Mas Nyemit, saran untuk mengatasi minder dan belajar bicara di depan publik:

1.       Cobalah berlatih bicara dengan membaca keras2 sebuah artikel yang
seolah2 anda akan presentasikan di depan klien/ anak buah anda.

2.       Tidak ada kata terlambat walaupun usia sudah 37 thn

3.       Beli/ baca buku Larry King judulnya Bicara…. (lupa), covernya
merah… bisa diikuti step2nya utk berlatih bicara.

Gitu ya mas Nyemit, mudah2an membantu.

 

Salam damai,

Andi.

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
AGUS SURYADI
Sent: 17 Januari 2008 01:49 Andi
To: [email protected]
Subject: Re: Balasan: [Bicara] minder

 

Pak Jamhari yang PD,

Dari tulisan2 sampeyan kelihatan bahwa PD sampeyan cukup besar...bicara
berapi2 sampai ngetikpun salah-salah (nama jadi nana..berwibawa jadi
berwicawa...he...he...he...). Tapi nggak apa2 saya kira anda juga sedang
belajar untuk membaca orang. Padahal hal itu tidak semudah yang sampeyan
perkirakan. La wong baru nongol di milis kok langsung sampeyan serang...dan
sampeyan suka berandai2. Kalau saya tidak mempermasalkan apakah sampeyan
menggunakan email Jamhari007, Jamhari1935 saya tidak perlu mengasumsikan
sampeyan seperti James Bond atau kelahiran 1935. Toh sampeyan juga bukan
peramal yang bisa menebak tepat, dan juga tidak bisa membuka hati masing2
orang. Hati adalah rahasia yang diatas.  

 

Terus mengapa kita harus mengklasifikasi hanya untuk bicara dengan presiden
atau dengan Guru sampeyan, atau dengan orang tua sampeyan. Itu tidak perlu,
Mas. Yang diperlukan adalah kita tetap memegang nilai2 tatakrama yang wajar.


 

Saran saya cobalah berkomentar yang bermartabat dan tidak perlu menvonis
seseorang harus begini atau begitu..Justeru harusnya memberikan selamat
kepada Mas Nyemit karena dengan usia 37 sudah bisa menjadi manajer selama 8
tahun walaupun bicara belepotan, tidak PD tidak nyaman dengan banyak orang,
berarti Mas Nyemit adalah orang yang punya nilai lebih terbukti bisa
dipercaya selama 8 tahun menjadi manager. Saran saya kepada Mas Nyemit: 

a. Takut menghadapi orang banyak, cobalah mengikuti perkumpulan2 ringan
seperti pengajian(kalau sampeyan 

  muslim), perkumpulan olah raga (sampeyan akan merasa rileks lebih sehat
dan juga tambah PD)

b. Bicara belepotan bisa dikarenakan kurang mempersiapkan apa yang akan
diomongkan. Mulailah dengan 

    persiapan yang baik dan usahakan se-rileks mungkin. Mulailah dengan
berbicara pelan dan tidak buru2. 

c. Takut menghadapi orang banyak. Kalau poin a dan b sudah bisa dilakukan,
mudah2an sampeyan tidak takut 

    lagi menghadapi orang banyak.

 

Tetap semangat Mas Nyemit (kalau bisa sampeyan memperkenalkan diri nama yang
sebenarnya biar lebih afdol).

 

Tetap semangat,

ASurya
 

On 1/13/08, Jamhari Maskat <HYPERLINK
"mailto:[EMAIL PROTECTED]"[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Salam Bung Nyemit,

Dari nana anda saja sudah ketahuan, mana ada orang yang namanya Nyemit?
Aye ngga tahu apa angka 1969 itu angka kelahiran atau apa, kalau benar angka
kelahiran, berarti memang anda telah berumur 39 tahun. 
Setahu saya orang yang mendekati 40 tahun, lebih dewasa dalam berpikir dan
bertindak.
Hanya ada satu pertanyaan, apakah anda berpikir lebih dahulu baru berbicara
atau bicara dulu mikirnya belakangan?
Pertanyaan kedua, jikalau berpikir lebih dahulu, apakah pola berpikir anda
sebagai manusia bebas atau terikat oleh tata krama, misalnya takut salah
bicara nanti dikira Sarjananya (maaf) Aspal? 
Jikalau anda terbebani dengan beban bahwa sebagai manager saya harus
berwicawa, saya harus bicara seperlunya saja, maka pasti sampai kiamat anda
tetap seperti itu.
Mau robah penampilan?, Anggap semua orang sama dimata Tuhan, sama dimata
kita, yang membedakan cuma (takwanya) alias orang yang berwibawa itu orang
yang banyak berbicara tetapi lebih banyak bekerjanya. 
Seorang pendiam belum tentu Emas nilainya,  boleh jadi dia diam karena dia
takut salah kalau bicara!?
Jika seorang telah berbicara/menulis, tahulah kita siapa orang itu, Idealis,
Naturalis atau ..........
Ingat, bicara tanpa standard sama dengan  asbun alias asal bunyi, saran saya
kembali ke  Leptop  seperti Tukul Arwana, kelihatan bodo padahal dia
ilmiyah, dia bicara mewakili  dan bukan  asbun. 
Oleh karena itu, kita mesti memahami klasifikasi dengan siapa kita bicara,
kalau bicara dengan SBY tentunya tidak sama dengan  kawan-kawan kita, ini
semua tentu bagi orang yang sudah 40 tahunan sudah pengalaman dalam hal ini.

Selamat mencoba semoga berhasil

Salam dari jakarta. 
 



nyemit_1969 <HYPERLINK "mailto:[EMAIL PROTECTED]" \n
[EMAIL PROTECTED]> wrote: 



beruntung nech bisa bergabung di sini. singkat aja aku cowok 37 th, 
s1, aku ini udah manager 8 thn, tp kenapa rendah diri, kurang pede, 
salah tingkah, bicara belepotan, tidak nyaman di kumpulan orang 
banyak, atur nafas sulit, suara tdk lepas., gerak bibir tidak sikron. 
toloooong

 





   _____  

Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di HYPERLINK
"http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http:/id.answers.yahoo.com/";
\nYahoo! Answers 


 

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.5/1228 - Release Date: 16/01/2008
09:01 Andi


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.5/1228 - Release Date: 16/01/2008
09:01 Andi
 
  

<<image001.jpg>>

Kirim email ke