banyak sekolah dinegeri ini ternyata belum menghasilkan generasi atau output yang maksimal, sekolah tidak mengajarkan bagaimana siswanya untuk bisa mengerti tentang ilmu itu sendiri, tetapi lebih bagaimana menghafal suatu ilmu. siswa diajari bahwa ibukota negara ini adalah jakarta, tapi tidak mengajari mengapa ibukota negara ini adalah jakarta?. banyak mahasiswa yang mendapat nilai ujian yang memuaskan hanya dengan "SKS" (sistem kebut semalam), mereka yang hafal akan mata kuliah tersebut merekalah yang berhasil. jarang sekali bentuk soal yang sifatnya analisa. perlu ada suatu revolusi kurikulum dan cara mengajar terhadap dunia pendidikan kita, sehingga kita tidak tertinggal dengan negara2 maju lainnya.
salam perubahan, dody ----- Original Message ----- From: "suriani sampo" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "go hwie khing" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, March 17, 2008 4:31 PM Subject: RE: [Bicara] Sekolah menjadikan orang gagal ? bisa ya bisa juga tidak... Dear Respected Readers, Sekolah bukan segalanya... The End of Education is Character ! Pendidikan & Sekolah merupakan habitus bagi anak didik (generasi) dimana proses pemanusiaan dan pembudayaan anak bangsa kita harapkan dapat terjalin seimbang antara potensi-potensi IQ, EQ,KEMAMPUAN INTER PERSONAL & KEMAMPUAN INTRA PERSONAL JUGA POTENSI EXTRA Intelektual. Masikah kita berharap bahwa sekolah sebagai candra dimuka bagi lahirnya generasi masa depan yang tangguh bisa diemban oleh para penyelenggara sekolah / stakeholder pendidikan ? benarkah sekolah dan proses pendidikan yang mecerahkan bisa didedikasikan secara utuh oleh semua sekolah di tanah air ??? Perlu analisa serius untuk mengurai jawaban yang bisa diterima semua pihak berkaitan dengan pelayanan pendidikan di negara kita... Ketika Nagasaki dan Hiroshima di Bom Sekutu, kaisar Jepang mengumpulkan petinggi negaranya dan bertanya pada segenap aparatnya : berapa guru yang tersisa di Jepang pasca BOM ??? tolong kumpulkan mereka, siagakan mereka, kita harus segera memulai perjuangan kemanusiaan ini dengan menyiapkan guru-guru yang tersisa untuk kaderisasi generasi bangsa...Arti penting pendidikan dan guru telah disadari bangsa Jepang..dan mereka maju karna pendidikan dan keuletan, kerja keras , daya juang juga keinginan utk jadi bangsa yg maju !!!! Salah seorang Prof Jepang dari Waseda University yg berkunjung ke Sekolah kami berkata : Our Country Japan, we are lacking of natural resources, but too many natural disaster !!!!! mereka mengakui daya juang mereka utk maju terkuak dari serta merta bencana yang sering menimpa negrinya...dan mereka mengakui bahwa kemajuan mereka berkat kepedulian terhadap pendidikan bagi segenap anak bangsanya. Wajah pelayanan pendidikan di tanah air kita sangat berwarna... Kita masih perlu perjuangan agar pendidikan dan sekolah masih bisa dipercaya sebagai salah satu proses yang dapat menyiapkan generasi yang bisa mengurai secara detail tentang semua potensi generasi muda. Kecerdasan memang bukan segalanya....Formula pembelajaran, pengajaran memang masih perlu dikembangkan secara terus menerus, dan pelayanan pendidikan pun akan selalu ditingkatan agar mutu bahan ajar juga pengajaran secara utuh dan seimbang dapat diupayakan oleh semua sekolah kepada anak didiknya. Tapi bila kita belajar dari negara-negara yang berkembang, maka kita pasti akan saksikan bahwa negara itu mutu pendidikan dan fasilitas pendidikanya pasti mendapat perhatian serius dari pemerintahnya. Kebudayaan masyarakat pun bisa menjadi salah satu faktor majunya peradaban di negara itu. Maka kita perlu perpikr & bercermin : masikah kita kita salahkan pada pendidikan ? kebudayaan masyarakat ? atau pengololaan negara yang mengatur semua proses pembentukan karakter bangsa ????? Akankah kita menilai bahwa kesuksesan manusia hanyalah bila individu itu sukses di bisnis ? hingga tidak ada lagi manusia yang menghargai orang yang baik...yang ada hanyalah pemujaan bagi mereka yang kaya secara materi !!!! begitu langkah manusia dihargai karna jujurnya, karna arifnya menjalani kehidupan, karna kesahajaan melakoni hidup ? atau karna kuatnya mejalani kemiskinan, ketiadaan apresiasi bagi mereka yang terhempas oleh jajahan materi ? benarkah keberhasilan itu cita2 akhir manusia ? atau berhasil macam apakah yang kita inginkan agar bisa memberi ruang kepada segenap manusia utk bisa dibilang sukses ???? Pembaca yang budiman, Mari kita bersekolah pada kehidupan, juga memulai dengan bersekolah seperti yang pernah dilalui juga oleh orang-orang yang berhasil, kita boleh percaya bahwa "education is the one thing you can give your children that no one can ever take away from them.. The real source of wealth and capital in this new era, is not material things. It is the human mind, the human spirit, the human imagination, and also our faith in the future. (Steve Forbes) With all the best Sury 0817185487 Mar 2008 08:27:30 +0700 > Subject: [Bicara] Sekolah menjadikan orang gagal !! > > > Judul saya terkesan sangat provokatif ya? Sabar.. sabar.. itu hanya sebuah > judul!! > > Saya hanya ingin sharing tentang pendapat pakar psykolog Yunani yang > mengatakan : Dalam mencapai keberhasilan IQ itu hanya berperan maksimal > 20% sedangkan 80% dipengaruhi oleh EQ seseorang. > > Nah, yang jadi pertanyaan : Kenapa di sekolah-sekolah Indonesia hampir > semua yang di tekankan adalah faktor IQ-nya?? Apakah ini menandakan bahwa > sekolah kita benar-benar dirancang untuk menghasilkan orang-orang yang > gagal?? Apakah ada solusi yang lebih baik?? > > Hmm.. Ini hanya sharing lhoo ya!! > > Salam, > > Wakhid Ameri-CAN > HP. 085292794284 (24 jam) > > > _________________________________________________________________ Help Splitzo Sally Before It’s Too Late! http://www.thegirlwhosplitinto5.com/ ------------------------------------ CATATAN PENTING: Pastikan bahwa Anda mencerna semua hal di atas dengan penyesuaian kepada sistem tata nilai yang Anda anut. Beberapa hal mungkin tidak sesuai dengan tata nilai Anda, beberapa lainnya akan universal sifatnya. Tugas kami hanya mengingatkan Anda. Mohon dimaklumi, ada file-file yang secara rutin dikirim berulang 1 bulan sekali. IKLAN: Iklan diperkenankan hanya hari Jumat, awali subject dengan "Iklan Jumat:" ARSIP: Ratusan tips MOTIVASI, KOMUNIKASI, dan LEADERSHIP di: http://milis-bicara.blogspot.com. GRATIS: Silahkan join ke Milis Bicara dan dapatkan LANGSUNG E-BOOK berisi lebih dari 100 Tips Motivasi, Komunikasi, dan Leadership plus PULUHAN e-Book bermanfaat lainnya.Yahoo! Groups Links ------------------------------------ CATATAN PENTING: Pastikan bahwa Anda mencerna semua hal di atas dengan penyesuaian kepada sistem tata nilai yang Anda anut. Beberapa hal mungkin tidak sesuai dengan tata nilai Anda, beberapa lainnya akan universal sifatnya. Tugas kami hanya mengingatkan Anda. Mohon dimaklumi, ada file-file yang secara rutin dikirim berulang 1 bulan sekali. IKLAN: Iklan diperkenankan hanya hari Jumat, awali subject dengan "Iklan Jumat:" ARSIP: Ratusan tips MOTIVASI, KOMUNIKASI, dan LEADERSHIP di: http://milis-bicara.blogspot.com. GRATIS: Silahkan join ke Milis Bicara dan dapatkan LANGSUNG E-BOOK berisi lebih dari 100 Tips Motivasi, Komunikasi, dan Leadership plus PULUHAN e-Book bermanfaat lainnya.Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bicara/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/bicara/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
