Sangat mengena mas Nurhadi,. sampai saya ikut 'trance' membuka 'file' memory
di otak saya,.bagaimana menulis,..

Sebenarnya bukan hanya menulis buku,. menyusun rencana,.. planning,..
ataupun membuat suatu proposal,..

Lebih sering yang saya alami (mungkin juga sebagian rekan yang lain)..
adalah 'banyak berpikir',.. Tanpa 'menuangkannya dalam tulisan".

Sehingga pada akhirnya,.. ya hilang,.. lha wong namanya 'ingatan' je,.
apalagi kita ini adalah makhluk.. yang akrab dengan istilah 'lupa',..

 

Dan betul bila dianjurkan menulis dengan hati (apa yang hati bilang,.. ya
tulis saja,..!) karena. menurut pengalaman saya..(mending kasih contoh diri
sendiri yang pasti,.. daripada menduga orang lain.. yang belum tentu
bener,..he.he.) bila kita sedang menulis,.. kemudian,.. masih dalam kondisi
'berpikir',.. nggak tahu mana yang mesti ditulis,..(biasanya sih masalah
pilihan kata,.. topik,.. dsb). akhirnya, pikiran keburu 'hang',. capek
otak,..he.he. hilang lagi tuhh ide,..

 

OK,..semoga tulisannya diterima,.. 

 

Salam

Nurkhotim

Kirim email ke