---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 24 Januari 2003 14:00 UTC



** PENGANGGURAN DI SELURUH DUNIA MENINGKAT TAJAM

** GEMPA BUMI DI PULAU SUMBAWA

** DI FILIPINA, PRAKTIK PENYIKSAAN MASIH SERING TERJADI

** DEMONSTRASI BESAR-BESARAN ANTI GLOBALISASI

** TOPIK GEMA WARTA: PILOT GARUDA INDONESIA ANCAM BOYKOT PENERBANGAN

** TOPIK GEMA WARTA: UTANG BARU, DAN KEBOCORAN TAK KUNJUNG HENTI

** TOPIK GEMA WARTA: SEMAKIN BANYAK NEGARA UNI EROPA MENENTANG
SERANGAN TERHADAP IRAK

** TOPIK GEMA WARTA: PEMERINTAH DAN GERILYAWAN PANTAI GADING SEPAKATI
PERDAMAIAN



* PENGANGGURAN DI SELURUH DUNIA MENINGKAT TAJAM

Tahun lalu, tingkat pengangguran di seluruh dunia meningkat tajam
hingga 180 juta akibat situasi ekonomi yang memburuk. Diperkirakan,
kecenderungan ini akan berlanjut. Demikian dilaporkan oleh Organisasi
Buruh Internasional PBB (ILO). Jumlah pengangguran naik dengan cepat
terutama di Amerika Latin, kepulauan Karibia dan Asia. Di Amerika
Latin angka pengangguran mencapai 10%, sementara di Timur Tengah dan
Afrika Utara sekitar 18%.

Penelitian ILO menunjukkan bahwa 1,6 milyar penduduk dunia bekerja di
sektor informal dan 1,2 milyar di sektor formal. ILO juga menyebutkan
bahwa dalam satu dasawarsa mendatang, sedikitnya satu milyar
pekerjaan harus diciptakan.


* GEMPA BUMI DI PULAU SUMBAWA

Kamis kemarin, pulau Sumbawa dikejutkan oleh gempa. Sepanjang yang
diketahui, gempa tersebut berkekuatan 5 pada skala Richter. Pusat
gempa terletak 40 kilometer dari kota Bima. Akibat gempa, dua orang
cedera tertimpa reruntuhan. Selain itu, sedikitnya 500 gedung rusak.


* DI FILIPINA, PRAKTIK PENYIKSAAN MASIH SERING TERJADI

Di Filipina, praktik-praktik penyiksaan masih sering terjadi. Hal ini
muncul dalam penelitian oleh organisasi hak azasi manusia Amnesty
Internasional. Dalam praktik tersebut, tersangka dialiri listrik,
dipukul dengan pipa besi dan mata serta kelamin mereka diolesi dengan
cabai. Disebutkan juga bahwa dalam tahun-tahun belakangan, pemerintah
Filipina telah banyak menandatangani pernyataan perlindungan HAM,
namun praktik penyiksaan masih jadi kebiasaan tentara dan polisi.


* DEMONSTRASI BESAR-BESARAN ANTI GLOBALISASI

Puluhan ribu anti globalis berdemonstrasi di kota pelabuhan Porto
Alegre di Brasil. Mereka memprotes ketimpangan ekonomi di dunia. Para
demonstran berada di Brasil untuk menghadiri Forum Sosial Dunia yang
ketiga. Ini adalah forum debat untuk akibat-akibat sosial dari
ekonomi pasar bebas seperti kemiskinan dan beban hutang negara-negara
berkembang. Kali ini, ancaman perang terhadap Irak juga dijadikan
agenda debat. Hari Jum'at ini forum akan dibuka dengan pidato
presiden Brasil Lula da Silva yang mantan pemimpin serikat buruh.
Selain itu, presiden Venezuela Hugo Chavez juga diharapkan akan
datang.

Forum Sosial Dunia dimaksudkan sebagai lawan bagi Forum Ekonomi Dunia
yang saat ini diselenggarakan di Davos Swiss. Ratusan tokoh dari
dunia usaha dan politik serta para ilmuwan bertemu di sana. Setelah
pidatonya di Brasil, Presiden Da Silva akan segera terbang ke Swiss
untuk berpidato juga.


* SETELAH PEMILU, BELANDA HARUS BENTUK KOALISI PEMERINTAH

Setelah pemilu dilakukan hari Rabu silam, Belanda kini masuk dalam
periode negosiasi antar partai untuk membentuk koalisi pemerintahan.
Dalam pemilu partai Kristen Demokrat CDA menang tipis dari partai
Buruh PvdA. Biasanya, partai-partai pemenang pemilu akan membentuk
koalisi pemerintahan, namun tampaknya negosiasi akan berjalan alot
karena partai Kristen Demokrat enggan memerintah bersama dengan
partai Buruh. Sekalipun demikian kebanyakan partai berpendapat bahwa
koalisi tengah kiri antara kedua partai tersebut adalah pilihan
terbaik. Koalisi diantara kedua partai pemenang itu akan menyatukan
mayoritas 86 kursi dari 150 kursi di parlemen.

Sementara itu Ratu Beatrix mulai melakukan pembicaraan dengan para
penasihatnya dan wakil-wakil partai. Mereka akan memberi masukan
tentang situasi politik setelah pemilu. Sesuai tradisi, Ratu akan
menunjuk seorang penengah dalam negosiasi pembentukan koalisi.
Penengah tersebut biasanya berasal dari partai yang mendapat suara
terbanyak. Kali ini akan berasal dari partai Kristen Demokrat.


* RENCANA DAMAI PANTAI GADING DISETUJUI

Para pemberontak, pihak oposisi dan pihak pemerintah menyetujui
rencana perdamaian di Pantai Gading. Kesepakatan ini diharapkan akan
mengakhiri perang saudara yang telah melanda negara bagian barat
Afrika itu selama empat bulan. Rencana damai membuka pintu bagi
pembentukan pemerintahan rujuk nasional. Pemerintahan ini akan
dipimpin oleh perdana menteri yang mendapat kepercayaan dari
mayoritas warga Pantai Gading. Pemerintahan baru utamanya bertugas
untuk menyelenggarakan pemilihan umum yang jujur dan adil dan untuk
melucuti senjata kelompok pemberontak.

Di Prancis, akhir pekan mendatang akan diadakan pertemuan antara
kepala negara Afrika Barat. Pertemuan ini dimaksudkan untuk
meratifikasi rencana damai yang dibuat.


* PASUKAN ISRAEL MASUKI JALUR GAZA LAGI

Pasukan Israel bersenjatakan tank kembali memasuki Jalur Gaza untuk
membalas dendam atas serangan yang terjadi di Hebron. Dalam serangan
di Hebron, tiga tentara Israel tewas. Pasukan Israel dan puluhan
tanknya dilindungi oleh sejumlah helikopter tempur. Rumah sebuah
keluarga Palestina dihancurkan dengan roket. Tahun lalu, salah
seorang anggota keluarga itu tewas dalam serangan terhadap Israel.


* TOPIK GEMA WARTA: PILOT GARUDA INDONESIA ANCAM BOYKOT PENERBANGAN

Seluruh pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang tergabung
dalam Asosiasi Pilot Garuda, APG mengancam akan memboykot penerbangan
ke semua rute. Tahap pertama aksi pemboykotan yang terdiri dari tiga
tahap akan mulai dilaksanakan mulai Ahad lusa pukul 24.00 dengan
penundaan pemberangkatan satu jam. Para penerbang menuntut perbaikan
SDM pilot, misalnya sistim penggajian. Namun ketua APG, Capt. Ari
Sapari, menyatakan tidak menutup pintu perundingan dengan pihak
direksi Garuda.

Ari Sapari [AS]:Kami masih berfikiran positif dan optimis bahwa hal
yang baik itu akan bisa tercapai. Karena kita lihat sebetulnya bahwa
kemarin itu, masalahnya hanya sedikit misunderstanding, salah
pengertian di antara kedua belah pihak begitu sehingga tidak tercapai
kata sepakat tersebut.

Radio Nederland [RN]: Salah pengertian maksudnya bagaimana?

AS: Dalam mengartikan apa yang dimau oleh pihak kami, dari sana apa
yang mereka berikan. Jadi interpretasinya, dua-duanya salah begitu.
Maksudnya tidak ketemu kata sepakat, yang sama tujuannya. Seperti
mungkin kalau di mass media yang sudah banyak keluar itu  disebutkan
kita menuntut gaji. Pada dasarnya salah, karena kita tidak menuntut
gaji. Yang kita mau adalah perbaikan sistem secara keseluruhan.
Termasuk didalamnya adalah komponen sistem penggajian.

RN: Karena di Kompas juga sudah tercantum sampai besaran-besaran gaji
itu ya?

AS: Itu lah kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh pihak manajemen.
Karena itu ya atas dasar kepanikan, ketidaktahuan dan ketidak pahaman
dari pihak yang mengeluarkan statement (pernyataan - red.) itu.
Sebagai catatan bahwa statement itu dikeluarkan oleh level-level dua
level di bawah direksi. Di mana yang bersangkutan sendiri tidak
menguasai permasalahan. Itu satu. Yang kedua, yang bersangkutan tidak
menguasai dunia penerbangan. Kemudian yang bersangkutan karena
dikejar oleh rasa tanggung jawab panik. Sehingga mengeluarkan
statement berupa figur-figur itu yang sebetulnya kalau umpamanya
secara kode etik itu tidak etis untuk disampaikan.

RN: Ini sangat terkesan sangat kurang profesional, bukan?

AS: Betul, salah satu yang kami tuntut, kalau kami boleh sampaikan
adalah perbaikan sistem. Dikarenakan oleh penanganan sumber daya
manusia di Garuda dari dulu sampai sekarang itu masih belum baik atau
boleh dibilang masih kacau balau sehingga tumpang tindih dan lain
sebagainya. Mengapa saya sebutkan itu karena sebagai pengelola sumber
daya manusia, Human Resource Department nya itu, personil-personilnya
itu tidak menguasai dan tidak tahu spesifikasi dari masing-masing
profesi yang ada di airlanes di dunia penerbangan.

Kalau saya beri contoh, dia seorang peternak ayam. Dia sukses
beternak ayam, kemudian dia diserahi untuk beternak buaya. Yang ada,
dia dimakan buaya kalau dia tidak mempelajari dulu sifat-sifat dari
buaya.

RN: Ya mungkin lebih baik beternak itik lah!

AS: Ya kalau dari beternak ayam ke beternak itik mungkin tidak begitu
jauh. Tapi yang sebaliknya kalau dia beternak buaya begitu. Jadi yang
ada dia dimakan buaya karena cara memberi makannya seperti memberi
makan ayam.

RN: Tapi pelaksana harian kepala komunikasi Garuda Indonesia Singgih
Hendriyo mengatakan ia membantah bahwa imbalan pilot Garuda lebih
rendah dari imbalan pilot di Malaysia. Karena pilot di Malaysia biaya
kesehatan pajak dan sejenisnya ditanggung pilot dan mereka juga hanya
karyawan kontrak.

AS: Inilah yang saya bilang bahwa di dalam pengelolaan sumber daya
manusia, di dalam manejemen Garuda sendiri tumpang tindih. Hasil
studi banding kami ke Malaysia, itu yang bersangkutan juga tidak tahu
atau tidak mau tahu di situ sudah jelas. Kalau  buku collective
agreement (persetujuan bersama - red.) dari asosiasi pilot Malaysia
dengan manajemen Malaysian Airlanes itu sudah kami berikan.

Bentuknya bagaimana, isinya apa, artinya apa, tapi mungkin...ya ini
mungkin ya, meskipun mungkin saya yakin, ini adalah keterbatasan
kembali ke masalah bahasa. Karena collective agreement dari Malaysia
itu ditulis dalam bahasa Inggris. Mungkin yang bersangkutan kurang
menguasai bahasa Inggris. Sehingga mengartikannya juga tidak begitu
paham dan salah kaprah.

RN: Tapi datangnya momentum pemogokan ini bisa dikatakan kurang
menguntungkan ya mengingat, Indonesia baru saja pulih dari tragedi
Bali dan terus ada kenaikan BBM. Apakah anda tidak peka terhadap
hal-hal itu?

AS: Segala langkah yan akan kami lakukan itu sudah dari jauh hari
kami persiapkan. Sebagai ontoh adalah perundingan untuk pembikinan
collective agreement itu sudah kami mulai dari bulan Agustus tahun
2001. Jadi, sebagai penerbang pun kami sudah terbentuk untuk
berpikiran ke depan, think forward. Dan juga kita selalu berpikiran
hal yang terburuk mungkin terjadi pada kita.

Jadi kita sudah menyiapkan langkah-langkah. Apabila ditolak, usulan
kami langkah-langkah kami adalah sebagai berikut. Dari hasil
pertemuan terakhir, kami mengambil kesimpulan bahwa apa usulan kami
itu ditolak oleh pimpinan perusahaan. Sehingga langkah lanjutan itu
dengan sangat berat hati harus kami ambil.

RN: OK, pak Ari apakah anda tidak merasa khawatir bahwa aksi ini bisa
menjadi bumerang, maksud saya begini, bumerang dari pihak perusahaan
yang misalnya bisa mengambil tindakan disipliner dan dari masyarakat
yang bisa kehilangan simpati begitu.

AS: Inilah makanya pemutarbalikan kenyataan atau fakta yang ada yang
dilakukan oleh pihak manejemen sebagai counter (tangkisan - red.)
dari press release (jumpa pers - red.) yang kami adakan kemarin.
Sebetulnya kalau boleh dibilang dari segi peraturan, maupun
undang-undang, seluruh karyawan di Indonesia ini, legal untuk
melakukan mogok. Betul kan, ada kan aturannya? Nah, kenapa kalau
pilot tidak boleh mogok?

Kalau tidak boleh mogok OK, nah berarti kita khusus. Nah, kalau
khusus bagaimana kompensasi dari kekhususan itu? Itu juga tidak
dipertimbangkan. Kita mengerti pak, makanya kita akan dengan berat
hati kalau itu sampai ke masalah mogok. Betul-betul, kita sendiri
harus menjalakannya dengan berat hati. Tapi dasar kami pun banyak.
Pada waktu press release kemarin, kita kan memberi penjelasan kepada
media dan kepada masyarakat pengguna jasa apa masalah yang ada.
Tetapi langsung di counter secara keras memutar balikkan fakta dan
kondisi yang ada oleh manejemen sehingga menimbulkan blunder.

Demikianlah ketua APG, Capt. Ari Sapari.


* TOPIK GEMA WARTA: UTANG BARU, DAN KEBOCORAN TAK KUNJUNG HENTI

Suasana Demo (fade undera)

Tolak utang baru! Teriakan para demonstran yang setia mengikuti
sidang CGI, kelompok negara dan organisasi pemberi utang untuk
Indonesia di Bali hanya lenyap tertiup angin. Buktinya sidang
mengulurkan utang sebesar 2,7 milyar dolar dan hibah sebesar 400 juta
dolar. Utang itu akan digunakan untuk membiayai proyek dan program.
Sedangkan dana hibah ditetapkan untuk bantuan teknis. Menurut Menteri
Koordinator Ekonomi Keuangan dan Industri Dorodjatun Kuntjoro-Jakti,
utang CGI ini menunjukkan kepercayaan luar negeri terhadap
pemerintah. Menariknya, soal kepercayaan donor ini dulu juga sering
dibesar-besarkan oleh para menko ekonominya Soeharto. Seolah ingin
membedakan diri, Dorodjatun sekarang menjelaskan utang yang diperoleh
kali ini lebih rendah dibanding tahun lalu yang berjumlah 3,1 milyar
dolar. Artinya, demikian Menko Dorodjatun, pemerintah telah
menunjukkan komitmen untuk lepas dari ketergantungan utang asing
secara bertahap.

Tapi bisakah Kuntjoro-Jakti merasa lega? Patut diragukan! Pasalnya,
rekannya dalam kabinet, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional, Kwik Kian Gie segera melemparkan pernyataan mengejutkan.
Melalui Sekretaris Kepala Bappenas Koensatwanto Inpasihardjo, Kwik
menyatakan lembaganya menemukan kebocoran sampai 20% pada utang-utang
luar negeri setiap tahunnya. Untuk itulah Bappenas mengusulkan
dikeluarkannya Keputusan Presiden atau Peraturan Pemerintah, agar
para penyeleweng dana bantuan luar negeri itu bisa dijerat.

Koensatwanto Inpasihardjo: Kita kan baru sekarang monitoring.  Kita
mencoba untuk melakukan ini tapi dalam hal ini Bappenas sulit
melakukan. Apa yang harus kita lakukan? Punishment kita nggak ada
hak. Apakah teguran juga nggak ada hak. Kita kan monitoring aja, kita
laporkan apa adanya. Mustinya dari monitoring yang ada bahwa ada
penyerapan kecil, dan sebagainya mereka kan beripikir mestinya...

Inpasihardjo menyebut kebocoran anggaran itu banyak terjadi di
departemen yang berurusan dengan pembangunan infrastruktur seperti
Kesehatan, Perhubungan dan Pendidikan.


Temuan Bappenas juga didukung oleh Badan Pemeriksa Keuangan, BPK.
Ketua BPK Satrio Billy Joedono mengatakan rata-rata tingkat kebocoran
terhadap utang luar negeri mencapai di atas 10%. Kebocoran tersebut
kebanyakan terjadi pada pos prosedur lelang dan pelaksanaan proyek.

Satrio Billy Joedono: Membuat suatu audit khusus mengenai
proyek-proyek yang yang dibiayai dengan pinjaman luar negeri. Yang
kami periksa adalah proyek-proyek Departeme Perhubungan,
proyek-proyek Kimpraswil dan proyek-proyek Departemen Pendidikan
Nasional...

Selain memperinci sejumlah departemen seperti yang diungkapkan
Bappenas tadi,  Billy Joedono mengungkapkan kebocoran juga terjadi di
Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah serta Departemen Energi
dan Sumber Daya Mineral.  Billy menyatakan BPK sudah mengingatkan
pemerintah untuk mengkoreksi kebocoran yang terjadi.


Serunya lagi, Bank Dunia, salah satu anggota CGI membantah soal
kebocoran itu. Wakil Presiden Bank Dunia untuk Kawasan Timur Jauh dan
Asia Pasifik Jemal-ud-din Kassum menegaskan, belum ada bukti kuat
soal kebocoran itu. Apalagi, menurutnya, selama ini negara-negara
pemberi utang telah mengawasi dengan baik. Bekerja sama dengan
pemerintah, mereka mengawasi  dalam hal manajemen keuangan, audit dan
transparansi untuk menjamin dana itu benar-benar sampai kepada yang
membutuhkan.

Jemal-ud-din Kassum :  That's report that I have not seen ....

Barangkali selain diawasi pemberi utang, pengawasan itu tampaknya
juga harus dilakukan oleh sebuah tim independen. Bini Buchori Ketua
Forum Organisasi nonpemerintah untuk Pembangunan Indonesia INFID
mengusulkan, dalam rangka mencegah kebocoran, audit menyeluruh atas
penggunaan dana utang luar negeri harus dilakukan dan diawasi  sebuah
komisi independen.

Bini Buchori:  Audit mengenai utang-utang lama dan baru tentu saja
dari segi keuangannya maupun dari segi fisik atau infrastrukturnya.
Misalnya ada penilaian indepenen dari komisi independen untuk
proyek-proyek yang besar. Coba  misalnya diselidiki lagi JPS itu
seperti apa. Bank Dunia juga membatalkan trance yang kedua alasannya
karena sudah tidak dibutuhkan lagi tapi sebetulnya alasannya karena
itu tidak tepat sasaran dan terjadi kebocoran.

Berita kebocoran utang luar negeri yang dibocorkan seorang menteri
ini jelas mengusik banyak kalangan, baik itu dalam pemerintahan mau
pun Bank Dunia sendiri. Padahal bisa jadi dengan utang baru CGI ini
pemerintah berharap ingin menarik napas lega, di tengah protes
kenaikan harga yang tak kunjung berhenti. Alhasil, goyangan terhadap
pemerintahan Megawati Hamzah Haz tampaknya juga makin sulit
dihentikan. Yang jelas, tuntutan transparansi dan pengawasan
penggunaan dana tidak bisa diabaikan lagi.


Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di
Hilversum.


* TOPIK GEMA WARTA: SEMAKIN BANYAK NEGARA UNI EROPA MENENTANG
SERANGAN TERHADAP IRAK

Amerika nampaknya bertekad bulat untuk menggempur Irak tanpa
mempedulikan apakah Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal
atau tidak. Para inspektur PBB akan mengumumkan hasil temuan mereka
hari Senin mendatang. Namun semakin banyak negara Eropa menentang
gempuran terburu buru terhadap Irak. Sebagian besar negara Eropa
berpendapat upaya untuk melucuti senjata Irak secara damai belum
diupayakan sepenuhnya. Para menteri luar negeri Uni Eropa akan
mengadakan pertemuan Senin mendatang, untuk menentukan pendirian
bersama. Laporan koresponden Paul Hazabroek dari Brussel.

Para inspektur senjata PBB diperkirakan tidak akan memberikan bukti
kongkrit bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal, hari Senin
mendatang. Namun Presiden Amerika George W Bush diperkirakan akan
menjadikan hasil temuan para inspektur senjata PBB sebagai bukti
bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal dan melanggar resolusi
141 PBB. Dalam pidato tahunan di muka Kongres Presiden Bush
dipastikan akan tetap bertahan pada jalur perang dengan Irak.

Namun hasil temuan para inspektur PBB itu justeru akan memperkuat
sikap anti perang terhadap Irak negara negara anggota Uni Eropa.
Hanya dua negara besar Eropa yang mendukung pendirian Amerika, yakni
Inggris dan Spanyol. Prancis dan Jerman memanfaatkan perayaan empat
dasawarsa tali persahabatan untuk menyuarakan sikap menentang
kebijakan Amerika. Sebagian besar negara Eropa lainnya juga bersikap
pragmatis dan menunggu perkembangan lebih lanjut. Semakin banyak
pemerintahan negara negara Eropa menilai bahwa aksi militer terhadap
Irak harus dilakukan melalui resolusi kedua PBB. Meski belum
memberikan pendiriaanya mengenau mengenai resolusi kedua PBB itu
namun pemerintah Belanda diperkirakan akan melakukannya dalam waktu
dekat. Sebelumnya Belanda menyatakan bersedia memberikan dukungan
militernya dalam perang melawan Irak melalui NATO.

Namun posisi NATO dalam masalah Irak menjadi tidak jelas akibat
perpecahan di Eropa. Namun Sekjen NATO George Robertson Kamis kemarin
menyatakan bahwa NATO pasti akan mendukung Amerika. Namun berbagai
kalangan memaparkan bahwa sikap Prancis dan Jerman itu membuat
kekompakan dalam tubuh NATO menjadi tidak pasti. Sementara itu awan
mendung menggelayuti hubungan Trans Atlantik setelah Menteri
Pertahanan Amerika Donald Rumsfeld menyatakan bahwa Jerman dan
Prancis adalah apa yang ia sebut dua negara Eropa Lama. Menurut
Rumsfeld Eropa Lama itu lebih memusatkan perhatiannya pada Eropa
Timur sejak NATO memperluas keanggotaannya dengan tujuh negara bekas
Blok Timur, pada pertemuan di Praha November lalu. Menanggapi
pernyataan Rumsfeld itu Paris dan Berlin menyatakan bahwa hal itu
membuktikan Amerika tidak memahami Eropa.

Senin mendatang akan menjadi jelas apakah negara-negara Eropa
mencapai kesepakatan tentang masalah Irak dalam pertemuan Menlu Uni
Eropa di Brussel.  Melihat jurang antara pendirian London dan Madrid
di satu pihak, dan Paris dan Berlin di pihak lain, maka nampaknya
pertemuan di Brussel tidak akan menghasilkan pendirian bersama.

Ketua Uni Eropa, Yunani mendesak agar Uni Eropa mencapai pendirian
bersama. Menurut Atena Uni Eropa tidak bisa selalu tertinggal dalam
mengikuti perkembangan di dunia. Mudah-mudahan pendapat Yunani itu
benar. Karena Eropa hanya bisa membantu memelihara perdamaian di
dunia apabila memiliki pendirian bersama. Kalau tidak maka dalam
masalah-masalah internasional pelik lainnya, Amerika akan selalu
berhasil mempengaruhi negara negara pendukung di Eropa.


* TOPIK GEMA WARTA: PEMERINTAH DAN GERILYAWAN PANTAI GADING SEPAKATI
PERDAMAIAN

Delegasi pemerintah Pantai Gading dan pihak gerilyawan mencapai
kesepakatan damai di Paris Jumat ini. Kesepakatan ini mengakhiri
perang saudara yang telah berkecamuk empat bulan. Perjanjian damai
tersebut mengatur pembentukan koalisi pemerintahan nasional yang juga
terdiri dari faksi faksi gerilyawan. Para gerilyawan melepaskan
tuntutan terpenting yakni penyelenggaraan pemilihan diperpagi dan
pencopotan Presiden Laurent Gbagbo. Naskah kesepakatan damai Pantai
Gading itu kemungkinan akan diratifikasi pada KTT Pemimpin Afrika, di
Paris akhir pekan ini. Rangkuman wawancara dengan koresponden Pauline
Bax di Paris.

Rencana penghentian perang saudara di Pantai Gading tampaknya
berdampak positif. Presiden Laurent Gbagbo masih harus menandatangani
kesepakatan gencatan senjata. Penandatanganan kesepakatan dijadwalkan
dilakukan akhir pekan ini. Kaum pemberontak tampaknya bersedia
menerima sejumlah konsesi. Misalnya tuntutan pemerintah bagi
perlucutan senjata lebih merupakan hambatan besar dalam mencapai
perdamaian. Kaum pemberontak kini nampaknya bersedia melucuti
senjata.

Selain itu juga ada kesempatan untuk membentuk pemerintah interim.
Ini juga suatu hal positif. Karena awalnya pemerintah Pantai Gading
dan terutama Presiden Laurent Gbagbo nampaknya tidak bersedia
membentuk pemerintah interim. Semua ini kelihatan positif. Tapi kini
dipertanyakan apakah Laurent Gbagbo akan menandatangani kesepakatan
gencatan senjata.

Presiden Pantai Gading menghadapi banyak tekanan. Prancis
mengorganisir perundingan perdamaian ini. Sangat sulit bagi Gbagbo
untuk tidak menandatangani kesepakatan gencatan senjata. Ia adalah
pendukung kebijakan tegas. Tapi sekarang ia harus mengajukan beberapa
konsesi, terutama pembentukan pemerintah interim serta
penyelenggaraan pemilu baru. Belum jelas apakah akan digelar pemilu
baru dan kapan dilangsungkan, atau kapan pemerintah interim dibentuk.
Tidaklah mungkin bahwa sang Presiden tidak akan menandatangani
kesepakatan. Tapi pada waktu yang sama hal ini masih diragukan juga,
melihat tokoh Laurent Gbagbo.

Kesepakatan gencatan senjata menuntut supaya Presiden Laurent Gbagbo
berbagai kekuasaan dengan perdana menteri, serta dilibatkannya semua
kelompok pemberontak dengan berbagai agenda mereka. Menurut
koresponden Pauline Bax di Paris kesepakatan ini dapat diterapkan
dengan baik. Kaum pemberontak minta dilibatkan dalam politik
pemerintahan, dan diberi pengaruh, ini adalah salah satu tuntutan
utama mereka. Mereka ingin berpengaruh terhadap pemerintahan Pantai
Gading.

Sumber-sumber menyatakan bahwa Perdana Menteri kemungkinan berasal
dari PDCI, yaitu partai mantan Presiden Henri Konan Bedie. Sejauh ini
partai ini bersikap netral terhadap pemerintah maupun pemberontak.
Jadi apabila Perdana Menteri diangkat dari partai tersebut, nampaknya
pemerintah ini bisa berjalan dengan baik.

Kesepakatan datang pada waktu di mana pecah pertikaian perbatasan
baru yang juga melibatkan Liberia. Dan percekcokan diplomatik hebat
dengan Burkina Fasso. Pertikaian tetap berlangsung. Pasukan Prancis
masih berada di Pantai Gading untuk memisahkan kelompok-kelompok
bertikai. Menurut Pauline Bax pertikaian ini tidak berdampak langsung
terhadap perundingan perdamaian. Tapi mungkin dalam jangka waktu
panjang.

Para pemimpin Afrika Barat meratifikasi kesepakatan gencatan senjata
akhir pekan ini. Dipertanyakan apakah Laurent Gbagbo akan
menandatanganinya. Dengan datangnya kepala negara Mali dan Afrika
Selatan, maka sangat penting bahwa Laurent Gbagbo menandatanganinya.
Bisa dikatakan para pemimpin negara tentangga Pantai Gading datang ke
Paris untuk meningkatkan tekanan terhadap Presiden Laurent Gbagbo.
Mungkin mereka ingin menunjukkan ini adalah sebuah kemenangan bagi
Afrika, bahwa mereka berhasil mencapai perdamaian di Paris.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke