Hidup di Bangsa yang memiliki akar dan kultur budaya yang berbeda memang suatu
takdir yang tidak bisa kita sanggah. Hidup bermasyarakat sudah menjadi
keharusan tanpa adanya toleransi untuk lebih bersifat individu. Sebuah
kenyataan hidup bahwa hidup berindividu tidak membawa dampak yang baik dalam
diri dan dalam lingkungan. Misalnya seorang pekerja keras yang selalu sibuk
yang tidak mau bergaul dengan warga sekitar otomatis warga pun enggan untuk
bersapa kepada orang tersebut. Ngomong terlalu jauh, dan agak di luar tema
maksud dari tulisan ini adalah Budaya Indonesia yang sudah banyak dilupakan
oleh anak jaman sekarang. Pengaruh Globalisasi menjadi tersangka dalam
perpindahan akar budaya kultur bangsa yang berkiblat pada budaya barat.Budaya
barat telah berhasil merubah orang timur untuk menganutnya. Contoh misal dari
segi pakaian yang agak terlalu terbuka sering kita lihat di mal-mal di
kota-kota besar di Indonesia. Hampir semua ABG mengenakan pakaian yang sering
digunakan
oleh orang barat, kehidupan sex yang free juga sering dilakukan anak jaman
sekarang.
Kembali ke akar budaya masyarakat Indonesia yang selalu menjunjung tinggi
kesopanan diri pada lingkungan yang kini dirasa sudah jarang di jumpai. Lantas
kalau sudah begini apa orang barat yang disalahkan?? tidak juga, walaupun
begitu orang barat tidak selalu harus menjadi black sheep atau kambing hitam
atas segala pergeseran budaya dewasa ini. Permasalahan yang terjadi adalah
individu nya sendiri yang tidak memiliki prinsip untuk selalu meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat orang timur bukannya orang barat yang selalu
disalahkan.
Gaya hidup orang barat tidak sesuai dengan orang timur, ini yang selalu
menjadi masalah. Orang barat selalu memakai prinsip gaya hidup bebas, dan orang
timur menganut gaya hidup teratur. Kalau orang yang terbiasa teratur terus mau
bergaya hidup bebas apa
Kunjungi My Personal Blogs
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.