Mas Tio, Sabar itu batasnya itu sampai akhir hayat, yang membatasi tingkat kesabaran kita itu karena, kita dibelenggu oleh nafsu dunia yang ingin segala sesuatunya cepat selesai. Sabar itu harus di barengi dengan ikhtiar dan doa dan hasil dari itu semua kita serahkan kepada Tuhan supaya kita bisa ikhlas dalam menerima setiap keputusan Tuhan. Karena Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk kita. Kadang kita tidak menyukai beberapa bentuk pertolongan Tuhan, padahal pertolongan itu baik untuk kita.
Mengapa kita kadang tidak menyukai beberapa bentuk pertolongan Tuhan ... ? karena kita di kuasai oleh nafsu dunia yang hanya menginginkan segala sesuatunya harus pas dengan harapan dan cita - cita. Makanya ada sebuah hadist yang isinya kurang lebih demikian " .... Apa yang kamu sukai belum tentu baik bagi Allah dan apa yang Allah sukai belum tentu kamu sukai, sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu ... " kira-kira demikian, kalo ada yang salah dalam ungkapan hadist ini mohon koreksinya. Terima kasih. Andri. ----- Original Message ----- From: Tio [mailto:[EMAIL PROTECTED] To: [email protected] Sent: Tue, 8 Apr 2008 08:41:27 +0700 Subject: [Bicara] Sabar itu apa? Dear All, Semangat pagi. Sering kali sepertinya kita mendengar kata ini, sejauh mana sebenarnya makna kata sabar itu. Adakah batasan sabar itu? `sabar.. sabar.. sampai kapan...?` atau `kesabaranku sudah habis, aku gak bisa terus mengalah` mungkin dari kita pernah berucap demikian, apakah itu memang sesuatu yang maklum.? Terima kasih. Salam hangat, Tio
