Hai Bapak Teguh dan Bapak Ibu lainnya, Bagaimana kalau saya balik? "Kalau menjadi entrepreuneur aja perlu belajar, apalagi menjadi orangtua." Hai....mengapa begitu? Ya, menjadi entrepreuneur hanya untuk menghasilkan/mencetak uang kan Pak, ujung-ujungnya? Nah, menjadi orangtua itu akan menghasilkan / mencetak GENERASI. Kalau menjadi entrepreuneur hasilnya mudah terukur sedang menjadi orangtua sulit terukurnya. So, menjadi orangtua sering disepelekan untuk jaman yang materialistis seperti sekarang.
Tapi saya yakin anggota milis ini tidak seperti itu. Haiii....kita ramai-ramai dengan semangat mencetak generasi hebat, yuuuk.......!!! Salam hangat, Dewi http://mama-ibuindonesia.blogspot.com http://www.berlianbangsa.com E-mail; [EMAIL PROTECTED] TEGUH WIBAWANTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Menjadi Orang Tua pun Perlu Belajar . Ada pesan menarik pada saat talk show Ayah Edi di SmartFM (9 Feb 08) setiap sabtu pagi. Pada saat kita menjelang ajal, mungkin anak2 kita akan berkumpul dan berdoa dihadapan kita. Apakah pikiran anak yang kita kehendaki? apakah: kesan bahwa kita adalah seorang yang penuh kasih sayang, mampu mendidik dengan baik, memberikan teladan dalam setiap perbuatan atau mampus lohh, berakhir sudah penderitaan gua selama ini. Jadi orang tua bisanya cuma maen pukul. Coba cek pada saat kita datang ke rumah, anak2 kita menyambut dengan ceria dan suka cita atau pada menghindar karena segan dan tidak merasa nyaman dengan kedatangan kita. Pada umumnya kita sebagai orang tua mendidik anak kita seperti orang tua kita mendidik kita, padahal sebagai ada papatah kita adalah apa yang kita pelajari. Jadi kita harus belajar menjadi orang tua yang baik, cari buku2 bagaimana menjadi orang tua yang bijaksana dan ikut seminar parenting. Hal itu akan sangat membantu perkembangannya menjadi manusia yang siap menjalai kehidupan . Satu hal yang penting adalah pada saat anak kita mengalami musibah seperti jatuh dari kursi dan menangis jangan sekali-kali kita mengatakan:Dasar kursinya nakal, ayo kita pukul. Secara tidak langsung anak sudah di program apabila mengalami masalah selalu mencari kambing hitam dan menyalahkan orang lain atau benda lain, padahal hal yang harus dilakukan adalah anak diberi pengertian untuk lebih berhati-hati dalam bermain agar tidak mengalami kejadian yang sama. Ternyata menjadi orang tuapun perlu belajar, apalagi menjadi entrepreuner kelas dunia. Salam Inspirasi Teguh Wibawanto Teguh Wibawanto hp 0855 100 9013 YM : guhid my blog, http://www.TeguhWibawanto.blogspot.com Air anda kotor, kuning dan keruh? clik, http://www.hydro.co.id --------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
