Suatu bukti lagi bahwa anak pemimpin religius
tertinggi pun tidak menolak kalau dibujuk rayu. Jadi
dilakukan tanpa kekerasan.  

Padahal tiap hari berada di lingkungan yang religius.
:D  Apalagi pejabat/selebritis. :D

Ini memang kasus yang agak unik, karena yang biasanya
pasti jadi korban pelecehan itu umumnya korban
penculikan.  Atau di bawah ancaman. 

Pepatah leluhur jaman dulu terbukti sekali lagi, yaitu
orang yg berkuasa (religius) bisa jatuh oleh 5 M.    


--- nugon19 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --- In [EMAIL PROTECTED], Muhammad Imansyah
> <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> 
> ini jawaban atas pertanyaan saya dulu, korban kasus
> perkosaan ternyata
> juga bisa menimpa laki-laki. tapi aneh, kenapa
> justru pelaku yang
> meminta pertanggungjawaban dari korban?!?!? ngga
> kebalik tuh?
> 
> berita yang sama saya baca di harian pikiran rakyat
> kemarin,
> 02/04/2007. menarik.
> 
> ---
> 
> Mahasiswi di Bandung Hamil Gara-gara Cabuli Bocah
> SMP
> Erna Mardiana - detikcom
> 
> Bandung - Melakukan pencabulan bukan monopoli kaum
> pria. Wanita pun
> bisa melakukannya. Seorang mahasiswi sebuah
> perguruan swasta di
> Bandung berinisial FM (21) nekat mencabuli bocah, JS
> (13). Akibat
> pencabulan ini, FM hamil. Hah??! Kasus ini bertambah
> geger setelah
> ibunda JS melaporkan kasus ini ke polisi.
> 
> Betapa kagetnya PS, ibunda JS, mendengar laporan
> bahwa anak laki-laki
> satunya itu menghamili FM. Setelah ditanya sang
> bunda, JS mengaku
> telah diajak bersetubuh oleh FM berkali-kali sejak
> tahun 2003 lalu.
> 
> "Saya angkat kasus ini agar menjadi pelajaran bagi
> orangtua untuk
> menjaga anaknya yang masih di bawah umur dengan
> baik. Saya juga ingin
> tekankan, kalau wanita pun bisa melakukan pelecehan
> seksual bahkan
> kepada anak di bawah umur seperti halnya laki-laki
> terhadap wanita,"
> ujar PS kepada detikcom saat ditemui di ruang
> kerjanya, di Jalan
> Lengkong Kecil, Jumat, 30 Maret 2007 lalu.
> 
> PS menceritakan kasus ini mulai terjadi 2003 lalu,
> pada saat anak
> sulungnya JS berusia 13 tahun dan duduk di kelas 1
> SMP - sebagai
> catatan, saat ini JS sudah berusia 17 tahun -. FM
> saat itu sudah duduk
> di bangku kuliah.
> 
> "Tapi saya tidak tahu persis semester berapa. Di
> berkas BAP Polda
> kalau tidak salah usianya sekarang sekitar 25 tahun
> (artinya pada 2003
> lalu, FM berusia sekitar 21-red)," katanya. PS dan
> suaminya, DS
> merupakan pemimpin tertinggi di sebuah tempat
> ibadah. FM adalah salah
> satu dari 900 jemaat mereka.
> 
> Tanpa sepengetahuan dirinya, tutur PS, FM sering
> berkunjung ke
> rumahnya dan melakukan hal yang tidak senonoh kepada
> anak
> laki-lakinya. Hal itu diketahuinya setelah pada
> November 2005 lalu FM
> bersama kakak laki-lakinya mendatangi dirinya dan
> mengaku hamil oleh
> JS.
> 
> "Saat mendengarnya saya benar-benar kaget dan tidak
> percaya. Bagaimana
> mungkin anak seusia JS melakukan perbuatan nista itu
> bahkan sampai
> menghamili. Anak saya itu masih di bawah umur,
> sedangkan perempuannya
> adalah wanita dewasa," ujarnya dengan nada kesal.
> 
> Setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak, seperti
> Komnas
> Perlindungan Anak, akhirnya pada Juli 2006 ibunda JS
> melaporkan FM ke
> Polda Jabar atas pelecehan seksual terhadap anak di
> bawah umur. "Saya
> ingin hukum benar-benar bertindak adil. Jangan
> bedakan perempuan dan
> laki-laki dalam kasus pelecehan seksual ini,"
> tandasnya.
> 
> Sekarang berkas kasus ini sudah dilimpahkan dari
> Polda Jawa Barat ke
> Kejaksaan Tinggi Jabar pekan lalu. Rencananya pekan
> ini, berkas akan
> segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bandung.
> Sementara FM telah
> melahirkan seorang anak laki-laki pada Desember 2005
> lalu yang
> diakuinya merupakan hasil hubungannya dengan
> JS.(ern/asy)
> 
> http://www.detiknews.com/indexfr.php?
>
url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/
> tgl/03/time/070605/idnews/762055/idkanal/10
> 
> --- End forwarded message ---
> 
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
Sucker-punch spam with award-winning protection. 
Try the free Yahoo! Mail Beta.
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html

Kirim email ke