Pak Arifin, berikut ini adalah forward pertanyaan dari milis TDA. Saya pikir Pak Taufik lah yang patut menjawabnya. Mungkin bisa dikaitkan juga dengan apa yang sudah dibrainstorming pada tedar kemarin, kan ada pertanyaan yang senada.
Ikhwan Sopa. --- In [EMAIL PROTECTED], "D Y @ H" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Ikhwan, Artikel Anda sungguh mewakili keadaan saya. Bisnis yg saya kelola juga dikelola berdua dg suami, dia berpangkat Owner/Direktur, saya manager ehm...tepatnya manager serabutan. Selama ini saya enjoy menjalankannya, meskipun ada beberapa kelemahannya, seperti tdk adanya deskripsi pekerjaan yg jelas, atau ini sebenarnya adalah kelebihan karena lebih fleksibel. Sebenarnya bisa dibikin job desk yg jelas, tapi karena relation suami istri tdk seperti bos dan bawahannya, jadi kadang suka seenaknya kalau mis. tanggung jawab pekerjaan belum terpenuhi oleh suami, bisa aja saya yg handle. Atau kalau lagi pusing dg TDB-nya (suami masih TDB), yah... saya yg handle semuanya, sampai2 krn sdh jarang tune-in di bisnis kami, untuk berpikir di level strategis sdh terserah saya. Ha...ha jadi curhat nih. Ada yg ingin saya tanyakan ke Pak Ikhwan, untuk merekrut karyawan, lebih banyak keuntungannya atau kerugiannya kalau yg kita rekrut ada bau nepotisme-nya, bisa sodara atau teman??? Karena menurut saya, utk level operasional artinya bukan level strategis sih tdk masalah, tp utk level strategis kita hrs cari SDM yg berkualitas dan jangan ada bau nepotisme. Bagaimana Pak?? Oke saya tunggu artikel lanjutannya yg mengupas hal ini. Terimakasih. Wassalam, Dyah www.3orchid.com ----- Original Message ----- From: "OmPopa" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, May 30, 2007 1:56 AM Subject: [tangandiatas] HnW Inc. Apa Itu? > *HnW Inc. Apa Itu?* > > *Abdullah Bin Mas'ud berkata: Rasulullah SAW bersabda: > "Sesungguhnya sebelum hari kiamat ada: salam untuk orang tertentu, banyak > perniagaan sampai-sampai seorang istri membantu suaminya berniaga, > memutuskan tali silaturahim, kesaksian palsu, menyembunyikan kesaksian yang > benar, dan munculnya atau tersebarnya pena (banyak buku bermunculan)"* > > Apa yang disampaikan di atas adalah tanda-tanda tentang makin dekatnya > kiamat. Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa semua fenomena "kiamat sudah > dekat" yang dimaksud di atas memang telah digelar di depan mata. > > "Sampai-sampai seorang istri membantu suaminya berniaga", tidak serta-merta > menjatuhkan fenomena ini menjadi sebentuk dosa atau aktivitas terlarang, > melainkan hanya menjadi fakta yang merupakan tanda-tanda. Namun demikian > tentu saja, kita harus sangat bijak menjalaninya. --- End forwarded message ---
