Saya Pede aja jadi entrepreneur, sekalian Mohon doa restu teman-teman milist Bicara dan khususnya Mas Ikhwan Sopa, Setelah 1 tahun menjadi franchisee Coffee Toffee <http://friendster.com/coffeetogo> di daerah Dharmahusada<http://coffeetoffee.co.cc/> Surabaya, maka pada tanggal 19 Januari 2008 Kemarin saya membuka bisnis teh take away di Darmo Trade Center Surabaya. Beberapa menu diluncurkan -es teh original -es teh lemon -es teh cao -es teh telasih -es teh susu
Dengan memakai brand s teh, info bisa dilihat di http://stehsueger. com<http://stehsueger.com/> Berita berita lainnya ada di blog saya http://avy.matakata -ad.com<http://avy.matakata-ad.com/> Salam Funtastic Indharta Harviansyah (Avy) 2008/2/12 Ikhwan Sopa <[EMAIL PROTECTED]>: > *Tips 180: Saya Ini Pantas Jadi Entrepreneur Gak Ya?* > > *Warning: Tulisan ini mungkin bisa disturbing dan membuat Anda menjadi > gelisah. Memang itu tujuannya.* > > Semuanya dimulai dari BDSA. Belief, Dream, Strategy, Action. Mulai dari > memutuskan apakah Anda memang pantas menjadi entrepreneur, sampai Anda > benar-benar terjun menjadi entrepreneur. Semuanya, dimulai dengan BDSA. > Tulisan ini bisa membantu Anda untuk memutuskan apakah Anda cocok menerjuni > dunia entrepreneurship, dan membantu Anda juga jika Anda memang sudah berada > di dalamnya. > > Saya sadur dari tulisan menarik dari "The Lazy Way To Success", saya > terjemahkan dengan bebas, dan kemudian saya tambahkan opini dan cara pandang > saya sendiri. Isinya, tentang sepuluh tanda apakah Anda memang cenderung > lebih cocok menjadi entrepreneur, atau sebaliknya lebih tepat menjadi > pegawai pada perusahaan, organisasi, atau orang lain. > > Tulisan ini pun tidak ditujukan untuk menohok apapun profesi yang sedang > Anda geluti sekarang. Juga, tidak untuk menohok dunia profesional itu > sendiri. Apapun yang Anda kerjakan dan terjuni saat ini, pastilah sesuatu > yang baik dan pantas dihargai. Semoga bermanfaat. > > Saya akan memulainya dengan inspirasi dari Robert T. Kiyosaki. > > Rata-rata entrepreneur, memulai kerajaan bisnisnya dari bawah. Mereka > mengalami masa-masa sulit, saat dalam kesendirian, saat dunia tak tertarik > dengan apapun yang ditawarkan oleh mereka. Saat segala macam dan jenis > kesulitan mereka alami, saat segala kendala mereka hadapi, dan saat berbagai > kekurangan dan ketidakcukupan masih menjadi menu mereka sehari-hari. > > Lucunya saat mereka sukses, mereka malah "memaksa" generasi penerusnya, > anak dan cucunya, untuk memahami, menerjuni, dan menyelami dunia > entrepreneurship dan hanya sedikit yang merekomendasi mereka untuk menjadi > pekerja atau menjadi bawahan. > > Kontradiktif? Tidak sama sekali. > > Para entrepreneur sangat memahami sejarah kerajaan bisnis mereka. Mereka > juga tak akan pernah lupa dengan segala sakit dan derita yang mereka rasakan > di masa-masa awalnya. Justru itulah, mereka berharap bahwa generasi penerus > dan anak cucunya, tidak boleh menjalani proses dan prosedur yang sama > menyakitkannya. Mereka ingin, generasi penerus dan anak cucu mereka menjadi > entrepreneur yang tidak lagi memulai dari bawah seperti mereka sendiri. > Mereka, menginginkan anak cucu mereka memulai dunia entrepreneurshipnya, > dari atas. > > Jika kita sendiri membangun bisnis dari nol, atau dari status sebagai > pegawai pada orang lain, masihkah kita ingin anak dan keturunan kita > memulainya dari titik yang sama? Dengan segala sakit dan penderitaan yang > sama? Tentu tidak. Kita ingin anak cucu kita memulai kerajaan bisnisnya di > titik yang lebih tinggi dari tempat kita memulainya dulu. > > Jika kita direktur, kita ingin anak kita memulainya dengan menjadi > direktur. Dulu bisa jadi kita memulainya dari office boy. Kalau toh menurut > kita itu juga harus mereka jalani, itu cuma plot dan mencari pengalaman atau > pengetahuan. Intinya, kita tidak ingin mereka menderita dengan cara yang > sama. > > Kita ingin mereka menjadi "penerus" kesuksesan bukan "pengulang" > kesuksesan. > > Mengapakah mereka begitu ngotot agar generasi penerus dan anak cucu mereka > juga menjadi entrepreneur? Di antara alasannya adalah yang berikut ini. > > "Sepuluh Alasan Untuk Tidak Menjadi > Pegawai<http://www.stevepavlina.com/blog/2006/07/10-reasons-you-should-never-get-a-job/> > " > "Sepuluh Miskonsepsi Tentang Posisi Sebagai > Pegawai<http://www.businesspundit.com/50226711/ten_misconceptions_about_having_a_job_why_entrepreneurship_isnt_all_it_is_cracked_up_to_be.php> > " > > Berikut ini adalah "Sepuluh Tanda Bahwa Anda Lebih Cocok Menjadi > Entrepreneur". > > 10. Jika Anda adalah jenis manusia yang tidak bisa dipekerjakan. Anda > sulit memegang jabatan. Anda tidak menginginkannya, seperti seekor kucing > yang diminta mandi. > > 09. Jika Anda anti otoritas. Anda pembangkang atau pemberontak. Di kepala > Anda, Anda hanya ingin menjadi boss, presiden, presdir, kaisar, raja, atau > baginda. > > 08. Jika Anda punya semacam kharisma yang bisa membuat orang lain > bergerak. Cobalah telusuri lagi diri Anda dan pengaruh Anda pada lingkungan > terdekat di sekitar Anda. > > 07. Jika Anda tidak pernah lelah untuk terus mencari segala alternatif > peluang ekonomis, di manapun dan kapanpun. Anda bisa melakukannya karena > kepepet, atau karena memang suka saja. Anda sering terjebak, bukan oleh > event tapi oleh berbagai analisis ekonomis. Di bioskop, Anda bukan menonton > film, eh malah sibuk menghitung-hitung berapa keuntungan pemilik bioskop, > penghasilan aktor film itu, atau produsennya di Hollywood. > > 06. Jika Anda terus memikirkan berbagai hal dalam konteks lebih mudah, > lebih cepat, lebih murah, lebih efisien, lebih efektif, ketimbang cara-cara > yang sudah biasa. > > 05. Jika Anda bisa dengan senang hati melepaskan berbagai keamanan dan > kenyamanan, untuk menerjuni dunia lain yang dipenuhi petualangan dan teror. > > 04. Jika Anda bisa melihat dan meyakini bahwa keterbatasan uang, > pengetahuan, atau pengalaman bukanlah penghalang. Anda sanggup bersaing. > > 03. Jika Anda lebih senang pada faktor kali ketimbang faktor tambah. Anda > lebih suka 2x2 ketimbang 2+2. > > 02. Jika Anda bisa dengan senang hati menggadaikan rumah Anda atau rumah > mertua Anda, saat memulai sebuah bisnis. Hati-hati dengan yang satu ini. > > 01. Jika Anda bisa memprediksi, bahwa dalam lima tahun Anda bisa membeli > Argentina dan kemudian menjualnya kepada Brazil. > > 00. Jika Anda sudah E.D.A.N. sehingga Anda memang benar-benar secara total > sudah merasa N alias Nothing To Lose. > > Cobalah Anda pertimbangkan kecocokan profil Anda dengan sebelas poin di > atas. Jika Anda masih belum merasa memiliki karakteristik di atas, maka ada > dua opsi untuk Anda. > > 1. Anda memang bukan orang yang cocok menjadi entrepreneur. Anda boleh > menjadi pegawai orang lain dengan syarat Anda memang nyaman dengan dunia > itu. > > Jalani, dan tunggulah saat pensiun datang. Ketika itu, Anda sekali lagi > akan dihadapkan pada profilisasi dengan sebelas poin di atas sekali lagi. > Saat itu, Anda tak akan punya pilihan lain kecuali memutuskan untuk menjadi > entrepreneur. > > Anda mungkin senang hanya duduk di kursi goyang seharian dan menikmati > tabungan di saat pensiun. Tapi ingat, Anda mungkin sudah 30 tahun lebih > terbentuk menjadi orang yang bekerja setiap hari. Anda tidak mungkin lagi > menganggur, karena sifat itu sudah hilang dari diri Anda. Anda tak bisa > hanya tinggal diam. Anda pasti punya mimpi lanjutan. > > 2. Anda ingin atau telah memiliki sepuluh karakteristik di atas, tapi Anda > masih diliputi keraguan dan kebimbangan. Jika ini yang Anda rasakan, Anda > harus mundur dua langkah ke belakang plus Anda harus mendapatkan > karakteristik yang nomor "00" di atas. > > Sebelas poin di atas, sebagian besarnya sudah termasuk dalam wilayah > "strategi". Mundurlah kembali saat ini juga, untuk memperbaiki "beliefs" dan > memperkuat "dreams" Anda. > > Untuk manapun yang Anda pilih, dan untuk manapun yang menjadi posisi Anda > saat ini, mulailah menjadi pembelajar entrepreneurship dengan BDSA sekarang > juga. > > Semoga bermanfaat. > > Bonus e-book (pdf): So You Want To Be An > Entrepreneur<http://milis-bicara.blogspot.com/> > ? > > *Ikhwan Sopa* > Trainer E.D.A.N. > +62 21 70096855 > QA Communication > *School of Motivational Communication* > http://milis-bicara.blogspot.com > > -- Indharta Harviansyah 081703072221 031-70516688 031-60703721 http://www.propertybiznet.com http://www.klikviralpulsa.com http://avy.matakata-ad.com
