--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 18 Februari 2003 15:50 UTC ** 134 ORANG TEWAS DALAM KEBAKARAN KERETA BAWAH TANAH KOREA SELATAN ** UNI EROPA CAPAI KESEPAKATAN BERSAMA ATAS IRAK ** 25 RANGKAIAN KERETA PENGANGKUT ALAT TEMPUR AS LEWATI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERSELISIHAN SOAL IRAK DALAM UNI EROPA TERATASI SEMENTARA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA TIMUR DAN EROPA TENGAH KECEWA ATAS KRITIK JACQUES CHIRAC ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIMOR LESTE GELAR SIDANG DENGAR PENDAPAT UNTUK KEBENARAN DAN REKONSILIASI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DUNIA TERANCAM ANARKI JIKA AMERIKA SERIKAT ABAIKAN PBB ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: IN MEMORIAM NUKU SULAIMAN: ANGGOTA PDIP YANG KECEWA DENGAN PARTAINYA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DELEGASI LINTAS AGAMA COBA CEGAH PERANG DI IRAK * 134 ORANG TEWAS DALAM KEBAKARAN KERETA BAWAH TANAH KOREA SELATAN Sedikitnya 134 orang tewas dalam kebakaran di kereta bawah tanah Kota Taegu, Korea Selatan. Selain itu lebih dari 130 orang terluka dan 100 orang lainnya masih hilang. Api dengan cepat menjalar dan menyambar seluruh rangkaian kereta bawah tanah. Polisi telah menangkap seseorang yang menurut saksi mata menyalakan api ke cairan mudah terbakar yang dibawanya. Tersangka itu sendiri terluka dalam kejadian. Ia diduga menderita gangguan mental. Diperkirakan ada 600 orang di dalam kereta bawah tanah saat itu. Tim penolong masih kesulitan karena terhalang asap tebal. * UNI EROPA CAPAI KESEPAKATAN BERSAMA ATAS IRAK Uni Eropa mengingatkan Irak untuk cepat melucuti persenjataannya dan bekerjasama penuh dengan tim inspeksi senjata PBB. Ke 15 anggota setuju memberikan pernyataan bersama atas krisis Irak saat pertemuan darurat di Brussel. Krisis menyebabkan perpecahan mendalam Uni Eropa beberapa pekan lalu. Pernyataan itu menyebutkan perang sebagai pilihan terakhir tetapi tekanan militer terhadap Saddam Hussein juga harus semakin ditingkatkan dan inspeksi senjata tidak bisa berjalan tanpa batas waktu. Sekarang tinggal Dewan Keamanan PBB memutuskan kapan batas waktu Irak. Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengasumsikan kesimpulan akhir pertemuan itu sebagai dukungan sikap kerasnya terhadap pemimpin Irak Saddam Hussein. Kanselir Jerman Gerhard Schroder mengatakan ingin menghapus kalimat ultimatum atas Irak, sementara Presiden Perancis Jaques Chirac tidak akan mendukung resolusi baru yang membuat perang mungkin terjadi. Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende puas dengan pernyataan Uni Eropa yang mengakui untuk pertama kalinya perencanaan militer penting untuk meningkatkan tekanan atas Irak. * 25 RANGKAIAN KERETA PENGANGKUT ALAT TEMPUR AS LEWATI BELANDA Sekitar 25 rangkaian kereta yang membawa tank-tank Amerika Serikat, peralatan dan pasukannya akan melewati Belanda dalam beberapa hari mendatang menuju Turki dan wilayah teluk lainnya. Amerika Serikat mulai Senin kemarin membawa perlengkapan militernya melalui Belanda. Pengangkutan itu dijaga ketat oleh tentara AS dan didampingi tentara Belanda. Menteri Pertahanan interim Henk Kamp, memberikan otorisasi atas pengangkutan itu Senin pagi. Partai Buruh telah mengurungkan keberatannya. Pemimpin Partai Wouter Bos mengatakan sebagai anggota NATO Belanda tidak punya pilihan lain selain bekerjasama. * AS DIGUYUR SALJU LEBAT Keadaan darurat diberlakukan di Timur Laut Amerika Serikat menyusul terjangan musim dingin dan hujan salju deras. Sedikitnya 10 orang tewas akibat cuaca dingin itu. Salju setinggi sekitar 60 sentimeter diderita sedikitnya tujuh negara bagian membuat perjalanan dengan mobil dan kereta menjadi mustahil. Kebanyakan bandara ditutup mengakibatkan ribuan pengguna jasa terlantar. Washington DC diterpa oleh apa yang disebut cuaca terburuk selama 150 tahun. Di Ohio dan Ketucky listrik padam lebih dari 100 ribu rumah tangga. Pengamat cuaca mengatakan hujan salju lebat terus berlanjut ke Timur Laut negara itu sepanjang hari ini hingga esok Rabu. Seluruh kantor pemerintah di Washington DC tutup hari ini. * UNICEF MULAI KAMPANYE IMUNISASI DI IRAK Badan PBB Urusan Anak-Anak UNICEF memulai kampanye skala besar imunisasi di Irak pekan mendatang. Diperkirakan sekitar empat juta anak akan divaksinasi polio, penyakit yang kembali mewabah di negara itu tiga tahun lalu. UNICEF mengirim 14 ribu pekerja kemanusiaan ke negara tersebut. Kampanye imunisasi cacar akan dilakukan bulan depan. Irak merupakan salah satu negara dengan tingkat kematian anak-anak yang tinggi. UNICEF meningkatkan kampanye imunisasi menyusul ancaman perang di negara itu. Organisasi-organisasi kemanusiaan juga telah mengirim sejumlah besar persediaan bantuan kemanusiaan ke negara tetangga Irak. * KOREA UTARA SEMAKIN MENDATANG Korea Utara mengancam pembatalan perjanjian persenjataan dengan Korea Selatan. Pyongyang menyatakan Amerika Serikat telah keluar dari kesepakatan perang Korea yang berakhir 50 tahun lalu. Washington menyiapkan kapal induk dan puluhan jet pembom di Jepang serta menjadwalkan latihan militer bersama dengan Korea Selatan bulan depan. Akhir Desember lalu intel AS menyusup dalam kapal Korea Utara ke Yaman. Ternyata kapal itu membawa rudal Scud. Korea Utara menyebut tindakan ini sebagai sikap perang yang membuat perjanjian persenjataan menjadi sia-sia. Sejak Korea Utara memulai kembali program nuklirnya beberap bulan lalu, hubungan dengan AS terancam putus. Sementara itu Harian New York Times melaporkan Washington sedang mempertimbangkan sangsi atas Korea Utara. * PERSELISIHAN SOAL IRAK DALAM UNI EROPA TERATASI SEMENTARA Pera pemimpin pemerintahan negara-negara Uni Eropa berhasil menyatukan perbedaan pendapat yang mendalam mengenai Irak. Kelima belas pemimpin sepakat untuk melanjutkan inspeksi senjata di Irak. Tetapi Uni Eropa tidak berhasil menjawab pertanyaan berapa lama proses ini dapat dan bolah dilakukan, apabila Irak ternyata tidak bekerjasama sepenuhnya. Bagaimanapun juga, saat ini kelihatannya Uni Eropa kembali bersatu. Laporan redaktur Eropa Barat Johan Huizinga: Setelah berunding kilat hampir selama empat jam para pemimpin pemerintahan yang berkumpul di Brussel, Belgia berhasil mengambil kata sepakat. Persetujuan ini jelas bertujuan mencegah supaya tidak makin dalam saja jurang pendukung dan penentang perang terhadap Irak. Teks pernyataan bersama memuat pokok-pokok yang diingini setiap negara anggota. Misalnya Prancis puas, karena inspeksi senjata di Irak tetap akan dilanjutkan. Tetapi untuk menyenangkan Inggris, di dalam teks sengaja ditentukan bahwa aksi militer hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir apabila tim inspeksi PBB tidak berhasil menyelesaikan masalah. Sampai saat ini di dalam resolusi PBB hanya disebutkan "dampak-dampak serius". Jadi dengan pernyataan bersama ini ancaman terhadap pemerintah Bagdad di satu pihak menjadi lebih konkrit. Tetapi tidak disebutkan persyaratan apa yang dihendaki dan terutama berapa lama tim inspeksi dapat terus bekerja. Menurut Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende, keputusan itu tergantung pada Dewan Keamanan PBB: Tentu saja ini adalah tanggung jawab Dewan Keamanan PBB. Mereka yang harus memutuskan. Ini bukanlah tanggung jawab pemimpin pemerintahan. Demikian Balkenende Dengan ini kelihatannya di mata dunia para pemimpin Eropa telah bersatu dan menetapkan sikap, tetapi dalam prakteknya keputusan mengenai masalah-masalah terpenting tetap diserahkan ke tangan Dewan Keamanan PBB. Pemenang terbesar KTT Brussel adalah para penentang perang seperti Prancis, Jerman dan Belgia. Dengan memperpanjang masa waktu inspeksi, paling tidak ketiga negara ini berniat untuk memaksakan penundaan aksi milier. Tetapi sebenarnya perbedaan pendapat dalam Uni Eropa juga sudah teratasi. Jerman misalnya sudah tidak menentang lagi pemakaian istilah kekerasan sebagai cara terakhir untuk memaksa Irak melucuti senjatanya. Selama ini Berlin selalu menekankan anti perang dengan alasan apa pun, walau pun perang itu sudah didukung oleh mandat Dewan Keamanan PBB. Sebenarnya perpecahan dalam Uni Eropa tidak benar-benar diatasi. Lihat saja bagaimana kepala berita pelbagai koran Eropa Selasa pagi. Di negara-negara yang menentang perang banyak diulas bagaimana persatuan dalam Uni Eropa telah dipulihkan kembali. Sedangkan di negara-negara yang mendukung Amerika justru diulas bagaimana KTT Brussel Senin malam sebenarnya tidak menghasilkan jalan keluar. Walau begitu, Presiden Prancis Jacques Chirac tetap berperilaku sebagai seorang pemenang. Pada kesempatan jumpa pers itu Chirac mengecam pedas calon anggota negara-negara Uni Eropa, yaitu Polandia, Hongaria dan Czeko. Maklum ketiga negara ini termasuk yang menandatangani surat dukungan para pemimpin pemerintahan Uni Eropa kepada pemerintah Amerika. Dan hal ini sangat menjengkelkan Presiden Prancis Jacques Chirac. Kalau Anda ingin menjadi anggota Uni Eropa, maka itu berarti bahwa Anda harus menunjukkan pertimbangan dengan negara anggota lainnya, termasuk konfertasi yaitu berunding dengan anggota lain. Kalau pada masalah sulit pertama Anda sudah bertindak lepas dari anggota lainnya, tidak berunding dengan mereka, maka itu bukan merupakan langkah yang bisa dipertanggungjawabkan. Demikian Chirac. Para calon anggota Uni Eropa seharusnya tidak banyak bacot. Demikian sebenarnya inti pesan Presiden Jacques Chirac tadi. Ucapan seperti ini jelas makin memanaskan suasana. Maklum negara-negara calon anggota itu juga sudah marah karena mereka tidak diundang sebagai pengamat dalam KTT Senin malam. Begitu para pemimpin pemerintahan 15 negara Eropa "lama" sudah pulang, baru para calon anggota baru ini boleh datang ke Brussel untuk mendengar pengumuman Yunani, ketua bergilir Uni Eropa. Itu terjadi Selasa pagi tadi. Cara begini jelas tidak akan membawa persatuan dalam Uni Eropa. * EROPA TIMUR DAN EROPA TENGAH KECEWA ATAS KRITIK JACQUES CHIRAC Negara-negara Eropa Tengah dan Timur sangat kecewa terhadap Presiden Prancis Jacques Chirac. Senin malam selepas KTT Brussel Chirac terang-terangan mengkritik negara-negara calon anggota Uni Eropa yang pro-Amerika dalam krisis Irak. Polandia misalnya berharap Prancis dapat menghormati sikap Warsawa, sementara Bulgaria beranggapan kegelisahan presiden Prancis tidak menolong usaha mencapai konsensus dalam Dewan Keamanan PBB. Laporan koresponden James Kliphuis dari Budapest: Pernyataan Presiden Jacques Chrirac Senin kemarin dikeluarkan dalam bahasa kasar. Chirac menamakan calon anggota Uni Eropa seperti Rumania dan Bulgaria kekanak-kanakan dan bersikap berbahaya. Kedua negara turut menandatangani surat terbuka kepada Presiden George W. Bush, yang terang-terangan mendukung Amerika Serikat dalam krisis Irak. Sebaliknya Prancis, bersama-sama Jerman dan Belgia justru bersikap sangat kritis terhadap Washington. Jacques Chirac memperingatkan calon-calon anggota bekas negara komunis itu, bahwa sikap pro-Amerika bisa berdampak buruk terhadap ambisi mereka menjadi anggota Uni Eropa. Menurut Chirac, hanya dibutuhkan satu negara yang mengatakan tidak, maka rencana pemekaran Uni Eropa akan dibatalkan. Ditambahkannya negara-negara Eropa Timur dan Tengah tidak menggunakan kesempatan baik untuk menutup mulut dan berdiam diri. Sejumlah negara calon, menyatakan tidak senang karena tidak diundang dalam KTT darurat Senin kemarin. Bulgaria, yang sekarang juga merupakan salah satu anggota bergilir Dewan Keamanan menyatakan: Presiden Prancis memperlihatkan sikap gelisah. Demikian Menteri Luar Negeri Lubonir Ivanov. Ditambahkannya sikap Prancis ini tidak menolong ke arah persatuan di dalam Dewan Keamanan. Sementara di Slowakia, jurubicara Departemen Luar Negeri di Bratislava mengatakan, tidak ada pembenaran untuk kritik yang dikeluarkan Chirac. Menurut Bratislava, hingga Senin lalu Uni Eropa tidak bisa mencapai kata sepakat mengenai Irak. KTT di Brussel tidak mengikutsertakan calon anggota baru. Oleh karena itu negara-negara ini tidak bisa ikut merundingkan sikap bersama. Selain itu jubir Slowakia menambahkan, mengapa tidak ada kritik langsung terhadap Inggris, Spanyol dan Portugal, negara-negara yang juga menandatangani pernyataan pro-Amerika? Polandia adalah salah satu calon anggota Uni Eropa yang berhubungan dekat dengan Amerika Serikat, tetapi juga bersahabat dengan Prancis dan Jerman yang menentang Washington. Warsawa menekankan berhak menentukan kebijakannya sendiri. Itu yang harus dihormati Prancis, seperti juga Warsawa menghormati hak Prancis. Demikian Wakil Menlu Polandia Adam Rotfeld. Sementara itu di Brussel, Komisaris Uni Eropa urusan luar negeri Chris Patten mengatakan, semua negara harus ingat bahwa Uni Eropa bukanlah Pakta Warsawa. Ia menekankan, negara-negara Eropa Timur dan Eropa Tengah harus sabar dan penuh pengertian bila ada perbedaan pendapat. Rekannya Komisaris Pemekaran Gunther Verheugen justru menyatakan, setelah pernyataan Presiden Prancis yang sangat kritis, di masa mendatang calon-calon bekas negara komunis bisa menghadapi masalah ini dengan lebih tenang. * TIMOR LESTE GELAR SIDANG DENGAR PENDAPAT UNTUK KEBENARAN DAN REKONSILIASI Timor Leste ikuti jejak Afrika Selatan sejak Mandela. Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi, CAVR, yang dibentuk UNTAET tahun 2001 mulai menggelar public-hearing, atau sidang dengar-pendapat mengenai kasus kasus pelanggaran HAM sejak tahun 1974 sampai 1999. Dua saksi-ahli dari Indonesia tampil, yaitu Ibu Ade Rosina Sitompul dan Luhut Pangaribuan. Ada kemungkinan, selain para korban, juga jenderal jenderal Indonesia akan didengar keterangannya. Apa saja mandat Komisi ini? Berikut keterangan koordinatornya, Hugo Fernandes: Hugo Fernandes [HG]: Pertama membuat pencarian kebenaran tentang pelanggaran HAM yang terjadi di Timor Leste yang terjadi di tahun 1974 sampai 25 Oktober 1999. Mandatnya yang kedua adalah memfasilitasi proses rekonsiliasi komunitas. Dan mandatnya yang ketiga, yang terakhir adalah disertai rekomendasi kepada pemerintah, presiden Republik Demokratik Timor Leste. Kita memiliki beberapa metode untuk mencari kebenaran. Meteode pertama itu mencari pernyataan orang-orang yang menjadi korban dari konflik ini. Cara kedua adalah membuat penelitian. Yang ketiga adalah membuat dengar pendapat umum. Kelima, menerima kelanjutan tugas instansi lain yang dulunya telah membuat investigasi pelanggaran HAM. Nah dengar pendapat umum ini ada beberapa tema. Salah satunya adalah tentang narapidana politik. Nah acara ini berlangsung kemarin dan hari ini, dengan mengundang para tahanan politik. Sedangkan komisi ini sendiri memiliki tujuh tema dengar pendapat umum. Tahanan polisi, perempuan dalam konflik, anak dalam konflik, perang saudara antara UDT dan Fretilin, kemudian tema tentang kelaparan dan pemindahan paksa, peran aktor internasional dalam konflik ini, angka kematian selama konflik ini. Jadi dengar pendapat ini hanya salah satu cara untuk mendapatkan informasi kemudian juga merupakan hasil temuan-temuan awal komisi. Ada kemungkinan para pelaku maupun korban di Indonesia itu dengan kekuatan hukum yang dimiliki komisi itu bisa dipanggil ke Timor Timur untuk memberikan kesaksian. Komisi ini berencana membuat dengar pendapat umum terutama tentang aktor internasional, itu di Timor Leste sendiri ada juga rencana di Indonesia, ada satu rencana di Amerika Serikat, di Portugal dan di Australila. Radio Nederland [RN]: Siapa kira-kira jenderal-jenderal yang anda ingin peroleh keterangannya? HG: Ini ada juga tema tentang struktur militer di Indonesia. Dan sedang mengidentifikasi siapa-siapa saja. Mungkin Wiranto, Prabowo. Mungkin yang paling akhir Adam Damiri dan lain-lain. RN: Mantan presiden Jenderal Suharto akan dipanggil juga atau tidak? HG:Komisi ini belum berfikir sampai ke sana. RN: Misalnya kasus Balibo, Jenderal Josviaz sampai sekarang tetap menolak dan tidak mau bicara lagi di muka media. Jadi bagaimana anda berharap memperoleh keterangan lengkap dalam rangka rekonsiliasi Timor Leste? HG: Memang semuanya hanya berdasar upaya kita untuk membuat penelitian mencari kebenaran itu. RN: Apakah menurut anda pemerintah Timor Leste yang berkepentingan berhubungan baik dengan Indonesia bersedia misalnya menuntut Jenderal Wiranto atau Adam Damiri datang? HG: Itulah juga yang menjadi kerisauan bahwa apakah rekomendasi-rekomendasi ini akan ditindaklanjuti. Oleh sebab itu mulai sekarang komisi ini juga membangun kerja sama dengan organisasi-organisasi internasional yang bisa jadi kelompok penekan. RN: Dengan mengangkat kembali perang saudara 1974 dan 1975, apakah ini tidak justru membuka luka-luka lama? HG: Kita mencari kebenaran untuk mencapai rekonsiliasi. Bahwa rekonsiliasi tidak terjadi jika kebenaran yang hakiki itu tidak terungkap. Dengar pendapat umum hari ini sudah bisa memberi indikasi bahwa kita mengundang para tahanan politik, itu bukan saja para tahanan Timor Leste yang ditahan oleh TNI dan oleh rejim militer Indonesia. Tapi juga kita telah mengundang tahanan politik oleh UDT maupun Fretilin. Mereka tadi berbicara dan kelihatan sekali semangat rekonsiliasi itu yang ditonjolkan. Demikian Hugo Fernades, Koordinator Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi, CAVR. * DUNIA TERANCAM ANARKI JIKA AMERIKA SERIKAT ABAIKAN PBB Gerakan Non Blok harus berperanan penting sebagai kekuatan moral dunia, apalagi jika Amerika Serikat melancarkan perang tanpa memperoleh kesepakatan Dewan Keamanan PBB. Mantan Duta Besar RI di Amerika Serikat Letjen. purnawirawan Hasnan Habib khawatir langkah unilateral Amerika dapat menghancurkan wibawa lembaga internasional seperti PBB. Kami tanyakan, seberapa penting gerakan negara negara Non-Blok dewasa ini? Berikut komentarnya ... Hasnan Habib [HH]: Pentingnya adalah memberikan tambahan kekuatan dorongan suara hati nurani moral dari rakyat sedunia dari negara dunia, yang ingin melihat dunia ini tetap damai. Dan oleh karena itu menunjukan kesepakatan negara-negara non blok ini untuk mengeluarkan pendapat suara dan appealnya(permohonan, red), supaya jangan dilakukan serangan terhadap Irak. Apalagi kalau tidak diberikan mandat oleh PBB. Relevansinya itu. Radio Nederland [RN]: Jalur yang dapat ditempuh Non Blok bagaimana? apakah lewat PBB, Dewan Keamanan? HH: Ya ke PBB! tentu sudah jelas! Tentunya juga ke Amerika Serikat dan Inggris. Yaitu dua negara yang terutama gigih sekali hendak memaksakan kehendaknya menghantam Irak. RN: Berhubung dengan Gerakan Non Blok ini sudah lama tidak aktif, menurut pandangan barat sudah tidak relevan lagi sejak berakhirnya perang dingin. Sedangkan sebentar lagi Non Blok akan mengadakan KTT di Malaysia, pada saat perang Irak ini sudah di ambang pintu. Jadi apakah perlu tindakan cepat? HH: Itu kelihatannya Amerika Serikat dan Inggris sekarang mundur kan. Artinya mundur, bahasa mereka tidak memaksakan kehendaknya melakukan serangan ataupun memaksa PBB yang mengeluarkan resolusi yang mengjinkan mereka melakukan serangan sekarang ini. Tetapi meberikan waktu lagi kepada Hans Blix itu melanjutkan inspeksinya dan diminta mereka itu melaporkan laporannya itu pada akhir Februari atau satu maret ini. Berarti sementara itu masih ada kesempatan bagi negara-negara yang ingin cinta damai itu mengusahakan supaya tidak terjadi peperangan. Tentunya negara-negara Non Blok ini menyadari bahwa mereka tidak memiliki kekuatan untuk memaksa dan maksudnya negara Non Blok ini juga untuk tidak memaksa, hanya mengeluarkan appeal, suara kemanusiaan, yang kalau Amerika Sreikat itu tetap melancarkan serangan dengan melangkahi PBB ini, maka hancurlah dunia ini. Karena tidak ada lagi yang dapat digunakan suatu lembaga dunia, yang tadinya justru dibentuk AS pada akhir perang dunia kedua untuk bersama-sama memelihara perdamaian dan keamanan di dunia ini. Kalau Amerika ini sudah menerjang itu PBB lembaga dunia itu, maka berarti AS mengkhiananti sendiri cita-citanya yang luhur sebelumnya itu. Dan dunia ini, sistem internasional akan kembali menjadi sistem yang anarki. Yang kuat yang besar dapat seenaknya memaksakan kehendaknya. Di dalam keadaan ini, maka forum-forum seperti ASEAN, OKI, Non Blok, itu akan mempunyai fungsinya lagi. Karena tidak bisa satu negara mendiktekan kehendaknya kepada negara-negara itu kalau forum-forum ini bersatu. Saya sadar, Indonesia saat ini berada dalam keadaan yang terpuruk. Indonesia sekarang prioritasnya memulihkan keadaan dalam negeri terlebih dahulu. Jadi perhatian ataupun kemampuan untuk secara lebih efektif bergerak di forum internasional itu kelihatannya agak berkurang sekarang ini. Dan oleh karena itulah Indonesia melihat pentingnya forum Non Blik ini di Kuala Lumpur. Kebetulan Malaysia berada di dalam posisi yang cukup baik untuk memimpin Non Blok itu. RN: Menurut anda bakal perang atau tidak? HH: Saya kira iya! Demikian Hasnan Habib, pengamat politik internasional * IN MEMORIAM NUKU SULAIMAN: ANGGOTA PDIP YANG KECEWA DENGAN PARTAINYA Menteri Perencanaan Pembangunan Ketua Bappenas Kwik Kian Gie membangkitkan kontroverse ketika menyatakan bahwa partainya, yaitu PDIP adalah partai yang paling korup. Kesadaran bahwa PDIP korup bukan hanya dimiliki oleh Kwik Kian Gie, tetapi juga oleh salah seorang anak buahnya dalam Litbang PDIP yaitu Nuku Suleiman, yang kemarin meninggal dunia. Sebagai anggotanya, Nuku Suleiman frustasi dengan PDIP. Berikut laporan koresponden Jopie Lasut dari Jakarta: Mantan Ketua Gerakan Pro-Dem, Nuku Suleiman yang berumur 38 tahun, kemarin meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Bunda, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Namanya diambil dari nama pahlawan Maluku Utara yang pernah menghancurkan armada Belanda. Tetapi kalau Sultan Nuku dikenal menentang VOC, maka Nuku Suleiman dikenal di kalangan eks tapol dan aktivis mahasiswa tahun 1980an karena melawan kompeni rejim Orde Baru. Ia pernah dipenjarakan di LP Cipinang selama beberapa tahun karena kasus SDSB, Soeharto Dalang Semua Bencana. Menurut mantan menko ekuin Rizal Ramli Nuku meninggal karena pertentangan batin. Ia kecewa melihat kondisi politik saat ini. "Sejak setahun yang lalu Nuku masuk PDIP sebagai anggota litbang. Ia dikelompokkan dalam faksinya Theo Syafe'i." Kepada Radio Nederland, Nuku Suleiman pernah mengatakan sebagai anggota baru PDIP ia kecewa melihat tingkah laku faksi Taufik Kiemas. Patut diketahui faksi Taufik Kiemas itu umumnya terdiri dari orang-orang oportunis yang mementingkan diri sendiri. Yang dikenal sebagai orang-orang Taufik Kiemas ialah Yamin, Parlan, Cahyo Kumolo dan Zulkarnaen. Seorang kawan dekat Nuku, Agus Santoso alias Agus Lenon, mengatakan, "kawan kita ini penuh dedikasi." Ini nampak melalui perlawanan-perlawanan bawah tanahnya sampai yang terbuka melawan rezim Harto dahulu. Menurut Agus Nuku punya talenta politik yang sangat kuat. Pada saat reformasi Nuku merupakan salah satu aktor yang bisa menggalang angkatan 1980an dalam organisasi Prodem. Ketika itu ia dipercaya untuk memimpin prodem selama satu periode. Nuku masih terus bersemangat dengan ide-idenya hingga akhir hayatnya. Walau pun ia sudah meninggalkan kita, kata Agus, tapi ada pesan Nuku yang perlu dikenang. Yaitu, jangan percaya pada partai-partai yang ada selama partai-partai itu tidak menjadi bagian reformasi. Pada saat-saat terakhir Nuku memang berbeda dengan kawan-kawan lain dari prodem, masuk ke salah satu partai besar. Sedangkan teman-temannya umumnya menentang pemerintahan Mega-Hamzah yang dinilai korup dan menjadi rejim orde baru kedua. Dengan masuk salah satu partai besar itu, Nuku berharap bisa melakukan perubahan dari dalam. Tetapi ternyata Nuku tidak sekuat Kwik Kian Gie. Ia frustasi dan itu yang disampaikannya kepada teman-temannya. "Jangan sekali-kali percaya pada partai yang berlambang rakyat tanpa ada semangat rakyat di dalamnya". Hakim Hatta, mantan aktivis dari Yayasan Pijar yang pada zamam Soeharto terkenal dengan aksi-aksi demonya menentang pemerintahan militer saat itu, mengatakan, Nuku tidak pernah berubah, dari dulu ia adalah sosok aktivis selalu konsisten dengan cita-cita demokrasi dan keadilan sosial yang diperjuangkannya. Mulai dari mahasiswa, dan sampai detik-detik terakhir hidupnya. Ia sangat kecewa dengan partainya dan ia frustasi melihat aktor-aktor politik yang tidak konsisten dengan apa yang mereka perjuangkan itu. Nuku yang pernah ditahan selama lima tahun, memang dikenal sebagai seorang yang tidak pernah mau berkompromi dengan kebijakan-kebijakan politik yang melanggar hak-hak asasi manusia dan tidak memperhatikan nasib rakyat kecil. Orde Baru baginya identik dengan tidak memperhatikan nasib rakyat kecil. Yang disesalkannya ialah bahwa partainya, yang mengaku partai wong cilik, pada akhirnya setelah berkuasa sama sekali tidak memperhatikan rakyat. Bahkan partai itu mendukung kenaikan harga BBM,TDL dan telpon. Maka tidaklah pula mengherankan jika pada saat-saat menjelang penguburannya hanya teman-teman seperjuangannya, mantan tapol dan mantan aktivis mahasiswa, yang datang di rumah kakaknya di Bekasi, di mana ia disemayamkan. Tidak tampak satu fungsionaris PDIP pun. Ketua Pijar, Hatta pun membenarkan bahwa Nuku kecewa dengan PDIP. Hakim Hatta: Aktifis yang konsisten dengan cita-cita demokrasi, keadilan sosial yang ia mulai perjuangkan dengan mahasiswa. Dan sampai detik-detik terakhir ia konsisten memperjuangkan demokrasi itu dan ia bergabung dengan partai politik PDI Perjuangan, di bagian LitBang. Tetapi ia sangat kecewa dengan sistem yang ada di PDIP membuat ia frustasi melihat aktor-aktor politik kita yang tidak pernah konsisten dengan apa yang ia cita-citakan itu. Dan sosok Nuku yang saya kenal, dia tidak pernah kompromi dengan kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan dia. Dan yang seperti kita ketahui untuk mempertahankan apa yang menurut dia kebenaran dan keyakinannya itu. Ia membuat jejaring baru dengan aktivis lainnya dengan tujuan mencapai Indonesia yang demokratis berkeadilan sosial. * DELEGASI LINTAS AGAMA COBA CEGAH PERANG DI IRAK Delegasi Lintas Agama yang terdiri atas para pemimpin lima agama terbesar Indonesia Selasa ini berangkat menuju Roma, Italia untuk antara lain bertemu Paus Johannes Paulus II. Lintas Agama ini dibentuk untuk menunjukkan keprihatinan rakyat Indonesia pada rencana Presiden Amerika Serikat George W. Bush menyerbu Irak. Tujuan kunjungan delegasi adalah menggerakkan sejumlah pemimpin dunia agar aktif mencegah pecah perang di Irak. Setelah itu kelima pemimpin agama akan bertemu dengan sejumlah tokoh penting Parlemen Eropa di Brussel. Ikuti keterangan Ahmad Syafi'i Ma'arif, ketua Muhammadiyah, menjelang keberangkatannya ke Eropa kepada Radio Nederland. Ahmad Syafi'i Ma'arif [ASM]: Yang pokok itu anti perang. Supaya jangan terjadi penyerangan terhadap Irak. Intinya itu. Radio Nederland [RN]: Lalu mengapa Paus Yohannes Paulus? ASM: Karena dia punya pengaruh besar di kalangan orang-orang Barat.Yang kita tuju ada dua, yaitu Paus dan parlemen Uni Eropa. Ada beberapa hal yang ingin kita sampaikan kepada Paus dan juga kepada parlemen Uni Eropa itu. Pertama kita meminta kepada Paus untuk lebih pro-aktif menggunakan pengaruhnya mendesak beberapa negara di dunia Barat khususnya supaya membendung ambisi Bush. Karena ambisi Bush itu bukan lagi saya anggap perang terhadap Irak, tetapi sudah perang terhadap peradaban dan kemanusiaan. RN: Tapi sampai saat ini Paus sedikit sekali melakukan tindakan kecuali mengirim utusannya ke Irak. ASM: Ada beberapa pernyataannya, tapi memang mungkin kurang tajam. Itu memang Paus caranya begitu, sudah melakukannya dia tinggal mempertajam perumusannya. Walaupun Bush ini susah mendengar, tetapi kita coba semua. Apalagi [anti perang] sekarang sudah pendapat dunia. Demo Sabtu lalu 11 sampai 12 juta manusia itu kan luar biasa! RN: Delegasi ini akan berbicara dengan siapa di Parlemen Eropa? ASM: Belum tahu betul kita, tapi kita akan ketemu orang-orang penting di parlemen Eropa dan ini sedang diatur. Jadi hari Kamis pagi dengan Paus dulu. Hari Jumat baru dengan parlemen Eropa. Kemudian mungkin kita akan berbicara dengan masyarakat Indonesia yang ada di Belgia barangkali, dan juga yang ada di Roma. Lintas agama ini ikut serta dalam gelombang protes yang dilakukan oleh hampir semua umat manusia di muka bumi ini. Demikian Ahmad Syafi'i Ma'arif, ketua Muhammadiyah. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
