Dan Perjalanan Pun Dimulai...

Read More? http://idnlpsociety.wordpress.com

Join the Community? [EMAIL PROTECTED]


Wow, tidak terasa ya, sedikit lagi lebaran. So, how's your Ramadhan?

Alhamdulillah, saya bisa memenuhi salah satu target saya untuk bisa hidup
lebih sehat. Turun berat badan 4 kg hanya dengan puasa, tanpa obat
pelangsing.

Kembali ke laptop (ups, pinjem ya Mas Tukul). Jika di awal bulan puasa lalu
kita sudah merumuskan apa yang kita targetkan setelah kita menyelesaikan
puasa, maka kini saatnya untuk memastikan bahwa perubahan tersebut dapat
langgeng pada 11 bulan mendatang. Menggunakan sudut pandang NLP, inilah yang
dinamakan *ecological check *dan *future pacing*.



*Ecological Check***

Cek ekologi adalah salah satu langkah yang membedakan teknik-teknik NLP
dengan berbagai terapi yang lain. Dengan asumsi bahwa diri kita memiliki
bagian-bagian (*parts*) yang bertanggung jawab terhadap perilaku tertentu,
maka sebelum kita menciptakan perilaku baru, kita harus memastikan bagian
yang *in-charge *kepada perilaku baru tersebut selaras dengan bagian-bagian
lain yang sudah terlebih dulu ada.

Semisal, Anda sudah melatih diri selama 1 bulan untuk bangun lebih awal dan
melakukan shalat malam. Dengan kondisi penuh konsentrasi ke dalam diri (*
downtime*<http://idnlpsociety.wordpress.com/2007/07/16/uptime-dan-downtime/>),
Anda bisa bertanya, "Bagian-bagian lain dari diriku, bersediakah kalian
menerima perilaku baru ini dan bekerja sama secara harmonis untuk menjaganya
tetap konsisten kulakukan?"

Rasakan munculnya sinyal "Ya" atau "Tidak". Ini bisa berupa sebuah gambaran,
suara, perasaan tertentu, atau tidak ada sinyal apapun. Jika semisal muncul
sebuah sinyal atau pun tidak muncul apapun, pastikan lah dengan bertanya,
"Apakah tanda yang baru saja muncul berarti 'Ya'?" Jika sinyal tersebut
muncul kembali, maka selesailah proses ini. Namun jika tidak, Anda perlu
melanjutkan proses ini dengan teknik *parts negotiation* yang akan kita
bahas pada artikel lanjutan.

Sedikit rumit? Tenang, meskipun tidak setajam teknik di atas, ada cara lain
yang bisa Anda lakukan. Anda bisa memvisualisasikan diri Anda menunjukkan
perilaku baru tersebut dalam posisi
*disassociated*<http://idnlpsociety.wordpress.com/2007/08/27/tentang-associated-dan-disassociated/>.
Sembari mengamati, mendengar, dan merasakan apa yang Anda lihat, Anda boleh
menyadari munculnya sinyal 'nyaman' atau 'tidak nyaman' demi melihat
pengalaman tersebut. Jika Anda merasa nyaman, maka tidak ada bagian yang
keberatan dengan perilaku baru tersebut. Namun jika perasaan yang tidak
nyaman yang muncul, Anda bisa bertanya kepada diri sendiri, "Apakah yang
harus dilengkapi dari perilaku baru ini agar selaras dengan bagian diriku
yang lain?" Anda akan menemukan jawaban-jawaban muncul untuk Anda analisa.



*Future Pacing***

*Future pacing* adalah sebuah langkah untuk menjadikan diri kita terbiasa
dengan sebuah perilaku baru *sebelum* perilaku tersebut dilakukan. Ini
semacam usaha untuk menciptakan '*deja vu*' agar kita familiar dengan
perilaku baru tersebut dan karenanya akan menjalankan dengan harmonisasi
yang tinggi.

Sebagai contoh, Anda telah melatih diri untuk membaca tadarrus setiap hari
selama 30 menit sebelum tidur. Anda bisa memvisualisasikan diri Anda
melakukan perilaku baru ini di hari esok, lusa, minggu depan, bulan depan,
dan seterusnya. Lihat apa yang Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan
rasakan apa yang Anda rasakan. Putarlah 'film' perilaku baru ini dengan *
smooth*. Jika Anda sudah nyaman dengan film yang baru saja Anda buat,
masuklah ke dalamnya dan jadikan diri Anda *associated*. Selami pengalaman
baru Anda dengan melihatnya dari mata kepala Anda sendiri. Lihat apa yang
Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan rasakan apa yang Anda rasakan.

Sudah? Bagus sekali. Lakukanlah beberapa kali hingga Anda merasa terbiasa
dengan pengalaman baru tersebut.



Nah, Anda baru saja mengetahui jurus rahasia para pakar change management.
Selamat mencoba!

Oh iya, sembari Anda bersiap untuk mempraktikan teknik ini, saya ingin
mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Taqabbalallahu Minni Wa Minkum

Minal 'Aidzin wal Faidzin


-- 
Salam Street Smart NLP!

Teddi Prasetya Yuliawan
Indonesia NLP Society <http://idnlpsociety.wordpress.com>

Kirim email ke