Sebenarnya bukan cuma mahasiswi/mahasiswa, penculik
anak kecil (TK s/d SMU) sekarang juga lagi musim. 
Bukankah dalam 2 bulan ini udah terjadi lebih dari 3
kasus penculikan anak anak yang di culik dari sekolah
nya.  Tinggal baca baca kompas/poskota.

Dan juga nonton di Derap Hukum/Patroli/dll di TV kalau
korbannya sampai "out". 

Tips modus penculikan yang lagi mode saat ini :

1.  Buat pekerja wanita, biasanya kalau naik taksi
yang gak jelas saat pulang dari kantoran / mal. 
2.  Buat mahasiswa/pelajar, kalau lagi jalan jalan ke
mal / pusat rekreasi.
3.  Kalau anak anak dijemput dari sekolahan atau
diculik saat pulang sekolah.   Atau ada temen yang
ngak bener menculik.

Jadi musti ajarin diri sendiri untuk menjaga keamanan,
dan Binusian yang punya anak musti ajarin untuk tidak
mau ikut atau menerima sesuatu dari orang tak dikenal
atau orang yang tidak begitu akrab. :D

Soalnya dengan modus & how to culik nya diceritakan
detail di TV.  Bisa jadi inspiration theory buat
kriminal kriminal yang selama ini cuman nodong doank
di kendaraan umum.  

--- Edy Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Lagi-lagi mahasiswi binus mau di culik euy...serem
> .....
> hati-hati ya... BINUS nih daerah KUMUH ... :))  ..
> penjahat juga banyak ...
> *
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/02/time/015824/idnews/761500/idkanal/10
> *
> 
> *Polisi Tangkap Penculik Mahasiswi Binus*
> 
> Jakarta - Penculikan kembali terjadi di Ibukota.
> Kali ini yang menjadi
> korban yakni Verawati (21), mahasiswi Universitas
> Bina Nusantara. Dia
> diculik tetangganya sendiri.
> 
> Penculikan berawal saat korban diajak oleh pelaku
> Michael Wisnu Indra
> Kurniawan (25) untuk berakhir pekan di Puncak, Jawa
> Barat, Jumat
> (30/3/2007). Korban sendiri tinggal di kos mahasiswi
> di Jalan KH Syahdan
> Gang Keluarga, Kemanggisan Jakarta Barat. Karena
> sudah kenal cukup lama,
> korban pun menerima ajakan pelaku.
> 
> Namun ketika tiba di Puncak, pelaku dibantu dua
> temannya yaitu Hasanuddin
> alis Aceng (27) dan Haryanto alias Aseng (36) malah
> menculik dan menyekap
> korban. Tangan korban diborgol, kaki diikat, dan
> mata diututup kain.
> 
> Para pelaku lantas menelepon orang tua korban untuk
> meminta uang tebusan
> sebesar Rp 150 juta.
> 
> "Motif penculikan ini jelas motif ekonomi," kata
> Kasat Reskrim Jakarta Barat
> Kompol Andri Wibowo saat dihubungi detikcom, Senin
> (2/4/2007).
> 
> Andri mengatakan setelah ditelepon pelaku, keluarga
> korban langsung
> mentransfer uang sebesar Rp 4,5 juta. Tidak puas
> dengan itu, pelaku lantas
> meminta No PIN ATM korban. Uang korban pun habis
> dikuras, totalnya mencapai
> Rp 9,5 juta.
> 
> Esoknya, keluarga korban melaporkan kasus penculikan
> tersebut ke Mapolres
> Jakarta Barat pukul 10.00 WIB. Dari laporan
> tersebut, polisi kemudian
> melakukan negosiasi melalui telepon genggam korban
> yang dipegang pelaku.
> 
> "Setelah mendapat laporan itu, kami langsung
> membentuk 2 tim dan melakukan
> komunikasi negosiasi dengan para pelaku," ujar
> Andri.
> 
> Hasilnya, lanjut Andri, dari penelusuran tersebut
> petugas menangkap Aseng
> pada Minggu (1/4/2007) pagi. Sedangkan Michael yang
> ditembak kakinya karena
> berusaha kabur dan Aceng baru dapat dibekuk pukul
> 20.00 WIB.
> 
> Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti 2
> unit mobil Suzuki Futura,
> 3 unit HP, dan uang Rp 200 ribu rupiah.
> 
> Akibat kejahatannya, ketiga pelaku diancam pasal 328
> jo 365 KUHP dengan
> ancaman kurungan 20 tahun penjara
> 
> 
> -- 
> Salam Sukses Semuanya,
> 
> Edy Chandra
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

Kirim email ke