Setiap kita hidup dalam bersosialisasi bermasyarakat sudah barang tentu yang 
rasional apabila kita memiliki Brand Image. Karena dengan kita memiliki Brand 
Image tersendiri dengan mudahnya kolega kita mengenal kita dengan ciri khas 
yang kita miliki. Kita lihat saja para pemain bola di Eropa, para perusahaan 
ternama mengeluarkan begitu banyak uang perusahaan mereka demi mempromosikan 
barang produksinya dengan memanfaatkan para pemain bola ternama untuk dijadikan 
brand image agar demands dari konsumen lebih meningkat tajam dari hal kecil 
seperti Decker sampai arena judi. Karena dirasa perlu untuk meningkatkan rasa 
kepercayaan dari para konsumen, maka para produsen kemudian dibuatlah langkah 
tersebut.
 Begitu pun kita, walaupun bukan pemain bola sudah semestinya kita bisa 
menciptakan brand image sendiri. “Untuk apa??” tentunya banyak hal yang bisa 
kita dapat bila ktia bisa mewujudkannya. Yang paling simple adalah membangun 
sebuah kepercayaan pada orang sekitar terlebih pada keluarga. Sebab hidup 
bermasyarakat itu tak lepas dari tetangga dekat, karena tetangga itu umpama 
saudara yang paling dekat. Tidak hanya cukup dengan tetangga dekat, kepada 
teman kantor pun perlu kita ciptakan yang namanya brand image. Keuntungan 
memiliki brand image di kantor selain untuk mencari teman yang enak untuk 
berbagi juga sedikit demi sedikit akan membawa pengaruh pada atasan kita. Kalau 
atasan/manager mengenal kita dengan hanya sebuah nama itu hal biasa, namun 
kalau atasan sudah mengenal kita dengan brand image yang sudah kita bangun 
tentu sang manager tidak perlu repot-repot untuk mencari asistennya.
 Ada beberapa hal kecil yang bisa membangun brand image pada diri kita :
 1. Selalu ucapkan salam pada setiap orang yang kita temui, misal kalau kita 
bertemu orang, tetangga atau teman kantor pada pukul 07.00 sampai 10.00 pagi 
ucapkan “Selamat pagi Pak/Bu (dengan senyum)” hal seperti itu mungkin sudah 
kita lakukan setiap hari. Dibalik itu sebenarnya tersimpan suatu energi positif 
yang dipancarkan dari mata dan bibir yang memaksa lawan bicara untuk menyapanya 
kembali. Dengan begitu terciptalah Image “Ramah” pada diri kita.
 2. Selalu tawarkan bantuan, jaman sekarang ini sudah sulit sepertinya menemui 
orang yang sudi menawarkan bantuannya untuk orang lain, lain hal kalau orang 
tersebut dengan memintan imbalan yang tidak sewajarnya. Ciptakan image dengan 
menawarkan bantuan pada orang lain yang membutuhkan, percaya atau tidak kalau 
kita senang membantu orang yang kita tawarkan bantuan dan apabila kita mendapat 
kesulitan pasti orang yang pernah kita bantu dengan senang hati akan membantu 
kita. Kalau mungkin orang yang pernah kita bantu tersebut tidak nampak padahal 
kita dalam kesulitan bukan tidak mungkin orang lain pun turut serta membantu. 
Karena Tuhan tidak buta. Dengan demikian terciptakan image “penolong” pada diri 
kita.
 3. Bangun aware dari pribadi, hidup dengan masyarakat modern dan multilateral 
memang cukup Complicated. Tapi itu mudah kita lalui apabila aware dalam diri 
itu selalu muncul. Aware sendiri banyak halnya, dan tidak perlu disebutkan 
disini. Misal saja, seorang pejalan kaki yang melihat orang membuang sampah 
yang tidak pada tempatnya kemudian kita menginstruksikan pada orang tersebut 
untuk membuang sampah pada tempatnya itu merupakan sisi kecil dari aware dari 
dalam diri dan disiplin dalam segala hal. Kita harus bisa membedakan antara 
menggurui dengan aware pada orang lain itu 2 hal yang sangat berbeda. Dan 
jangan sampai orang lain tersinggung pada sikap kita. Karena kalau ada yang 
tersinggung bukannya brand image yang kita dapat tapi Bad Image.
 4. Menghargai orang lain, sifat dasar manusia yang sudah hak dimiliki salah 
satunya menghargai orang lain. Kalau kita berada di suatu tempat asing oleh 
kita dan menganggap kita adalah orang asing adalah hal wajar kita selalu 
menghargai peraturan yang berlaku. Cara ini ditempuh untuk orang disekitar kita 
bisa saling menghargai antara masyarakat lokal dan kita sebagai orang asing di 
lingkungan mereka. Dengan kita menghargai orang lain sudah hal yang wajar image 
yang baik akan kita dapat.
 5. Yang terakhir adalah selalu jadi nomor 1st . Dari semenjak kita menjadi 
benih dalam rahim Ibu, ada jutaan sel sperma yang berlomba untuk mencapai ke 
sel ovum. Dari jutaan sel tersebut hampir semuanya kalah bertarung dan mati 
begitu saja. Dari jutaan sel yang berhasil hanya satu yaitu Kita. Kalau kita 
sudah begitu dari sebelum kita lahir di dunia bukannya tidak mungkin untuk 
menjadi nomor 1st di segala bidang yang sedang kita geluti, dan menganggap 
persaingan itu hal biasa dan menjadi yang pertama, bukan yang kedua atau ketiga.
 Masih banyak lagi hal-hal yang bisa menciptakan brand image dalam diri, karena 
keterbatasan saya, saya hanya menulis 5 hal. Semoga tips yang sederhana ini 
berguna nantinya.


Kunjungi My Personal Blogs
       
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.

Kirim email ke