Wa'alaikum salam wr wb,
Benar pak Nurkhotim, Anda memang luar biasa prima....pemahamannya.
Memang saya ambil pengertian dari sudut pandang saya selaku entrepreneur, dan
saya berusaha dan berdo'a supaya rekan-rekan yang baca pun semoga dilindungi
Allah dari kesalahan persepsi.
Kadang saya memang mengambil sedikit ayat, buat memotivasi khususnya diri
saya, dan mungkin rekan-rekan yang sekiranya terlalu "berat" jika harus
memahami banyak ayat suci Al-Qur'an....kecuali mereka yang pernah "nyantri"...
Oleh karena itu, istilah permainan yang saya kutip ini saya beri tanda
petik... yaitu "permainan"...yang kalau diresapi sesungguhnya mengandung makna
filosofi yang dalam, menurut saya.
Ibadah pun, apa pun bentuk ibadah itu, bagi saya juga saya anggap sebuah
"permainan"... sehingga itu membuat saya senang melakukannya, bukan lagi
sebagai kewajiban meskipun itu sejatinya suatu kewajiban. Saya memang senang
"bermain-main" di dunia fana ini. Tigas kehidupan apa pun yang diwajibkan oleh
Allah, juga saya maknai sebagai "permainan"... Saya tidak merasakan itu sebagai
tugas dan kewajiban...semata-mata "permainan"...
Sebagian besar dari kita, kan merasa bahwa beribadah itu sebagai kewajiban,
sehingga kebanyakan mereka merasa berat memikulnya, meskipun Allah juga
memberikan reward and punishment...tetap saja ada perasaan berat untuk
menjalankannya.
Nah, saya seringkali mengajak ke rekan-rekan terdekat saya, bahwa janganlah
memandang kewajiban apa pun itu semata-mata sebagai kewajiban...tetapi
pandanglah itu sebagai suatu "permainan"... "bermain-mainlah" dengan baik di
sana...
Semoga dengan tambahan masukan dari pak Nurkhotim ini, semakin menambah
pencerahan bagi saya, maupun rekan entrepreneur lainnya.
Sukses selalu,
Wuryanano
http://wuryanano.blogspot.com/
Nurkhotim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum Pak Wuryanano Raden,
Saya sering membaca tulisan pak Wuryanano ini,.. dan saya seneng,..karena
isinya positif untuk saya sendiri maupun untuk orang lain.
Mungkin saking 'getol'-nya didunia ENTREPRENEUR,.. sampai-sampai
beliau melihat ayat di Al-Quran,.. oleh beliau-nya ini dibahas dari sudut
pandang 'entrepreneur',.... bener-bener hebat pak.
Saya hanya mau sharing saja,..mudah-mudahan tidak salah,...
Kalau menurut pendapat saya,... apa yang di'terjemahkan' oleh
pak Wur itu,...sedikit kurang tepat,...
Alasannya :
1. yang dibahas cuman dari 1 ayat,.... padahal banyak ayat-ayat lain
yang bisa mendukung ayat tersebut.
2. Suatu ayat ada yang tidak bisa berdiri sendiri tanpa penjelasan
dari ayat sebelum atau sesudahnya.
Ayat pada Surat Muhammad yang Pak Wur tampilkan sebelumnya
menerangkan masalah keimanan, yaitu antara orang kafir dengan
orang yang beriman.
Namun kalau dipenggal cuman 1 ayat,... dan ditinjau dari sudut
entrepreneur,.. kesimpulannya kurang tepat.
ini bisa dijelaskan dari ayat lain yaitu :
.............. Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya
sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu
tidak akan dianiaya sedikit pun. (Surat 4: 77)
............. Kamu menghendaki harta benda duniawi sedangkan
Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana. (Surat 8:67)
Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia
kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia
itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).
(Surat 13:26)
Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah
kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
(surat 40 : 39)
Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk
mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan
kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
(surat 43: 35)
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah
permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu
serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang
tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering
dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti)
ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan
dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (surat 57: 20)
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
menyembah-Ku.
(Adz-Dzaariyaat: 56)
jadi bila pak Wur berpendapat : Tuhan Allah ingin setiap
manusia ciptaan-Nya mau melakukan berbagai "permainan" di dunia ini, dan Dia
juga ingin setiap orang harus ada upaya untuk memenangkan "permainan" itu.
Maka pendapat Pak Wur mungkin sepertinya kurang tepat,..
karena Allah hanya ingin Jin dan Manusia supaya
beribadah,... bukan untuk bermain-main,...
Pemaham lain tentang ayat tersebut adalah :
Karena di dunia itu adalah tempat dimana semua 'permainan' dan 'harta'
kemewahan,.. kesenangan semua yang diinginkan manusia ada,... maka
manusia cenderung MENCARI,...MEMENANGKAN,... yang ada di dunia,..
sehingga banyak yang akhirnya LUPA,... AKAN MAKNA HAKIKI,...
UNTUK APA DIA HIDUP DI DUNIA INI,... !?
UNTUK APA DIA DICIPTAKAN OLEH ALLAH,..!?
Untuk itulah,.. turun ayat ini yang MENGINGATKAN kepada seluruh
umat manusia agar tidak TERLENA,.. oleh godaan dunia,.. yang diibaratkan
oleh ALLAH adalah 'hanyalah permainan dan senda gurau,..'
Ada suatu cerita dari seorang kyai merujuk pada ayat ini,...
Ibaratnya kita di dunia ini seperti anak-anak kecil Balita,...
Kalau pagi,...seperti anda mungkin tahu,.. mereka bermain,..
bersama-sama dengan temen-temennya,....
Ada yang bermain pasar-pasaran,.. bikin rumah-rumahan,..
bikin uang-uangan,... ada yang jadi penjual,.. jadi pembeli,..
jadi pahlawan,... entah itu satria baja hitam,..atau power ranger,..
Semuanya seakan-akan NYATA,... bagi MEREKA,....
Ada yang tertawa,... ceria,.. tapi sesekali ada yang berantem,.
karena berselisih paham sesama temennya,...
Tapi,....manakala matahari sudah mulai terbenam,... sore sudah
datang,... apa yang terjadi,...!?
Orang tua masing-masing dateng,... teriak-teriak,....
Hayoo,..pulang,...!! pulang,.. !! sudah sore,... mandi semua,..!!!
He..he..he.. itulah dunia,.... kita jangan terlena terhadap masalah
menang - kalah,... dalam dunia bisnis,.. yang justru kebanyakan
malah menyita waktu dan pikiran kita,....juga harta kita,..
melalaikan kita kepada Allah,... ala wa jalla,...
Kemenangan yang hakiki,.. adalah kemenangan di dunia dan
akhirat,.... semata-mata hanya karena Allah,....
Ilahi,.. anta maqsudi,.. wa ridhoka,..matlubi,..
(Ya Allah engkaulah yang kami tuju,... dan ridhoMu yang kami cari)
Wassalam
Nurkhotim
,_._,___
------------------------------------------------------------
WURYANANO
http://wuryanano.blogspot.com/
Entrepreneur & Penulis Buku Nasional:
*The Touch of Super Mind
*Super Mind for Successful Life
*The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit
PENERBIT: ELEX MEDIA KOMPUTINDO (Kelompok Gramedia)
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.