Nimbrung..................
Guys,
ada yang bisa kasih saran nggak bagaimana cara kita melatih intuisi kita
sehingga tajam ?
rest in reason, move in passion
MTA
www.orang-bali.com
Ikhwan Sopa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Q: 161
A: 109
Jawaban Anda adalah jawaban ke 109. Terimakasih atas jawaban yang
begitu advanced. Terimakasih banyak dengan pencerahannya. Saya yakin
ini bermanfaat bagi setiap rekan di sini. Tapi.. he...he... belum pas
juga.
Coba lagi ya?
Tips: Kita sering melupakan hal yang begitu sederhana, dan terlalu
memaksakan diri untuk bisa "menemukan sesuatu".
Sukses buat Anda, jangan bosan.
Sopa.
--- In [email protected], bataramaju simatupang <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Bung Sopa,
> Boleh ikutan donk!
> As.
> Fokus yang berkesinambungan pada perubahan menuju goal dengan
melepaskan intuisi kita bekerja dan berkreasi secara maksimal dengan
diback-up oleh kemampuan logis yang dipicu secara berimbang dengan
tekad sukses pasti akan terjadi.
> Explanation:
> Benar adanya, bahwa keputusan intuisi memiliki andil besar dalam
mengcreate peluang-peluang apa pun dalam hidup kita, sehingga
diperlukan keseimbangan yang memadai agar pelakunya tidak mengalami
depresi dalam proses (pasti mengalami, tapi mampu mengatasi dengan
baik). Berubah adalah kata kunci dari keputusan intuitif, tetapi
harus fokus. Fokus disini lebih banyak filternya dilakukan oleh
kemampuan logika kita, jadi ada balancing antara keputusan intuitif
dengan experiencing kemampuan logika dalam mengolah masukan dari
luar. Banyak kesuksesan yang terjadi apabila kita mampu memadukan
keduanya menjadi sebuah senjata pamungkas yang multifungsi. Semakin
banyak hal yang dialami dan dipelajari oleh kedua komponen ini maka
semakin liarlah intuisi berkerja dan demikian juga dengan nalar
semakin liar menyaring hal-hal apa saja yang layak menorong naluri
agar sukses besar terjadi (kalau penasaran lihat berpikir lateral
oleh Edward de Bono). Kandungan utama dari intuisi adalah
> perasaan dan ini dominan, terutama pada wanita. Pada wanita
kebanyakan yang bekerja lebih dulu adalah intuisinya dari pada
logikanya, sebaliknya pada pria lebih dominan logikanya yang berkerja
terlebih dahulu dari pada wanita. Jadi sukses yang dicapai seharusnya
juga memberi vitamin baru bagi kedua kemampuan ini untuk terus enjoy
berkarya, sehingga terjadi sinergi yang dapat melakukan terobosan-
terobosan dalam menangkap peluang yang terbentang dan fokus pada
proses menuju sukses.
> Contoh fokus: Apakah anda telah memiliki brand di lingkungan anda,
di pergaulan anda, di tempat kerja anda, di sekolah anda, dan
dimanapun anda. Brand anda adalah cap anda, stempel anda dan juga
merek pribadi anda. Untuk mendapatkan brand yang baik, maka anda
harus menciptakannya. Ini perlu fokus dalam memainkan kemampuan
intuitif dengan dukungan yang seimbang dari kemampuan nalar kita.
Andaikan brand yang anda ciptakan adalah seorang profesional yang
menyenangkan dan bila berurusan dengan anda semua orang akan memiliki
perspektif: bahwa profesional si X sungguh kredibel dan memiliki
integritas yang tinggi, maka brand ini akan embeded (melekat)bersama
anda, brand ini harus dipelihara, dan dengan brand ini anda akan
mampu menciptakan pasar anda sendiri yang sulit di benchmark orang
lain.
> Terimakasih.
> Batara MS
> Seorang student DBA di Netherlands.
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.