to. Agus safi'i
ana cukup setuju bahkan sangat setuju dengan surat antum ttg surga
bagi anak adalah di rumah. namun untuk menciptakan surga bagi anak
tidak hanya tugas seorang ibu tapi juga tugas ayah. so, sebagai ayah
kita juga hrs meluangkan waktu untuk anak2 qta sehingga anak2 tidak
kehilangan figur ayah. tul khan! jangan sampai mereka selalu bermimpi
ingin berkumpul derngan ayahnya tapi qta tidak pernah tahu mimpi
mereka karena qita tidak pernah bertemu mereka gara2 kita berangkat
sebelum mereka bangun dan pulang kitika mereka sudah tidur.
wass.