648272 lukas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED]
From: 648272 lukas <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 14 May 2007 23:51:21 -0700 (PDT)
Subject: [04PPT2004] Jika kena tilang "jangan Damai"

        
--- Danny Siwu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Jika Kena Tilang

Kalo sedang ditilang di jalan oleh polisi apapun,
jangan sekali2 damai atau ngasi duit, bilang tilang
aja langsung. Hasilnya tuh polisi pasti kesel karena
gak dapet duit, kedua, ngurusnya gampang kok, dan
dendanya resmi.... 

Tipsnya: 

1. Kalo Anda ditilang di jalan sebenernya ada dua
pilihan (saya juga baru tahu), form biru dan form
merah.

2. Form biru adalah kalo Anda terima kesalahan Anda
(artinya Anda gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form
ini Anda bayar dendanya di BRI yg ditunjuk, abis bayar
denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita ke
kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru,
sebelum Gelael arah cawang. Di sini ada ruang khusus
loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan
hiburan TV satelit. 

3. Form merah artinya Anda gak terima kesalahan Anda,
dan dikasih kesempatan untuk berdebat ato minta
keringanan ama hakim. Biasanya tanggal sidang adalah
maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung
hari sidang tilang di PN (Pengadilan Negeri)
bersangkutan. Contoh temen saya ditilang di Kuningan,
berarti sidang di PN Jaksel, Jl. Ampera. Di sini
sidang tilang setiap Selasa. Nah oleh polisi, barang
sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas
Pancoran. Itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi
selama masih di Pancoran, SIM/STNK itu bisa ditebus
tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue sebutin
tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK
balik dengan sukses. 

4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah
dikirim ke pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu
ditebus di PN masing2.

5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal
sidang yang tertera di surat tilang ke PN yg ditunjuk.
Tapi ini gak disaranin. Kenapa? Karena antreannya luar
biasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu hakim,
karena sidangnya 
sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg
nawarin bantuan. Mending enggak deh!

6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil
SIM/STNK terserah Anda di hari lain, hindari hari
sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju loket
khusus tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form
merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan Anda
dengan bayar denda resmi. 
Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak
dilebih2in ama petugasnya. Contoh nih, saya tahu denda
masuk jalur cepat (saya naik motor) Rp 15.000,
petugasnya bilang Rp 25.600, dikasi angka 600 seolah2
itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja
biar ada yg masuk kantong dia. Saya kasi uang bulet
15.000 dia diem aja kok.. hehe!

7. Udah ngerti kan ! Jadi intinya: jangan sekali2
damai ama polisi di jalanan, tilang mah tilang aja,
pilih prosedur sesuai tips diatas, gak usah sidang
kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan,
bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi
INDONESIA yg bersih dan berwibawa gemah ripah loh
jinawi... hehehehe!

PS: Berdasarkan pengalaman dan bantuan dari berbagai
milis, makanya saya pede ngadepin mereka.
Silakan disebar ke temen2, biar gak ada yg diperas ama
polisi, calo dll. Merdeka!!

__________________________________________________________
Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/


         

 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke