Mas MTA,

Opening dari tulisan Mas luar biasa... sangat menarik..
Ditambah lagi CLOSING yang juga mengejutkan...
Sebuah cermin yang indah.....

Terima kasih:)
Hari SUbagya
www.bisnispartner.com


  ----- Original Message ----- 
  From: =MTA(Made Teddy Artiana)= 
  To: [email protected] ; [email protected] ; KemahMarComm ; 
[email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] 
  Sent: Tuesday, March 03, 2009 8:45 PM
  Subject: [Bicara] Semua Salah...Kecuali Saya



  Semua Salah…Kecuali Saya 
  by MTA (Made Teddy Artiana)
  email [email protected]


  Dulu ketika masih duduk di kelas 2 SMA, saya pernah punya pengalaman unik. 
Waktu itu saya baru saja pulang mengantar pacar, ketika di sebuah jalan lurus 
yang panjang, ada sebuah motor yang tepat berada ditengah jalur, dengan lampu 
sen kiri menyala. Wah harus dikasih pelajaran nih. Segera motor saya pacu 
mendekat, setelah berada persis disebelah motornya, saya langsung memberi kode 
dengan tangan kiri, yang mengisyaratkan agar ia mematikan lampu sen nya yang 
terus menyala sedari tadi. Setelah itu, tanpa memperhatikan reaksinya, saya 
tancap gas menjauh. Sempat pula kepala ini menggeleng kecil beberapa kali. 
Nggak belok kok nge-sen, gitu kira-kira. Tetapi tanpa diduga, tidak berapa lama 
kemudian, ganti motornya yang mendekat dan dengan tersenyum geli dia memberi 
kode yang persis sama dengan yang saya lakukan tadi. Kurang ajar ! Dikasih tahu 
bukannya terima kasih malah ngeledek. Beberapa saat omelan terus meluncur dari 
bibir ini, sampai ketika mata saya tidak sengaja terarah ke lampu sen motor 
sendiri. Astaga !!! Ya ampuuuunnn…!! ternyata lampu sen kiri motorku..juga 
menyala…dari tadi…bahkan ketika saya sedang “sok” memberitahu orang itu !!!

  Ketika pertama kali membaca uraian Dale Carnegie, mengenai betapa Al Capone – 
pemimpin mafia di Chicago sana - dan para penjahat kelas wahid tidak pernah 
sekalipun memandang diri mereka sebagai penjahat, saya tertegun. Betapa tidak, 
mereka yang jelas-jelas berbuat kriminal, memperkosa, membantai manusia dengan 
tanpa alasan, melindungi peredaran obat bius, ternyata tidak pernah memandang 
diri mereka bersalah. Dalam buku yang sama, Dale juga menceritakan bahwa hampir 
100% dari mereka yang berada dipenjara Sing-Sing – penjara kriminal nomer satu 
di New York- juga sama sekali tidak melihat diri mereka sebagai para kriminal, 
melainkan sebagai korban. Sungguh-sungguh kenyataan yang hampir tidak dapat 
dipercaya. Yang lebih mengherankan lagi, jika sifat yang satu itu, juga terjadi 
dikalangan atas. Presiden Taft – masih menurut buku itu – ketika berbuat sebuah 
kesalahan, dan diberitahu tentang itu, juga tidak pernah mengaku salah. Lengkap 
sudah. Jika demikian berarti sifat “tidak mau disalahkan” itu melekat secara 
merata di mahluk yang bernama manusia. Dari penjahat hingga level presiden. 
Dari orang miskin sampai konglomerat.

  Sungguh tepat kata-kata seorang pujangga ternama di Timur Tengah sana 
“Siapakah yang mengetahui kesesatan ? Bebaskanlah aku dari yang tidak aku 
ketahui”. Kita memang selalu melihat lebih jelas kearah kesalahan orang lain, 
dibandingkan kesalahan kita sendiri. Lampu sorot untuk orang lain, sedangkan 
lilin redup untuk diri sendiri. Untuk orang lain, sedapat mungkin kita gunakan 
kata “harusnya kan dia…” untuk diri sendiri “ya gimana lagi aku kan…”. Apakah 
TUHAN salah mendesain kita. Pastilah tidak. Kata mereka-mereka yang bijak, 
justru disinilah ujian itu berlangsung. Manusia yang bisa melihat kesalahannya, 
mengakuinya dengan sportif dan mengubahnya akan menerima upah yang tidak kecil. 
Sementara manusia yang tidak pernah mau melihat kesalahannya, tidak akan pernah 
mengalami kemajuan, malah kemunduran diberbagai segi kehidupan, yang akan 
dialaminya. Masing-masing dengan konsekuensinya.

  Nggak usah jauh-jauh ke Chicago atau New York sana, Hendri –supir kami- juga 
cukup menyebalkan. Hendri selalu sesumbar mengatakan bahwa daerah ini atau 
daerah itu adalah kekuasaannya, atau hafal diluar kepala. Tetapi tidak berapa 
lama, kami akan menemukan diri kami tersesat atau berputar-putar dijalan yang 
tidak jelas, sementara dia, tidak pernah mengaku bersalah, meskipun keringat 
dingin sudah mengalir dipipi !! Atau seorang client wedding organizer istri 
saya. Sebut saja ibu Noni, sudah diperingatkan bahwa jumlah pesanan catering 
yang ia pesan dibawah standar, alias kurang, tetap tidak menggubris ‘warning’ 
kami. Akhirnya, persis seperti prediksi kami, makanan di resepsi perkawinan itu 
habis lenyap hanya dalam tempo 30 menit setelah acara. Apakah ia mengakui 
kesalahannya ? Tidak sama sekali. Atau Jocky, salah seorang crew photography 
kami, yang sering kali berbuat kesalahan, tetapi tetap membantah jika 
dinasehati. Hampir seluruh asisten photographer dan videographer kami dibuat 
“BT Abis” tetapi apakah Jockie menyesal dan mengakui kesalahannya ? Jangan 
harap. Ia malah semakin jenius mencari alasan untuk merasionalisasi 
kesalahannya. Belum lagi si Budi, dia itu….….EH TUNGGU DULU…sepertinya saya 
mulai menggenapi analisa Dale Carnegie tentang sifat dasar manusia, yaitu 
begitu mudah melihat kesalahan orang lain, tetapi buta atau membutakan diri 
dengan kesalahannya sendiri…jadi malu nih..ada baiknya tulisan ini ditutup 
sesegera mungkin karena ternyata saya juga lebih suka membicarakan kesalahan 
orang disekitar saya, daripada konsentrasi membenahi kekurangan-kekurangan saya 
sendiri. Padahal jelas-jelas lebih menguntungkan untuk memperbaiki diri sendiri 
dibanding, bertindak sebagai tuhan “kecil” menghakimi, mengkritik bahkan 
menelanjangi kesalahan orang lain. Sedangkan TUHAN “yang beneran” saja tidak 
menghakimi kita, sebelum waktunya. ***


  +++ 

  what a wonderfull world ! 
  what an abundant life !! 
  what an exciting journey !!! 

  MTA - Made Teddy Artiana
  IT, photographer & graphic designer 


  [ My Photography PORTFOLIO ] 
  # Wedding Special Photography # 
  Pernikahan Agung Puteri Sri Sultan Hamengku Buwono X 
  GRAJ Nurkamnari Dewi & Jun Prasetyo MBA 
  http://nurkamnaridewi.multiply.com 

  # Wedding Photography # 
  http://candidwedding.multiply.com 
  http://weddingcandid.multiply.com 
  http://prewedding.multiply.com 
  http://prewedding1.multiply.com 
  http://prewedding2.multiply.com 
  http://prewedding3.multiply.com 
  http://outdoorprewedding.multiply.com 
  http://weddingceremony.multiply.com 

  # Commercial Photography # 
  http://companyprofile.multiply.com 
  http://withbobsadino.multiply.com 

  # Jurnalism Photography # 
  http://fotojalanan.multiply.com 

  [ MY BLOGGER ] 
  belajar dari DIA tentang hidup 
  http://semarbagongpetrukgareng.blogspot.com 

  pengalaman unik dibidang photography 
  http://weddingmustoryku.blogspot.com 

  [ CONTACT US ] 
  Esia. 96202505 
  Flexy. 70820318 
  m. 0815 740 900 80 - 0813 178 227 20 
  email. [email protected] 
   
  +++

  

Kirim email ke