Setuju Pak.

 

BTW, inikan milis motivasi, komunikasi & leadership, bukan milis politik,
atau milis propaganda anti semit atau pro semit. Hal-hal yg tidak terkait
dengan tujuan dari milis ini, diluar topik motivasi, komunikasi & leadership
(ex. hal-hal terkait perang palestina vs Israel), sudah selayaknya tidak
diijinkan oleh moderator.

 

Semoga moderator bisa tegas terhadap member-member yg memposting hal-hal yg
telah menyimpang dari tujuan milis ini.

 

Salam

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
[email protected]
Sent: Wednesday, January 14, 2009 1:02 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [Bicara] Fw: The Real Terorist]

 


Terim kasih atas idenya yang brilian dan sangat original 
dan selamat anda sudah berani  menagajak orang lain untuk mnegikutinya 
termasuk  menganggap orang lain tidak pernah  tahu internet sehingga 
tidak bisa  kroscek informasi yang sesungguhnya 

semoga kita semua bisa berkomentar sesuai dengan kapasitasnya masing-masing 
dan kemenangan berada dipihak yang benar. 


 







"Dianto" <[email protected]> 
Sent by: [email protected] 

01/14/2009 11:49 AM 


Please respond to
[email protected]


To

<[email protected]> 


cc

 


Subject

RE: [Bicara] Fw: The Real Terorist]

 


 

 






 

Ada baiknya hal seperti ini tidak diijinkan oleh moderator. 

  

Komentar sedikit : 

  

Jadi teringat teori zeromind prosesnya intelektual muslim Ary Ginanjar yg
melahirkan ESQ, dimana salah satu cara untuk mencapai zeromind adalah dengan
menguji sudut pandang kita. Sudahkah kita mencari informasi yg cukup
mengenai suatu permasalahan dari berbagai macam sudut pandang? Dari konflik
Palestina vs Israel, apakah penyiaran media tv Indonesia sudah proporsional,
mengulas tidak hanya dari sisi Palestina tapi juga Israel. Faktanya siaran
tv Indonesia (tvone salah satunya) hanya menyiarkan siaran tv dari tv yg
memang nyata2 anti Israel, apakah ada siaran tv dari Israel atau pro Israel
turut serta ditayangkan? Atau paling tidak memberitakan alasan Israel
menyerang Palestina? Tidak. 

  

Sebagai ilustrasi, ibaratkan anda berada di suatu pulau terpencil diluar
Indonesia dan tv yg anda miliki cuma mampu menayangkan siaran tv yg isinya
mengulang2 rekaman video kerusuhan Mei 98. Nah apa pandangan anda mengenai
orang Indonesia? 99%, anda akan menganggap bahwa orang Indonesia adalah kaum
barbar yg suka melakukan penjarahan, pengrusakan & pembakaran. 

  

Kembali pada konflik di Palestina vs Israel. Bukankah kita orang Indonesia
persis seperti ilustrasi diatas, yg sayangnya kita sendiri tidak sadar bahwa
diri kita telah "dipermainkan". Padahal jika kita mau menguji sudut pandang
kita, kita bisa browsing via internet (toh tersedia dengan mudah di
Indonesia) untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai konflik disana,
tidak hanya dari sisi Palestina tapi juga sisi Israel. Dari hasil iseng2
mencari informasi di internet ternyata banyak informasi yg tidak pernah
ditampilkan di tv2 Indonesia seperti : 

*         strategi perang Human Shield yg dilakukan oleh Hamas, bahkan ada
juga gambar2nya, 

*         pasukan Hamas yg tidak berseragam alias menggunakan pakaian sipil
(mirip geriliawan GAM), 

*         penembakan roket oleh pasukan Hamas yg berpakaian sipil dari
sekolah, tempat ibadah, pasar atau tempat2 sipil (ada gambarnya juga dari
informan2 intelejen Israel), 

*         mobil ambulan yg digunakan untuk mengangkut pasukan guna melakukan
serangan tidak terduga kepada tentara Israel, 

*         bahkan ada yg lebih parah lagi adalah informasi mengenai
pembunuhan warga Palestina oleh Hamas, dengan tujuan mendiskreditkan Israel,


*         data statistic roket Hamas yg diluncurkan ke pemukiman Israel
tahun 2008 (sebelum pecah perang), 

*         dll. 

  

So, bagaimanakah kita harus bersikap? 

  

Sikap netral adalah pilihan yg bijaksana. Dimana faktanya kita ini tidak
tahu apa2 mengenai konflik disana, krn tidak tahu apa2, alangkah baiknya
atau bahkan sebaiknya tidak berpendapat (diam adalah emas), apalagi mulai
dukung mendukung bahkan anti menganti. Ini bukan berarti kita tidak perduli.
Perang adalah hal yg keji yg pastinya menimbulkan penderitaan bagi kedua
belah pihak (PD I & PD II menelan puluhan juta jiwa jauh-jauh melebihi
korban perang Irak & Gaza, apa ada yg tahu berapa korban tewas sewaktu
perang kemerdekaan?). Keperdulian terhadap masalah kemanusian tetap bisa
berjalan, seperti melalui seruan damai, doa, dan bantuan kemanusiaan. Dalam
hal bantuan pun juga harus netral krn pastinya rakyak sipil Israel yg tidak
ikut2an perang atau bahkan yg tidak setuju perang juga mungkin ada yg
menjadi korban. 

  

So, akhir kata, sudahkan kita menguji sudut pandang kita dan memiliki
zeromind, sehingga lebih proaktif dalam menghadapi suatu permasalahan? Atau
senang dengan pola pikir yg reaktif dan menjadi bagian dari "Human
Stupidity"? Hal ini saya serahkan kepada anda. 

  

Salam 

  

The Truth is Out There-The X Files 

  

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
/dK
Sent: Monday, January 12, 2009 11:10 AM
To: [email protected]
Subject: [Bicara] Fw: The Real Terorist] 

  

Gambarnya lumayan nyeremin, dan setelah teman2 lihat gambar tersebut 

apakah masih merasa bangga pake produk dari Amerika, yg adalah satu2nya
negara di dunia 

yg abstain dengan resolusi PBB ttg gencatan senjata di Palestina.

'Two things are infinite: The Universe and Human Stupidity; and I'm not sure
about the universe.'
- Albert Einstein 
  

  

  

  _____  

Get
<http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.prom
otions.yahoo.com/newdomains/aa/>  your new Email address! 
Grab the Email name you've always wanted before someone else does! 

 

 

Kirim email ke