*Tak Lagi Takut Jatuh Cinta*

Tadi malam, saat saya online di Yahoo Messenger <ymsgr:sendIM?ikhwansopa>,
seseorang tiba-tiba menegur saya. Ia muncul dengan 'pop up' YM di layar
monitor. "Selamat malam Pak Sopa", begitu sapanya. Saya balas menyapanya
sembari mulai berpikir, adakah saya mengenal tamu saya ini. Seperti satu
pikiran, ia kemudian bertanya, "Bapak masih ingat saya? Saya Mas H."
Ooooh... saya langsung ingat. Mas H ini adalah salah seorang alumni Power
Workshop E.D.A.N. beberapa waktu yang lalu.

Mas H kemudian mulai bercerita tentang kabar terakhirnya. Setelah
ngalor-ngidul saling bercerita kian-kemari, kamipun mulai berbincang soal
keluarga. Saya pikir Mas H ini sudah berumah tangga. Ternyata belum. "Tapi
Alhamdulillah Pak, sebentar lagi saya akan menikah", begitu katanya. Saya
ikut senang dengan kabar gembiranya.

Kabar berikutnya dari Mas H, membuat saya terhenyak di antara percaya dan
tidak percaya. Saat saya bertanya siapakah calon pasangannya? Ia mengatakan
bahwa calon permaisurinya adalah Mbak I.

Mbak I, adalah juga peserta Power Workshop E.D.A.N. yang hadir di kelas yang
sama dengan Mas H. Ya, mereka satu kelas dan satu angkatan di Power Workshop
E.D.A.N. Sebentar lagi, mereka akan "satu kelas" rumah tangga di sepanjang
sisa hidup mereka. Rupanya, mereka jadi punya 'story' selama dan setelah
mengikuti Power Workshop E.D.A.N.

Uniknya, Mbak I adalah salah satu peserta paling unik.

Mbak I mengikuti Power Workshop E.D.A.N. dalam kapasitasnya sebagai seorang
profesional. Namun dalam proses penggalian yang kita lakukan di dalam kelas,
terungkap bahwa kendala utama yang dihadapinya, adalah hidup yang serba
ragu-ragu, takut, minder, dan tidak percaya diri, namun semua itu tidak
terlalu terkait dengan kehidupan profesionalnya.

Di salah satu sesi, saya meminta Mbak I untuk maju ke depan kelas. Saat saya
bertanya padanya, "Apa sih yang Mbak takutkan?", ia menjawab, "Saya takut
jatuh cinta!". Derai tawa seisi kelas tak terbendung lagi. Beberapa peserta
bahkan bertepuk tangan atau bersuit-suit.

Saya sendiri tidak menyangka bahwa jawaban yang lontarkannya bersifat sangat
subyektif dan pribadi seperti itu. Tapi begitulah, saya harus tetap
membantunya sesuai kapasitas yang saya punya. Bagaimanapun, takut jatuh
cinta juga tak bisa lepas dari perkara self esteem dan self confidence yang
memang kita garap di Power Workshop E.D.A.N.

Entahlah apa yang terjadi setelah mereka berdua lulus dan keluar dari kelas
Power Workshop E.D.A.N. Namun pastinya, kabar gembira yang dibawa Mas H
setidaknya menunjukkan bahwa Mbak I kini tidak lagi takut jatuh cinta.
Alhamdulillah. Bulan April 2008 ini, mereka berdua akan melangsungkan
pernikahan di sebuah kota dingin di Jawa Timur.

Selamat sahabat berdua, selamat menempuh hidup baru. Selamat menjalani
kehidupan yang lebih baik, dengan penuh rasa percaya diri. Semoga engkau
berdua dianugerahi berkah, rahmat, dan kebahagiaan selamanya. Amiieenn.

Khusus buat Mbak I, selamat untuk kembalinya rasa percaya diri Anda,
sehingga Anda kini mau membiarkan diri Anda jatuh cinta. Sesungguhnyalah
dunia ini penuh dengan cinta. Selamat, karena Anda kini bisa menikmatinya.
Selamat menikmati cinta Anda.

He...he...he... Power Workshop E.D.A.N. ternyata bisa juga jadi mak
comblang.

*Ikhwan Sopa*
Trainer E.D.A.N.
+62 21 70096855
QA Communication
*School of Motivational Communication*
http://milis-bicara.blogspot.com

Kirim email ke