Saya hanya sekedar berbagi pengalaman
Perusahaan saya memang tidak terlalu ketat dengan masalah absensi maksudnya tidak ada pemotongan gaji terhadap karyawan yang terlambat atau absensi hanya pemotongan cuti jika memang absen itupun dengan kewajiban harus ada keterangan yang benar. Walaupun seperti itu, saya coba menerapkan aturan sendiri antar saya dengan bawahan, misalnya jika jam kantor dimulai dari jam 8 pagi maka bahawan saya sudah harus ada dikantor 15 menit sebelum jam 8. Dan ini saya terapkan dengan istilah HARUS. Dengan catatan saya juga harus sudah berada di kantor pada saat itu malah harus lebih cepat dari anggota saya. Gimana kita bisa tahu (pantau) terlambat atau tidaknya anggota jika kita sendiri datangnya terlambat. Aturan ini juga harus dilandaskan dengan data-data pendukung misalnya seberapa jauh lokasi rumah dengan kantor, kebiasaan anak buah maupun pekerjaan itu sendiri. Ada sebagian orang yang emang suka pada detik2 akhir sehingga dalam melakukan pekerjaan sukanya pada akhir waktu. Alasan ini juga dibuat perlunya waktu untuk brief anggota pada awal sebelum kita tugas luar. Mudah-mudahan dapat memberikan masukan dan kalau diurutkan: 1. Harus ada komitmen yang jelas dari manajemen tentang aturan-aturan yang berlaku dan wajib diterapkan oleh karyawan dan sebaiknya juga memberikan sanksi yang jelas jika dilanggar 2. Komitmen atau aturan tersebut, berlaku bagi semua karyawan tanpa memandang level atau golongan karyawan dan atasa (jajaran manajemen) jadi "teladan" bagi karyawan di level bawahnya Semoga berhasil Bung Daniel Thank you Ihsan "Love your environment, save the world" ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Daniel Kurniawan Sent: Thursday, February 12, 2009 10:24 AM To: [email protected]; [email protected]; bicara bicara Subject: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan saran kepada Pak Joni? Joni, seorang direktur perusahaan swasta. Beberapa bulan merasa binggung, gelisah, dan gundah gulana. Sudah berbagai cara dia tempuh untuk menegakkan disiplin bagi anak buahnya. Terutama masalah absensi yang sering bolong. Dia sudah meminta bantuan seorang konsultan profesional. Tapi tetap tidak ada hasilnya. Dia pun sudah mengikut segala macam training. Baik yang bergaya lembut dan keras. Semuanya sia-sia saja. Dia merasa capek. Adakah yang dapat memberikan saran kepada Pak Joni? Daniel Kurniawan [Trainer & Motivator] Butuh Training : 0815 328 53 889 Palembang: 0711-7908169 ________________________________ Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http:/id.messenger.yahoo.c om/> Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger! PT. Toba Pulp Lestari (www.tobapulp.com) This email may contain confidential and/or legally privileged information. If you are not the intended recipient (or have received his mail by error), please notify the sender immediately and delete this mail. Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is sticly forbidden.
