradab. Dan kami bersyukur bahwa ada demontrasi yang dilakukan oleh saudara-saudara kami bangsa Maluku yang ada di Belanda. Dan kami memang mengharapkan supaya tekanan itu dilakukan terus-menerus, bisa diperhatikan. Dan menggairahkan dunia untuk secara obyaktif transparan melihat masalah Maluku. Artinya, sudah empat tahun kerusuhan ini terjadi, ternyata pemerintah Inonesia sangat lemah. Kalau mau dikatakan bahwa pemerintah tidak mampu unuk menyelesaikan masalah Maluku, itu barangkali. Jadi harus ada tekanan dunia, baru Indonesia mungkin membangkitkan kembali kesadaran pemerintah untuk sesegera mungkin menyelesaikan masalah Maluku. Apalagi, sekarang kan sudah diketahui bahwa RMS itu kan suatu negara yang sah. Bukan berdasarkan apa yang ditentukan, tapi berdasarkan kajian ilmiah. Para sarjana Eropa mereka mengungkapkan bahwa RMS, mereka menyatakan bahwa Republik Maluku Selatan memiliki legalitas hukum. Melebihi sebagian besar negara-negara di dunia yang kedaulatannya sudah diakui oleh PBB. Dan itu obyektif, pikiran ilmiah. Nah ternyata bahwa pemerintah Indonesia menuduh itu RMS sebagai dalang kerusuhan. Dan yang disebut RMS adalah Kristen RMS. Itu masalahnya. Sebenarnya, pemerintah melempar batu lalu sembunyi tangan. Itu masalahnya. Radio Nederland [RN]: Ya, tapi dukungan semacam ini bisa menjadi pisau bermata dua. Karena seperti sudah anda sebutkan tadi, bahwa dukungan simpati ini, dikaitkan dengan dukungan kepada RMS. SW: Tidak, kalau toh misalnya dukungan kepada RMS, saya berpikir bahwa wajar-wajar saja. Karena kan selama ini dituduh bahwa RMS sebagai penyebab kerusuhan. Dan yang disebut RMS adalah Kristen RMS. Ternyata secara ilmiah menyatakan RMS itu kan suatu negara yang sah. Nah, ini suatu kebenaran. Sesuatu yang benar itu harus diungkapkan, jangan disembunyikan. Kalau toh mereka berdemonstrasi untuk mendukung perjuangan bagi pengembalian kedaulatan RMS, ya itu sah-sah saja. Jadi bukan bermatadua tapi itu suatu kebenaran yang disembunyikan. Itu kan berarti hukum itu berjalan tidak normal. HAM itu berjalan tidak normal. Tapi kalau diungkapkan ya itu berarti bahwa peletakan hukum dan HAM pada rel yang memang benar-benar lagi. RN: Kajian ilmiah penting dan baik ya pak, tapi apakah kajian-kajian ini tidak akan semakin menutup peluang untuk mewujudkan perdamaian di Maluku? SW: Oh tidak, yang tentu harus dilihat adalah bahwa terjadi kerusuhan ini kan permainan dari luar Maluku ya. Khususnya ya tentara dan polisi juga turut bermain. Masyarakat asli Maluku baik Islam atau Kristen, sudah mulai memiliki kesadaran terhadap apa yang terjadi ini. Kerusuhan ini kan bukan saja merupakan penderitaan bagi masyarakat Maluku Kristen tetapi juga masyarakat Maluku Islam, juga mengalami penderitaan yang sangat banyak. Mereka kan mendapat tekanan yang sungguh dari teroris lokal maupun teroris internasional dengan bertopeng laskar jihad maupun laskar mujahidin. Nah, itu yang selama ini ya mereka alami. Jadi masyarakat Maluku sadar sungguh, bahwa kebenaran itu harus diungkapkan kalau toh misalnya dikatakan ini hanya sekedar untuk memicu, itu hanya provokasi. Tidak yang sebenarnya. Coba kita lakukan pooling (jajak- red.) pendapat dari masyarakat, itu kalau pemerintah Indonesia berani. Demikianlah Sammy Waileruni, Pengacara Tim Advokasi Gereja Protestan Maluku dan Keuskupan * MENURUT HAKIM BELGIA, TIDAK ADA JARINGAN KERJA PEDOFILI DI NEGARA TERSEBUT Dewan hakim pengadilan kota Neufchateau, Belgia Jumat lalu memutuskan bahwa Michel Nihoul, salah satu terdakwa dalam kasus Marc Dutroux, harus dibebaskan dari tuduhan. Dengan keputusan ini para hakim independen mengakhiri teori bahwa Dutroux adalah bagian dari jaringan luas kelompok pedofili di Belgia. Marc Dutroux sendiri, bersama dengan istrinya Michele Martin dan teman dekatnya Michel Lelievre tetap akan diajukan ke muka hakim. Laporan redaktur Eropa Johan Huizinga dari Brussel: Dengan keputusan ini para hakim mendukung hakim penyidik Jacques Langlois, yang setelah penyelidikan bertahun-tahun mengambil kesimpulan bahwa tidak ada jaringan kerja pedofili yang luas. Jaksa penuntut umum Michel Bourlet berpendapat justru sebaliknya. Misalnya satu hari setelah penculikan dua anak perempuan, Nihoul memberikan seribu pil xtc kepada Lelievre. Menurut Bourlet kemungkinan sebagai pembayaran untuk penculikan tersebut. Selain itu Nihoul sendiri berhubungan secara teratur lewat telepon dengan Dutroux, yang menurut pernyataannya sehubungan reparasi mobilnya. Dewan hakim sekarang memutuskan bahwa kemungkinan perdagangan obat bius ini tidak ada hubungannya dengan kasus Dutroux, dan kalau bisa harus ditangani oleh pengadilan kota Brussel. Pengacara Nihoul, Frederique Clement Clety puas akan keputusan, karena sesuai dengan berkas yang ada. Tuduhan tersebut menurutnya melebihi semua batas fantasi yang telah berkembang selama enam tahun terakhir. Menurut Clety ini adalah keputusan yang logis dengan motifasi yang kuat. Kliennya tidak bisa mengharap hasil yang lebih baik. Sebaliknya Paul Marchal, ayah dari An, salah satu korban yang tewas, menyatakan sewaktu konperensi pers akan naik banding. Paul Marchal: Saya datang ke sini dengan perasaan yang galau. Saya masih merasakan kesedihan, dan keinginan besar untuk mencari kebenaran. Ini tentu saja mengecewakan, tetapi saya telah memperkirakan sebelumnya. Hanya aneh bahwa orang mengubah fakta begitu saja dan berbalik dengan tidak meneruskannya kepada hakim. Itu juga alasan mengapa kami mengajukan naik banding. Sementara itu Jan Fermon, pengacara korban lainnya Laetitia Delhez berpendapat, mulai sekarang sangatlah sulit untuk mendapatkan jawaban dari sejumlah pertanyaan sangat penting. Menurutnya salah satu pertanyaan yang tak terjawab adalah mengapa Dutroux melakukan penculikan tersebut. Keputusan dewan hakim menyusul sejumlah perkembangan yang mengejutkan minggu ini. Misalnya Dutroux memecat pengacaranya Julien Pierre. Yang telah mendampinginya selama enam tahun dengan alasan kurang puas karena Pierre menolak penyelidikan lebih lanjut. Pengacara itu berpendapat bahwa penyidikan terhadap fakta sudah cukup dan sekarang tiba waktunya untuk memulai sidang. Ia akhirnya digantikan oleh Daniel Kahn, yang langsung mengajukan recusatie atau keberatan terhadap keikutsertaan hakim dalam mengadili perkara. Menurutnya para anggota hakim tidak 100 persen netral. Permintaan ini akan dibicarakan minggu depan. Keputusan Jumat lalu merupakan langkah pertama sebelum Dutroux dan para pengikutnya akhirnya diadili. Paling cepat akhir tahun ini hakim harus memulai proses persidangan, di mana sekelompok juri harus memutuskan apakah ketiga orang itu bersalah dan apa hukuman mereka. Tetapi sebelumnya akan dibahas permintaan naik banding oleh pengadilan kota Luik. Minggu lalu juga diberitakan bahwa Carine Russo, ibu dari Melissa salah satu korban yang tewas harus maju ke muka hakim. Ia dituduh menghina seorang petugas pemerintah tidak becus melakukan penyelidikan mengenai pembunuh putrinya. Dalam reaksinya, Ibu Russo sangat heran karena dia yang harus mempertanggungjawabkan sikapnya di muka hakim, sementara para pembunuh anaknya masih menunggu kapan sidang mereka dimulai. Tapi ia tidak akan menentang tuduhan, karena hampir tidak percaya lagi pada sistem pengadilan di Belgia. * SITUASI DI VENEZUELA MASIH TIDAK MENENTU Aksi pemogokan oposisi yang sudah berlangsung lebih satu setengah bulan belum berhasil melengserkan Presiden Hugo Chavez. Sementara situasi di Venezuela semakin meradang, negara negara sekitar mengambil inisiatif diplomatik untuk merujukkan kubu kubu yang berseteru. Lebih jauh laporan redaktur Amerika Latin, Edwin Koopman. Ketegangan masih tetap semakin memuncak di Venezuela. Demo demo protes harian semakin sering dibarengi dengan bentrokan antara para demonstran dan polisi. Para pendukung dan penentang Presiden Hugo Chavez juga terlibat bentrokan langsung. Para petugas keamananpun juga terlibat konflik. Pekan lalu, militer yang setia kepada Presiden Chavez menyita senjata polisi daerah ibukota yang mendukung oposisi. Simbol perlawanan terhadap presiden Venezuela adalah pemogokan yang sudah berlangsung hampir tujuh minggu, terutama di sektor perminyakan yang memainkan peran vital bagi perekonomian Venezuela. Beberapa bahan kebutuhan pokok, seperti tepung, beras dan susu semakin langka. Minuman segar dan bir bahkan sudah hilang dari peredaran. Antrian di pompa pompa bensin semakin panjang, dan orang bahkan harus menunggu sampai 10 jam sebelum dapat mengisi bensin. Aksi pemogokan sementara itu telah berubah menjadi adu kekuatan, yang bakal berdampak besar bagi para pemogok sendiri dan juga bagi pemerintah, yang merupakan sasaran aksi tersebut. Koalisi serikat buruh dan majikan menginginkan agar Chavez lengser karena dinilai tidak becus mengurus perekonomian dan sikapnya yang otoriter. Sementara Chavez masih tetap berkuasa banyak pemilik toko yang mogok gulung tikar. Perekonomian Venezuela-pun morat marit. Venezuela dipastikan telah kehilangan pemasukan sebesar empat milyar dolar. Banyak toko kecil terpaksa buka kembali. Keramaian juga mulai nampak di mall mewah yang dipagar betis pada 2 desember lalu. Yang diuntungkan dalam situasi ini adalah para pedagang asongan yang berjualan pakaian, barang barang elektronika dan makanan. Oposisi Venezuela sementara itu mengkaji kembali strategianya. Kubu oposisi berupaya memperlunak pemogokan tanpa harus kehilangan muka. Untuk mencari pemecahan damai maka sebuah referendum 2 Februari mendatang tengah dipersiapkan. Dalam referendum itu rakyat Venezuela akan menentukan nasib Presiden Hugo Chavez. Namun Mahkamah Agung yang pro pemerintah nampaknya akan menyatakan referendum tidak sah. Meski demikian persiapan referendum tetap berjalan. Karena mengkhawatirkan eskalasi kekerasan di Venezuela negara negara lain mengambil inisiatif diplomatik. Pemenang hadiah Nobel Jimmy Carter tiba di Karakas, Rabu lalu. Sebuah kelompok negara negara bersahabat dibentuk di ibukota Ekuador, Quito, pada hari yang sama. Kedua inisiatif ditujukan untuk menggulirkan kembali pembicaraan antara presiden Venezuela dan para penentangnya. Sampai sekarang, Organisasi Negara Negara Amerika belum berhasil mewujudkan hal itu. Presiden Hugo Chavez sendiri melakukan pertemuan dengan Sekjen PBB Kofi Anan di New York, Kamis lalu. Chavez berupaya meminta pengertian pada tingkat internasional tertinggi mengenai permasalahan yang dihadapinya. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
